#30 tag 24jam
Donald Trump Menang Pilpres AS, Pemimpin Dunia Ramai-Ramai Ucapkan Selamat
Para pemimpin mengucapkan selamat kepada Donald Trump setelah dia mengeklaim kemenangan atas Kamala Harris dalam pemilihan presiden AS. [1,106] url asal
#donald-trump #pilpres-as #donald-trump-menang-pilpres-as #pilpres-as-2024 #trump-menang-pilpres-as #dampak-donald-trump-menang-pilpres-as #kamala-harris
(Bisnis.Com - Terbaru) 06/11/24 18:59
v/17595240/
Bisnis.com, JAKARTA - Para pemimpin dunia bergegas mengucapkan selamat kepada Donald Trump setelah dia mengeklaim kemenangan atas Kamala Harris dalam pemilihan presiden AS, yang menandai kebangkitan politik yang menakjubkan empat tahun setelah dia meninggalkan Gedung Putih.
Mengutip Fox News pada Rabu (6/11/2024), Fox News Decision Desk memproyeksikan mantan Presiden Trump telah mengalahkan Wakil Presiden Kamala Harris dalam kemenangan yang menakjubkan. Menurut hasil hitung cepat Fox News, Trump telah memperoleh 277 suara elektoral berbanding 226 suara milik Harris.
Jumlah suara Trump sudah melewati batas minimal perolehan suara electoral college yang diperlukan untuk mengamankan kursi Presiden, yakni sebanyak 270 suara.
Kemenangan ini juga mengukir sejarah baru bagi AS. Trump akan menjadi presiden pertama yang menjabat sebanyak dua periode tidak berturut-turut sejak Grover Cleveland pada 1892 – dan ini merupakan presiden kedua dalam sejarah.
Kemenangan Trump tersebut telah disambut dengan ucapan selamat dari beberapa pemimpin negara lain. Mengutip Reuters, beberapa diantaranya adalah Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskiy, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, Perdana Menteri India, Narendra Modi, Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, dan lainnya.
"Selamat atas comeback terhebat dalam sejarah! Kembalinya Anda yang bersejarah ke Gedung Putih menawarkan awal baru bagi Amerika dan komitmen kembali yang kuat terhadap aliansi besar antara Israel dan Amerika. Ini adalah kemenangan besar! Dalam persahabatan sejati," tulis Netanyahu di media sosial X.
Sementara itu, Modi melalui akun X nya menyebut kemenangan Trump pada pemilu kali ini bersejarah. Modi berharap keduanya dapat memperbarui kolaborasi India-AS untuk lebih memperkuat Kemitraan Global dan Strategis Komprehensif kedua negara.
Bersama-sama, mari kita bekerja demi kemajuan masyarakat kita dan mendorong perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran global,” kata Modi.
Berikut adalah rangkuman ucapan dari para pemimpin dunia kepada Trump dikutip dari X dan Reuters:
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskiy
"Saya menghargai komitmen Presiden Trump terhadap pendekatan 'perdamaian melalui kekuatan' dalam urusan global. Ini adalah prinsip yang secara praktis dapat mendekatkan perdamaian di Ukraina," kata Zelenskiy di X.
Presiden Perancis, Emmanuel Macron
"Selamat, Presiden Donald Trump. Siap bekerja sama seperti yang kita tahu bagaimana melakukannya selama empat tahun. Dengan keyakinan Anda dan keyakinan saya. Dengan rasa hormat dan ambisi. Untuk perdamaian dan kemakmuran yang lebih besar," tulis Macron di X.
PM Inggris, Keir Starmer
"Selamat kepada Presiden terpilih Trump atas kemenangan bersejarah Anda dalam pemilu. Saya berharap dapat bekerja sama dengan Anda di tahun-tahun mendatang. Sebagai sekutu terdekat, kami berdiri bahu-membahu dalam membela nilai-nilai bersama yaitu kebebasan, dan demokrasi,"
Mark Rutte, Sekjen NATO
"Saya baru saja mengucapkan selamat kepada Donald Trump atas terpilihnya dia sebagai Presiden Amerika Serikat. Kepemimpinannya akan kembali menjadi kunci untuk menjaga kekuatan Aliansi kita. Saya berharap dapat bekerja sama lagi dengannya untuk memajukan perdamaian melalui kekuatan melalui NATO," ujarnya dalam sebuah postingan di X.
