#30 tag 24jam
Usai dengan Prabowo, Ridwan Kamil Lanjut Temui Jokowi di Solo
Cagub Jakarta Ridwan Kamil atau akrab disapa Kang Emil menemui Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) di Solo, Jawa Tengah. - Bagian all [198] url asal
#ridwan-kamil #kang-emil #joko-widodo #solo
(iNews - Terkini) 01/11/24 17:00
v/17322008/
SOLO, iNews.id - Calon Gubernur Jakarta Ridwan Kamil atau akrab disapa Kang Emil menemui Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi). Pertemuan berlangsung di kediaman Jokowi Sumber, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Jumat (1/11/2024) siang.
Pantauan di lokasi, mantan Gubernur Jawa Barat (Jabar) itu memasuki kediaman Jokowi pukul 14.40 WIB. Kang Emil mengenakan kemeja putih dan celana panjang berwarna hitam.
Di dalam kediaman Jokowi, Kang Emil melakukan pertemuan empat mata dengan Jokowi. Belum diketahui apa saja yang dibahas oleh kedua tokoh tersebut.
Tokoh yang diusung partai tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) plus itu tampak membawakan buah tangan yang dibungkus kain merah muda untuk Jokowi.
Pertemuan ini menjadi pertemuan kedua Kang Emil dengan tokoh yang pernah menjabat Presiden Indonesia dalamdua hari terakhir. Sebelumnya, Kamis (31/10/2024) Kang Emil bertemu empat mata dengan Presiden ke-8 Prabowo Subianto.
Pertemuan itu sempat dipublikasikan Prabowo melalui akun Instagram @prabowo. Dalam postingan tiga bingkai foto itu tampak momen makan malam Prabowo bersama Cagub DKI nomor urut 1 yang berpasangan Suswono itu di meja makan yang memperlihatkan keakraban mereka berdua.
Melalui deskripsi unggahannya tertulis, "Makan malam dengan Kang Ridwan Kamil di Rumah Makan Garuda, Jalan Sabang, Jakarta Pusat."
Editor: Kurnia Illahi
Momen Ngemil Bisa Jadi Waktu Ideal untuk Mengakrabkan Orang Tua dan Anak
Momen sederhana, seperti snack time atau ngemil antara orang tua dan anak bisa bermakna dahsyat bila dilakukan dengan sepenuh hati. Momen ini dapat memperkuat kualitas hubungan antara orangtua dan ana [421] url asal
#berita-terkini #berita-hari-ini #bonding-orang-tua-dan-anak #psikolog #orang-tua #anak #ngemil #snack-time #berita-ekonomi-terkini
(InvestorID) 21/10/24 08:18
v/16774497/
JAKARTA, investor.id – Momen sederhana, seperti snack time atau ngemil antara orang tua dan anak bisa bermakna dahsyat bila dilakukan dengan sepenuh hati. Momen ini dapat memperkuat kualitas hubungan antara orangtua dan anak.
"Untuk melakukan aktivitas berkualitas dengan anak atau quality time, orang tua harus hadir penuh secara fisik dan emosi. Meskipun dilakukan sebentar, sebetulnya waktu singkat bukanlah penghalang, yang lebih penting adalah bagaimana kita memberi makna pada momen sederhana tersebut untuk dekat dan bonding dengan anak,” kata Psikolog Klinis Anak dan Remaja Certified Therapeutic, Anastasia Satriyo MPsi di acara Momen Sederhana Ibu dan Anak Istimewa yang digelar Lexus di Jakarta.
“Nah, ngemil bisa kita selipkan untuk semakin melunakkan suasana. Perhatian yang fokus kita berikan, walaupun hanya 5 menit saja, memberi rasa aman dan hangat, dapat membantu anak mengelola emosi dan membentuk karakter yang positif," ujar Anastasia.
Saat ngemil makanan, lanjut Anastasi, manfaatkan waktu tersebut untuk menyampaikan nasehat atau ketika anak terlihat ingin curhat, kita bisa letakkan gadget kita.
“Ajak dia ngobrol, dengarkan, dan perhatikan cara dia menyampaikan pendapat. Lakukan komunikasi reflektif saat anak beraktivitas, bukan mengkritik anak. Fokus pada connection, bukan correction,” tegas Anastasia.
Dampak untuk Anak
Ada banyak manfaat yang bisa dipetik ketika melakukan aktivitas berkualitas antara orang tua dan anak. Anak akan mengembangkan kemampuan kognitif, meningkatkan kepercayaan diri dan rasa berharga (self worth), serta meningkatkan kemampuan social skill anak.
Satu lagi, lanjut Anastasia, momen ngemil bisa menjadi waktu yang idel untuk memperkuat hubungan emosional karena memberikan kesempatan bagi orang tua untuk terlibat dalam percakapan ringan, hadir dan penuh kasih juga penting orang tua menggunakan ekspresi wajah yang antusias dan intonasi suara yang asyik ke anak di momen ngemil.
“Anak-anak mungkin akan lupa apa yang kita omongin ke mereka. Tapi anak-anak nggak akan pernah lupa bagaimana tatapan mata kita, ekspresi wajah kita, dan rasa yang mereka rasakan dan tersimpan di otak anak saat bersama beraktivtas dan ngemil bersama orang tua,” ungkap Anastasia.
Marketing Director Universal Robina Corporation Indonesia, Rachmawati Sutarto sangat mendukung pendapat Psikolog Anastasia. “Melalui momen-momen kecil yang berkualitas, yang meski sederhana, seperti ngemil dan bermain bersama, dapat dikenang sepanjang hidup anak,” ujar Rachmawati.
Agar momen ngemil dan bermain semakin seru, Lexus Sandwich Crackers menghadirkan edisi spesial berkolaborasi dengan Sanrio, menjadikan keseruan ngemil antara Ibu dan Anak kenangan manis yang selalu diingat.
“Orang tua dan anak bisa bermain tempel stiker karakter-karakter ikonik Sanrio yang lucu sehingga bisa menambah keceriaan anak,” tandas Rachmawati.
Editor: Mardiana Makmun (mardiana.makmun@investor.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
Poltracking: Elektabilitas Khofifah-Emil 67,5%, Risma-Gus Hans 24,6%, & Luluk-Lukmanul 2,8%
Khofifah masih belum terkejar dengan elektabilitas versi Poltracking mencapai 67,5%. [193] url asal
#elektabilitas #khofifah #khofifah-emil #risma-gus-hans #pilgub-jatim #poltracking #elektabilitas-pilgub-jatim
(Bisnis.Com) 17/10/24 20:09
v/16614852/
Bisnis.com, JAKARTA--Calon gubernur dan calon wakil gubernur Provinsi Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak meraih elektabilitas 67,5 persen untuk Pilkada Jawa Timur.
Hal itu terungkap dari hasil survei terbaru yang dilakukan lembaga survei Poltracking Indonesia terhadap 1.200 responden asal Jawa Timur secara tatap muka per tanggal 4-10 Oktober 2024 dengan margin of error 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda mengatakan bahwa angka tersebut cukup tinggi jika dibandingkan dengan kompetitornya yaitu pasangan calon Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Hakim yang hanya meraih 2,8 persen. Sementara pasangan calon Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta 24,6 persen.
"Sementara responden yang tidak mau menjawab atau jawabannya tidak tahu ada sekitar 5,1 persen," tuturnya di Jakarta, Kamis (17/10/2024).
Hanta menjelaskan bahwa selama proses kampanye Pilkada Jawa Timur beberapa hari terakhir, tiga pasangan calon tersebut cenderung naik elektabilitasnya.
Dari ketiga pasangan calon itu, kenaikan signifikan terjadi pada pasangan calon Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak yaitu sebesar 10,2 persen.
"Pasangan calon Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Hakim naik tipis 0,6 persen dan pasangan calon Tri Rismaharini-Zahrul Azhar 1,9 persen," katanya.
Survei Indikator: Elektabilitas Khofifah-Emil Teratas, Disusul Risma-Gus Hans
Khofifah-Emil Dardak punya elektabilitas 61,2 persen, unggul dibandingkan Risma-Gus Hans dan Luluk-Lukmanul Halaman all [487] url asal
#tri-rismaharini #khofifah-indar-parawansa #burhanuddin-muhtadi #emil-dardak #pilkada-jawa-timur #khofifah-emil #indikator-politik-indonesia #lukmanul-hakim #luluk-nur-hamidah #risma-gus-hans #gus-hans
(Kompas.com) 30/09/24 09:47
v/15757519/
JAKARTA, KOMPAS.com - Hasil survei Indikator Politik Indonesia menunjukkan, pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Jawa Timur di Pilkada 2024, Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak menduduki elektabilitas teratas dibanding dua pasangan lainnya.
