DEPOK, KOMPAS.com -Chandra Rahmansyah maju menjadi bakal calon wakil wali kota Depok pada Pilkada Depok 2024.
Chandra maju untuk mendampingi Supian Suri, bakal calon wali kota (Bacawalkot) Depok 2024.
Pasangan calon (Paslon) ini resmi mendaftarkan diri mereka ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok di hari terakhir pendaftaran, yaitu pada Kamis (29/8/2024).
Supian Suri-Chandra Rahmansyah maju dengan memperoleh dukungan dari 12 partai yang tergabung dalam Koalisi Perubahan Depok Maju.
Kedua belas partai itu adalah Partai Gerindra, PDI-Perjuangan, Partai Keadilan Bangsa (PKB),Partai Demokrat, PPP, Partai Nasdem, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Gelora, Partai Perindo, Partai Ummat, dan Partai Buruh.
Chandra yang semasa hidupnya berkecimpung dan bekerja dari satu perusahaan ke perusahaan lain mendapat permintaan dari rekan aktivisnya di masa kuliah untuk menjadi wakil bersama Supian Suri.
Hal ini diperkirakan terjadi pada akhir Juli 2024 kemarin, atau sebulan sebelum pendaftaran ke KPU.
"Pada saat itu, karena kebetulan beberapa pimpinan partai di Depok ini teman saya waktu aktivis kayak PKB, Gerindra, PDI-P, mereka meminta untuk saya maju mendampingi Supian Suri," ucap Chandra saat berbincang dengan Kompas.com.
Saat itu, Chandra juga langsung diminta CV namun memohon adanya pertemuan diskusi terlebih dahulu untuk menyelaraskan pikiran.
Pertemuan itu kemudian menghasilkan respons positif yang membuat petinggi partai di Koalisi Sama-sama (saat itu) semakin yakin dengan Chandra.
Meski sempat ada keraguan di diri Chandra karena dirinya tak mengantongi elektabilitas dan popularitas sedikit pun, ia akhirnya mengiakan karena bantuan keyakinan partai koalisi.
"Menurut Pak Nuroji (Ketua Timses), saya bisa mendongkrak Pak Supian Suri, dan saya juga yang bisa mem-back-up jaringan karena punya jaringan ke nasional. Jadi saya disebut bukan beban untuk Supian Suri," ujar Chandra.
Proses yang berlangsung cepat ini, Chandra menyadari bahwa kehadirannya akan menjadi pertanyaan bagi publik karena namanya yang tiba-tiba muncul di kontestasi Pilkada.
Namun, Chandra meyakini tekadnya dan memercayai Supian Suri untuk perubahan yang bisa dibawanya untuk Kota Depok.
"Yang penting saya luruskan niatnya, bersihkan hati saya, bahwa ini saya maju untuk melayani warga Depok," terang Chandra.
Karier profesional
Berbicara soal karier, Chandra saat itu masih menduduki jabatannya di Dewan Pertimbangan Presiden RI sebelum akhirnya memutuskan maju ke Pilkada Depok 2024.
Ia juga sempat memangku posisi tenaga ahli Kemenkopolhukam pada 2017-2019 silam.
Berikut sederet perjalanan karier Chandra selama 20 tahun terakhir.
- (2024) Tim inti 10th World Water Forum Indonesia Water Institute
- (2020-2024) Tim ahli bidang POLHUKAM Dewan Pertimbangan Presiden RI
- (2017-2019) Tenaga ahli KEMENKOPOLHUKAM RI
- (2018) Staf khusus PT Kawasan Berikat Nusantara Staf khusus
- (2017) Owner Sekolah Tinggi Bisnis Runata
- (2017) Owner PT Chaliza Pesona Nusa
- (2013) Direktur Operasi PT Batara Indra Sakti
- (2008) Direktur Utama PT Windu Sarana Development
- (2005) Direktur Utama PT Fajar Asia Mandiri
Pendidikan
Chandra merupakan lulusan S1 Ilmu Komputer dari Universitas Indonesia.
Sebelum itu, ia juga menempuh pendidikan di SMK Negeri 29 Jakarta dan SMP Negeri 182 Jakarta.