#30 tag 24jam
Ridwan Kamil dan Airin Didapuk Jadi Ketua DPP Partai Golkar
Ketum Golkar Bahlil mengumumkan kepengurusan DPP Partai Golkar periode 2024-2029. Ada nama Ridwan Kamil dan Airin sebagai Ketua DPP bidang... Halaman all [459] url asal
#ridwan-kamil #golkar #pilkada #airin-rachmi-diany #bahlil #kepengurusan-golkar
(Kompas.com) 07/11/24 22:38
v/17707876/
JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum (Ketum) Partai GolkarBahlil Lahadalia mengumumkan struktur lengkap Kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar periode 2024-2029 di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta pada Kamis (7/11/2024) sore.
Menurut Bahlil, struktur kepengurusan tersebut diputuskan setelah melewati berbagai pertimbangan termasuk aspek regenerasi dan kaderisasi, serta aspek kelaziman yang berlaku di DPP Partai Golkar.
“Dengan melewati berbagai pertimbangan, baik dalam aspek regenerasi, kaderisasi maupun aspek-aspek kelaziman di DPP partai golkar, dengan memperhatikan sumber pengkaderan baik organisasi yang didirikan maupun yang mendirikan dan organisasi-organisasi sayap lain,” kata Bahlil, Kamis.
“Saya umumkan secara resmi hari ini susunan pengurus lengkap Partai Golkar periode 2024-2029,” ujarnya melanjutkan.
Menariknya, ada beberapa nama calon kepala daerah yang merupakan kader Partai Golkar masuk dalam struktur kepengurusan DPP era kepemimpinan Bahlil.
Di antaranya adalah Calon Gubernur (Cagub) Jakarta Ridwan Kamil dan Cagub Banten Airin Racmi Diany.
Ridwan Kamil didapuk menjabat sebagai Ketua Bidang Kebijakan Politik dan Pemerintahan Dalam Negeri. Sedangkan Airin dipercaya menduduki posisi Ketua Bidang Kebijakan Pertanahan dan Reformasi Agraria.
Sebelum menjabat sebagai Ketua DPP Bidang Kebijakan Politik dan Pemerintahan Dalam Negeri, Ridwan Kamil diketahui menduduki posisi Wakil Ketua Umum Bidang Penggalangan Pemili era kepemimpinan Airlangga Hartarto.
Sementara itu, Airin sebelumnya dipercaya Airlangga menjadi Ketua DPD Golkar Banten.
Ramping
Dalam kesempatan itu, Bahlil juga mengungkapkan bahwa dia merampingkan jajaran kepengurusan partainya. Kini, jumlah pengurus hingga dewan DPP Partai Golkar berjumlah kurang lebih 150 orang.
Menurut Bahlil, jumlah ini lebih sedikit dibandingkan pengurus pada periode sebelumnya.
"Untuk pengurus DPP (Golkar) lengkap kurang lebih 150-an (orang) dan di pengurus periode sebelumnya itu sebesar 250-an (orang)," ujar Bahlil.
Bahlil bahkan mengatakan, dia awalnya berencana membuat pengurus Partai Golkar berjumlah sekitar 100 orang
Namun, menurut dia, kader Partai Golkar sangat antusias untuk berkarya melalui partai. Oleh karena itu, Bahlil mengakomodir lebih banyak kader menjadi pengurus.
"Sebenarnya kami berencana untuk paling banyak 100 tapi saya lihat animo dan kader-kader Partai Golkar ini ingin menawarkan diri di bangsa lewat Partai Golkar. Maka kami juga harus mengakomdir. Memang Golkar semakin ke sini semakin banyak yang mencintai,” katanya.
Deretan Survei Terbaru Pilgub Banten, Airin Ungguli Andra Soni
Debat perdana Pilkada Banten akan digelar pekan depan. Elektabilitas Airin masih unggul jaih dari Andra Soni [425] url asal
#banten #airin-rachmi-diany #pilkada #update-me
(Katadata) 11/10/24 12:41
v/16302381/
Pemilihan Kepala Daerah Banten Diikuti dua pasangan calon yakni Airin Rachmi Diany-Ade Sumardi dan Andra Soni-Dimyati Natakusumah. Komisi Pemilihan Umum Provinsi Banten akan menggelar debat perdana untuk kedua paslon itu pada 16 Oktober 2024 mendatang.
Jelang debat perdana yang akan digelar pekan depan, sejumlah survei elektabilitas mulau bermunculan. Dari sejumlah hasil penjaringan opini, pasangan Airin-Ade masih unggul signifikan dari Andra Soni-Dimyati.
Berikut sejumlah hasil survei:
Katadata Telco Survey
Dalam survei bertajuk Katadata Telco Survey itu, pasangan Airin-Ade Sumardi memimpin dengan elektabilitas 49,3%. Sedangkan Andra Soni-Dimyati Natakusumah hanya mendapat 11,3% suara responden. Sebanyak, 39,4% responden lainnya belum menentukan pilihan.
Dalam simulasi top of mind, Airin dipilih oleh 32,1% responden, sedangkan Andra Soni dipilih 7,3% responden. Mantan Wali Kota Tangerang Selatan itu memiliki tingkat popularitas 71,1%. Sedangkan Andra Soni, hanya dikenali 35,2% responden.
Survei bertajuk 'Elektabilitas Pilkada Enam Provinsi & Kepuasan Terhadap Pemerintah' ini dilakukan pada 4-9 September 2024 dengan menyasar kepada 800 responden pada tiap provinsi. Populasi sampel merupakan penduduk yang memiliki hak pilih dan menggunakan nomor telepon selular Telkomsel.
Penarikan data survei dilakukan dengan sambungan telepon melalui platform survei daring dari Telkomsel, tSurvey. Platform pengumpulan data ini mampu menjangkau responden secara akurat dengan memanfaatkan kapabilitas telco data insight.
Dengan menggunakan metode pembangkitan nomor telepon secara acak atau random digit dialing (RDD), temuan survei itu memiliki toleransi kesalahan 3.5% pada tingkat kepercayaan 95% di tiap provinsi.
LSI
Gambaran lainnya dipotret oleh Lembaga Survei Indonesia (LSI). Dalam survei itu, elektabilitas Airin mencapai 77,3% dalam simulasi head to head. Sedangkan Andra Soni mendapatkan 10%. Masih ada 12,7% responden yang belum menentukan pilihan.
Adapun, jika simulasi dilakukan per pasangan, Airin-Ade mendapat 73,7% suara responden, sedangkan Andra-Dimyati mendapat 14,1%.
Survei ini dilakukan pada 27 Juli hingga 4 Agustus 2024, dengan menggunakan metodologi survei tatap muka. Populasi warga Banten berusia 17 tahun ke atas dengan sampel sebanyak 800 orang, dan menggunakan pola random sampling dengan margin of error -/+3,5%, serta tingkat kepercayaan 95%.
Alvara
Alvara Strategi Indonesia juga merilis hasil survei mereka pada Agustus lalu. Dalam simulasi delapan nama yang digadang maju sebagai cagub, nama Airin berada pada nomor satu yakni 46,8%.
Sedangkan Andra Soni mendapatkan elektabilitas 6,4%. Elektabilitas Andra bahkan kalah dari Wali Kota Tangerang 2013-2023 Arief Wismansyah yang dipilih 24,1%.
Survei dilakukan Alvara pada 13 hingga 19 Agustus 2024 kepada 815 responden. Survei ini memiliki margin of error +-3,43% dengan tingkat kepercayaan 95%.
Katadata Telco Survey: Elektabilitas Airin Perkasa di Pilkada Banten
Elektabilitas Airin-Ade Sumardi di Pilkada Banten berselisih jauh dengan Andra Soni-Dimyati Natakusumah [325] url asal
#pilkada #banten #airin-rachmi-diany #update-me
(Katadata - BERITA) 19/09/24 20:33
v/15247572/
Nama Airin Rachmi Diany menjadi kandidat kuat Gubernur Banten mengalahkan Andra Soni. Hal tersebut terlihat dalam survei terbaru Katadata Insight Center (KIC).
