#30 tag 24jam
Pertamina, SGI, dan Bell Luncurkan Helikopter SAF Pertama di Indonesia
Pertamina Patra Niaga bekerja sama dengan SGI dan Bell Textron, meluncurkan helikopter Bell 407 berbahan bakar SAF pertama di Indonesia. [613] url asal
#brandnewsroom #bnr #pertamina #sig #bell-textron #saf #bali-international-airshow
(CNN Indonesia - Ekonomi) 20/09/24 16:45
v/15295195/
Pertamina Patra Niaga bersama SGI dan Bell Textron resmi meluncurkan helikopter Bell 407 berbahan bakar SAF dalam mendukung upaya dekarbonisasi penerbangan.
PT Pertamina Patra Niaga terus memperkuat perannya dalam mendukung transisi energi di sektor penerbangan dengan distribusi Sustainable Aviation Fuel (SAF) dalam mendukung dekarbonisasi di sektor penerbangan. Terkini, Pertamina Patra Niaga menggandeng Sayap Garuda Indah (SGI) dan Bell Textron Inc. meluncurkan penggunaan SAF pada helikopter Bell 407 dalam acara Bali International Airshow 2024 di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.
Dalam acara pengisian perdana dan demo penerbangan helikopter SGI di Bali International Air Show 2024 Kamis (19/9), Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan mengatakan bahwa komitmen distribusi Pertamina SAF menjadi komponen kunci dari tujuan keberlanjutan yang lebih luas. Dengan demikian semakin banyak penggunaan SAF di armada penerbangan yang turut berperan mencapai carbon footprint yang lebih rendah di sektor penerbangan.
"Bila tahun lalu Pertamina SAF telah berhasil melalui flight test pada pesawat komersial berjenis Boeing 737-800 NG, saat ini SGI resmi mengadopsi Pertamina SAF untuk helikopter Bell 407 dan menjadi Helikopter pertama yang menggunakan SAF di Indonesia untuk mengurangi emisi karbon dan mendukung upaya global dalam memerangi perubahan iklim," jelas Riva dalam keterangan tertulisnya.
Riva menambahkan distribusi SAF di Bandara Ngurah Rai menjadi bukti bahwa Indonesia siap beradaptasi dengan kebutuhan bauran energi di industri penerbangan internasional. SAF terbukti menjadi solusi jangka menengah yang dapat mengurangi jejak karbon tanpa memerlukan perubahan signifikan pada infrastruktur pesawat, bandara, maupun rantai pasok bahan bakar jet.
Produk SAF dari Pertamina telah memenuhi standar internasional, termasuk sertifikasi International Sustainability and Carbon Certification (ISCC) dan sesuai dengan skema Carbon Offsetting and Reduction Scheme for International Aviation (CORSIA) serta Renewable Energy Directive-European Union (RED-EU).
Pertamina juga memastikan bahwa SAF ini aman digunakan, memenuhi standar yang ditetapkan oleh American Society of Testing and Materials (ASTM) dan terdaftar sebagai Corsia Eligible Fuel (CEF) oleh International Civil Aviation Organization (ICAO).
"Sinergi ini tidak hanya mendorong teknologi penerbangan berkelanjutan, tetapi juga menunjukkan visi bersama Pertamina Patra Niaga, SGI dan Bell dalam menciptakan masa depan penerbangan yang lebih bersih dan ramah lingkungan," tambah Riva.
CEO PT Sayap Garuda Indah, François Lassale, juga menekankan pentingnya investasi SGI dalam penggunaan SAF, yang sejalan dengan komitmen perusahaan terhadap praktik berkelanjutan. Menurutnya, adopsi SAF tidak hanya mengurangi emisi karbon, tetapi juga menjadi wujud tanggung jawab perusahaan terhadap masa depan industri penerbangan dan planet ini.
"Kami bangga berada di garis depan transformasi penerbangan menuju keberlanjutan di Indonesia. Kolaborasi ini menjadi contoh kuat tentang bagaimana kita dapat mencapai dampak lingkungan yang berarti melalui kemitraan strategis," ujarnya.
"Kami berharap dapat memperluas penggunaan SAF sebagai bagian dari misi kami yang lebih luas untuk memimpin jalan dalam penerbangan berkelanjutan di seluruh wilayah," tambahnya.
Sinergi ini juga terwujud berkat dukungan Bell Textron Inc., produsen helikopter terkemuka yang ikut mendorong implementasi SAF pada armada helikopternya. Kemitraan dengan Bell telah memfasilitasi transisi menuju praktik penerbangan yang lebih ramah lingkungan dan mengurangi emisi karbon secara signifikan.
Direktur Pengembangan Bisnis Bell untuk Asia Pasifik, William Dickey mengatakan, momen ini menjadi tonggak sejarah bagi Bell terhadap solusi bahan bakar alternatif. Dia berharap penggunaan SAF ini dapat memajukan penerbangan melalui penerapan teknologi rendah karbon."Bell merasa terhormat dapat bergabung dengan SGI dan Pertamina Patra Niaga dalam mendukung penerbangan helikopter pertama di Indonesia yang menggunakan bahan bakar penerbangan berkelanjutan," katanya.
Terpisah, VP Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso menyampaikan, Pertamina Group terus memasarkan SAF tidak hanya untuk transportasi udara jenis pesawat, namun juga untuk helikopter. Hal ini dilakukan untuk mendorong pemanfaatan SAF yang lebih luas.
