#30 tag 24jam
Hedonisme: Definisi, Ciri-ciri, Penyebab, dan Contohnya
Hedonisme adalah gaya hidup yang menghambur-hamburkan uang. Yuk simak artikel ini untuk tahu lebih dalam! [1,360] url asal
#hedonisme #gaya-hidup #keuangan
(detikFinance - Ekonomi dan Bisnis) 05/08/24 11:08
v/13363382/
- Definisi Hedonisme
- Ciri-ciri Hedonisme 1. Bersifat Konsumtif2. Menyukai Barang Mewah3. Egois4. Sombong5. Kesenangan Nomor Satu6. Pemilih
- Penyebab Hedonisme 1. Lingkungan2. Parenting3. Diri Sendiri
- Dampak Hedonisme 1. Masalah Keuangan2. Masalah Sosial3. Masalah Kesehatan4. Tidak Memiliki Rasa Tanggung Jawab
- Contoh Hedonisme 1. Tidak Mempunyai Tabungan2. Senang Berbelanja dan Mentraktir3. Terlalu Berlebihan dalam Membeli Makanan dan Minuman4. Membeli Barang Bukan Karena Butuh
- Cara Mengatasi Kebiasaan Hedonisme 1. Cari Kebahagiaan Melalui Hal Kecil2. Temukan Tujuan Hidup Sebenarnya3. Minta Dukungan Teman atau Keluarga5. Keluar dari Lingkungan Teman yang Toxic6. Mengingat Bahwa Kebahagiaan Tidak Hanya dari Uang
Istilah hedonisme mungkin sudah tidak asing kalian dengar. Istilah ini biasa diartikan dan dikaitkan dengan gaya hidup boros. Hal ini tentu saja harus kita hindari. Bagaimana tidak? hedonisme membawa pengaruh buruk karena dapat menjerumuskan orang ke dalam gaya hidup yang tidak baik dan hanya akan membawa nasib buruk di kemudian hari.
Simak artikel berikut ini untuk tahu lebih jelasnya mengenai apa sih hedonisme itu? Apakah bisa dihindari?
Definisi Hedonisme
Dilansir Britannica, secara harfiah, hedonisme berasal dari bahasa Yunani "hedone" yang berarti kesenangan. Sedangkan secara filsafat, hedonisme berarti aliran yang menganggap kebahagiaan sebagai hal yang sangat penting dalam kehidupan karena membawa kebahagiaan yang dicapai melalui pemenuhan kebutuhan dan keinginan pribadi.
Dikutip dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), hedonisme adalah pandangan yang menganggap kesenangan dan kenikmatan materi sebagai tujuan utama dalam hidup. Sementara itu, hedonisme dalam gaya hidup mengacu pada kebiasaan yang hanya berfokus pada pemuasan atau pemenuhan keinginan serta kenikmatan pribadi.
Dari definisi di atas, bisa disimpulkan bahwa hedonisme adalah suatu gaya hidup yang hanya mementingkan kesenangan pribadi tanpa memperdulikan dampaknya bagi diri sendiri maupun orang-orang di sekitarnya.
Ciri-ciri Hedonisme
1. Bersifat Konsumtif
Sifat konsumtif bagi seseorang dengan gaya hidup hedonisme bersifat mutlak. Apapun keinginannya entah sanggup atau tidak untuk membelinya, mereka akan mencari berbagai cara untuk mendapatkannya asal keinginannya tercapai. Intinya, orang-orang dengan gaya hidup hedonisme tidak memiliki skala prioritas dalam hidup mereka.
2. Menyukai Barang Mewah
Menjadi hal umum rasanya jika seseorang dengan gaya hidup hedonisme menyukai barang-barang mewah. Hal ini karena, mereka tidak ingin merasa tertinggal dan ingin dipandang "wah" bagi orang di luaran sana. Jika orang dengan kemampuan finansial baik menyukai barang mewah mungkin tidak akan merepotkan. Tapi bagaimana dengan penganut gaya hidup hedonisme yang tidak cukup secara finansial? mereka tentu saja akan melakukan segala cara untuk mendapatkan keinginan mereka entah mampu atau tidaknya.
3. Egois
Orang dengan gaya hidup hedonisme cenderung egois dan hanya mementingkan diri sendiri. Tidak peduli dengan apa yang terjadi di lingkungan sekitarnya. Yang terpenting hanyalah kesenangannya pribadi.
