#30 tag 24jam
Tak Hanya Mobil ICE, B4T dan NMAA Boyong Kendaraan Listrik di IMX 2024
Ajang IMX 2024 bukan hanya jadi tempat untuk show-off kendaraan-kendaraan modifikasi bermesin ICE, namun juga ada zona untuk kendaraan ramah lingkungan. [635] url asal
#mobil-modifikasi #modifikasi-mobil #imx #b4t #kementerian-perindustrian #nmaa
(MedCom - Otomotif) 07/10/24 11:59
v/16102484/
Jakarta - Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) 2024 menampilkan deretan mobil modifikasi terbaik dari dalam dan luar negeri. Meski mayoritas kendaraan modifikasi yang hadir adalah mobil bermesin bakar, namun acara yang berlangsung pada 4-6 Oktober 2024 di ICE BSD Hall 9-10, Tangerang, juga memamerkan inovasi teknologi melalui IMX Tech Area.Zona ini merupakan hasil kolaborasi dengan Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Bahan dan Barang Teknik yang lebih dikenal dengan B4T dari Kementerian Perindustrian. Dalam IMX 2024, B4T mempersembahkan dua kendaraan listrik berkonsep inovatif, yaitu mobil listrik BYD Seal Performance dan kendaraan niaga yang dimodifikasi untuk masyarakat Indonesia.
BYD Seal Performance adalah kendaraan promosi pengembangan dan pelayanan jasa industri sekaligus kendaraan operasional. Sementara kendaraan niaga yang diboyong dilengkapi dengan fitur unik berupa 'mobile charging'. Kendaraan niaga ini memberikan solusi praktis untuk pengisian daya di wilayah yang sulit dijangkau oleh listrik konvensional.
Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita pun menyambut baik apa yang dilakukan B4T dan NMAA. ”Saya menyambut baik dan bangga terhadap B4T yang merupakan salah satu unit kerja di Kementerian Perindustrian. Kehadirannya di sini membuktikan bahwa memang Kementerian Perindustrian terus-menerus mendukung perkembangan dari mobil modifikasi di Indonesia termasuk dengan transformasinya kepada kendaraan listrik.”
| Baca Juga: Jetour Mulai Jualan Mobil Di Indonesia, Harga Mulai Rp380 Juta |
Kendaraan Niaga 'Mobile Charging'
Salah satu inovasi unggulan B4T adalah modifikasi kendaraan niaga yang sering digunakan oleh masyarakat Indonesia. Bekerja sama dengan National Modificator & Aftermarket Association yang lebih populer dikenal sebagai NMAA, kendaraan niaga ini dimodifikasi dengan fitur pengisi daya listrik menggunakan panel surya yang dirakit di atas atap kendaraan dan dilengkapi baterai penyimpanan berkapasitas 100 Ah.Modifikasi ini memungkinkan kendaraan berfungsi sebagai "mobile charging", sehingga dapat mengisi daya perangkat elektronik atau kendaraan listrik di daerah terpencil atau yang tidak terjangkau jaringan listrik konvensional, serta dapat mendukung kegiatan petualang ke daerah terpencil.
Sebagai contoh, kendaraan ini mampu mengisi baterai sepeda motor listrik seperti ALVA yang memiliki kapasitas baterai 25 Ah. Dengan satu kendaraan, diperkirakan bisa mengisi daya hingga empat sepeda motor listrik. Teknologi ini menawarkan solusi bagi wilayah terpencil yang membutuhkan akses listrik tanpa bergantung pada infrastruktur tradisional.
Komitmen untuk Energi Terbarukan
Kepala B4T, Marki, menegaskan bahwa keikutsertaan B4T di IMX 2024 bertujuan untuk memperkenalkan inovasi teknologi serta mempromosikan solusi praktis guna mendukung transisi energi menuju Net Zero Emission.| Baca Juga: Belkote Paints Pamer Teknologi Cat Otomotif Baru Di Nissan 180SX |
"Dengan memperkenalkan dua keunggulan kendaraan listrik; yang pertama adalah bebas bising dan bebas emisi. secara bersamaan kami ingin menunjukkan komitmen B4T dalam inovasi teknologi dan solusi nyata untuk mendukung program Net Zero Emission melalui penggunaan energi terbarukan, berupa pembangkit listrik dari tenaga panel surya, sebagai pembangkit energinya " ungkap Junadi.
Selain itu, B4T tengah mengembangkan laboratorium pengujian baterai dan modul surya yang akan menjadi pusat pengujian produk sesuai standar, seperti pengujian panel surya berdasarkan regulasi Menteri ESDM. Laboratorium ini diharapkan akan memberikan kontribusi signifikan dalam memastikan kualitas produk energi terbarukan serta mendukung pertumbuhan industri kendaraan listrik di Indonesia. Realisasi pembangunan laboratorium ini akan memberikan dampak positif bagi pengembangan energi hijau di tanah air.