Berdasarkan simulasi tiga pasangan, keduanya mendapat elektabilitas mencapai 61,2 persen, mengungguli dua pasangan lainnya yakni Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta alias Gus Hans dan Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim.
"Dalam simulasi tiga pasangan, tidak jauh berbeda. Suara Mbak Khofifah sendiri atau disimulasikan berpasangan kurang lebih 61,2 persen. Tri Rismaharini dan Gus Hans 26 persen, Mbak Luluk dan Lukmanul Khakim 2,2 persen," kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi, dikutip dari YouTube Indikator Politik Indonesia, Senin (30/9/2024).
Dalam survei yang sama, Khofifah dan Emil terlihat saling mendukung capaian elektabilitas. Nama Khofifah tercatat menduduki peringkat pertama dalam sejumlah simulasi, termasuk simulasi top of mind.
Khofifah mendapatkan elektabilitas sebesar 39,3 persen, lalu disusul Risma dengan elektabilitas 17 persen, sedangkan Emil sendiri berada di urutan ketiga dengan capaian 2,2 persen.
Berkaca dari data di atas, elektabilitas Emil yang berstatus sebagai calon wakil gubernur pun lebih besar dibandingkan Luluk yang maju sebagai calon gubernur.
Adapun dalam simulasi enam nama demi terbuka yang mencantumkan nama calon gubernur dan calon wakil gubernur, Khofifah kembali mendapat peringkat pertama sebesar 52 persen.
Tri Rismaharini berada di posisi kedua dengan elektabilitas 22,8 persen, dan Emil Dardak mencapai 7,2 persen. Sedangkan responden yang memilih golput dalam simulasi ini mencapai 0,9 persen.
"Yang menarik buat saya adalah di antara calon wakil gubernur, yang relatif sudah punya kontribusi secara elektoral yang cukup lumayan adalah Emil Dardak (dengan elektabilitas) 7,2 (persen dalam simulasi ini)," kata Burhanuddin.
"Jadi bukan hanya kekuatan elektoral Khofifah, wakilnya juga punya kontribusi cukup lumayan," ujar dia.
Survei ini digelar pada tanggal 9-14 September 2024 dengan jumlah responden mencapai 1.000 orang yang diwawancara tatap muka.
Sementara, penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling dan dengan asumsi metode simple random sampling.
Sampel dengan 1.000 responden ini memiliki toleransi kesalahan (margin of error/MOE) sekitar kurang lebih 3,2 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Elektabilitas Pilgub Jatim: Khofifah-Emil 61%, Risma-Gus Hans 26%, Luluk-Lukmanul 2%
Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak masih menempati peringkat pertama dalam survei elektabilitas pemilihan gubernur alias Pilgub Jawa Timur 2024. [456] url asal
#khofifah #khofifah-emil #pilgub-jatim #pemilihan-gubernur-jawa-timur #elektabilitas-pilgub-jatim #risma #gus-hans #pilgub-jatim-2024
(Bisnis.Com) 29/09/24 16:53
v/15723967/
Bisnis.com, JAKARTA-- Indikator Politik menyebut bahwa pasangan calon gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak masih menempati peringkat pertama dalam survei elektabilitas pemilihan gubernur alias Pilgub Jawa Timur 2024.
Hal itu terungkap dari hasil survei terbaru yang dilakukan lembaga survei Indikator Politik Indonesia terhadap 1.000 responden pada 9-14 September 2024 dengan margin of error 3,2 persen di tingkat kepercayaan 95 persen di Jawa Timur.
Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanudin Muhtadi menjelaskan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak mendapatkan 61,2 persen suara responden pada survei terbaru itu.
Sementara itu, menurutnya, pasangan calon Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta atau Gus Hans berada diurutan kedua dengan raihan 26 persen.
"Kemudian pasangan Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Hakim hanya mendapatkan 2,2 persen suara," tuturnya di Jakarta, Minggu (29/9/2024).
Kemudian, warga Jawa Timur yang tidak mau menjawab atau masih merahasiakan pilihannya dalam survei ada sekitar 10,2 persen responden. Burhanudin menyebut bahwa angka golput di Pilkada Jawa Timur masih sangat kecil yaitu 0,5 persen.
"10,2 persen ini jadi masa mengambang dan masih bisa mengubah pilihannya nanti di Pilkada Jawa Timur," katanya.
Nomor Urut Paslon
Adapun Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah Jawa Timur menetapkan nomor urut pasangan calon peserta Pilkada Jatim 2024.
Paslon Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim nomor urut 1, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak nomor urut 2 dan Tri Rismaharini-KH Zahrul Azhar Asumta atau Gus Hans nomor urut 3.
Pengundian nomor urut untuk pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur tersebut dilakukan di salah satu hotel yang ada di wilayah Surabaya Pusat, Senin (23/9/2024).
"Berita acara pengambilan nomor urut silakan untuk pasangan calon berdiri dan menandatangani di depan," kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur, Aang Khunaifi, usai pengambilan nomor urut.
Dalam rapat pleno terbuka tersebut, dibuka oleh Ketua KPU Jatim yang juga membacakan tata tertib serta mekanisme pengambilan nomor urut untuk kontestasi Pilkada Jatim 2024.
"Rapat pleno terbuka pengundian dan penetapan nomor urut dinyatakan dibuka dan terbuka untuk umum," kata Aang.
Sementara itu, Komisioner KPU Jatim Choirul Umam dalam kesempatan itu membacakan tata tertib dan mekanisme pengundian nomor urut pasangan calon.
Pengambilan nomor urut dilakukan sesuai dengan urutan pendaftaran ke KPU Jatim, yakni pertama dilakukan oleh Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak, kemudian Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta dan terakhir Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim.
Saat pengambilan nomor antrean, Emil Dardak mengambil nomor 1, dilanjutkan Gus Hans yang mendapat nomor 2 dan Lukman mendapat nomor 6.
"Kesempatan mengambil nomor urut diberikan pada yang mendapat nomor paling kecil," kata Umam.
Setelah pengambilan nomor urut tersebut, Khofifah Indar Parawansa memperoleh nomor urut 2, Tri Rismaharini mendapat nomor urut 3 dan Luluk memperoleh nomor urut 1 untuk berkontestasi dalam Pilkada Jatim
Ridwan Kamil Klaim Klaim Didukung Warga Jakbar, Janji Gelar Pasar Murah Sebulan Sekali
Ridwan Kamil mengklaim warga Jakarta Barat menyukai program pasangan calon Ridwan Kamil-Suswono di Pilkada Jakarta [205] url asal
#ridwan-kamil #ridwan-kamil-didukung-warga-jakarta-barat #program-ridwan-kamil-suswono-pilkada-jakarta #kampanye-ridwan-kamil-suswono #bang-emil #pasar-murah
(Bisnis.Com) 28/09/24 15:59
v/15677299/
Bisnis.com, JAKARTA - Cagub DKI Jakarta Ridwan Kamil mengklaim warga Jakarta Barat menyukai program pasangan calon Ridwan Kamil-Suswono di Pilkada Jakarta.
Pria yang ingin dipanggil Bang Emil tersebut menyebut bahwa beberapa program yang mendapatkan dukungan dari warga Jakarta Barat adalah kenaikan anggaran RW, kredit murah tanpa bunga dan agunan ditambah program mobil curhat.
Bang Emil meyakini warga Jakarta Barat kini membutuhkan program tersebut. Maka dari itu, dia meminta dukungan dan doa kepada masyarakat agar terpilih sebagai pemenang dan program tersebut bisa segera berjalan.
"Kami minta doa dan dukungan dari warga, agar program ini bisa segera direalisasikan ya," tuturnya di Jakarta, Sabtu (28/9/2024).
Selain itu, dia juga menerima masukan dari masyarakat Jakarta Barat terkait kebutuhan bahan pokok yang harganya terus naik. Dia optimistis bisa menekan harga bahan pokok jika terpilih menjadi gubernur nanti.
