Chery dengan sub brand Exeed memamerkan mobil Multi Purpose Vehicles (MPV) mewahnya dalam gelaran Chery International User Summit 2024. Meski belum banyak informasi yang dibocorkan, mobil ini digadang-gadang bisa menantang MPV premium sekelas Toyota Alphard.
Detikcom mengunjungi markas Chery di Wuhu, China. Pabrikan ini memamerkan ragam model yang sudah dipasarkan hingga calon mobil terbarunya. Salah satunya dari merek kelas atas di bawah naungan Chery, Exeed.
Kali ini yang menarik perhatian adalah model MPV premium, mobil konsep Exeed Exlantix E08. Namun, informasinya masih tertutup rapat, termasuk interior mobil tersebut hanya boleh diintip dari luar.
Saat mengintip ke dalam, interiornya menggunakan warna putih. Mobil itu memiliki tata letak tiga baris.
Kemudian roda kemudi setengah bulat juga menarik perhatian, bersama dengan layar horizontal bertumpuk yang membentang di dasbor.
Exeed Exlantix E08 merupakan MPV konsep yang punya desain futuristis. Sebenarnya mobil ini pernah mejeng di ajang Beijing Auto Show 2024.
Exeed E08 Foto: Ridwan Arifin
Pekerja Exeed yang memberikan informasi saat menjaga booth tersebut hanya bilang MPV ini menawarkan kelapangan dengan panjang mencapai 5.200 mm. Kapasitas penumpangnya sampai 7 orang.
Saat dilihat dari samping, tarikan garis desain mobil ini begitu halus, tanpa guratan melekuk-lekuk.
Exeed E08 Foto: Ridwan Arifin
Tidak ada grille, area wajahnya juga begitu mulus. Seperti mobil-mobil listrik kebanyakan saat ini, tidak banyak atau nyaris tidak ada lubang udara yang masuk dari area depan jika dibandingkan dengan mobil internal combustion engine.
Pada bagian depan, E08 memiliki desain yang terinspirasi oleh desain keluarga 'cyber butterfly'. Area lampu depan juga tidak mendominasi muka mobil.
Lanjut ke area samping juga tidak terlihat spion. Perannya digantikan oleh kamera digital.
Uniknya lagi, pintu geser itu disebut dapat dibuka hingga baris ketiga, sehingga memudahkan akses masuk dan keluar kendaraan.
Mobil MPV ini bisa menjadi lawan berat bagi merek lain. Misalnya Lexus LM, Toyota Alphard, atau BYD Denza.
Sayangnya saat disinggung terkait powertrain apa yang digunakan pada Exeed E08, belum ada jawaban pasti. Namun disebut E08 itu bakal menggunakan teknologi new energy vehicles.
BYD kabarnya akan meluncurkan SUV plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) mewah, Denza N9. Kini, SUV mewah berteknologi PHEV itu sudah muncul tampangnya.
Dikutip Carnewschina, regulator pemerintah China mengungkap wujud asli dari SUV mewah Denza N9. Diyakini, Denza N9 akan hadir dengan pilihan teknologi PHEV dan listrik sepenuhnya. Namun, baru versi PHEV yang telah terdaftar di Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China.
BYD Denza N9 kabarnya memiliki berat kosong hingga 3 ton, tepatnya 3.130 kg atau 3.245 kg tergantung pada versinya. Mobil ini juga akan memiliki dimensi besar. Panjangnya 5.258 mm, sedangkan lebarnya 2.030 mm, dan tingginya 1.830 mm. jarak sumbu rodanya 3125 mm, sama panjangnya dengan Denza Z9 GT. Mobil ini menggunakan platform Denza e3.
Denza N9 akan menggunakan tiga motor listrik. Mobil ini memanfaatkan motor TZ210XYD 200 kW pada as roda depan dan motor listrik TZ220XYAM 240 kW yang menggerakkan masing-masing roda belakang.
Platform e3 memungkinkan penggunaan masing-masing tiga motor listrik bersamaan dengan kemudi roda belakang. Jadi, mobil ini memungkinkan melakukan berbagai manuver. Kemampuan ini sempat dipamerkan BYD di Indonesia melalui model Yangwang U8 ketika mobil bisa berputar hingga 360 derajat di tempat berkat fitur Tank Turn.
Diklaim, kemampuan bermanuver itu akan memudahkan saat penggunanya parkir paralalel. Tinggal masukkan ujung depan mobil ke spot parkir paralel yang kosong, dan menggeser bodi belakang dengan memanfaatkan fitur Tank Turn.
Mobil ini menggunakan roda berukuran 22 inci. Konsumen dapat memilih sejumlah desain velg yang cukup khas.
Sebagai PHEV, mobil ini juga memiliki mesin bertenaga bensin yang terdiri dari unit BYD479ZQA 2.0T. Mesin itu dapat menghasilkan daya hingga 152 kW.
Sebagai produk BYD, mobil ini tentu saja menggunakan baterai lithium iron phosphate (LFP) Blade Battery. Baterainya dilaporkan berkapasitas 47 kWh. Dalam kondisi baterai penuh, mobil ini bisa menjangkau jarak hingga 165 km tanpa meminum bensin. Kecepatan tertinggi mobil ini adalah 230 km/jam.