Giorgia Melloni, PM Italia
Dalam sebuah postingan di X, Meloni menyampaikan "ucapan selamat yang paling tulus" kepada Trump, dan mengatakan Italia dan Amerika Serikat memiliki "aliansi yang tak tergoyahkan". “Ini adalah ikatan strategis, yang saya yakin akan kita perkuat lebih jauh lagi,” katanya.
Pedro Sanchez, PM Spanyol
"Selamat @realDonaldTrump atas kemenangan Anda dan terpilihnya Anda sebagai Presiden AS ke-47. Kami akan mengupayakan hubungan bilateral strategis kami dan kemitraan transatlantik yang kuat," kata Sanchez pada X.
Ursula Von Der Leyen, Presiden Komisi Uni Eropa
“Saya dengan hangat mengucapkan selamat kepada Donald J. Trump atas terpilihnya dia sebagai Presiden Amerika Serikat ke-47. Saya berharap dapat bekerja sama lagi dengan Presiden Trump untuk memajukan agenda transatlantik yang kuat.
“Mari kita bekerja sama dalam kemitraan transatlantik yang terus memberikan manfaat bagi warga kita. Jutaan lapangan kerja dan miliaran perdagangan dan investasi di kedua sisi Atlantik bergantung pada dinamisme dan stabilitas hubungan ekonomi kita.”
Anthony Albanese, PM Australia
“Pemilihan Presiden Amerika Serikat selalu menjadi momen penting bagi dunia, kawasan kita, dan Australia.
“Amerika Serikat telah lama memainkan peran kepemimpinan dalam stabilitas dan keamanan Indo-Pasifik. Australia akan berupaya memperkuat kerja sama antara kedua negara di kawasan ini.”
Dmitry Medvedev, eks Presiden Rusia
“Trump punya satu kualitas yang berguna bagi kami: sebagai seorang pebisnis sejati, dia sangat tidak suka menghabiskan uang untuk berbagai sekutu yang bodoh dan bodoh, untuk proyek amal yang buruk, dan untuk organisasi internasional yang rakus,” Medvedev, yang kini menjabat sebagai pejabat keamanan senior, diposting di akun Telegram resminya.
Abiy Ahmed, PM Ethiopia
“Selamat kepada Presiden Donald Trump atas kemenangan pemilu dan kembalinya Anda. Saya berharap dapat bekerja sama untuk lebih memperkuat hubungan kedua negara kita selama masa jabatan Anda,” tulis Abiy di X.
Dick Schoof, PM Belanda
Selamat kepada @realDonaldTrump atas kemenangannya dalam pemilihan presiden. Amerika Serikat adalah sekutu penting bagi Belanda, baik secara bilateral maupun dalam konteks internasional seperti NATO. Saya menantikan kerja sama erat kita dalam kepentingan bersama antara Amerika dan Belanda," dia memposting di X.
Shehbaz Sharif, PM Pakistan
“Selamat kepada Presiden terpilih Donald Trump atas kemenangan bersejarahnya untuk masa jabatan kedua! Saya berharap dapat bekerja sama dengan pemerintahan baru untuk lebih memperkuat dan memperluas kemitraan Pakistan-AS,” kata Sharif pada X.
Karl Nehammer, Kanselir Austria
"Selamat kepada @realDonaldTrump atas kemenangan pemilu. Amerika Serikat adalah mitra strategis yang penting bagi Austria. Kami berharap dapat lebih memperluas dan memperkuat hubungan transatlantik agar berhasil mengatasi tantangan global bersama-sama." katanya di X
Viktor Orban, PM Hungaria
"Comeback yang terbesar dalam sejarah politik AS! Selamat kepada Presiden @realDonaldTrump atas kemenangannya yang luar biasa. Kemenangan yang sangat dibutuhkan Dunia!" Orban memposting di X.
Petr Fiala, PM Ceko
“Selamat kepada Donald Trump atas kemenangannya dalam pemilihan presiden. Tujuan kita bersama adalah memastikan bahwa hubungan antar negara kita tetap pada tingkat tertinggi, meskipun ada perubahan dalam pemerintahan, dan bahwa kita terus mengembangkannya demi kepentingan warga negara kita,” Tulis Fiala di X.