"Ini membuktikan bahwa produk Pertamina SAF diakui oleh industri aviasi dan ke depannya akan memberikan dampak positif tidak hanya secara finansial namun juga untuk kontribusi perusahaan pada pengurangan emisi karbon," ungkap Fadjar.
Lewat SAF, Pertamina Patra Niaga, SGI, dan Bell Textron Inc. Berkolaborasi Lakukan Dekarbonisasi Penerbangan Helikopter
Pertamina Patra Niaga, SGI, dan Bell Textron Inc. bersinergi bersama untuk meningkatkan penggunaan SAF di Indonesia. Halaman all [717] url asal
#bali #pertamina #pertamina-saf #bell-textron #sgi
(Kompas.com) 20/09/24 15:23
v/15290404/
KOMPAS.com – PT Pertamina Patra Niaga terus memperkuat perannya dalam mendukung transisi energi di sektor penerbangan melalui distribusi Sustainable Aviation Fuel (SAF).
Langkah tersebut diwujudkan salah satunya lewat kerja sama dengan Sayap Garuda Indah (SGI) dan Bell Textron Inc. untuk bahan bakar Helikopter Bell 407.
Armada ini menjadi yang pertama menggunakan SAF Pertamina pada ajang Bali International Airshow 2024 di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.
Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan mengatakan bahwa komitmen distribusi Pertamina SAF menjadi komponen kunci dari tujuan keberlanjutan yang lebih luas, sehingga semakin banyak penggunaan SAF di armada penerbangan yang turut berperan mencapai carbon footprint yang lebih rendah di sektor penerbangan.
"Bila tahun lalu Pertamina SAF telah berhasil melalui flight test pada pesawat komersial berjenis Boeing 737-800 NG, saat ini SGI resmi mengadopsi Pertamina SAF untuk helikopter Bell 407 dan menjadi Helikopter pertama yang menggunakan SAF di Indonesia untuk mengurangi emisi karbon dan mendukung upaya global dalam memerangi perubahan iklim," jelas Riva dalam siaran persnya, Jumat (20/9/2024).
Pertamina SAF sendiri telah memenuhi berbagai standar internasional, termasuk sertifikasi International Sustainability and Carbon Certification (ISCC) untuk program Carbon Offsetting and Reduction Scheme for International Aviation (CORSIA) dan Renewable Energy Directive-European Union (RED-EU).
Pertamina juga memastikan bahwa SAF aman digunakan dengan memenuhi standar yang ditetapkan oleh American Society of Testing and Materials (ASTM) serta terdaftar sebagai Corsia Eligible Fuel (CEF) oleh International Civil Aviation Organization (ICAO).
“Sinergi ini tidak hanya mendorong teknologi penerbangan berkelanjutan tetapi juga menunjukkan visi bersama Pertamina Patra Niaga, SGI dan Bell dalam menciptakan masa depan penerbangan yang lebih bersih dan ramah lingkungan,” tambah Riva.
Chief Executive Officer (CEO) PT SGI François Lassale menambahkan, Investasi SGI dalam SAF sejalan dengan komitmen mereka terhadap praktik berkelanjutan dan menunjukkan visi bersama untuk masa depan penerbangan yang lebih bersih.
Ia menerangkan, hal itu menjadi langkah SGI dalam mendukung pengurangan emisi karbon yang baik bagi industri dan planet. Kolaborasi itu pun menjadi contoh kuat mengenai bagaimana mencapai dampak lingkungan lewat kemitraan strategis.
"Kami berharap dapat memperluas penggunaan SAF sebagai bagian dari misi kami yang lebih luas untuk memimpin jalan dalam penerbangan berkelanjutan di seluruh wilayah,” ungkapnya.
Dok.Pertamina Dirut PT Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan, CEO PT SGI François Lassale, dan Direktur Pengembangan Bisnis Bell untuk Asia Pasifik William Dickey terlihat berfoto bersama dalam perhelatan Bali International Airshow 2024 di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Kamis (19/9/2024).Sementara itu, Direktur Pengembangan Bisnis Bell untuk Asia Pasifik William Dickey mendukung implementasi SAF dalam armada buatannya serta siap memfasilitasi transisi ke praktik penerbangan yang lebih berkelanjutan dan mempercepat pengurangan emisi karbon di sektor penerbangan.
“Bell merasa terhormat dapat bergabung dengan SGI dan Pertamina Patra Niaga dalam mendukung penerbangan helikopter pertama di Indonesia yang menggunakan bahan bakar penerbangan berkelanjutan,” katanya.
Vice President (VP) Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso menyampaikan bahwa Pertamina Group terus memasarkan SAF tidak hanya untuk transportasi udara jenis pesawat namun juga untuk helikopter untuk mendorong pemanfaatan SAF yang lebih luas.
“Tidak hanya untuk pesawat, Pertamina Patra Niaga telah mampu mendistribusikan SAF untuk transportasi udara jenis helikopter dengan SGI. Ini membuktikan bahwa produk Pertamina SAF diakui oleh industri aviasi dan kedepannya akan memberikan dampak positif tidak hanya secara finansial, tetapi namun juga untuk kontribusi perusahaan pada pengurangan emisi karbon,” ungkap Fadjar.
Perlu diketahui, Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan environmental, social, and governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.