"Warga menginginkan harga bahan pokok yang lebih terjangkau. Insyaallah kita gelar sebulan sekali ada pasar murah. Dimulai dengan konsep Pak Riza Patria sewaktu menjabat sebagai Wakil Gubernur Jakarta, tebus murah gitu. Tapi nanti dirutinkan sebulan sekali," katanya.
Bang Emil juga berharap antusiasme dari masyarakat bisa menjadi penyemangat dirinya untuk bisa menjadikan Jakarta sebagai kota global tanpa meninggalkan identitas budaya Betawi.
"Mudah-mudahan ini semua bisa menjadi penyemangat. Terima kasih," ujarnya.
Survei Poltracking: Elektabilitas Khofifah-Emil Unggul di Aglomerasi Arek hingga Madura
Lembaga survei Poltracking Indonesia menyampaikan paslon Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak unggul di lima wilayah aglomerasi-kultural Jawa Timur. [426] url asal
#khofifah-emil-dardak #khofifah-emil #khofifah-surat-dukungan-golkar #khofifah-golkar #khofifah-pilkada-jatim #khofifah-emil-pilkada-jatim
(Bisnis.Com - Terbaru) 19/09/24 17:57
v/15238951/
Bisnis.com, JAKARTA - Lembaga survei Poltracking Indonesia menyampaikan paslon Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak unggul di lima wilayah aglomerasi-kultural Jawa Timur.
Direktur Eksekutif Poltracking, Hanta Yuda mengatakan lima wilayah itu dikelompokkan menjadi Arek, Mataraman, Tapal Kuda, Pantura dan Madura.
Perinciannya, Khofifah-Emil memiliki elektabilitas 47,2% dari wilayah Arek. Wilayah ini memiliki sebaran pemilih mencapai 27,5% dari pemilih di Jawa Timur.
Arek juga mencakup daerah Jombang, Malang, Kota Malang, Mojokerto, Kota Mojokerto, Sidoarjo, Kota Surabaya, Kota Batu.
"Perolehan [elektabilitas] Khofifah-Emil 47,2% yang juga tidak terlalu jauh dari Paslon Tri Rismaharini-Zahrul 33,7% [di Arek]," ujar Hanta di YouTube Poltracking TV, Kamis (19/9/2024).
Masih di wilayah Arek, paslon Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim hanya mencapai 0,3% dan pemilih tidak tahu atau tidak jawab mencapai 18,8%.
Selanjutnya, di Mataraman yang mencakup Blitar, Kota Blitar, Kediri, Kota Kediri, Madiun, Kota Madiun, Magetan, Nganjuk, Ngawi, Pacitan, Ponorogo, Trenggalek, dan Tulungagung, Khofifah-Emil masih unggul dibandingkan dengan pasangan lainnya.
Di wilayah aglomerasi-kultural yang memiliki tingkat pemilih 26,7% se-Jawa Timur, Khofifah-Emil mengantongi elektabilitas mencapai 63,4%. Perolehan itu, unggul jauh dibandingkan dengan Risma-Zahrul 26,4% dan Luluk-Lukmanul 2,9%.
Kemudian, di Tapal Kuda dengan wilayah Banyuwangi, Bondowoso, Jember, Lumajang, Pasuruan, Kota Pasuruan, Probolinggo, Kota Probolinggo, dan Situbondo. Paslon yang diusung KIM ini juga masih unggul dengan meraup elektabilitas 63,9%.
Diikuti, Risma-Zahrul 9,7% dan Luluk-Lukmanul capai 1,8%. Menariknya, di wilayah aglomerasi-kultural ini, pemilih yang belum menentukan jawabannya mencapai 24,6%.
Sementara itu, di Pantura (Bojonegoro, Gresik, Lamongan, Tuban) dan Madura (Bangkalan, Pamekasan, Sampang, Sumenep), Khofifah-Emil juga masih unggul jauh dari penantangnya. Pasalnya, pasangan petahana ini memiliki elektabilitas 51% di Pantura dan Madura 69,7%.
Terkait hal ini, Hanta menyimpulkan bahwa Arek akan ada tarik-menarik suara antara Khofifah melawan Risma karena keduanya. Sebab, meskipun Khofifah merupakan petahana, Risma memiliki basis suara di Surabaya karena sempat menjabat sebagai Walikota.
"Jadi kalau dilihat dari sini kesimpulannya sementara, kecenderungan dari lima wilayah aglomerasi-kultural ini, wilayah Arek menjadi pertempuran cukup sengit antara incumbent Khofifah melawan Tri Rismaharini dan kita Tahu risma walikota Surabaya dan Khofifah Gubernur Incumbent, dan selisih tidak terlalu jauh,"
Adapun, menurut Hanta, keempat wilayah aglomerasi-kultural lainnya mulai dari Mataraman, Tapal Kuda, Pantura dan Madura masih disimpulkan merupakan basis pendukung dari Khofifah-Emil.
Sebagai informasi, Survei Poltracking ini dilakukan pada 4-10 September 2024 dengan melibatkan 1.200 responden di Jawa Timur. Adapun, metode survei menggunakan multistage random sampling dengan margin of error kurang lebih 2,9% dan tingkat kepercayaan 95%.
Ridwan Kamil Ingin Disapa 'Bang Emil', Pramono Tetap Mas Pram
Ridwan Kamil dan Pramono bersaing untuk menaikan popularitas ke warga Jakarta. Ridwan Kamil ingin disapa Kang Emil. Sementara itu Pramono tetap Mas Pram. [427] url asal
#ridwan-kamil #pramono-anung #bang-emil #mas-pram #pilkada-jakarta #kang-emil-ridwan-kamil
(Bisnis.Com) 17/09/24 08:51
v/15123560/
Bisnis.com, JAKARTA - Pasangan Pramono Anung-Rano Karno bersaing ketat dengan Ridwan Kamil-Suswono untuk meningkatkan popularitas mereka kepada publik Jakarta. Ada banyak strategi yang ditempuh oleh kedua paslon tersebut, salah satunya terkait penyebutan nama.
Ridwan Kamil misalnya meminta publik memanggilnya Bang Emil. Dia rela menanggalkan identitas 'Kang Emil' yang sudah lama dia sandang, terutama ketika menjadi Gubernur Jawa Barat, demi Pilkada Jakarta.
Ridwan Kamil menuturkan bahwa panggilan "Bang Emil" dilakukan untuk menyesuaikan karakter masyarakat Jakarta menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI tahun ini.
"Sesuai tempat, kalau istri panggil Aa, di kampung dipanggil Kang, tapi di sini lebih cocok dipanggil Bang," kata Ridwan Kamil dilansir dari Antara, Selasa (17/9/2024).
Ia mengaku, daripada sebutan "Kang Emil", dia mengungkapkan keinginannya untuk dipanggil "Bang Emil".
"Sapaan "Bang Emil" lebih sesuai dengan kultur dan adat di Jakarta," ujar Gubernur Jawa Barat periode 2018-2023 itu.
Sebanyak 12 partai politik secara resmi menandatangani piagam dukungan untuk mengusung Ridwan Kamil-Suswono sebagai bakal pasangan calon pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta 2024 pada Senin (18/8).
Partai tersebut adalah Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Keadilan Sejahtera, Partai NasDem, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Solidaritas Indonesia, Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional, Partai Garuda, Partai Gelora, Partai Perindo dan Partai Persatuan Pembangunan.
Mereka menyatakan partai politik yang tergabung dalam Koalisi Jakarta Baru untuk Jakarta Maju.
Pramono Tetap Mas Pram
Sementara itu, Pramono Anung, tetap ingin disebut sebagai Mas Pram. Pramono menyampaikan hal itu saat menghadiri sebuah acara di Jakarta. Pramono menegaskan bahwa politik identitas dalam pengertian negatif tidak boleh ada.
Sekretaris Kabinet dua periode itu kemudian menuturkan kepada para pendukungnya tetap memanggilnya sebagai Mas Pram. "Saya pribadi awalnya mau diubah menjadi Bang Pram. Mau dipanggil bang juga enggak pas, wajahnya bukan bang-bangan. Yang bang biar Bang Doel [Rano Karno] aja, saya mas aja," ujar Pramono.
Adapun Pramono Anung dan Rano Karno (Bang Doel) menyepakati untuk tidak menggunakan politik identitas saat berkampanye.