4. Sombong
Sombong menjadi salah satu ciri-ciri hedonisme karena merupakan sifat yang sudah pasti dimiliki oleh orang-orang dengan gaya hidup hedonisme. Pasalnya, mereka merasa mampu dan sanggup memenuhi setiap keinginan dan kebutuhan mereka. Meskipun mati-matian mendapatkannya, yang terpenting sudah tercapai dan dipandang berada bagi orang-orang di luaran sana.
5. Kesenangan Nomor Satu
Gaya hidup hedonisme membuat orang-orang lupa akan prioritasnya. Mereka cenderung hanya memikirkan kesenangan pribadi, tanpa memikirkan hal yang benar-benar dibutuhkan. Singkatnya, kesenangan menjadi nomor satu di atas segalanya.
6. Pemilih
Gaya hidup hedonisme, membuat seseorang menjadi pemilih dalam hubungan pertemanan. Mereka cenderung selektif dan mencari teman yang bagi mereka setara. Mereka akan memeprioritaskan teman yang menurut mereka mampu memberikan banyak manfaat daripada teman yang tidak mampu.
Penyebab Hedonisme
1. Lingkungan
Lingkungan bisa menjadi penyebab gaya hidup hedonisme. Karena, kita cenderung terpengaruh oleh lingkungan sekitar. Contohnya jika lingkungan kita berisi orang-orang yang sama-sama suka berbelanja atau menghabiskan uang, secara tidak langsung kita akan mengikuti gaya hidup mereka, meskipun kita keberatan dalam menjalankannya.
2. Parenting
Cara mendidik dan membesarkan anak berpengaruh kepada gaya hidup mereka. Inilah mengapa, parenting merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi gaya hidup hedonisme. Jika terbiasa memanjakan dan memenuhi keinginan anak sejak kecil, maka bisa dipastikan akan memiliki gaya hidup hedonisme ketika dewasa.
3. Diri Sendiri
Penyebab yang tidak kalah pentingnya adalah diri sendiri. Pasalnya, sebagian orang di luaran sana merasa perlu untuk memenuhi segala keinginannya agar selalu merasa bahagia. Tidak heran rasanya jika mereka akan melakukan segala hal demi memenuhi standar hidup impian mereka. Maka dari itu, sikap, persepsi, kepribadian dan pengalaman merupakan salah satu faktor yang menjadi penyebab seseorang memiliki gaya hidup hedonisme.
Dampak Hedonisme
1. Masalah Keuangan
Hedonisme berdampak pada masalah keuangan. Hal ini dikarenakan, orang dengan gaya hidup hedonisme terlalu mementingkan keinginan mereka dalam membeli atau memiliki barang yang sebenarnya tidak diperlukan. Seperti membeli barang mewah meskipun finansial tidak mendukung. Hal ini akan menyebabkan mereka terlilit hutang dan kesulitan untuk membayarnya. Sehingga tidak memiliki tabungan untuk masa depan.
2. Masalah Sosial
Hedonisme dapat membawa masalah sosial dalam kehidupan seseorang. Membuat orang menjadi egosentris dan mengabaikan kebutuhan dan perasaan orang lain, menciptakan masalah sosial, dan mempengaruhi hubungan interpersonal.
3. Masalah Kesehatan
Gaya hidup hedonisme bisa mempengaruhi masalah kesehatan. Seperti mencakup makan berlebihan, minum alkohol, dan menghabiskan waktu untuk kegiatan yang tidak sehat dapat menurunkan kualitas hidup dan berdampak negatif pada kesehatan.
4. Tidak Memiliki Rasa Tanggung Jawab
Hedonisme membuat seseorang tidak memiliki rasa tanggung jawab. Hal ini dikarenakan, mereka terlalu mementingkan diri sendiri dan tidak akan memikirkan dampak apa yang akan diperoleh oleh lingkungan atau orang disekitarnya. Yang terpenting keinginannya tercapai.
Contoh Hedonisme
1. Tidak Mempunyai Tabungan
Terlalu mementingkan kesenangan dengan membeli barang-barang tidak penting atau barang-barang mewah, menjadikan seseorang tidak memiliki tabungan. Karena uang yang diperoleh hanya digunakan untuk memenuhi keinginan dan kepuasan sesaat, mereka cenderung tidak memiliki tabungan atau investasi. Bagi mereka, hidup adalah tentang saat ini dan oleh karena itu mengejar kebahagiaan adalah yang terpenting.
2. Senang Berbelanja dan Mentraktir
Orang dengan gaya hidup hedonisme cenderung konsumtif karena mereka mencari kepuasan dan kenikmatan dalam hidup mereka melalui konsumsi produk dan jasa. Mereka percaya bahwa memiliki banyak barang dan merasakan banyak kesenangan adalah cara untuk mencapai kebahagiaan. Mereka tidak mementingkan sebanyak apa uang yang akan mereka keluarkan, asal kebahagiaannya tercapai dan segala keinginannya terpenuhi.
