KOMPAS.com - Ada banyak contoh Bank Pembangunan Daerah (BPD) di Indonesia. BPD adalah bank milik pemerintah daerah di Indonesia yang didirikan untuk mendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di daerah masing-masing.
Bank pemerintah daerah berfungsi sebagai lembaga keuangan yang menyediakan berbagai produk dan layanan perbankan, termasuk simpanan, pinjaman, dan layanan keuangan lainnya kepada individu, bisnis, dan pemerintah daerah.
Tujuan utama bank pemerintah daerah adalah untuk memobilisasi dana dari masyarakat dan menyalurkannya kembali dalam bentuk kredit untuk mendukung berbagai proyek pembangunan di daerah, seperti infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan sektor-sektor lainnya yang dianggap penting untuk pertumbuhan ekonomi lokal.
Setiap provinsi di Indonesia memiliki BPD masing-masing yang beroperasi di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan mengikuti peraturan perbankan yang berlaku.
Berikut ini contoh Bank Pembangunan Daerah dan kepemilikan saham mayoritasnya dilansir dari laman Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda):
- Bank Aceh milik Pemprov Aceh
- Bank Sumut milik Pemprov Sumatera Utara
- BRK Syariah milik Pemprov Kepulauan Riau
- Bank Nagari milik Pemprov Sumatera Barat
- Bank Jambi milik Pemprov Jambi
- Bank Bengkulu milik Pemprov Bengkulu
- Bank Sumselbabel milik Pemprov Sumatera Selatan dan Bangka Belitung
- Bank Lampung milik Pemprov Lampung
- Bank BJB milik Pemprov Jawa Barat dan Banten
- Bank Banten milik Pemprov Banten
- Bank DKI milik Pemprov Jakarta
- Bank Jateng milik Pemprov Jawa Tengah
- Bank BPD DIY milik Pemprov Yogyakarta
- Bank Jatim milik Pemprov Jawa Timur
- Bank Kalbar milik Pemprov Kalimantan Barat
- Bank Kalsel milik Pemprov Kalimantan Selatan
- Bank Kaltimtara milik Pemprov Kalimantan Timur dan Pemprov Kalimantan Utara
- Bank Kalteng milik Pemprov Kalimantan Tengah
- Bank BPD Bali milik Pemprov Bali
- Bank NTB Syariah milik Pemprov NTB
- Bank NTT milik Pemprov NTT
- Bank Sulselbar milik Pemprov Sulawesi Barat dan Pemprov Sulawesi Selatan
- Bank BSG milik Pemprov Sulawesi Utara
- Bank Sulteng milik Pemprov Sulawesi Tengah
- Bank Sultra milik Pemprov Sulawesi Tenggara
- Bank Malukumalut milik Pemprov Maluku dan Pemprov Maluku Utara
- Bank Papua milik Pemprov Papua dan Pemprov Papua Barat
Itulah beberapa contoh bank milik pemerintah, di mana ada satu bank BPD untuk satu provinsi, dan sebagian bank BPD dimiliki oleh dua pemerintah provinsi.
Contoh bank milik pemerintah daerah dimiliki dua pemda misalnya Bank BJB yang sahamnya dimiliki Pemprov Banten dan Pemprov Jabar, lalu ada pula Bank Sumselbabel milik Pemprov Sumatera Selatan dan Bangka Belitung.
Selain kepemilikan sahamnya dari pemerintah provinsi sebagai pengendali saham (saham mayoritas), sebagian saham BPD juga dimiliki pemerintah kabupaten/kota di setiap provinsi dengan persentase yang berbeda-beda.
Muhammad Idris/Money.kompas.com Contoh Bank Pembangunan Daerah lainnya adalah Bank DKI yang merupakan bank pemerintah daerah Pemprov Jakarta.Peran bank pemerintah daerah
Bank pemerintah daerah memiliki beberapa fungsi utama yang mendukung pembangunan ekonomi dan kesejahteraan di daerah. Berikut adalah fungsi-fungsi utama BPD:
1. Menghimpun dana masyarakat
BPD berfungsi sebagai lembaga yang mengumpulkan dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan seperti tabungan, giro, dan deposito. Dana yang dihimpun ini kemudian dapat digunakan untuk kegiatan pembiayaan.
2. Menyalurkan kredit
BPD memberikan kredit kepada berbagai sektor, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Kredit ini bisa digunakan untuk berbagai keperluan, seperti investasi, modal kerja, dan konsumsi.
3. Mendukung pembiayaan pembangunan daerah
Salah satu tujuan utama BPD adalah mendukung proyek-proyek pembangunan di daerah, termasuk infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan sektor-sektor lainnya yang penting untuk pembangunan daerah.
4. Menyediakan layanan perbankan
BPD menyediakan berbagai layanan perbankan kepada masyarakat, termasuk transfer dana, pembayaran tagihan, layanan kartu kredit dan debit, serta layanan perbankan elektronik seperti internet banking dan mobile banking.
5. Mendukung kebijakan pmerintah daerah
BPD bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk mendukung kebijakan dan program-program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah.
6. Peningkatan perekonomian daerah
Dengan memberikan akses keuangan dan layanan perbankan, BPD berperan dalam meningkatkan aktivitas ekonomi di daerah, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja.
Dengan menjalankan fungsi-fungsi tersebut, BPD berperan penting dalam mendukung pembangunan ekonomi dan sosial di setiap daerah di Indonesia. Itulah informasi seputar contoh Bank Pembangunan Daerah.