"Jadi, kami betul-betul akan beradu program, gagasan, visi dan yang tidak kalah penting bagaimana menyelesaikan persoalan masyarakat Jakarta," kata Pramono, di Jakarta, Minggu.
Pramono tak menyebutkan alasan tak akan menggunakan politik identitas dan etnisitas.
Namun, politik identitas merupakan kegiatan politik yang berdasarkan identitas individu baik dari etnis, ras, suku, hingga agama.
Menurut dia, dampak dari politik identitas adalah dapat menyerang golongan tertentu yang menimbulkan diskriminasi hingga radikalisasi.
Pramono juga menyampaikan ingin berpolitik yang riang gembira demi mencapai tujuan untuk membahagiakan warga Jakarta.
"Politiknya harus politik riang gembira. Solid, persatuan, dan bagaimana berkomunikasi yang baik dengan masyarakat Jakarta, 'door to door', dari gang ke gang akan kami lakukan," kata dia.
Ridwan Kamil Tidak Soal Jika Banyak Warga Jakarta Golput
Ridwan Kamil mengatakan tidak masalah jika banyak masyarakat yang tidak menggunakan hak suaranya dalam Pilkada Jakarta. [304] url asal
#ridwan-kamil #kang-emil #ridwan-kamil #pilkada-jakarta #ridwan-kamil-jakarta
(Bisnis.Com - Terbaru) 15/09/24 18:15
v/15062154/
Bisnis.com, JAKARTA-Bakal calon gubernur DKI Jakarta Ridwan Kamil mengatakan tidak masalah jika banyak masyarakat yang tidak menggunakan hak suaranya dalam Pilkada Jakarta.
Kendati demikian, pria yang ingin dipanggil Bang Emil tersebut berharap tidak banyak masyarakat yang melakukan golput ketika hari pencoblosan Pilkada Jakarta.
Dia mengaku tidak mempermasalahkan jika ada masyarakat yang tetap golput, karena menurut Bang Emil golput adalah bagian dari demokrasi di Indonesia.
"Saya juga berharap tidak terlalu banyak yang golput, sehingga kami bisa mencoba netralisir dengan memberikan narasi, solusi, termasuk memberlanjutkan apa-apa yang baik di zaman Pak Anies," tuturnya di Jakarta, Minggu (15/9).
Dia menegaskan bahwa pihaknya sudah siap untuk melanjutkan program Anies Baswedan ketika masih menjabat menjadi Gubernur DKI Jakarta.
Ditambah lagi, menurut Bang Emil ada 70 program baru yang ditambahkan dirinya bersama Suswono jika lolos jadi pemenang di Pilkada Jakarta.
"Jadi ada 70 program baru yang akan kami hadirkan, bisa menguatkan program yang sebelumnya ada," ujarnya.
Golput Bisa Pidana
Komisi Pemilihan Umum (KPU) menanggapi soal gerakan tusuk tiga paslon yang diinisiasi oleh Anak Abah alias pendukung Anies Baswedan.
Komisioner KPUD DKI Jakarta, Astri Megatari, mengungkapkan bahwa pihaknya optimistis warga DKI Jakarta kini cerdas, kritis, dan dapat menilai ketiga paslon dengan pikiran dan pandangan yang terbuka.
Terlebih, dia mengatakan bahwa warga DKI Jakarta juga melek digital sehingga semakin kritis dalam menentukan pilihannya.
"Jadi kami sangat optimistis dengan melihat profil warga DKI jakarta, yang saat ini semakin berkembang, melek digital, dan sebagainya," jelas Astri di KPU DKI Jakarta, Jumat (13/9/2024).
Terkait jika ada gerakan memilih ketiga paslon dan diimi-imingi pemberian uang, KPU menuturkan bahwa politik uang jelas akan dipidanakan.
Tak hanya itu, jika mengajak masyarakat untuk tidak memilih, juga dapat dipidanakan.
"Jadi memilih itu kan sebenernya hak masing-masing warga apakah memilih atau tidak. Namun jika kita mengajak masyarakat untuk tidak memilih itu bisa dipidanakan," jelasnya.
Daftar Calon Pilkada 5 Provinsi Pulau Jawa, Artis dan 4 Srikandi Siap Bertarung
Komisi Pemilihan Umum (KPU) menutup masa pendaftaran calon gubernur dan wakil gubernur yang akan bertarung di pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2024. Siapa saja calon yang maju di Pilkada? [2,053] url asal
#pilkada #pilkada-2024 #update-me #ridwan-kamil #airin-rachmi-diany #khofifah #khofifah-emil #pramono-anung #andika-perkasa #ahmad-luthfi #tri-rismaharini
(Katadata - BERITA) 30/08/24 09:32
v/14831245/
Komisi Pemilihan Umum (KPU) menutup masa pendaftaran calon gubernur dan wakil gubernur yang akan bertarung di pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2024. Ketua Divisi Teknis KPU Idham Holik menyebutkan sebanyak 1.467 bakal pasangan calon kepala daerah mendaftarkan diri untuk mengikuti kontestasi.
"Proses pendaftaran pasangan calon di rentang 27 hingga 29 Agustus atau selama tiga hari berjalan lancar," kata Ketua Divisi Teknis KPU RI Idham Holik di Sorong, Papua Barat, Jumat (30/8).
Menurut Idham, selama tiga hari tersebut KPU menerima sebanyak 1.467 pasangan calon mulai dari tingkat provinsi, kabupaten, dan kota di seluruh Indonesia. Ia merinci terdapat 100 pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang mendaftar di 37 provinsi yang menggelar Pilkada 2024.
Sedangkan untuk tingkat kabupaten dari 415 daerah penyelenggara pilkada total terdapat 1.095 pasangan calon. Sementara untuk tingkat kota terdapat 93 yang menggelar Pilkada dengan jumlah 272 pasangan calon.
KPU kembali mengingatkan para menteri dan kepala daerah petahana yang maju pada Pemilihan Kepala Daerah tahun 2024 harus mengambil cuti dari sejak pendaftaran hingga masa kampanye. Selain menteri, bakal calon kepala daerah dari petahana (kepala daerah sedang menjabat) juga harus mengajukan cuti mulai pendaftaran hingga masa kampanye selama 60 hari.
Berikut Daftar calon gubernur dan calon wakil gubernur yang resmi mendaftar ke KPU di 6 Provinsi Pulau Jawa
Daftar Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Provinsi Banten
KPU Provinsi Banten menyebut tidak ada calon independen yang mengajukan diri sejak pendaftaran Pilkada serentak 2024. Hingga penutupan pendaftaran terdapat 2 pasangan yang akan bertarung di Pilgub Banten.
1. Andra Soni - Dimyati Natakusumah
Pasangan calon gubernur Andra Soni dan calon wakil gubernur Dimyati Natakusumah resmi mendaftarkan ke KPU pada Kamis (29/8) sore. Saat mendaftar di KPU Provinsi Banten Serang Andra-Dimyati didampingi Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional Yandri Susanto, bersama perwakilan partai pengusung yakni Gerindra, PKS, Nasdem, PKB, PAN, PPP, Demokrat, PSI, Prima dan Garuda.
2. Airin Rachmi Diany-Ade Sumardi
Pasangan Airin - Ade mendaftar ke KPU pada Selasa (27/8). Mereka didukung oleh tujuh partai yaitu PDIP, Golkar, PBB, PKN, Partai Buruh, Partai Ummat dan Gelora.
Daftar Calon Gubernur dan Wakil Gubernur di Pilkada Jakarta
KPU Jakarta menyebutkan terdapat tiga pasangan calon (paslon) siap bersaing dalam Pilkada. "Ketiga bakal calon ini statusnya lengkap dan diterima," kata Ketua KPU DKI Jakarta Wahyu Dinata usai menutup pendaftaran Pilkada DKI di Jakarta, Jumat (29/8).
Wahyu mengatakan pendaftaran ditutup pada Kamis (29/8) pukul 23.59 WIB. Pasangan dari jalur independen menjadi yang terakhir mendaftar.
1. Dharma Pongrekun - Kun Wardana
Pasangan ini maju di Pilkada melalui jalur independen. Mereka maju setelah mengantongi dukungan yang dibuktikan dari lebih dari 680 ribu KTP. Pendaftaran dari jalur independen diawali dengan verifikasi berkas lamaran oleh KPU hingga akhirnya dinyatakan sah untuk bisa ikut pilkada.