Marcel Ciolac, PM Romania
"Selamat kepada Presiden @realDonaldTrump atas kemenangan bersejarah ini! Rumania siap bekerja sama untuk meningkatkan Kemitraan Strategis kami. Di bawah kepemimpinan baru Anda, kami berharap perdamaian dan kemakmuran bagi seluruh warga negara kami! Menantikan kolaborasi yang bermanfaat!" dia memposting di X.
Ulf Kristersson, PM Swedia
"Saya mengucapkan selamat kepada Donald Trump atas terpilihnya presiden Amerika Serikat berikutnya. Saya berharap dapat bekerja sama dan melanjutkan hubungan baik AS-Swedia sebagai teman dan sekutu."
Jonas Gahr Stoere, PM Norwegia
"Saya ingin mengucapkan selamat kepada Donald Trump atas kemenangannya dalam pemilihan presiden AS. AS adalah sekutu terpenting Norwegia dan kami bekerja sama secara erat di banyak bidang. Saya berharap dapat melanjutkan kerja sama kami dengan AS di bawah kepemimpinan Tuan Trump."
Metter Frederiksen, PM Denmark
"Selamat kepada Donald Trump atas pemilu ini. Amerika Serikat adalah sekutu terpenting kita. Kita harus menjaga kerja sama yang erat antara Amerika Serikat dan Denmark dan terus memperkuat ikatan transatlantik yang telah bertahan dari generasi ke generasi."
Nayib Bukele, Presiden El Salvador
"Selamat kepada Presiden Terpilih Amerika Serikat, @realDonaldTrump. Semoga Tuhan memberkati dan membimbing Anda," tulis Bukele di X.
Menang Pilpres AS Dua Kali, Donald Trump Ukir Sejarah
Donald Trump menjadi presiden pertama yang menjabat sebanyak dua periode tidak berturut-turut sejak Grover Cleveland pada 1892. [333] url asal
#donald-trump #pilpres-as #donald-trump-menang-pilpres-as #pilpres-as-2024 #trump-menang-pilpres-as #dampak-donald-trump-menang-pilpres-as #kamala-harris
(Bisnis.Com) 06/11/24 15:29
v/17579242/
Bisnis.com, JAKARTA - Calon presiden dari Partai Republik, Donald Trump, dideklarasi memenangkan pemilihan presiden tahun ini oleh salah satu media terkemuka negara tersebut, Fox News.
Mengutip Fox News pada Rabu (6/11/2024), Fox News Decision Desk memproyeksikan mantan Presiden Trump telah mengalahkan Wakil Presiden Kamala Harris dalam kemenangan yang menakjubkan.
Menurut hasil hitung cepat Fox News, Trump telah memperoleh 277 suara elektoral berbanding 226 suara milik Harris. Jumlah suara Trump sudah melewati batas minimal perolehan suara electoral college yang diperlukan untuk mengamankan kursi Presiden, yakni sebanyak 270 suara.
Kemenangan ini juga mengukir sejarah baru bagi AS. Trump menjadi presiden pertama yang menjabat sebanyak dua periode tidak berturut-turut sejak Grover Cleveland pada 1892 – dan ini merupakan presiden kedua dalam sejarah.
Sementara itu, berdasarkan hasil quick count dari Edison Research yang dikutip dari Reuters, Trump telah memenangkan negara bagian yang menjadi 'swing state', yakni North Carolina dan Georgia dan memimpin di beberapa negara bagian lainnya.
Mantan presiden ini menunjukkan kekuatannya di berbagai wilayah di negara ini, meningkatkan elektabilitasnya pada 2020 di seluruh wilayah, mulai dari daerah pedesaan hingga pusat kota.
Trump memasuki Hari Pemilu dengan peluang cukup besar untuk merebut kembali Gedung Putih. Hal ini berbanding terbalik dari posisinya pada 6 Januari 2021, ketika banyak pakar menyatakan karier politiknya akan berakhir. Hari itu, gerombolan pendukungnya menyerbu Kongres dalam upaya kekerasan untuk membatalkan hasil pemilu tahun 2020.