Dorong Ekosistem Kendaraan Listrik
Kehadiran B4T di IMX 2024 merupakan langkah strategis dalam mendorong pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Dengan inovasi yang ditampilkan, mereka tidak hanya memperkuat peran industri dalam mencapai keberlanjutan lingkungan, tetapi juga menegaskan posisi Indonesia sebagai pemain utama di sektor kendaraan listrik global.Melalui pengembangan teknologi ramah lingkungan, B4T berkomitmen untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama dalam hal energi bersih dan industri yang berkelanjutan. Partisipasi aktif B4T di IMX 2024 diharapkan menjadi inspirasi bagi lembaga lain untuk turut berkontribusi dalam upaya transisi menuju energi terbarukan dan masa depan yang lebih hijau.
Kolaborasi antara B4T, NMAA, dan IMX 2024 merupakan salah satu contoh nyata bagaimana teknologi dan inovasi dapat berperan penting dalam mendukung tujuan keberlanjutan di bidang otomotif dan energi di Indonesia.
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(UDA)
Dukung NZE, B4T dan NMAA Pamer Kendaraan Listrik Inovatif di IMX 2024
Bekerja sama dengan NMAA, kendaraan niaga ini dimodifikasi dengan fitur pengisi daya listrik menggunakan panel surya yang dirakit di atas atap kendaraan. [508] url asal
(WE Finance) 06/10/24 14:33
v/16065612/
Warta Ekonomi, Jakarta -lndonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) 2024 menampilkan deretan mobil modifikasi terbaik dari dalam dan luar negeri. Sebagai pameran modifikasi terbesar di Asia Tenggara yang digelar pada 4-6 Oktober 2024 di ICE BSD Hall 9-10, Tangerang, acara ini juga memamerkan inovasi teknologi melalui IMX Tech Area, hasil kolaborasi dengan Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Bahan dan Barang Teknik yang lebih dikenal dengan B4T dari Kementerian Perindustrian.
Dalam IMX 2024, B4T mempersembahkan dua kendaraan listrik berkonsep inovatif, yaitu mobil listrik BYD Seal Performance sebagai kendaraan promosi pengembangan dan pelayanan jasa industri sekaligus kendaraan operasional, dan kendaraan niaga yang dimodifikasi untuk masyarakat Indonesia.
"Saya menyambut baik dan bangga terhadap B4T yang merupakan salah satu unit kerja di Kementerian Perindustrian. Kehadirannya di sini membuktikan bahwa memang Kementerian Perindustrian terus-menerus mendukung perkembangan dari mobil modifikasi di Indonesia termasuk dengan transformasinya kepada kendaraan listrik," kata Agus Gumiwang Kartasasmita selaku Menteri Perindustrian yang dikutip di Jakarta, Minggu (6/10/2024).
Adapun salah satu inovasi unggulan B4T adalah modifikasi kendaraan niaga yang sering digunakan oleh masyarakat Indonesia. Bekerja sama dengan National Modificator & Aftermarket Association (NMAA), kendaraan niaga ini dimodifikasi dengan fitur pengisi daya listrik menggunakan panel surya yang dirakit di atas atap kendaraan dan dilengkapi baterai penyimpanan berkapasitas 100 Ah.
Modifikasi ini memungkinkan kendaraan berfungsi sebagai "mobile charging", sehingga dapat mengisi daya perangkat elektronik atau kendaraan listrik di daerah terpencil atau yang tidak terjangkau jaringan listrik konvensional, serta dapat mendukung kegiatan petualang ke daerah terpencil.
Sebagai contoh, kendaraan ini mampu mengisi baterai sepeda motor listrik seperti ALVA yang memiliki kapasitas baterai 25 Ah. Dengan satu kendaraan, diperkirakan bisa mengisi daya hingga empat sepeda motor listrik. Teknologi ini menawarkan solusi bagi wilayah terpencil yang membutuhkan akses listrik tanpa bergantung pada infrastruktur tradisional.
Kepala B4T, Marki, menegaskan bahwa keikutsertaan B4T di IMX 2024 bertujuan untuk memperkenalkan inovasi teknologi serta mempromosikan solusi praktis guna mendukung transisi energi menuju Net Zero Emission (NZE).
"Dengan memperkenalkan dua keunggulan kendaraan listrik; yang pertama adalah bebas bising dan bebas emisi. secara bersamaan kami ingin menunjukkan komitmen B4T dalam inovasi teknologi dan solusi nyata untuk mendukung program Net Zero Emission melalui penggunaan energi terbarukan, berupa pembangkit listrik dari tenaga panel surya, sebagai pembangkit energinya," ungkap Junadi.
Selain itu, B4T tengah mengembangkan laboratorium pengujian baterai dan modul surya yang akan menjadi pusat pengujian produk sesuai standar, seperti pengujian panel surya berdasarkan regulasi Menteri ESDM. Laboratorium ini diharapkan akan memberikan kontribusi signifikan dalam memastikan kualitas produk energi terbarukan serta mendukung pertumbuhan industri kendaraan listrik di Indonesia. Realisasi pembangunan laboratorium ini akan memberikan dampak positif bagi pengembangan energi hijau di tanah air.
Dengan inovasi yang ditampilkan, B4T tidak hanya memperkuat peran industri dalam mencapai keberlanjutan lingkungan, tetapi juga menegaskan posisi Indonesia sebagai pemain utama di sektor kendaraan listrik global.
Melalui pengembangan teknologi ramah lingkungan, B4T berkomitmen untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama dalam hal energi bersih dan industri yang berkelanjutan. Partisipasi aktif B4T di IMX 2024 diharapkan menjadi inspirasi bagi lembaga lain untuk turut berkontribusi dalam upaya transisi menuju energi terbarukan dan masa depan yang lebih hijau.
B4T dan BSI Sepakat Bangun Ekosistem Electrical Vehicle
B4T selaku satuan kerja Badan Layanan Umum (BLU) menjalin kerja sama membangun Ekosistem Electrical Vehicle (EV) dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) [437] url asal
(WE Finance) 18/08/24 11:55
v/14513457/
Warta Ekonomi, Bandung -Masih dalam suasana hari kemerdekaan HUT RI ke-79, BBSPJIBBT (B4T) selaku satuan kerja Badan Layanan Umum (BLU) Kementerian Perindustrian menjalin kerja sama membangun ekosistem Electrical Vehicle (EV) dengan Bank Syariah Indonesia (BSI).
Adapun pelayanan utama B4T meliputi, Pengujian, Sertifikasi, Kalibrasi, Inspeksi Teknik, Konsultansi, Verifikasi TKDN, Uji Profisiensi & Bahan Acuan, serta Pengembangan Kompetensi di bidang industri.
Kepala B4T, Junadi Marki mengatakan, demi mendukung pelayanan publik yang prima, ekosistem manajemen keuangan yang sehat berperan secara signifikan dalam menopang keberlangsungan pelayanan B4T, pihaknya melakukan upaya optimalisasi manajemen keuangan melalui kerja sama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) selaku perbankan yang menjadi salah satu instansi payroll B4T.
"Melalui skema Champion, yaitu pendanaan operasional oleh BSI bagi mitra kerjanya, maka B4T mengajukan perolehan 1 unit kendaraan listrik mobil BYD, serta 2 unit sepeda motor elektrik. Kendaraan Listrik untuk operasional layanan tersebut turut mendukung upaya B4T dalam membangun ekosistem ramah lingkungan dan pemanfaatan sumber energi terbarukan," kata Junadi Marki kepada wartawan di Bandung, Sabtu (17/8/2024).
Selain itu, penggunaan mobil listrik dimaksudkan untuk pengembangan ruang lingkup layanan jasa industri yaitu pengembangan pengujian baterai listrik untuk kendaraan elektrik.
Saat ini B4T telah memanfaatkan pula energi terbarukan yaitu utilisasi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) B4T. Pengujian baterai elektrik itu sendiri menjadi salah satu layanan yang tengah dikembangkan oleh B4T, inovasi ini diperlukan guna mendukung program nasional net zero emission dengan menggunakan bahan bakar ramah lingkungan seperti kendaraan elektrik.
"Selain itu penggunaan kendaraan operasional berbasis elektrik ini telah memanfaatkan PLTS B4T yang telah dirintis sejak tahun 2017, sehingga ekosistem ramah lingkungan itu telah dimulai dari B4T sendiri," ungkapnya.
Adapun, Brand Manager Bank Syariah Indonesia RO 6 Bandung, M. Idrus mengatakan, sebagai mitra dari sebuah lembaga pengelola keuangan, BSI senantiasa memberikan layanan maksimal kepada para mitranya.
"BSI senantiasa bekerja sama dalam hal pengelolaan keuangan dengan siapapun. Tidak hanya di Kemenperin, tapi ada di beberapa kementerian dan perusahaan-perusahaan swasta dan nasional," ungkapnya.
Menurutnya, bentuk kerja sama berupa hibah kendaraan ini untuk kenyamanan mitra dalam penyediaan kendaraan operasional.
"Kita memilih kendaraan listrik karena memang dari pemerintah juga di mana Kemenperin menganjurkan harus menggunakan kendaraan standar listrik, jadi ini untuk mendukung pemanfaatan energi," ujarnya.
Dia menambahkan, ke depan kerja sama yang telah dijalin dengan Kemenperin terus berlanjut. Bahkan BSI bisa terus mengembangkan kerja sama tersebut dengan lembaga-lembaga lainnya.
"Kita berharap tidak hanya di Kemenperin saja. Seperti di Bandung ini kita sudah ada di beberapa Rumah Sakit dan lembaga-lembaga keagamaan dalam hal pengelolaan keuangan," ujarnya.
"Kita berharap sinergi ini tetap berlanjut bukan hanya hal hibah kendaraan saja, tapi untuk keagamaan seperti tahun-tahun sebelumnya kita berangkatkan umrah dan juga kemarin pemberian hewan kurban," pungkasnya.