2. Pramono Anung - Rano Karno
Pada hari sebelumnya, KPU telah telah menerima pendaftaran dari Pramono Anung-Rano Karno. Menurut Wahyu Pramono dan Rano mendapat dukungan dari PDIP dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura). Adapun total persentase suara dukungan yang dimiliki pasangan Pramono-Rano menjadi 14,46 %.
3. Ridwan Kamil - Suswono
Pada hari yang sama dengan pendaftaran Pramono - Rano, juga dilakukan pendaftaran pasangan Ridwan Kamil-Suswono. Mereka didukung oleh 13 partai politik yaitu Gerindra, Golkar, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN), Nasional Demokrat (NasDem), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Gelora, Garuda, Partai Kebangkitan Nusantara (PKN).
Bila diakumulasi, Pasangan RK - Suswono mendapat total dukungan partai yang meraih 83,46 % suara di pemilu 2024.
Daftar 4 Pasang Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Jawa Barat
1. PDIP Usang Jeje Wiradinata - Ronal Surapradja
PDIP mengusung Jeje Wiradinata dan Ronal Surapradja menjadi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur pada Pilkada Jabar 2024. Jeje merupakan Bupati Pangandaran. Sementara Ronal merupakan pembawa acara dan aktor.
Saat pendaftaran, Jeje dan Ronal hanya hadir secara daring. Dalam jaringan videonya, Jeje terlihat di sebuah bangunan seperti rumah, sementara Ronal terlihat seperti tengah di mobil dalam suatu perjalanan.
Hal ini cukup mengejutkan publik termasuk wartawan yang hadir di Kantor KPU Provinsi Jabar mengingat ketika rombongan pengurus PDI Perjuangan datang pada 23.30 WIB, terlihat Ono Surono yang sebelumnya santer terdengar sebagai calon gubernur yang diusung oleh PDIP.
Acara pendaftaran pun sempat terhenti hingga akhirnya pada pukul 00.00 hari Jumat (30/8) perwakilan PDI Perjuangan Jabar, Abdy Yuhana, memberikan sambutannya. Abdy mengatakan mereka hadir ke KPU Provinsi Jabar dalam rangka mendaftarkan calon yang diusung PDIP.
Pada saat pendaftaran Jeje dan Ronal tampil lewat video call. Jeje dalam sambutannya secara virtual mengaku kaget atas pendaftaran sebagai kontestan dalam Pilgub Jabar 2024.
"Saya dan Ronal akan maju di Pilgub Jabar. Kaget ketika mendengar hal ini dan saya memahami betul sebagai Bupati di kampung disurvei tidak ada, tapi hari ini bukan perihal itu. PDI Perjuangan adalah partai yang konsen terhadap demokrasi, tentu ini jadi yang paling pokok," ujarnya secara virtual.
2. PKB Usung Acep Adang dan Gita KDI
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengusung dua kader internal, yakni Acep Adang Ruhiyat dan Gitalis Dwi Natarina alias Gita KDI untuk maju dalam pemilihan gubernur atau Pilgub Jawa Barat 2024. Keduanya didampingi Ketua DPW PKB Jawa Barat Syaiful Huda. Mereka menyerahkan draft dokumen pendaftaran calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar pada Pilkada Jabar 2024 ke KPU.
Acep Adang Ruchiat dan Gitalis Dwi Natarina datang ke Kantor KPU Jabar sekitar pukul 21.30 WIB dengan mengenakan pakaian hijau-hijau kombinasi hitam yang langsung disambut kesenian lengser. Selepas diterima oleh kesenian lengser, pasangan Acep-Gitalis memasuki Gedung KPU Jawa Barat dengan diterima oleh Ketua KPU Jabar Ummi Wahyuni beserta komisionernya dan Ketua Bawaslu Jabar Zacky Muhammad Zamzam.
"Kami datang ke sini untuk menyerahkan dokumen pendaftaran calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar yakni Pak Acep Adang Ruchiat dan Gitalis Dwi Natarina," ucap Syaiful.
Acep Adang Ruchiat dan Gitalis Dwi Natarina menjadi pasangan ketiga yang mendaftar ke KPU Jawa Barat setelah dua calon lainnya. Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid mengatakan, Jawa Barat memerlukan pemimpin yang religius, jujur, serta merakyat.
3. PKS, NasDem dan PPP Kompak Usung Ahmad Syaikhu dan Ilham Habibie
Partai Keadilan Sejahtera dan Nasional Demokrat resmi mendaftarkan Ahmad Syaikhu dan Ilham Akbar Habibie untuk berlaga dalam Pilgub Jabar 2024. Mereka datang ke kantor KPU Jawa Barat, Kamis (29/8) siang menggunakan kendaraan klasik.
Pasangan ini datang ke KPU Jabar sekitar pukul 10.45 mengendarai mobil VW Kodok berwarna biru navy, didampingi tokoh partai politik pengusung, PKS, PPP, Nasdem, serta simpatisan. Mereka datang kemudian mengisi daftar hadir yang selanjutnya masuk aula untuk menyerahkan berkas pendaftaran dengan disaksikan seluruh komisioner KPU dan Bawaslu Jawa Barat.
Ketua Tim Kampanye pasangan Syaikhu-Ilham, Ahmad Heryawan turut hadir mengantarkan keduanya untuk menyerahkan berkas pendaftaran. Saat ditanya, Aher mengatakan kedatangannya untuk mengantar dan memenangkan pasangan ini sebagai ikhtiar untuk memenangkan pasangan tersebut di Pilgub Jabar 2024 nanti.
"Saya datang mengantar dan memohon agar KPU Jabar menerima pendaftaran kami. Kami datang ke sini untuk menang (Pilgub Jabar)," kata dia.
Berkas pendaftaran Syaikhu-Ilham ini diterima KPU dengan lengkap dan kemudian, KPU Jabar akan melakukan pengecekan administrasi untuk kemudian nantinya mengikuti tes kesehatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. "Nanti kita cek secara administratif, selanjutnya besok pukul 07.00 WIB akan dilaksanakan pemeriksaan kesehatan di RSHS Bandung," tutur Ummi.
4. Dedi Mulyadi - Erwan Daftar di Hari Pertama
Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan merupakan yang pertama daftar ke KPU. Mereka mendaftar di hari pertama pendaftaran pada Selasa (27/8). Usai melakukan pendaftaran, Dedi mengaku akan terus berkeliling ke berbagai daerah di Jabar, guna bertemu langsung dengan warga dan menyelesaikan berbagai problem yang muncul.
Selain itu keduanya juga akan terus berkonsolidasi dengan partai pengusung dan para relawan. "Kang Erwan juga punya aktivitas sendiri, selain mengurus Persib juga mengurus masyarakat. Nanti kita menghindari hal yang terlalu seremonial," katanya.
Pasangan Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan (DERMAWAN) ini menyatakan akan mengedepankan aspek yang lebih substansial yang menjadi kebutuhan masyarakat. Sehingga saat kampanye nanti kehadiran keduanya bisa lebih bermanfaat bagi kehidupan masyarakat secara luas.
Pada Pilgub Jabar, pasangan Dedi Mulyadi-Erwan Setawan diusung Partai Gerindra, Golkar, Demokrat, PAN dan PSI. Selain itu juga mendapatkan dukungan dari sembilan partai politik nonparlemen.
Daftar Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur di Pilkada Jawa Tengah
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah memastikan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) akan diikuti dua pasangan calon. Hal itu didasarkan pada sisa suara sah Pemilu Anggota DPRD Provinsi Jateng 2024 yang menjadi syarat untuk mengusung bakal paslon kurang dari batas minimal jumlah suara yang ditentukan.
Ketua KPU Jawa Tengah Handi Tri Ujiono mengatakan saat ini jumlah suara sah partai politik yang mendaftarkan bakal calon kepala daerahnya ke KPU tak lagi menyisakan kesempatan pada calon lain. Sementara itu, total suara sah Pemilu Legislatif 2024 di Jawa Tengah tercatat 19,8 juta suara. Menurut Hendi, dengan jumlah suara yang sudah terpakai untuk pendaftaran calon tersisa sekitar 900.000 suara.Padahal, menurut dia, batas minimal suara sah untuk mencalonkan kepala daerah dalam Pilkada Jawa Tengah sebanyak 1,2 juta suara.