Trump mendapat lebih banyak dukungan dari warga Hispanik, yang biasanya merupakan pemilih Demokrat, dan di antara rumah tangga berpendapatan rendah yang sangat merasakan dampak kenaikan harga sejak pemilihan presiden terakhir pada tahun 2020, menurut jajak pendapat Edison.
Trump memenangkan 45% pemilih Hispanik secara nasional, tertinggal dari Harris dengan 53%, namun naik 13 poin persentase dibandingkan tahun 2020.
Sekitar 31% pemilih mengatakan ekonomi adalah isu utama mereka, dan mereka memilih Trump dengan selisih 79% hingga 20%, menurut jajak pendapat. Sekitar 45% pemilih di seluruh negeri mengatakan situasi keuangan keluarga mereka saat ini lebih buruk dibandingkan empat tahun lalu, dan mereka lebih menyukai Trump sebesar 80% berbanding 17%.
Trump Menang Pilpres AS, Begini Dampaknya ke Ekonomi Indonesia
Ekonom menilai kemenangan Donald Trump dalam Pilpres AS 2024 akan menimbulkan sejumlah dampak terhadap perekonomian Indonesia. [763] url asal
#donald-trump #pilpres-as #donald-trump-menang-pilpres-as #pilpres-as-2024 #trump-menang-pilpres-as #dampak-donald-trump-menang-pilpres-as #kamala-harris #ekonomi-indonesia
(Bisnis.Com - Ekonomi) 06/11/24 14:53
v/17575381/
Bisnis.com, JAKARTA - Kemenangan Donald Trump dalam pemilihan presiden (Pilpres) AS 2024 akan menimbulkan sejumlah dampak terhadap perekonomian Indonesia.
Ekonom CORE Indonesia Yusuf Rendy Manilet mengatakan jika Trump memenangkan Pilpres AS, maka negara tersebut akan melakukan kebijakan proteksionisme yang agresif. Kebijakan tersebut diantaranya seperti penerapan tarif impor, terutama untuk barang-barang dari China.
Yusuf menuturkan, langkah AS akan memberikan dampak kompleks bagi perekonomian Indonesia. Dia menuturkan, langkah proteksionisme AS dapat memicu perang dagang yang lebih luas, mengganggu rantai pasok global, dan menurunkan pertumbuhan ekonomi dunia.
"Sebagai negara yang ikut terlibat pada perdagangan internasional, Indonesia akan merasakan dampak langsung dari perlambatan ekonomi global ini, termasuk peningkatan volatilitas nilai tukar rupiah akibat ketidakpastian pasar," jelas Yusuf saat dihubungi pada Rabu (6/11/2024).
Sementara itu, dari sisi kebijakan moneter, kebijakan Trump yang sebelumnya mendorong suku bunga rendah melalui tekanan pada Federal Reserve dapat menciptakan volatilitas tinggi di pasar valuta asing. Dia menilai, Bank Indonesia (BI) kemungkinan harus melakukan intervensi yang lebih agresif untuk menjaga stabilitas rupiah.
Selain itu, potensi capital flight akibat kebijakan proteksionis ini dapat mendorong Bank Indonesia melakukan penyesuaian suku bunga yang lebih tinggi dari seharusnya, yang pada akhirnya dapat menghambat pertumbuhan ekonomi domestik. Risiko inflasi global yang meningkat juga menjadi tantangan dalam menjaga stabilitas harga domestik.
Di sisi lain, jika Kamala Harris memenangkan Pilpres AS, Yusuf menyebut pendekatan yang lebih moderat dan multilateral dalam kebijakan perdagangan internasional akan menciptakan lingkungan yang lebih kondusif bagi pertumbuhan ekonomi global.
Dia menuturkan, fokus Harris pada penguatan aliansi internasional dan pendekatan yang lebih terukur terhadap China dapat membantu menstabilkan tensi geopolitik.
Kebijakan Harris untuk menerapkan pajak lebih tinggi pada perusahaan besar AS bisa mendorong beberapa perusahaan untuk merelokasi operasinya ke negara berkembang, termasuk Indonesia, terutama jika didukung dengan perbaikan iklim investasi domestik.
