JAKARTA, KOMPAS.com - Saat ini bodi bawaan sepeda motor dari pabrikan tersedia dua macam, yaitu glossy atau mengkilap dan doff yang tampilannya sedikit lebih kasar.
Cat doff memang memberi kesan yang lebih garang ke motor. Cuma ada beberapa kekurangan dari cat doff daripada yang glossy, salah satunya dalam cara untuk merawat.
Junistian Farhan, pemilik bengkel cat Square Project di Jagakarsa, Jakarta Selatan menjelaskan, bodi yang tampilannya glossy itu lebih tahan banting daripada doff.
Febri Ardani/KompasOtomotif Tampilan Sonic jadi angker karena warna baru, doff.
"Bodi glossy kalau ada kotoran, mudah dibersihkan. Tapi doff, pernisnya tidak serapat glossy. Jadi jangan tunggu motor itu benar-benar kotor, segera cuci," kata Junis kepada Kompas.com, belum lama ini.
Junis menjelaskan, lapisan pernis di bodi doff pori-porinya besar. Jadi kalau dibiarkan lama kotor, noda tadi bisa tersimpan di sana. Selain itu, bodi doff disarankan agar tidak dipoles, karena bisa menghilangkan tekstur kasarnya.
"Kalau glossy ada baret, dipoles beres. Tapi kalau doff (ada baret) itu abadi. Kalau dipoles, nanti hasilnya jadi glossy, teksturnya berubah," kata Junis.
Buat pemilik motor dengan cat doff dan ingin menjaga bodinya, saran pertama jangan dipoles. Kedua, saat cuci motor doff, perhatikan sabun yang digunakan serta cara mengeringkannya.
Junis menyarankan agar tidak memakai kanebo atau kain biasa. Cara mengeringkan bisa pakai drying towel, handuk khusus yang menyerap air dengan baik, karena kalau ada debu di kainnya, bisa meninggalkan luka di bodi doff dan tidak bisa dipoles.
JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu komponen yang menandakan motor itu bersih atau tidak adalah bagian bodinya. Bisa dilihat dari motor yang baru keluar dari diler, bodinya masih mulus dan tidak kusam.
Sebagai pemilik kendaraan, tentu ingin terus menjaga motornya tetap bersih selama dimiliki. Kalau bisa, cat yang menempel ke bodi dipertahankan terus warnanya, tidak kusam.
Cuma, ada kebiasaan yang salah dalam menjaga cat motor tetap bagus warnanya. Seperti yang dikatakan Junistian Farhan, pemilik bengkel cat motor Square Project di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan.
KOMPAS.com/FATHAN Pilihan warna buat motor yang sedang tren di 2024
Banyak yang beranggapan saat bodi motor itu kotor kena becek atau berdebu, disiram dengan air lalu dilap saja sudah cukup. Padahal itu yang membuat cat motor kusam dan menurun warnanya.
"Sejujurnya itu menyakiti lapisan cat. Apalagi kalau enggak pakai disiram, langsung dilap pakai kanebo atau microfiber," kata Junis kepada Kompas.com, Rabu (31/7/2024).
Junis menjelaskan, melap bodi motor itu pasti ada gesekan. Tapi karena di bodinya ada debu, bisa menghasilkan baret halus seperti swirl marks.
"Memang tidak kelihatan langsung. Cuma kalau sering, swirl marks menumpuk, itu yang bisa bikin cat kelihatan kusam. Lapisan pernis ketutup baret halus," kata Junis.
Paling benar kalau mau menjaga cat motor tetap baik adalah dengan mencuci dahulu bagian yang mau dibersihkan dengan sabun. Maka debu dan kotoran bisa terangkat oleh sabun, karena disiram saja tidak cukup.
"Paling benar sebelum dilap, dicuci dulu dengan sabun yang pH baik. Pakai yang memang sabun untuk cuci motor," kata Junis.