1. Andika Perkasa - Hendrar Prihadi
Pasangan Andika Perkasa-Hendrar Prihadi datang ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah dengan diiringi oleh ribuan pendukung dan simpatisan PDIP pada Rabu (27/8). Ketua KPU Jateng Handi Tri Ujiono mengatakan PDIP merupakan partai politik pertama yang mendaftarkan bakal paangan calon kepala daerah.
"KPU menerima pendaftaran pasangan calon pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah atas nama Andika Perkasa dan Hendrar Prihadi," kata Handi di Semarang.
Pada kesempatan itu, KPU Jateng juga menyerahkan surat pengantar kepada Andika-Hendi untuk menjalani tes kesehatan pada 29 Agustus 2024. Handi menambahkan pasangan Andika Perkasa-Hendrar Prihadi diusulkan PDIP yang memperoleh suara sah pada Pemilu 2024 sebanyak 5,2 juta suara.
2. Ahmad Luthfi - Taj Yasin
Menurut Hendi pasangan Luthfi dan Taj didukung gabungan sembilan partai politik mendaftarkan pasangan Ahmad Luthfi - Taj Yasin Maimoen berbekal 13,7 juta suara sah hasil Pemilu 2024. Sembilan partai politik pengusung pasangan Ahmad Luthfi-Taj Yasin adalah Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Amanat Nasional, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Solidaritas Indonesia, Partai Nasional Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Demokrat.
Daftar Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Jawa Timur
KPU Jawa Timur menyatakan berkas pendaftaran pasangan tiga calon kepala daerah di Pilkada Jawa Timur lengkap. Saat ini terdapat 3 perempuan yang akan bertarung memperebutkan posisi gubernur Jatim periode 2024-2029.
1. Luluk Nur Hamidah - Lukmanul Hakim
Di Jawa Timur, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengusung Luluk Nur Hamidah dan Lukmanul Hakim (LUMAN). Ketua KPU Jawa Timur Aang Kunaifi mengatakan berkas mereka sudah lengkap saat mendaftar pada Kamis (29/8) malam.
Pasangan calon Gubernur Jatim dan bakal calon Wakil Gubernur Jatim yang diusung PKB tersebut dinyatakan memenuhi syarat dan bisa melanjutkan ke tahap selanjutnya yakni mengikuti proses cek kesehatan di Graha Amerta RSUD dr. Soetomo, mulai Sabtu (31/8). Nantinya, pemeriksaan akan digelar selama dua hari. Pada hari pertama pasangan tersebut akan menjalani tes fisik secara menyeluruh. Sementara hari kedua menjalani tes psikologi.
Ketua DPW PKB Jatim Abdul Halim Iskandar menyatakan bahwa jika calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim Luluk-Lukman tersebut satu-satunya yang ditemani Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar. Gus Halim yakin dengan pendaftaran yang mendekati hari Jumat bisa membawa keberkahan dan yakin bisa menang menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim.
2. Khofifah Indar Parawansa yang didampingi Emil Elestianto Dardak
KPU Jawa Timur menerima pendaftaran pasangan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak sebagai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim 2024 pada Rabu (28/8). Khofifah-Emil menjadi pasangan pertama yang mendaftar ke KPU.
Ketua KPU Jatim Aang Kunaifi mengatakan berdasarkan hasil verifikasi dari tim verifikator, dokumen pendaftaran yang disampaikan pasangan Khofifah-Emil dinyatakan lengkap dan diterima. Aang melanjutkan setelah diterimanya pendaftaran, selanjutnya pasangan Khofifah-Emil akan menjalani pemeriksaan kesehatan dan telah dilakukan pada Kamis (29/8).
Bakal Calon Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa sepakat untuk menjalani proses demokrasi pada Pilkada Jatim 2024 sesuai tagline 'Seneng Bareng.' Di Pilkada mereka diusung 15 partai politik yaitu Partai Gerinda, Partai Golkar, Partai Demokrat, PKS, PPP, PAN, PSI, dan NasDem. Tujuh parpol nonparlemen: Perindo, Partai Buruh, Garuda, PBB, PKN, Gelora, dan Prima.
3. Tri Rismaharini - Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans)
Pasangan Risma - Zahrul diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Hanura. Setelah tahapan pendaftaran tersebut, lanjut Aang, Risma dan Gus Hans wajib menjalani tes kesehatan di Graha Amerta RSUD dr. Soetomo. Tes tersebut rencananya mulai Sabtu (31/8).
Sementara itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Said Abdullah menyampaikan terima kasih atas sambutan yang luar biasa dari KPU Provinsi Jatim. Said percaya KPU dan Bawaslu Provinsi Jatim mengawal pilkada tersebut untuk memastikan agar berjalan lancar, netral, dan melayani semua pihak.
Daftar Lengkap Cagub-Cawagub 5 Provinsi Pulau Jawa, Artis dan 4 Srikandi Berlaga
Komisi Pemilihan Umum (KPU) menutup masa pendaftaran calon gubernur dan wakil gubernur yang akan bertarung di pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2024. Siapa saja calon yang maju di Pilkada? [2,053] url asal
#pilkada #pilkada-2024 #update-me #ridwan-kamil #airin-rachmi-diany #khofifah #khofifah-emil #pramono-anung #andika-perkasa #ahmad-luthfi #tri-rismaharini
(Katadata - BERITA) 30/08/24 09:32
v/14831244/
Komisi Pemilihan Umum (KPU) menutup masa pendaftaran calon gubernur dan wakil gubernur yang akan bertarung di pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2024. Ketua Divisi Teknis KPU Idham Holik menyebutkan sebanyak 1.467 bakal pasangan calon kepala daerah mendaftarkan diri untuk mengikuti kontestasi.
"Proses pendaftaran pasangan calon di rentang 27 hingga 29 Agustus atau selama tiga hari berjalan lancar," kata Ketua Divisi Teknis KPU RI Idham Holik di Sorong, Papua Barat, Jumat (30/8).
Menurut Idham, selama tiga hari tersebut KPU menerima sebanyak 1.467 pasangan calon mulai dari tingkat provinsi, kabupaten, dan kota di seluruh Indonesia. Ia merinci terdapat 100 pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang mendaftar di 37 provinsi yang menggelar Pilkada 2024.
Sedangkan untuk tingkat kabupaten dari 415 daerah penyelenggara pilkada total terdapat 1.095 pasangan calon. Sementara untuk tingkat kota terdapat 93 yang menggelar Pilkada dengan jumlah 272 pasangan calon.
KPU kembali mengingatkan para menteri dan kepala daerah petahana yang maju pada Pemilihan Kepala Daerah tahun 2024 harus mengambil cuti dari sejak pendaftaran hingga masa kampanye. Selain menteri, bakal calon kepala daerah dari petahana (kepala daerah sedang menjabat) juga harus mengajukan cuti mulai pendaftaran hingga masa kampanye selama 60 hari.
Berikut Daftar calon gubernur dan calon wakil gubernur yang resmi mendaftar ke KPU di 6 Provinsi Pulau Jawa
Daftar Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Provinsi Banten
KPU Provinsi Banten menyebut tidak ada calon independen yang mengajukan diri sejak pendaftaran Pilkada serentak 2024. Hingga penutupan pendaftaran terdapat 2 pasangan yang akan bertarung di Pilgub Banten.
1. Andra Soni - Dimyati Natakusumah
Pasangan calon gubernur Andra Soni dan calon wakil gubernur Dimyati Natakusumah resmi mendaftarkan ke KPU pada Kamis (29/8) sore. Saat mendaftar di KPU Provinsi Banten Serang Andra-Dimyati didampingi Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional Yandri Susanto, bersama perwakilan partai pengusung yakni Gerindra, PKS, Nasdem, PKB, PAN, PPP, Demokrat, PSI, Prima dan Garuda.
2. Airin Rachmi Diany-Ade Sumardi
Pasangan Airin - Ade mendaftar ke KPU pada Selasa (27/8). Mereka didukung oleh tujuh partai yaitu PDIP, Golkar, PBB, PKN, Partai Buruh, Partai Ummat dan Gelora.
Daftar Calon Gubernur dan Wakil Gubernur di Pilkada Jakarta
KPU Jakarta menyebutkan terdapat tiga pasangan calon (paslon) siap bersaing dalam Pilkada. "Ketiga bakal calon ini statusnya lengkap dan diterima," kata Ketua KPU DKI Jakarta Wahyu Dinata usai menutup pendaftaran Pilkada DKI di Jakarta, Jumat (29/8).