KIC memotret gambaran peta Pilkada di Banten dan lima daerah lain dalam survei terbarunya. Berdasarkan hasil survei bertajuk Katadata Telco Survey itu, pasangan Airin-Ade Sumardi masih memimpin dengan elektabilitas tertinggi.
Airin-Ade dipilih oleh 49,3% responden, terpaut jauh dari Andra Soni-Dimyati Natakusumah yang memiliki elektabilitas 11,3%. Selain itu, masih ada 39,4% responden yang belum menentukan pilihan.
Dalam simulasi top of mind, Airin dipilih oleh 32,1% responden, sedangkan Andra Soni dipilih 7,3% responden. Mantan Wali Kota Tangerang Selatan itu juga memiliki tingkat popularitas 71,1%. Sedangkan Andra Soni, yang diusung Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus hanya dikenali 35,2% responden.
Survei bertajuk 'Elektabilitas Pilkada Enam Provinsi & Kepuasan Terhadap Pemerintah' ini dilakukan pada 4-9 September 2024 dengan menyasar kepada 800 responden pada tiap provinsi. Populasi sampel merupakan penduduk yang memiliki hak pilih dan menggunakan nomor telepon selular Telkomsel.
Penarikan data survei dilakukan dengan sambungan telepon melalui platform survei daring dari Telkomsel, tSurvey. Platform pengumpulan data ini mampu menjangkau responden secara akurat dengan memanfaatkan kapabilitas telco data insight.
Dengan menggunakan metode pembangkitan nomor telepon secara acak atau random digit dialing (RDD), temuan survei itu memiliki toleransi kesalahan 3.5% pada tingkat kepercayaan 95% di tiap provinsi.
Airin merupakan kader Golkar dan pernah menjadi Wali Kota Tangsel pada 2011 hingga 2021. Sedangkan Andra Soni merupakan politisi Partai Gerindra dan merupakan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Banten.
Airin sebelumnya nyaris tak mendapatkan tiket berlaga di Pilkada Banten. Hal ini setelah Golkar, anggota KIM Plus, memilih untuk mendukung Andra Soni.
Meski demikian, adik ipar Ratu Atut Chosiyah itu akhirnya mendapatkan tiket usai diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Partai berlambang banteng itu bisa mengusung calon usai putusan Mahkamah Konstitusi yang merelaksasi syarat pencalonan pilkada.
Belakangan Partai Golkar berbalik arah untuk mendukung Airin dan meninggalkan KIM Plus pada Pilkada Banten.
Airin Pesan agar Para Relawan Raup Minimal 60% Suara di Setiap TPS
Bakal Calon Gubernur Banten Airin Rachmi Diany menitip pesan kepada para relawan agar meraup minimal 60% suara di setiap TPS masing-masing - Halaman all [227] url asal
#berita-terkini #berita-hari-ini #pilkada-banten #pilgub-banten #airin-rachmi-diany #airin-ade #berita-ekonomi-terkini
(InvestorID) 15/09/24 19:45
v/15077321/
TANGERANG, investor.id - Bakal Calon Gubernur Banten Airin Rachmi Diany menitip pesan kepada para relawan agar meraup minimal 60% suara di masing-masing wilayah tempat pemungutan suara (TPS), saat hari pencoblosan pada 27 November 2024 nanti.
Airin menyampaikan hal tersebut saat menghadiri deklarasi dukungan dari relawan yang tergabung dalam Konsolidasi Pemuda-Pemudi Himpunan Taruna Muda (Kopi Hitam) di GOR Cipondoh, Kota Tangerang, Minggu (15/9/2024).
"Titip diri saya dan Pak Ade Sumardi di setiap masing-masing TPS boleh? Sanggup minimal 60%. Sanggup minimal 70%. Sanggup minimal 80%," tanya Airin kepada ribuan relawan Kopi Hitam.
“Sanggup!” seru ribuan relawan yang hadir menjawab pertanyaan Airin tersebut.
“Kalau sanggup, Alhamdulillah,” sambung Airin.
Dia pun menekankan kepada seluruh relawan agar siap memenangkan pasangan Sachrudin-Maryono Hasan dalam pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwalkot) Tangerang pada Pilkada 2024. "Titip Pak Sachrudin-Maryono di setiap TPS masing-masing," pintanya.
Mantan Wali Kota kota Tangerang Selatan dua periode itu juga menekankan agar seluruh relawan tidak lelah terus turun lapangan menyampaikan visi dan misi program kerja Airin-Ade jika terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Banten.
"Nanti sampaikan ke teman-teman TPS visi-misi kita, sehingga masyarakat bisa menilai apa yang akan kita lakukan selama lima tahun kedepan," tandas Airin.
Editor: Maswin (maswin.investorID@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
6 Srikandi jadi Cagub di Pilkada 2024, Kebijakan Afirmatif kepada Perempuan Berhasil?
Enam perempuan atau 'Srikandi' maju sebagai calon gubernur (cagub) dalam ajang Pilkada Serentak 2024. Ini daftarnya! [306] url asal
#pilkada-serentak-2024 #pilkada-serentak #cagub-perempuan #airin-rachmi-diany #khofifah-indar-parawansa #tri-rismaharini #luluk-nur-hamidah
(Bisnis.Com) 14/09/24 18:30
v/15016522/
Bisnis.com, JAKARTA — Enam perempuan maju sebagai calon gubernur (cagub) dalam ajang Pilkada 2024. Partiispasi perempuan di Pilkada meningkat dibandingkan ajang-ajang sebelumnya. Pakar menilai fakta tersebut menjadi bukti positif kebijakan afirmasi kepada perempuan dalam politik.
Pengamat politik dari Universitas Udayana Kadek Dwita mengatakan peningkatan keikutsertaan tokoh perempuan dalam ajang Pilkada 2024 merupakan bentuk keberhasilan pendidikan politik.
“Ranah politik yang tadinya sangat maskulin, perlahan cair dan dapat dimasuki perempuan," ujar Kadek dalam keterangan resmi, Sabtu (14/9/2024).
Menurutnya, keberhasilan tersebut bukan tanpa alasan. Pasalnya, jumlah perempuan yang mengikuti kontestasi politik terus bertambah usai adanya kebijakan afirmasi 30% perempuan dalam ajang pemilihan legislatif sejak 2004.
Tak hanya jumlah wakil rakyat perempuan di parlemen yang terus bertambah, sejalan keiikutsertaan perempuan dalam ajang pemilihan kepada daerah juga terus naik.
"Dari pilkada ke pilkada jumlah calon perempuan di posisi calon wakil maupun kepala daerah kian bertambah tiap gelombangnya," kata Kadek.
Sebagai informasi, enam perempuan yang maju sebagai cagub dalam ajang Pilkada 2024 adalah Airin Rachmi Diany di Banten; Khofifah Indar Parawansa, Tri Rismaharini, dan Luluk Nur Hamidah di Jawa Timur; Tina Nur Alam di Sulawesi Tenggara; serta Sitti Rohmi Djalillah di Nusa Tenggara Barat.
Rekam jejak mereka juga tak bisa dianggap remeh. Airin, salah satunya, merupakan mantan Walikota Tangerang Selatan.
Selanjutnya, Khofifah Indar Parawansa merupakan Gubernur Jawa Timur Periode 2019-2024. Dia juga pernah menjadi menteri sosial 2014—2018.
Sementara itu, Tri Rismaharini merupakan mantan Wali Kota Surabaya, yang juga mantan Menteri Sosial. Kemudian, Luluk Nur Hamidah merupakan anggota Komisi IV DPR, yang kerap menyuarakan isu perempuan.
Tina Nur juga merupakan anggota Komisi X DPR, yang kerap menyuarakan soal beasiswa kepada siswa dan mahasiswa. Terakhir, Sitti Rohmi Djalillah yang merupakan wakil gubernur Nusa Tenggara Barat 2018—2023.
“Tentu fenomena perempuan menjadi calon kepala daerah apalagi menjadi calon gubernur di empat provinsi merupakan bentuk pendidikan politik yang berhasil," jelas Kadek.
Daftar Calon Pilkada 5 Provinsi Pulau Jawa, Artis dan 4 Srikandi Siap Bertarung
Komisi Pemilihan Umum (KPU) menutup masa pendaftaran calon gubernur dan wakil gubernur yang akan bertarung di pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2024. Siapa saja calon yang maju di Pilkada? [2,053] url asal
#pilkada #pilkada-2024 #update-me #ridwan-kamil #airin-rachmi-diany #khofifah #khofifah-emil #pramono-anung #andika-perkasa #ahmad-luthfi #tri-rismaharini
(Katadata - BERITA) 30/08/24 09:32
v/14831245/
Komisi Pemilihan Umum (KPU) menutup masa pendaftaran calon gubernur dan wakil gubernur yang akan bertarung di pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2024. Ketua Divisi Teknis KPU Idham Holik menyebutkan sebanyak 1.467 bakal pasangan calon kepala daerah mendaftarkan diri untuk mengikuti kontestasi.
"Proses pendaftaran pasangan calon di rentang 27 hingga 29 Agustus atau selama tiga hari berjalan lancar," kata Ketua Divisi Teknis KPU RI Idham Holik di Sorong, Papua Barat, Jumat (30/8).
Menurut Idham, selama tiga hari tersebut KPU menerima sebanyak 1.467 pasangan calon mulai dari tingkat provinsi, kabupaten, dan kota di seluruh Indonesia. Ia merinci terdapat 100 pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang mendaftar di 37 provinsi yang menggelar Pilkada 2024.
Sedangkan untuk tingkat kabupaten dari 415 daerah penyelenggara pilkada total terdapat 1.095 pasangan calon. Sementara untuk tingkat kota terdapat 93 yang menggelar Pilkada dengan jumlah 272 pasangan calon.
KPU kembali mengingatkan para menteri dan kepala daerah petahana yang maju pada Pemilihan Kepala Daerah tahun 2024 harus mengambil cuti dari sejak pendaftaran hingga masa kampanye. Selain menteri, bakal calon kepala daerah dari petahana (kepala daerah sedang menjabat) juga harus mengajukan cuti mulai pendaftaran hingga masa kampanye selama 60 hari.
Berikut Daftar calon gubernur dan calon wakil gubernur yang resmi mendaftar ke KPU di 6 Provinsi Pulau Jawa
Daftar Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Provinsi Banten
KPU Provinsi Banten menyebut tidak ada calon independen yang mengajukan diri sejak pendaftaran Pilkada serentak 2024. Hingga penutupan pendaftaran terdapat 2 pasangan yang akan bertarung di Pilgub Banten.
1. Andra Soni - Dimyati Natakusumah
Pasangan calon gubernur Andra Soni dan calon wakil gubernur Dimyati Natakusumah resmi mendaftarkan ke KPU pada Kamis (29/8) sore. Saat mendaftar di KPU Provinsi Banten Serang Andra-Dimyati didampingi Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional Yandri Susanto, bersama perwakilan partai pengusung yakni Gerindra, PKS, Nasdem, PKB, PAN, PPP, Demokrat, PSI, Prima dan Garuda.
2. Airin Rachmi Diany-Ade Sumardi
Pasangan Airin - Ade mendaftar ke KPU pada Selasa (27/8). Mereka didukung oleh tujuh partai yaitu PDIP, Golkar, PBB, PKN, Partai Buruh, Partai Ummat dan Gelora.
Daftar Calon Gubernur dan Wakil Gubernur di Pilkada Jakarta
KPU Jakarta menyebutkan terdapat tiga pasangan calon (paslon) siap bersaing dalam Pilkada. "Ketiga bakal calon ini statusnya lengkap dan diterima," kata Ketua KPU DKI Jakarta Wahyu Dinata usai menutup pendaftaran Pilkada DKI di Jakarta, Jumat (29/8).
Wahyu mengatakan pendaftaran ditutup pada Kamis (29/8) pukul 23.59 WIB. Pasangan dari jalur independen menjadi yang terakhir mendaftar.
1. Dharma Pongrekun - Kun Wardana
Pasangan ini maju di Pilkada melalui jalur independen. Mereka maju setelah mengantongi dukungan yang dibuktikan dari lebih dari 680 ribu KTP. Pendaftaran dari jalur independen diawali dengan verifikasi berkas lamaran oleh KPU hingga akhirnya dinyatakan sah untuk bisa ikut pilkada.
2. Pramono Anung - Rano Karno
Pada hari sebelumnya, KPU telah telah menerima pendaftaran dari Pramono Anung-Rano Karno. Menurut Wahyu Pramono dan Rano mendapat dukungan dari PDIP dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura). Adapun total persentase suara dukungan yang dimiliki pasangan Pramono-Rano menjadi 14,46 %.
3. Ridwan Kamil - Suswono
Pada hari yang sama dengan pendaftaran Pramono - Rano, juga dilakukan pendaftaran pasangan Ridwan Kamil-Suswono. Mereka didukung oleh 13 partai politik yaitu Gerindra, Golkar, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN), Nasional Demokrat (NasDem), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Gelora, Garuda, Partai Kebangkitan Nusantara (PKN).
Bila diakumulasi, Pasangan RK - Suswono mendapat total dukungan partai yang meraih 83,46 % suara di pemilu 2024.
Daftar 4 Pasang Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Jawa Barat
1. PDIP Usang Jeje Wiradinata - Ronal Surapradja
PDIP mengusung Jeje Wiradinata dan Ronal Surapradja menjadi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur pada Pilkada Jabar 2024. Jeje merupakan Bupati Pangandaran. Sementara Ronal merupakan pembawa acara dan aktor.
Saat pendaftaran, Jeje dan Ronal hanya hadir secara daring. Dalam jaringan videonya, Jeje terlihat di sebuah bangunan seperti rumah, sementara Ronal terlihat seperti tengah di mobil dalam suatu perjalanan.
Hal ini cukup mengejutkan publik termasuk wartawan yang hadir di Kantor KPU Provinsi Jabar mengingat ketika rombongan pengurus PDI Perjuangan datang pada 23.30 WIB, terlihat Ono Surono yang sebelumnya santer terdengar sebagai calon gubernur yang diusung oleh PDIP.
Acara pendaftaran pun sempat terhenti hingga akhirnya pada pukul 00.00 hari Jumat (30/8) perwakilan PDI Perjuangan Jabar, Abdy Yuhana, memberikan sambutannya. Abdy mengatakan mereka hadir ke KPU Provinsi Jabar dalam rangka mendaftarkan calon yang diusung PDIP.
Pada saat pendaftaran Jeje dan Ronal tampil lewat video call. Jeje dalam sambutannya secara virtual mengaku kaget atas pendaftaran sebagai kontestan dalam Pilgub Jabar 2024.
"Saya dan Ronal akan maju di Pilgub Jabar. Kaget ketika mendengar hal ini dan saya memahami betul sebagai Bupati di kampung disurvei tidak ada, tapi hari ini bukan perihal itu. PDI Perjuangan adalah partai yang konsen terhadap demokrasi, tentu ini jadi yang paling pokok," ujarnya secara virtual.
2. PKB Usung Acep Adang dan Gita KDI
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengusung dua kader internal, yakni Acep Adang Ruhiyat dan Gitalis Dwi Natarina alias Gita KDI untuk maju dalam pemilihan gubernur atau Pilgub Jawa Barat 2024. Keduanya didampingi Ketua DPW PKB Jawa Barat Syaiful Huda. Mereka menyerahkan draft dokumen pendaftaran calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar pada Pilkada Jabar 2024 ke KPU.
