JAKARTA, KOMPAS.com - Usai diresmikan, PT Hutama Karya (Persero) akan melanjutkan masa pemeliharaan Gedung Ngoerah Sun Wellness and Aesthetic Center selama 365 hari kalender atau selama setahun.
Executive Vice President (EVP) Sekretaris Hutama Karya Adjib Al Hakim menuturkan, kegiatan ini dilakukan untuk memastikan infrastruktur berfungsi optimal serta memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan.
“Hadirnya Gedung Ngoerah Sun Wellness and Aesthetic Center, diharapkan mampu mendorong transformasi pelayanan kesehatan di Indonesia, khususnya di Bali yang semakin maju dan modern dalam mendukung pengembangan pariwisata medis yang sangat potensial," katanya dalam rilis, Kamis (3/10/2024).
Desain pada rumah sakit ini memiliki keunikan khas, yaitu dominasi finishing lantai dan dinding dengan menggunakan 70 persen material marmer.
Tujuannya, menjaga keindahan dan estetika sesuai dengan nama serta tema yang diusung.
Dalam pembangunannya, Hutama Karya menerapkan teknologi konstruksi Building Information Modeling (BIM) dalam bentuk 3D untuk pemodelan fisik, penghitungan material, visualisasi progres proyek, serta membantu percepatan dalam penyusunan jadwal rencana dan realisasi pekerjaan.
Selain itu pada aspek pengendalian keselamatan konstruksi, dilakukan sesuai pemenuhan Quality, Health, Safety, Security, and Environment (QHSSE) Plan dan undang-undang yang berlaku.
Sedangkan untuk menjaga kualitas pekerjaan, dilakukan banyak pengujian baik material maupun site test.