Wahyu mengatakan pendaftaran ditutup pada Kamis (29/8) pukul 23.59 WIB. Pasangan dari jalur independen menjadi yang terakhir mendaftar.
1. Dharma Pongrekun - Kun Wardana
Pasangan ini maju di Pilkada melalui jalur independen. Mereka maju setelah mengantongi dukungan yang dibuktikan dari lebih dari 680 ribu KTP. Pendaftaran dari jalur independen diawali dengan verifikasi berkas lamaran oleh KPU hingga akhirnya dinyatakan sah untuk bisa ikut pilkada.
2. Pramono Anung - Rano Karno
Pada hari sebelumnya, KPU telah telah menerima pendaftaran dari Pramono Anung-Rano Karno. Menurut Wahyu Pramono dan Rano mendapat dukungan dari PDIP dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura). Adapun total persentase suara dukungan yang dimiliki pasangan Pramono-Rano menjadi 14,46 %.
3. Ridwan Kamil - Suswono
Pada hari yang sama dengan pendaftaran Pramono - Rano, juga dilakukan pendaftaran pasangan Ridwan Kamil-Suswono. Mereka didukung oleh 13 partai politik yaitu Gerindra, Golkar, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN), Nasional Demokrat (NasDem), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Gelora, Garuda, Partai Kebangkitan Nusantara (PKN).
Bila diakumulasi, Pasangan RK - Suswono mendapat total dukungan partai yang meraih 83,46 % suara di pemilu 2024.
Daftar 4 Pasang Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Jawa Barat
1. PDIP Usang Jeje Wiradinata - Ronal Surapradja
PDIP mengusung Jeje Wiradinata dan Ronal Surapradja menjadi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur pada Pilkada Jabar 2024. Jeje merupakan Bupati Pangandaran. Sementara Ronal merupakan pembawa acara dan aktor.
Saat pendaftaran, Jeje dan Ronal hanya hadir secara daring. Dalam jaringan videonya, Jeje terlihat di sebuah bangunan seperti rumah, sementara Ronal terlihat seperti tengah di mobil dalam suatu perjalanan.
Hal ini cukup mengejutkan publik termasuk wartawan yang hadir di Kantor KPU Provinsi Jabar mengingat ketika rombongan pengurus PDI Perjuangan datang pada 23.30 WIB, terlihat Ono Surono yang sebelumnya santer terdengar sebagai calon gubernur yang diusung oleh PDIP.
Acara pendaftaran pun sempat terhenti hingga akhirnya pada pukul 00.00 hari Jumat (30/8) perwakilan PDI Perjuangan Jabar, Abdy Yuhana, memberikan sambutannya. Abdy mengatakan mereka hadir ke KPU Provinsi Jabar dalam rangka mendaftarkan calon yang diusung PDIP.
Pada saat pendaftaran Jeje dan Ronal tampil lewat video call. Jeje dalam sambutannya secara virtual mengaku kaget atas pendaftaran sebagai kontestan dalam Pilgub Jabar 2024.
"Saya dan Ronal akan maju di Pilgub Jabar. Kaget ketika mendengar hal ini dan saya memahami betul sebagai Bupati di kampung disurvei tidak ada, tapi hari ini bukan perihal itu. PDI Perjuangan adalah partai yang konsen terhadap demokrasi, tentu ini jadi yang paling pokok," ujarnya secara virtual.
2. PKB Usung Acep Adang dan Gita KDI
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengusung dua kader internal, yakni Acep Adang Ruhiyat dan Gitalis Dwi Natarina alias Gita KDI untuk maju dalam pemilihan gubernur atau Pilgub Jawa Barat 2024. Keduanya didampingi Ketua DPW PKB Jawa Barat Syaiful Huda. Mereka menyerahkan draft dokumen pendaftaran calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar pada Pilkada Jabar 2024 ke KPU.
Acep Adang Ruchiat dan Gitalis Dwi Natarina datang ke Kantor KPU Jabar sekitar pukul 21.30 WIB dengan mengenakan pakaian hijau-hijau kombinasi hitam yang langsung disambut kesenian lengser. Selepas diterima oleh kesenian lengser, pasangan Acep-Gitalis memasuki Gedung KPU Jawa Barat dengan diterima oleh Ketua KPU Jabar Ummi Wahyuni beserta komisionernya dan Ketua Bawaslu Jabar Zacky Muhammad Zamzam.
"Kami datang ke sini untuk menyerahkan dokumen pendaftaran calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar yakni Pak Acep Adang Ruchiat dan Gitalis Dwi Natarina," ucap Syaiful.
Acep Adang Ruchiat dan Gitalis Dwi Natarina menjadi pasangan ketiga yang mendaftar ke KPU Jawa Barat setelah dua calon lainnya. Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid mengatakan, Jawa Barat memerlukan pemimpin yang religius, jujur, serta merakyat.
3. PKS, NasDem dan PPP Kompak Usung Ahmad Syaikhu dan Ilham Habibie
Partai Keadilan Sejahtera dan Nasional Demokrat resmi mendaftarkan Ahmad Syaikhu dan Ilham Akbar Habibie untuk berlaga dalam Pilgub Jabar 2024. Mereka datang ke kantor KPU Jawa Barat, Kamis (29/8) siang menggunakan kendaraan klasik.
Pasangan ini datang ke KPU Jabar sekitar pukul 10.45 mengendarai mobil VW Kodok berwarna biru navy, didampingi tokoh partai politik pengusung, PKS, PPP, Nasdem, serta simpatisan. Mereka datang kemudian mengisi daftar hadir yang selanjutnya masuk aula untuk menyerahkan berkas pendaftaran dengan disaksikan seluruh komisioner KPU dan Bawaslu Jawa Barat.
Ketua Tim Kampanye pasangan Syaikhu-Ilham, Ahmad Heryawan turut hadir mengantarkan keduanya untuk menyerahkan berkas pendaftaran. Saat ditanya, Aher mengatakan kedatangannya untuk mengantar dan memenangkan pasangan ini sebagai ikhtiar untuk memenangkan pasangan tersebut di Pilgub Jabar 2024 nanti.
"Saya datang mengantar dan memohon agar KPU Jabar menerima pendaftaran kami. Kami datang ke sini untuk menang (Pilgub Jabar)," kata dia.
Berkas pendaftaran Syaikhu-Ilham ini diterima KPU dengan lengkap dan kemudian, KPU Jabar akan melakukan pengecekan administrasi untuk kemudian nantinya mengikuti tes kesehatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. "Nanti kita cek secara administratif, selanjutnya besok pukul 07.00 WIB akan dilaksanakan pemeriksaan kesehatan di RSHS Bandung," tutur Ummi.
4. Dedi Mulyadi - Erwan Daftar di Hari Pertama
Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan merupakan yang pertama daftar ke KPU. Mereka mendaftar di hari pertama pendaftaran pada Selasa (27/8). Usai melakukan pendaftaran, Dedi mengaku akan terus berkeliling ke berbagai daerah di Jabar, guna bertemu langsung dengan warga dan menyelesaikan berbagai problem yang muncul.
Selain itu keduanya juga akan terus berkonsolidasi dengan partai pengusung dan para relawan. "Kang Erwan juga punya aktivitas sendiri, selain mengurus Persib juga mengurus masyarakat. Nanti kita menghindari hal yang terlalu seremonial," katanya.
Pasangan Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan (DERMAWAN) ini menyatakan akan mengedepankan aspek yang lebih substansial yang menjadi kebutuhan masyarakat. Sehingga saat kampanye nanti kehadiran keduanya bisa lebih bermanfaat bagi kehidupan masyarakat secara luas.
Pada Pilgub Jabar, pasangan Dedi Mulyadi-Erwan Setawan diusung Partai Gerindra, Golkar, Demokrat, PAN dan PSI. Selain itu juga mendapatkan dukungan dari sembilan partai politik nonparlemen.
Daftar Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur di Pilkada Jawa Tengah
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah memastikan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) akan diikuti dua pasangan calon. Hal itu didasarkan pada sisa suara sah Pemilu Anggota DPRD Provinsi Jateng 2024 yang menjadi syarat untuk mengusung bakal paslon kurang dari batas minimal jumlah suara yang ditentukan.
Ketua KPU Jawa Tengah Handi Tri Ujiono mengatakan saat ini jumlah suara sah partai politik yang mendaftarkan bakal calon kepala daerahnya ke KPU tak lagi menyisakan kesempatan pada calon lain. Sementara itu, total suara sah Pemilu Legislatif 2024 di Jawa Tengah tercatat 19,8 juta suara. Menurut Hendi, dengan jumlah suara yang sudah terpakai untuk pendaftaran calon tersisa sekitar 900.000 suara.Padahal, menurut dia, batas minimal suara sah untuk mencalonkan kepala daerah dalam Pilkada Jawa Tengah sebanyak 1,2 juta suara.
1. Andika Perkasa - Hendrar Prihadi
Pasangan Andika Perkasa-Hendrar Prihadi datang ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah dengan diiringi oleh ribuan pendukung dan simpatisan PDIP pada Rabu (27/8). Ketua KPU Jateng Handi Tri Ujiono mengatakan PDIP merupakan partai politik pertama yang mendaftarkan bakal paangan calon kepala daerah.
"KPU menerima pendaftaran pasangan calon pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah atas nama Andika Perkasa dan Hendrar Prihadi," kata Handi di Semarang.
Pada kesempatan itu, KPU Jateng juga menyerahkan surat pengantar kepada Andika-Hendi untuk menjalani tes kesehatan pada 29 Agustus 2024. Handi menambahkan pasangan Andika Perkasa-Hendrar Prihadi diusulkan PDIP yang memperoleh suara sah pada Pemilu 2024 sebanyak 5,2 juta suara.
2. Ahmad Luthfi - Taj Yasin
Menurut Hendi pasangan Luthfi dan Taj didukung gabungan sembilan partai politik mendaftarkan pasangan Ahmad Luthfi - Taj Yasin Maimoen berbekal 13,7 juta suara sah hasil Pemilu 2024. Sembilan partai politik pengusung pasangan Ahmad Luthfi-Taj Yasin adalah Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Amanat Nasional, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Solidaritas Indonesia, Partai Nasional Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Demokrat.
Daftar Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Jawa Timur
KPU Jawa Timur menyatakan berkas pendaftaran pasangan tiga calon kepala daerah di Pilkada Jawa Timur lengkap. Saat ini terdapat 3 perempuan yang akan bertarung memperebutkan posisi gubernur Jatim periode 2024-2029.
1. Luluk Nur Hamidah - Lukmanul Hakim
Di Jawa Timur, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengusung Luluk Nur Hamidah dan Lukmanul Hakim (LUMAN). Ketua KPU Jawa Timur Aang Kunaifi mengatakan berkas mereka sudah lengkap saat mendaftar pada Kamis (29/8) malam.
Pasangan calon Gubernur Jatim dan bakal calon Wakil Gubernur Jatim yang diusung PKB tersebut dinyatakan memenuhi syarat dan bisa melanjutkan ke tahap selanjutnya yakni mengikuti proses cek kesehatan di Graha Amerta RSUD dr. Soetomo, mulai Sabtu (31/8). Nantinya, pemeriksaan akan digelar selama dua hari. Pada hari pertama pasangan tersebut akan menjalani tes fisik secara menyeluruh. Sementara hari kedua menjalani tes psikologi.
Ketua DPW PKB Jatim Abdul Halim Iskandar menyatakan bahwa jika calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim Luluk-Lukman tersebut satu-satunya yang ditemani Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar. Gus Halim yakin dengan pendaftaran yang mendekati hari Jumat bisa membawa keberkahan dan yakin bisa menang menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim.
2. Khofifah Indar Parawansa yang didampingi Emil Elestianto Dardak
KPU Jawa Timur menerima pendaftaran pasangan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak sebagai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim 2024 pada Rabu (28/8). Khofifah-Emil menjadi pasangan pertama yang mendaftar ke KPU.
Ketua KPU Jatim Aang Kunaifi mengatakan berdasarkan hasil verifikasi dari tim verifikator, dokumen pendaftaran yang disampaikan pasangan Khofifah-Emil dinyatakan lengkap dan diterima. Aang melanjutkan setelah diterimanya pendaftaran, selanjutnya pasangan Khofifah-Emil akan menjalani pemeriksaan kesehatan dan telah dilakukan pada Kamis (29/8).
Bakal Calon Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa sepakat untuk menjalani proses demokrasi pada Pilkada Jatim 2024 sesuai tagline 'Seneng Bareng.' Di Pilkada mereka diusung 15 partai politik yaitu Partai Gerinda, Partai Golkar, Partai Demokrat, PKS, PPP, PAN, PSI, dan NasDem. Tujuh parpol nonparlemen: Perindo, Partai Buruh, Garuda, PBB, PKN, Gelora, dan Prima.
3. Tri Rismaharini - Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans)
Pasangan Risma - Zahrul diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Hanura. Setelah tahapan pendaftaran tersebut, lanjut Aang, Risma dan Gus Hans wajib menjalani tes kesehatan di Graha Amerta RSUD dr. Soetomo. Tes tersebut rencananya mulai Sabtu (31/8).
Sementara itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Said Abdullah menyampaikan terima kasih atas sambutan yang luar biasa dari KPU Provinsi Jatim. Said percaya KPU dan Bawaslu Provinsi Jatim mengawal pilkada tersebut untuk memastikan agar berjalan lancar, netral, dan melayani semua pihak.
Maju Pilkada Jatim, Khofifah-Emil Terima Surat Dukungan dari Golkar
Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak menerima formulir B1-KWK dari Partai Golkar di kantor DPP di Jakarta, Minggu (25/8/2024). [323] url asal
#khofifah-emil-dardak #khofifah-emil #khofifah-surat-dukungan-golkar #khofifah-golkar #khofifah-pilkada-jatim #khofifah-emil-pilkada-jatim
(Bisnis.Com) 26/08/24 10:38
v/14747943/
Bisnis.com, JAKARTA - Bakal pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak menerima formulir B1-KWK dari Partai Golkar di kantor DPP di Jakarta, Minggu (25/8/2024).
Restu partai berlambang pohon beringin tersebut tertuang dalam surat keputusan dengan Nomor: Skep-454/DPP/GOLKAR/VIII/2024 tentang persetujuan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur pada Pilkada serentak tahun 2024.
Surat tersebut dikeluarkan di Jakarta pada tanggal 24 Agustus 2024 dan ditandatangani oleh Ketua Umum, Bahlil Lahadalia dan Sekretaris Jenderal M. Sarmuji.
"Alhamdulillah, Partai Golkar membersamai kami, semoga dukungan ini mendapat berkah dengan meraih kemenangan pada Pilkada Jawa Timur 2024," kata Khofifah dilansir dari Antara, Senin (26/8/2024).
Khofifah menyebut keluarnya formulir B1-KWK dari Partai Golkar merupakan bukti komitmen kuat Partai Golkar untuk terus mendukung penuh berbagai program dan kebijakan pembangunan yang telah digulirkan Khofifah-Emil pada periode pertama.
Menurut Khofifah, seluruh program yang dicanangkannya selalu berorientasi pada rakyat Jawa Timur tanpa terkecuali.
"Insyaallah, kami akan bekerja keras memenangkan Pilkada Jatim 2024. Terima kasih Partai Golkar atas amanah yang diberikan kepada kami ini," ujarnya.
Khofifah mengungkapkan dirinya dan juga Emil Dardak akan terus menjalin komunikasi dengan seluruh partai koalisi untuk menyatukan langkah upaya pemenangan. Khofifah yakin seluruh mesin partai dan relawan telah siap untuk meraih kemenangan Pilkada Jatim 2024.
Adapun, pasangan Khofifah-Emil telah mendapatkan dukungan dari sembilan parpol, yaitu Partai Demokrat, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Nasional Demokrat (NasDem).
Pasangan Khofifah-Emil dijadwalkan akan melakukan pendaftaran ke KPU Provinsi Jatim di Surabaya pada Rabu (28/8/2024). Sementara itu masa pendaftaran pasangan kepala daerah pada pilkada serentak 2024 dimulai 27 - 29 Agustus 2024.
"Insyaallah jika tidak ada halangan, kami akan mendaftarkan secara resmi ke KPU pada 28 Agustus 2024 dengan diantar oleh seluruh partai pendukung dan relawan. Mohon doa dan restu," katanya.