Acep Adang Ruchiat dan Gitalis Dwi Natarina datang ke Kantor KPU Jabar sekitar pukul 21.30 WIB dengan mengenakan pakaian hijau-hijau kombinasi hitam yang langsung disambut kesenian lengser. Selepas diterima oleh kesenian lengser, pasangan Acep-Gitalis memasuki Gedung KPU Jawa Barat dengan diterima oleh Ketua KPU Jabar Ummi Wahyuni beserta komisionernya dan Ketua Bawaslu Jabar Zacky Muhammad Zamzam.
"Kami datang ke sini untuk menyerahkan dokumen pendaftaran calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar yakni Pak Acep Adang Ruchiat dan Gitalis Dwi Natarina," ucap Syaiful.
Acep Adang Ruchiat dan Gitalis Dwi Natarina menjadi pasangan ketiga yang mendaftar ke KPU Jawa Barat setelah dua calon lainnya. Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid mengatakan, Jawa Barat memerlukan pemimpin yang religius, jujur, serta merakyat.
3. PKS, NasDem dan PPP Kompak Usung Ahmad Syaikhu dan Ilham Habibie
Partai Keadilan Sejahtera dan Nasional Demokrat resmi mendaftarkan Ahmad Syaikhu dan Ilham Akbar Habibie untuk berlaga dalam Pilgub Jabar 2024. Mereka datang ke kantor KPU Jawa Barat, Kamis (29/8) siang menggunakan kendaraan klasik.
Pasangan ini datang ke KPU Jabar sekitar pukul 10.45 mengendarai mobil VW Kodok berwarna biru navy, didampingi tokoh partai politik pengusung, PKS, PPP, Nasdem, serta simpatisan. Mereka datang kemudian mengisi daftar hadir yang selanjutnya masuk aula untuk menyerahkan berkas pendaftaran dengan disaksikan seluruh komisioner KPU dan Bawaslu Jawa Barat.
Ketua Tim Kampanye pasangan Syaikhu-Ilham, Ahmad Heryawan turut hadir mengantarkan keduanya untuk menyerahkan berkas pendaftaran. Saat ditanya, Aher mengatakan kedatangannya untuk mengantar dan memenangkan pasangan ini sebagai ikhtiar untuk memenangkan pasangan tersebut di Pilgub Jabar 2024 nanti.
"Saya datang mengantar dan memohon agar KPU Jabar menerima pendaftaran kami. Kami datang ke sini untuk menang (Pilgub Jabar)," kata dia.
Berkas pendaftaran Syaikhu-Ilham ini diterima KPU dengan lengkap dan kemudian, KPU Jabar akan melakukan pengecekan administrasi untuk kemudian nantinya mengikuti tes kesehatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. "Nanti kita cek secara administratif, selanjutnya besok pukul 07.00 WIB akan dilaksanakan pemeriksaan kesehatan di RSHS Bandung," tutur Ummi.
4. Dedi Mulyadi - Erwan Daftar di Hari Pertama
Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan merupakan yang pertama daftar ke KPU. Mereka mendaftar di hari pertama pendaftaran pada Selasa (27/8). Usai melakukan pendaftaran, Dedi mengaku akan terus berkeliling ke berbagai daerah di Jabar, guna bertemu langsung dengan warga dan menyelesaikan berbagai problem yang muncul.
Selain itu keduanya juga akan terus berkonsolidasi dengan partai pengusung dan para relawan. "Kang Erwan juga punya aktivitas sendiri, selain mengurus Persib juga mengurus masyarakat. Nanti kita menghindari hal yang terlalu seremonial," katanya.
Pasangan Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan (DERMAWAN) ini menyatakan akan mengedepankan aspek yang lebih substansial yang menjadi kebutuhan masyarakat. Sehingga saat kampanye nanti kehadiran keduanya bisa lebih bermanfaat bagi kehidupan masyarakat secara luas.
Pada Pilgub Jabar, pasangan Dedi Mulyadi-Erwan Setawan diusung Partai Gerindra, Golkar, Demokrat, PAN dan PSI. Selain itu juga mendapatkan dukungan dari sembilan partai politik nonparlemen.
Daftar Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur di Pilkada Jawa Tengah
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah memastikan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) akan diikuti dua pasangan calon. Hal itu didasarkan pada sisa suara sah Pemilu Anggota DPRD Provinsi Jateng 2024 yang menjadi syarat untuk mengusung bakal paslon kurang dari batas minimal jumlah suara yang ditentukan.
Ketua KPU Jawa Tengah Handi Tri Ujiono mengatakan saat ini jumlah suara sah partai politik yang mendaftarkan bakal calon kepala daerahnya ke KPU tak lagi menyisakan kesempatan pada calon lain. Sementara itu, total suara sah Pemilu Legislatif 2024 di Jawa Tengah tercatat 19,8 juta suara. Menurut Hendi, dengan jumlah suara yang sudah terpakai untuk pendaftaran calon tersisa sekitar 900.000 suara.Padahal, menurut dia, batas minimal suara sah untuk mencalonkan kepala daerah dalam Pilkada Jawa Tengah sebanyak 1,2 juta suara.
1. Andika Perkasa - Hendrar Prihadi
Pasangan Andika Perkasa-Hendrar Prihadi datang ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah dengan diiringi oleh ribuan pendukung dan simpatisan PDIP pada Rabu (27/8). Ketua KPU Jateng Handi Tri Ujiono mengatakan PDIP merupakan partai politik pertama yang mendaftarkan bakal paangan calon kepala daerah.
"KPU menerima pendaftaran pasangan calon pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah atas nama Andika Perkasa dan Hendrar Prihadi," kata Handi di Semarang.
Pada kesempatan itu, KPU Jateng juga menyerahkan surat pengantar kepada Andika-Hendi untuk menjalani tes kesehatan pada 29 Agustus 2024. Handi menambahkan pasangan Andika Perkasa-Hendrar Prihadi diusulkan PDIP yang memperoleh suara sah pada Pemilu 2024 sebanyak 5,2 juta suara.
2. Ahmad Luthfi - Taj Yasin
Menurut Hendi pasangan Luthfi dan Taj didukung gabungan sembilan partai politik mendaftarkan pasangan Ahmad Luthfi - Taj Yasin Maimoen berbekal 13,7 juta suara sah hasil Pemilu 2024. Sembilan partai politik pengusung pasangan Ahmad Luthfi-Taj Yasin adalah Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Amanat Nasional, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Solidaritas Indonesia, Partai Nasional Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Demokrat.
Daftar Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Jawa Timur
KPU Jawa Timur menyatakan berkas pendaftaran pasangan tiga calon kepala daerah di Pilkada Jawa Timur lengkap. Saat ini terdapat 3 perempuan yang akan bertarung memperebutkan posisi gubernur Jatim periode 2024-2029.
1. Luluk Nur Hamidah - Lukmanul Hakim
Di Jawa Timur, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengusung Luluk Nur Hamidah dan Lukmanul Hakim (LUMAN). Ketua KPU Jawa Timur Aang Kunaifi mengatakan berkas mereka sudah lengkap saat mendaftar pada Kamis (29/8) malam.
Pasangan calon Gubernur Jatim dan bakal calon Wakil Gubernur Jatim yang diusung PKB tersebut dinyatakan memenuhi syarat dan bisa melanjutkan ke tahap selanjutnya yakni mengikuti proses cek kesehatan di Graha Amerta RSUD dr. Soetomo, mulai Sabtu (31/8). Nantinya, pemeriksaan akan digelar selama dua hari. Pada hari pertama pasangan tersebut akan menjalani tes fisik secara menyeluruh. Sementara hari kedua menjalani tes psikologi.
Ketua DPW PKB Jatim Abdul Halim Iskandar menyatakan bahwa jika calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim Luluk-Lukman tersebut satu-satunya yang ditemani Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar. Gus Halim yakin dengan pendaftaran yang mendekati hari Jumat bisa membawa keberkahan dan yakin bisa menang menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim.