3. Terlalu Berlebihan dalam Membeli Makanan dan Minuman
Hedonisme membuat seseorang tidak memiliki standar dalam mengkonsumsi sesuatu, termasuk makanan. Jika makanan yang mereka pilih memberikan kesenangan dan kepuasan batin, mereka akan terus membelinya tanpa mempertimbangkan kondisi keuangan dan kesehatan fisik.
4. Membeli Barang Bukan Karena Butuh
Sudah menjadi hal mutlak bagi orang-orang yang memiliki gaya hidup hedonisme untuk membeli barang bukan karena butuh, melainkan karena kepuasan pribadi. Entah barang itu dibutuhkan atau tidak, asal keinginan untuk membeli sudah tercapai mereka akan merasa senang.
Cara Mengatasi Kebiasaan Hedonisme
1. Cari Kebahagiaan Melalui Hal Kecil
Kebahagiaan sederhana bisa ditemukan dalam hal-hal kecil yang ada di sekitar kita. Misalnya membaca buku, mendengarkan lagu, berkebun dan lain sebagainya. Dengan mensyukuri dan merasa puas dengan kebahagiaan kecil yang didapat, dijamin akan mengatasi gaya hidup hedonisme.
2. Temukan Tujuan Hidup Sebenarnya
Setiap orang memiliki tujuan hidup yang berbeda-beda. Ada yang ingin menjadi dokter, menjadi guru, dan menjadi sukses. Apapun itu, sekecil apapun tujuan hidup yang kamu miliki, akan sangat membantu dalam mengatasi gaya hidup hedonisme. Pasalnya, dengan menemukan tujuan hidup, kita akan lebih memprioritaskan hal tersebut dibanding kesenangan semata.
3. Minta Dukungan Teman atau Keluarga
Jika kamu merasa terlalu susah untuk keluar dari gaya hidup hedonisme, ceritakan semua masalahmu kepada keluarga atau teman terdekat yang kamu percayai. Saran dan dukungan dari mereka akan menjadi penguat untuk kamu agar berubah menjadi yang lebih baik lagi.
5. Keluar dari Lingkungan Teman yang Toxic
Lingkungan pertemanan memang sangat berpengaruh terhadap gaya hidup. Inilah yang akan membentuk kepribadian kita ke depannya. Lingkungan pertemanan yang toxic, akan membawa kita menjadi toxic juga. Maka dari itu, lebih baik keluar dari lingkungan tersebut dan mencari teman baru yang sekiranya akan membawa pengaruh baik.
6. Mengingat Bahwa Kebahagiaan Tidak Hanya dari Uang
Kebahagiaan tidak hanya berasal dari materi. Banyak kebahagiaan di luaran sana yang berasal dari hal-hal kecil tanpa memerlukan uang untuk mencapainya. Pasalnya, kebahagiaan sebenarnya berasal dari hal-hal yang bermakna, seperti memiliki hubungan baik dengan lingkungan sekitar dan diberikan kesehatan.
Itu tadi penjelasan mengenai hedonisme, ciri-ciri, dampak, penyebab, contoh dan bagaimana cara mengatasinya. Semoga bermanfaat!
(fdl/fdl)
Apa itu Gaya Hidup Hedonisme? Ini Dampak, Contoh, dan Cara Mengatasinya
Meski tampak mewah dan menyenangkan, nyatanya dampak hedonisme tidak selalu positif, terutama untuk kesehatan finansial jangka panjang. [873] url asal
(detikFinance - Ekonomi dan Bisnis) 08/07/24 14:01
v/10083735/
- Dampak Hedonisme Bagi Kehidupan
- Dampak Positif Hedonisme
- Dampak Negatif Hedonisme 1. Hidup Tanpa Orientasi Keuangan yang Jelas2. Struktur Keuangan Jadi Tidak Sehat3. Tidak Adanya Dana Darurat dan Investasi4. Tidak Punya Perencanaan Keuangan Jangka Panjang
- Cara Mengatasi Hedonisme 1. Mengubah Mindset Konsumtif Jadi Produktif2. Menyadari Bahwa Hidup Bukan Tentang Senang-Senang Saja3. Susun Target dan Rencana Keuangan Jangka Panjang4. Membatasi Diri Saat Melakukan Self-Reward5. Membatasi Diri Saat Melakukan Self-Reward6. