REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tentang pertanyaan kapankah kehidupan mulai ada di bumi? Alquran memberi jawaban yang tegas, yakni bahwa kehidupan bermula saat alam semesta tercipta. Beberapa ayat di bawah ini menjelaskan hal tersebut.
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
اَوَلَمْيَرَالَّذِيْنَكَفَرُوْٓااَنَّالسَّمٰوٰتِوَالْاَرْضَكَانَتَارَتْقًافَفَتَقْنٰهُمَاۗوَجَعَلْنَامِنَالْمَاۤءِكُلَّشَيْءٍحَيٍّۗاَفَلَايُؤْمِنُوْنَ
Apakah orang-orang kafir tidak mengetahui bahwa langit dan bumi, keduanya, dahulu menyatu, kemudian Kami memisahkan keduanya dan Kami menjadikan segala sesuatu yang hidup berasal dari air? Maka, tidakkah mereka beriman? (QS Al-Anbiya': 30)
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
ثُمَّاسْتَوٰىٓاِلَىالسَّمَاۤءِوَهِيَدُخَانٌفَقَالَلَهَاوَلِلْاَرْضِائْتِيَاطَوْعًااَوْكَرْهًاۗقَالَتَآاَتَيْنَاطَاۤىِٕعِيْنَ
Dia kemudian menuju ke langit dan (langit) itu masih berupa asap. Dia berfirman kepadanya dan kepada bumi, “Tunduklah kepada-Ku dengan patuh atau terpaksa.” Keduanya menjawab, “Kami tunduk dengan patuh." (QS Fushilat: 11)
Dilansir dari buku Penciptaan Manusia dalam Perspektif Alquran dan Sains yang disusun atas kerja sama Lajnah Pentashihan Mushaf Alquran Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), asal mula mula makhluk hidup di bumi dikaitkan dengan penjelasan Surah Al-Anbiya' Ayat 30. Makna ayat tersebut bahwa semua makhluk hidup di bumi ini diciptakan dari air sebagai komponen esensialnya, atau bahwa setiap makhluk hidup berasal dari dalam air.
Faktanya, setiap kehidupan berasal dari kondisi akuatik. Air adalah komponen utama dari setiap sel makhluk hidup. Tanpa air, kehidupan tidak dimungkinkan. Karenanya, setiap diskusi tentang kemungkinan adanya kehidupan di planet lain selalu dimulai dengan pertanyaan apakah ada air yang mendukung kehidupan di planet itu.
Muasal kehidupan di bumi dan teorinya..
Teori lain mengenai asal kehidupan mengindikasikan bahwa kehidupan di bumi berasal dari antariksa (space). Menurut teori ini, bahan dasar kehidupan datang bersama meteor yang jatuh saat bumi sedang dalam masa pembentukan. Bahan dasar kehidupan itu salah satunya adalah molekul (materi) yang disebut porfirin.
Teori-teori tentang awal mula makhluk hidup di bumi muncul dan berkembang sejalan dengan temuan-temuan alat bantu, seperti mikroskop, dalam menjelaskannya. Beberapa teori ditolak karena kekurangan bukti, dan beberapa lainnya masih dianggap relevan karena didukung bukti yang ditemukan dengan alat-alat bantu dan peraga.
Tumbuhan diyakini sebagai makhluk tingkat tinggi pertama di bumi. Alga, bentuk tumbuhan paling sederhana, ditemukan pada masa pre-Cambrian, masa daratan bumi paling tua. Organisme yang berupa binatang diperkirakan muncul beberapa masa setelahnya. Dari masa itu hingga masa kini, dunia binatang dan tumbuhan masih terus berkembang.
Binatang, seperti halnya tumbuhan, bermula dari lautan. Hal ini sejalan dengan penjelasan Alquran bahwa kehidupan berasal dari air: al-ma’, baik dari langit maupun laut. Dalam ayat di bawah ini, misalnya, air digambarkan sebagai elemen terpenting bagi kehidupan tumbuhan.
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
وَاللّٰهُخَلَقَكُلَّدَاۤبَّةٍمِّنْمَّاۤءٍۚفَمِنْهُمْمَّنْيَّمْشِيْعَلٰىبَطْنِهٖۚوَمِنْهُمْمَّنْيَّمْشِيْعَلٰىرِجْلَيْنِۚوَمِنْهُمْمَّنْيَّمْشِيْعَلٰٓىاَرْبَعٍۗيَخْلُقُاللّٰهُمَايَشَاۤءُۗاِنَّاللّٰهَعَلٰىكُلِّشَيْءٍقَدِيْرٌ
Allah menciptakan semua jenis hewan dari air. Sebagian berjalan dengan perutnya, sebagian berjalan dengan dua kaki, dan sebagian (yang lain) berjalan dengan empat kaki. Allah menciptakan apa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (QS An-Nur Ayat 45)
Dengan demikian, pernyataan yang ada dalam Alquran mengenai asal muasal kehidupan, baik itu menunjuk pada kehidupan secara umum, pada elemen yang dapat melahirkan tumbuhan yang tumbuh di tanah, ataupun air mani yang dimiliki oleh binatang kelompok tertentu, adalah sesuai dengan data-data ilmiah yang ada saat ini.