Sementara itu, pendekatan Harris yang lebih ortodoks dari sisi moneter dan menghormati independensi Federal Reserve akan membantu menciptakan stabilitas di pasar keuangan global. Dia menuturkan, hal tersebut akan memungkinkan Bank Indonesia untuk merumuskan kebijakan moneter dengan tingkat kepastian yang lebih tinggi, mendukung manajemen likuiditas yang lebih efisien, dan menjaga stabilitas harga domestik.
Adapun, dalam skenario kemenangan Trump di Pilpres AS, Yusuf menyebut koordinasi kebijakan antara Bank Indonesia dan otoritas fiskal harus diperkuat. Hal tersebut perlu dilakukan untuk membangun bantalan ataubuffer yang lebih besar dalam menghadapi volatilitas pasar global.
Bank Indonesia perlu memastikan cadangan devisa yang mencukupi sebagai antisipasi terhadap gejolak eksternal yang lebih intens. Dalam skenario ini, intervensi pasar mungkin juga lebih aktif untuk menjaga stabilitas rupiah.
Yusuf melanjutkan, terlepas dari pemenang Pilpres AS, pemerintah Indonesia perlu menyusun strategi yang tangguh untuk memperkuat ketahanan ekonomi.
Menurutnya, langkah pertama yang harus ditempuh adalah mengurangi ketergantungan pada pasar tertentu, terutama dengan memperluas diversifikasi pasar ekspor. Hal ini akan membantu mengurangi risiko dari perubahan kebijakan AS yang mungkin mengganggu akses pasar atau menimbulkan hambatan dagang baru.
Selain itu, memperkuat industri substitusi impor dan meningkatkan daya saing produk domestik sangat penting untuk menciptakan fondasi ekonomi yang lebih kuat dan mandiri.
Sebagai langkah jangka panjang, penguatan kerja sama ekonomi regional melalui Asean dan berbagai perjanjian perdagangan regional lainnya harus menjadi prioritas. Strategi tersebut dapat menjadi penyeimbang terhadap ketidakpastian kebijakan AS, sehingga Indonesia memiliki alternatif akses pasar yang stabil di kawasan.
"Penguatan pasar domestik juga sangat penting agar Indonesia tidak terlalu rentan terhadap gejolak eksternal. Pengembangan pasar dalam negeri yang kuat juga akan mendukung permintaan yang stabil, terlepas dari fluktuasi global," lanjutnya.
Trump Menang
Sementara itu, salah satu media terkemuka negara AS, Fox News, mendeklarasikan kemenangan Donald Trump dalam pilpres AS 2024.
Mengutip Fox News pada Rabu (6/11/2024), Fox News Decision Desk memproyeksikan mantan Presiden Trump telah mengalahkan Wakil Presiden Kamala Harris dalam kemenangan yang menakjubkan.
Menurut hasil hitung cepat Fox News, Trump telah memperoleh 277 suara elektoral berbanding 226 suara milik Harris. Jumlah suara Trump sudah melewati batas minimal perolehan suara electoral college yang diperlukan untuk mengamankan kursi Presiden, yakni sebanyak 270 suara.
Kemenangan ini juga mengukir sejarah baru bagi AS. Trump akan menjadi presiden pertama yang menjabat sebanyak dua periode tidak berturut-turut sejak Grover Cleveland pada 1892 – dan ini merupakan presiden kedua dalam sejarah.
Adapun berdasarkan data hitung cepat 270toWin Trump mengalahkan Kamala Harris setelah mengamankan tepat 270 suara. Adapun Harris hanya mendapat 213.
Meskipun masih ada 55 suara elektoral yang belum ditetapkan, namun Trump sudah melampaui ambang batas 270 dari 538 suara untuk mengamankan kursi kepresidenan.
Kemenangan Trump diraih setelah dirinya mengamankan suara dari tiga negara bagian penentu kemenangan atau swing states. Trump meraih 16 suara di Georgia, 16 Suara di North Carolina, dan 19 suara di Pennsylvania.
Adapun pada Pilpres 2020 sebelumnya, suara di Pennsylvania dan Georgia diraih oleh Joe Biden dari Partai Demokrat.