2. Khofifah Indar Parawansa yang didampingi Emil Elestianto Dardak
KPU Jawa Timur menerima pendaftaran pasangan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak sebagai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim 2024 pada Rabu (28/8). Khofifah-Emil menjadi pasangan pertama yang mendaftar ke KPU.
Ketua KPU Jatim Aang Kunaifi mengatakan berdasarkan hasil verifikasi dari tim verifikator, dokumen pendaftaran yang disampaikan pasangan Khofifah-Emil dinyatakan lengkap dan diterima. Aang melanjutkan setelah diterimanya pendaftaran, selanjutnya pasangan Khofifah-Emil akan menjalani pemeriksaan kesehatan dan telah dilakukan pada Kamis (29/8).
Bakal Calon Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa sepakat untuk menjalani proses demokrasi pada Pilkada Jatim 2024 sesuai tagline 'Seneng Bareng.' Di Pilkada mereka diusung 15 partai politik yaitu Partai Gerinda, Partai Golkar, Partai Demokrat, PKS, PPP, PAN, PSI, dan NasDem. Tujuh parpol nonparlemen: Perindo, Partai Buruh, Garuda, PBB, PKN, Gelora, dan Prima.
3. Tri Rismaharini - Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans)
Pasangan Risma - Zahrul diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Hanura. Setelah tahapan pendaftaran tersebut, lanjut Aang, Risma dan Gus Hans wajib menjalani tes kesehatan di Graha Amerta RSUD dr. Soetomo. Tes tersebut rencananya mulai Sabtu (31/8).
Sementara itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Said Abdullah menyampaikan terima kasih atas sambutan yang luar biasa dari KPU Provinsi Jatim. Said percaya KPU dan Bawaslu Provinsi Jatim mengawal pilkada tersebut untuk memastikan agar berjalan lancar, netral, dan melayani semua pihak.
Daftar Lengkap Cagub-Cawagub 5 Provinsi Pulau Jawa, Artis dan 4 Srikandi Berlaga
Komisi Pemilihan Umum (KPU) menutup masa pendaftaran calon gubernur dan wakil gubernur yang akan bertarung di pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2024. Siapa saja calon yang maju di Pilkada? [2,053] url asal
#pilkada #pilkada-2024 #update-me #ridwan-kamil #airin-rachmi-diany #khofifah #khofifah-emil #pramono-anung #andika-perkasa #ahmad-luthfi #tri-rismaharini
(Katadata - BERITA) 30/08/24 09:32
v/14831244/
Komisi Pemilihan Umum (KPU) menutup masa pendaftaran calon gubernur dan wakil gubernur yang akan bertarung di pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2024. Ketua Divisi Teknis KPU Idham Holik menyebutkan sebanyak 1.467 bakal pasangan calon kepala daerah mendaftarkan diri untuk mengikuti kontestasi.
"Proses pendaftaran pasangan calon di rentang 27 hingga 29 Agustus atau selama tiga hari berjalan lancar," kata Ketua Divisi Teknis KPU RI Idham Holik di Sorong, Papua Barat, Jumat (30/8).
Menurut Idham, selama tiga hari tersebut KPU menerima sebanyak 1.467 pasangan calon mulai dari tingkat provinsi, kabupaten, dan kota di seluruh Indonesia. Ia merinci terdapat 100 pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang mendaftar di 37 provinsi yang menggelar Pilkada 2024.
Sedangkan untuk tingkat kabupaten dari 415 daerah penyelenggara pilkada total terdapat 1.095 pasangan calon. Sementara untuk tingkat kota terdapat 93 yang menggelar Pilkada dengan jumlah 272 pasangan calon.
KPU kembali mengingatkan para menteri dan kepala daerah petahana yang maju pada Pemilihan Kepala Daerah tahun 2024 harus mengambil cuti dari sejak pendaftaran hingga masa kampanye. Selain menteri, bakal calon kepala daerah dari petahana (kepala daerah sedang menjabat) juga harus mengajukan cuti mulai pendaftaran hingga masa kampanye selama 60 hari.
Berikut Daftar calon gubernur dan calon wakil gubernur yang resmi mendaftar ke KPU di 6 Provinsi Pulau Jawa
Daftar Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Provinsi Banten
KPU Provinsi Banten menyebut tidak ada calon independen yang mengajukan diri sejak pendaftaran Pilkada serentak 2024. Hingga penutupan pendaftaran terdapat 2 pasangan yang akan bertarung di Pilgub Banten.
1. Andra Soni - Dimyati Natakusumah
Pasangan calon gubernur Andra Soni dan calon wakil gubernur Dimyati Natakusumah resmi mendaftarkan ke KPU pada Kamis (29/8) sore. Saat mendaftar di KPU Provinsi Banten Serang Andra-Dimyati didampingi Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional Yandri Susanto, bersama perwakilan partai pengusung yakni Gerindra, PKS, Nasdem, PKB, PAN, PPP, Demokrat, PSI, Prima dan Garuda.
2. Airin Rachmi Diany-Ade Sumardi
Pasangan Airin - Ade mendaftar ke KPU pada Selasa (27/8). Mereka didukung oleh tujuh partai yaitu PDIP, Golkar, PBB, PKN, Partai Buruh, Partai Ummat dan Gelora.
Daftar Calon Gubernur dan Wakil Gubernur di Pilkada Jakarta
KPU Jakarta menyebutkan terdapat tiga pasangan calon (paslon) siap bersaing dalam Pilkada. "Ketiga bakal calon ini statusnya lengkap dan diterima," kata Ketua KPU DKI Jakarta Wahyu Dinata usai menutup pendaftaran Pilkada DKI di Jakarta, Jumat (29/8).
Wahyu mengatakan pendaftaran ditutup pada Kamis (29/8) pukul 23.59 WIB. Pasangan dari jalur independen menjadi yang terakhir mendaftar.
1. Dharma Pongrekun - Kun Wardana
Pasangan ini maju di Pilkada melalui jalur independen. Mereka maju setelah mengantongi dukungan yang dibuktikan dari lebih dari 680 ribu KTP. Pendaftaran dari jalur independen diawali dengan verifikasi berkas lamaran oleh KPU hingga akhirnya dinyatakan sah untuk bisa ikut pilkada.
2. Pramono Anung - Rano Karno
Pada hari sebelumnya, KPU telah telah menerima pendaftaran dari Pramono Anung-Rano Karno. Menurut Wahyu Pramono dan Rano mendapat dukungan dari PDIP dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura). Adapun total persentase suara dukungan yang dimiliki pasangan Pramono-Rano menjadi 14,46 %.
3. Ridwan Kamil - Suswono
Pada hari yang sama dengan pendaftaran Pramono - Rano, juga dilakukan pendaftaran pasangan Ridwan Kamil-Suswono. Mereka didukung oleh 13 partai politik yaitu Gerindra, Golkar, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN), Nasional Demokrat (NasDem), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Gelora, Garuda, Partai Kebangkitan Nusantara (PKN).
Bila diakumulasi, Pasangan RK - Suswono mendapat total dukungan partai yang meraih 83,46 % suara di pemilu 2024.
Daftar 4 Pasang Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Jawa Barat
1. PDIP Usang Jeje Wiradinata - Ronal Surapradja
PDIP mengusung Jeje Wiradinata dan Ronal Surapradja menjadi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur pada Pilkada Jabar 2024. Jeje merupakan Bupati Pangandaran. Sementara Ronal merupakan pembawa acara dan aktor.
Saat pendaftaran, Jeje dan Ronal hanya hadir secara daring. Dalam jaringan videonya, Jeje terlihat di sebuah bangunan seperti rumah, sementara Ronal terlihat seperti tengah di mobil dalam suatu perjalanan.
Hal ini cukup mengejutkan publik termasuk wartawan yang hadir di Kantor KPU Provinsi Jabar mengingat ketika rombongan pengurus PDI Perjuangan datang pada 23.30 WIB, terlihat Ono Surono yang sebelumnya santer terdengar sebagai calon gubernur yang diusung oleh PDIP.
Acara pendaftaran pun sempat terhenti hingga akhirnya pada pukul 00.00 hari Jumat (30/8) perwakilan PDI Perjuangan Jabar, Abdy Yuhana, memberikan sambutannya. Abdy mengatakan mereka hadir ke KPU Provinsi Jabar dalam rangka mendaftarkan calon yang diusung PDIP.
Pada saat pendaftaran Jeje dan Ronal tampil lewat video call. Jeje dalam sambutannya secara virtual mengaku kaget atas pendaftaran sebagai kontestan dalam Pilgub Jabar 2024.
"Saya dan Ronal akan maju di Pilgub Jabar. Kaget ketika mendengar hal ini dan saya memahami betul sebagai Bupati di kampung disurvei tidak ada, tapi hari ini bukan perihal itu. PDI Perjuangan adalah partai yang konsen terhadap demokrasi, tentu ini jadi yang paling pokok," ujarnya secara virtual.
2. PKB Usung Acep Adang dan Gita KDI
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengusung dua kader internal, yakni Acep Adang Ruhiyat dan Gitalis Dwi Natarina alias Gita KDI untuk maju dalam pemilihan gubernur atau Pilgub Jawa Barat 2024. Keduanya didampingi Ketua DPW PKB Jawa Barat Syaiful Huda. Mereka menyerahkan draft dokumen pendaftaran calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar pada Pilkada Jabar 2024 ke KPU.
Acep Adang Ruchiat dan Gitalis Dwi Natarina datang ke Kantor KPU Jabar sekitar pukul 21.30 WIB dengan mengenakan pakaian hijau-hijau kombinasi hitam yang langsung disambut kesenian lengser. Selepas diterima oleh kesenian lengser, pasangan Acep-Gitalis memasuki Gedung KPU Jawa Barat dengan diterima oleh Ketua KPU Jabar Ummi Wahyuni beserta komisionernya dan Ketua Bawaslu Jabar Zacky Muhammad Zamzam.
"Kami datang ke sini untuk menyerahkan dokumen pendaftaran calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar yakni Pak Acep Adang Ruchiat dan Gitalis Dwi Natarina," ucap Syaiful.
Acep Adang Ruchiat dan Gitalis Dwi Natarina menjadi pasangan ketiga yang mendaftar ke KPU Jawa Barat setelah dua calon lainnya. Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid mengatakan, Jawa Barat memerlukan pemimpin yang religius, jujur, serta merakyat.
3. PKS, NasDem dan PPP Kompak Usung Ahmad Syaikhu dan Ilham Habibie
Partai Keadilan Sejahtera dan Nasional Demokrat resmi mendaftarkan Ahmad Syaikhu dan Ilham Akbar Habibie untuk berlaga dalam Pilgub Jabar 2024. Mereka datang ke kantor KPU Jawa Barat, Kamis (29/8) siang menggunakan kendaraan klasik.
Pasangan ini datang ke KPU Jabar sekitar pukul 10.45 mengendarai mobil VW Kodok berwarna biru navy, didampingi tokoh partai politik pengusung, PKS, PPP, Nasdem, serta simpatisan. Mereka datang kemudian mengisi daftar hadir yang selanjutnya masuk aula untuk menyerahkan berkas pendaftaran dengan disaksikan seluruh komisioner KPU dan Bawaslu Jawa Barat.
Ketua Tim Kampanye pasangan Syaikhu-Ilham, Ahmad Heryawan turut hadir mengantarkan keduanya untuk menyerahkan berkas pendaftaran. Saat ditanya, Aher mengatakan kedatangannya untuk mengantar dan memenangkan pasangan ini sebagai ikhtiar untuk memenangkan pasangan tersebut di Pilgub Jabar 2024 nanti.
"Saya datang mengantar dan memohon agar KPU Jabar menerima pendaftaran kami. Kami datang ke sini untuk menang (Pilgub Jabar)," kata dia.
Berkas pendaftaran Syaikhu-Ilham ini diterima KPU dengan lengkap dan kemudian, KPU Jabar akan melakukan pengecekan administrasi untuk kemudian nantinya mengikuti tes kesehatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. "Nanti kita cek secara administratif, selanjutnya besok pukul 07.00 WIB akan dilaksanakan pemeriksaan kesehatan di RSHS Bandung," tutur Ummi.
4. Dedi Mulyadi - Erwan Daftar di Hari Pertama
Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan merupakan yang pertama daftar ke KPU. Mereka mendaftar di hari pertama pendaftaran pada Selasa (27/8). Usai melakukan pendaftaran, Dedi mengaku akan terus berkeliling ke berbagai daerah di Jabar, guna bertemu langsung dengan warga dan menyelesaikan berbagai problem yang muncul.
Selain itu keduanya juga akan terus berkonsolidasi dengan partai pengusung dan para relawan. "Kang Erwan juga punya aktivitas sendiri, selain mengurus Persib juga mengurus masyarakat. Nanti kita menghindari hal yang terlalu seremonial," katanya.
Pasangan Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan (DERMAWAN) ini menyatakan akan mengedepankan aspek yang lebih substansial yang menjadi kebutuhan masyarakat. Sehingga saat kampanye nanti kehadiran keduanya bisa lebih bermanfaat bagi kehidupan masyarakat secara luas.
Pada Pilgub Jabar, pasangan Dedi Mulyadi-Erwan Setawan diusung Partai Gerindra, Golkar, Demokrat, PAN dan PSI. Selain itu juga mendapatkan dukungan dari sembilan partai politik nonparlemen.
Daftar Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur di Pilkada Jawa Tengah
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah memastikan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) akan diikuti dua pasangan calon. Hal itu didasarkan pada sisa suara sah Pemilu Anggota DPRD Provinsi Jateng 2024 yang menjadi syarat untuk mengusung bakal paslon kurang dari batas minimal jumlah suara yang ditentukan.
Ketua KPU Jawa Tengah Handi Tri Ujiono mengatakan saat ini jumlah suara sah partai politik yang mendaftarkan bakal calon kepala daerahnya ke KPU tak lagi menyisakan kesempatan pada calon lain. Sementara itu, total suara sah Pemilu Legislatif 2024 di Jawa Tengah tercatat 19,8 juta suara. Menurut Hendi, dengan jumlah suara yang sudah terpakai untuk pendaftaran calon tersisa sekitar 900.000 suara.Padahal, menurut dia, batas minimal suara sah untuk mencalonkan kepala daerah dalam Pilkada Jawa Tengah sebanyak 1,2 juta suara.
1. Andika Perkasa - Hendrar Prihadi
Pasangan Andika Perkasa-Hendrar Prihadi datang ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah dengan diiringi oleh ribuan pendukung dan simpatisan PDIP pada Rabu (27/8). Ketua KPU Jateng Handi Tri Ujiono mengatakan PDIP merupakan partai politik pertama yang mendaftarkan bakal paangan calon kepala daerah.
"KPU menerima pendaftaran pasangan calon pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah atas nama Andika Perkasa dan Hendrar Prihadi," kata Handi di Semarang.
Pada kesempatan itu, KPU Jateng juga menyerahkan surat pengantar kepada Andika-Hendi untuk menjalani tes kesehatan pada 29 Agustus 2024. Handi menambahkan pasangan Andika Perkasa-Hendrar Prihadi diusulkan PDIP yang memperoleh suara sah pada Pemilu 2024 sebanyak 5,2 juta suara.
2. Ahmad Luthfi - Taj Yasin
Menurut Hendi pasangan Luthfi dan Taj didukung gabungan sembilan partai politik mendaftarkan pasangan Ahmad Luthfi - Taj Yasin Maimoen berbekal 13,7 juta suara sah hasil Pemilu 2024. Sembilan partai politik pengusung pasangan Ahmad Luthfi-Taj Yasin adalah Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Amanat Nasional, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Solidaritas Indonesia, Partai Nasional Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Demokrat.
Daftar Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Jawa Timur
KPU Jawa Timur menyatakan berkas pendaftaran pasangan tiga calon kepala daerah di Pilkada Jawa Timur lengkap. Saat ini terdapat 3 perempuan yang akan bertarung memperebutkan posisi gubernur Jatim periode 2024-2029.
1. Luluk Nur Hamidah - Lukmanul Hakim
Di Jawa Timur, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengusung Luluk Nur Hamidah dan Lukmanul Hakim (LUMAN). Ketua KPU Jawa Timur Aang Kunaifi mengatakan berkas mereka sudah lengkap saat mendaftar pada Kamis (29/8) malam.
Pasangan calon Gubernur Jatim dan bakal calon Wakil Gubernur Jatim yang diusung PKB tersebut dinyatakan memenuhi syarat dan bisa melanjutkan ke tahap selanjutnya yakni mengikuti proses cek kesehatan di Graha Amerta RSUD dr. Soetomo, mulai Sabtu (31/8). Nantinya, pemeriksaan akan digelar selama dua hari. Pada hari pertama pasangan tersebut akan menjalani tes fisik secara menyeluruh. Sementara hari kedua menjalani tes psikologi.
Ketua DPW PKB Jatim Abdul Halim Iskandar menyatakan bahwa jika calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim Luluk-Lukman tersebut satu-satunya yang ditemani Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar. Gus Halim yakin dengan pendaftaran yang mendekati hari Jumat bisa membawa keberkahan dan yakin bisa menang menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim.
2. Khofifah Indar Parawansa yang didampingi Emil Elestianto Dardak
KPU Jawa Timur menerima pendaftaran pasangan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak sebagai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim 2024 pada Rabu (28/8). Khofifah-Emil menjadi pasangan pertama yang mendaftar ke KPU.
Ketua KPU Jatim Aang Kunaifi mengatakan berdasarkan hasil verifikasi dari tim verifikator, dokumen pendaftaran yang disampaikan pasangan Khofifah-Emil dinyatakan lengkap dan diterima. Aang melanjutkan setelah diterimanya pendaftaran, selanjutnya pasangan Khofifah-Emil akan menjalani pemeriksaan kesehatan dan telah dilakukan pada Kamis (29/8).
Bakal Calon Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa sepakat untuk menjalani proses demokrasi pada Pilkada Jatim 2024 sesuai tagline 'Seneng Bareng.' Di Pilkada mereka diusung 15 partai politik yaitu Partai Gerinda, Partai Golkar, Partai Demokrat, PKS, PPP, PAN, PSI, dan NasDem. Tujuh parpol nonparlemen: Perindo, Partai Buruh, Garuda, PBB, PKN, Gelora, dan Prima.
3. Tri Rismaharini - Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans)
Pasangan Risma - Zahrul diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Hanura. Setelah tahapan pendaftaran tersebut, lanjut Aang, Risma dan Gus Hans wajib menjalani tes kesehatan di Graha Amerta RSUD dr. Soetomo. Tes tersebut rencananya mulai Sabtu (31/8).
Sementara itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Said Abdullah menyampaikan terima kasih atas sambutan yang luar biasa dari KPU Provinsi Jatim. Said percaya KPU dan Bawaslu Provinsi Jatim mengawal pilkada tersebut untuk memastikan agar berjalan lancar, netral, dan melayani semua pihak.
Akhirnya Diusung Golkar, Airin Bakal Terima Gaji Segini Jika Jadi Gubernur
PDIP dan Golkar usung Airin Rachmi Diany untuk Pilgub. Bila menang dan terpilih, segini besaran gaji yang akan diterima Airin. [403] url asal
#airin-rachmi-diany #gubernur #pilgub #gaji-gubernur #tunjangan-jabatan #biaya-operasional
(detikFinance - Finansial) 27/08/24 14:01
v/14771440/
Jakarta - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Golongan Karya (Golkar) resmi mengusung mantan Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany untuk maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub).
Lantas, berapa gaji beserta tunjangan Airin jika terpilih menjadi Gubernur?
Seperti dikutip detik.com, Selasa (27/8/2024), gaji pokok gubernur se-Indonesia diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 59 Tahun 2000 tentang Hak Keuangan/Administratif Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah. Dalam aturan itu disebutkan gaji kepala daerah provinsi sebesar Rp 3 juta/bulan.
Selain gaji pokok, mereka juga akan mendapatkan tunjangan jabatan yang tercantum dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 68 Tahun 2001. Dalam aturan itu disebutkan tunjangan jabatan kepala daerah provinsi sebesar Rp 5,4 juta/bulan.
Tidak hanya itu, gubernur sebagai kepala daerah provinsi juga mendapatkan tunjangan lainnya selama menjalankan masa tugasnya yang diatur dalam PP Nomor 109 Tahun 2000 tentang Kedudukan Keuangan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah. Dalam hal ini kepala daerah dan wakil kepala daerah disediakan masing-masing rumah jabatan beserta perlengkapan dan biaya pemeliharaan yang kemudian dikembalikan jika berhenti dari jabatannya.
Selain itu, kepala daerah dan wakil kepala daerah disediakan masing-masing kendaraan dinas yang juga dikembalikan ketika berhenti dari jabatannya. Turut disediakan biaya rumah tangga, biaya pembelian inventaris rumah jabatan, biaya pemeliharaan rumah jabatan dan barang-barang inventaris, biaya pemeliharaan kendaraan dinas, biaya pemeliharaan kesehatan, biaya perjalanan dinas, biaya pakaian dinas, serta biaya penunjang operasional.
Biaya penunjang operasional adalah biaya untuk mendukung pelaksanaan tugas kepala daerah dan wakil kepala daerah yang dipergunakan untuk koordinasi, penanggulangan kerawanan sosial masyarakat, serta pengamanan dan kegiatan khusus lainnya.
Besarnya biaya penunjang operasional gubernur ditetapkan berdasarkan klasifikasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sehingga nilainya akan berbeda. Sampai Rp 15 miliar paling rendah Rp 150 juta dan paling tinggi 1,75%; di atas Rp 15 miliar s/d Rp 50 miliar paling rendah Rp 262,5 juta dan paling tinggi 1%; di atas Rp 50 miliar s/d Rp 100 miliar paling rendah Rp 500 juta dan paling tinggi 0,75%; di atas Rp 100 miliar s/d Rp 250 miliar paling rendah Rp 750 juta dan paling tinggi 0,40%; di atas Rp 250 miliar s/d Rp 500 miliar paling rendah Rp 1 miliar dan paling tinggi 0,25%; di atas Rp 500 miliar paling rendah Rp 1,25 miliar dan paling tinggi 0,15%.
Simak Video: Bahlil soal Alasan Dukung Airin di Banten: Dia Anak Kandung Golkar
Saksikan Live DetikSore:
(aid/rrd)
Tetap Jadi Kader Golkar, Airin Belum Turuti Permintaan Megawati
Airin akan fokus bersama Ade untuk memenangkan Pilkada Banten. [67] url asal
#pilgub-banten #pilgub-banten-2024 #pilkada-banten-2024 #airin-rachmi-diany #airin-dimarahi-megawati #airin-diminta-masuk-pdip
(Republika - News) 27/08/24 14:00
v/14784708/
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Airin Rachmi Diany, mantan Walikota Tangerang Selatan yang diusung oleh PDI Perjuangan sebagai calon gubernur (cagub) untuk Pilkada Banten 2024 belum memikirkan menjadi kader resmi Partai Banteng Moncong Putih.
Meskipun keras diminta oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Sukarnoputri agar Airin segera mengenakan seragam merah-hitam khas PDI Perjuangan. Namun politikus perempuan dari Golkar itu, mengaku belum memikirkan berganti kartau tanpa anggota partai.
Puja-puji Bahlil ke Airin: Barang Bagus Itu, Kader Terbaik
Ketum Partai Golkar Bahlil Lahadalia memberikan pujian kepada Airin Rachmi Diany sebagai kader dan bacalon Gubernur Banten. [313] url asal
#airin-rachmi-diany #airin-calon-gubernur-banten #bahlil-lahadalia #bahlil-ketum-golkar #bahil-puji-airin
(Bisnis.Com) 27/08/24 13:27
v/14772207/
Bisnis.com, JAKARTA — Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia akhirnya memutuskan untuk mendeklarasikan dukungan ke kadernya sendiri, yakni Airin Rachmi Diany pada Pilkada Banten 2024.
Airin dan pasangannya, Ade Sumardi dari PDI Perjuangan (PDIP) hari ini menerima surat rekomendasi dari partai beringin.
Bahlil Lahadalia menyampaikan, langkah untuk mendeklarasikan dukungan terhadap Airin–Ade pada tahap-tahap akhir merupakan strategi partai.
Dia menyebut Golkar telah mengumumkan bakal calon kepala daerah yang diusung untuk 37 provinsi serta 514 kabupaten/kota, dan Banten menjadi daerah terakhir yang diumumkan.
Bahlil, yang baru dipilih secara aklamasi sebagai ketua umum pada pekan lalu, mengaku bahwa keputusan untuk mendukung Airin–Ade melalui lobi-lobi dan tarik-menarik politik.
Apalagi, partainya sebelumnya telah memberikan surat rekomendasi atau form B1.KWK kepada bakal pasangan calon dari Koalisi Indonesia Maju (KIM), Andra Soni–Dimyati Natakusumah.
"Hari ini kami akan mengumumkan salah satu kader terbaik partai Golkar. Yaitu untuk Provinsi Banten yang pasti teman-teman tunggu-tunggu dari kemarin-kemarin memang ini prosesnya panjang," ujarnya di Kantor DPP Golkar, Jakarta, Selasa (27/8/2024).
Bahlil menyebut banyak yang berminat untuk mengusung Airin di Pilkada Serentak 2024.
Sebagai informasi, sehari sebelumnya Airin telah resmi menerima rekomendasi dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
PDIP merupakan partai yang menaungi bakal calon Airin, Ade Sumardi.
"Memang kalau barang bagus itu pasti banyak yang minat. Kalau nggak barang bagus itu mungkin sedikit yang berminat. Saking bagusnya ada juga yang meminta, ‘kalau bisa ikut kami saja’," ujar pria yang juga Menteri ESDM itu.
Bahlil lalu mengemukakan partainya selalu menghargai perbedaan. Dia mengatakan Airin merupakan anak kandung Golkar sehingga dirasa tidak pas apabila tidak diantarkan oleh 'ibu kandungnya' untuk ikut berkompetisi.
"Bahwa hari ini Partai Golkar menyerahkan B1.KWK kepada pasangan calon gubernur Provinsi Banten. Yaitu Ibu Airin dari Partai Golkar dan pasangannya wakil gubernur yaitu Pak Ade Sumardi. Semoga calon ini akan membawa perubahan besar bagi pembangunan Provinsi Banten," tuturnya.
Airin: Saya Selalu Berdoa Kepada Allah agar B1KWK Tetap Diberikan sebagai Kader Golkar
Bakal calon gubernur Banten Airin Rachmi Diany mengatakan berdoa kepada Tuhan agar mendapat dukungan Golkar. [223] url asal
#airin-rachmi-diany #airin-calon-gubernur-banten #golkar #golkar-usung-airin #bahlil-lahadalia
(Bisnis.Com) 27/08/24 13:15
v/14772217/
Bisnis.com,JAKARTA - Bakal calon gubernur alias bacagub Banten Airin Rachmi Diany bercerita bahwa ia selalu berdoa dan meminta pertolongan Allah SWT agar dokumen B1.KWK tetap diberikan kepadanya sebagai kader Partai Golkar.
Airin menuturkan hal tersebut dalam konferensi pers yang dihelat di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat pada Selasa (27/8/2024).
“Politik dinamis yang selalu saya sampaikan, dan selalu saya meminta bahwa mudah-mudahan ada keajaiban, pertolongan, dan kemudahan yang Allah berikan, sehingga B1.KWK tetap diberikan kepada saya sebagai kader Partai Golkar,” terang Airin.
Lanjutnya, Airin mengatakan bahwa Partai berlogo pohon beringin ini merupakan rumahnya.
Mantan Walikota Tangerang Selatan itu mengaku sujud syukur kepada Allah, serta berterima kasih atas doa dari seluruh masyarakat di Provinsi Banten yang terus mendoakan dirinya.
“Pada saat kemarin, deklarasi ya Pak Ade ya, kita juga bersyukur, Alhamdulillah, banyak yang sudah memberikan doa-doa yang terbaik untuk saya dan Pak Ade baik dalam proses untuk menuju kependaftaran,” terang Airin.
Diberitakan sebelumnya, Airin bersama dengan pasangannya Ade Sumardi telah mendapatkan rekomendasi dukungan dari Partai Golkar.
Airin juga mengucapkan terima kasih pada PDIP yang sudah mengusungnya maju sebagai calon gubernur Banten.
Sebelumnya, dia juga sempat tidak paham terhadap langkah Partai Golkar, yang memilih calon dari partai lain yakni Andra Soni-Dimyati Natakusumah untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Banten.
Namun, kini Golkar kembali memberikan dukungan untun Airin.
Adian PDIP Bantah Unggah Foto Anies Pakai Jas Merah
Akun Instagram @adian__napitupulu unggah foto Anies, Wanda, dan Airin pakai jas PDIP. [234] url asal
#adian-yunus-yusak-napitupulu #adian-napitupulu #anies-pakai-jas-merah #anies-pakai-jas-pdip #anies-gabung-pdip #anies-rasyid-baswedan #airin-rachmi-diany #wanda-hamidah
(Republika - News) 26/08/24 20:25
v/14753726/
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wasekjen DPP Bidang Komunikasi PDIP Adian Yunus Yusak Napitupulu membantah mengunggah foto Anies Rasyid Baswedan pakai jas merah di Instagram. Adian memastikan, akun yang mengatasnamakan dirinya itu bukan miliknya.
"Gue nggak punya akun media sosial. Nggak punya Instagram, nggak punya Tiktok, Facebook, sama Twitter. Tapi banyak memang akun-akun yang menggunakan nama Adian," kata anggota Fraksi PDIP DPR tersebut di kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (26/8/2024).
Adian mengaku tidak pernah melarang siapa pun untuk membuat akun media sosial atas nama dirinya. "Gue tidak punya akun media sosial, tapi gue tidak melarang kalau orang kemudian pakai nama gue, kalau dia bisa dapat uang atau dapat apa," ucapnya.
Dalam akun media sosial Instagram dengan nama @adian__napitupulu, terdapat unggahan foto Anies Baswedan diapit Wanda Hamidah dan Airin Rachmi Diany. Jika Anies belum pernah tergabung dalam partai maka Wanda baru saja keluar dari Golkar setelah pernah bergabung di PAN dan Nasdem. Adapun Airin masih berstatus politikus Golkar.
Unggahan itu menggambarkan ketiganya memakai jas merah dengan logo PDIP di belakangnya. Pada bagian bawah foto dan caption unggahan, tertulis "Siap masuk kandang banteng?" yang mana kandang banteng yang dimaksudkan itu adalah PDIP.
Hingga hari ini pukul 19.43 WIB, unggahan itu telah disukai oleh 15 ribu pengguna dan mendapat 2.373 komentar. Nama Anies santer dijagokan PDIP pada Pilkada Jakarta 2024 setelah putusan Mahkamah Konstitusi terkait aturan ambang batas pencalonan yang terbaru.
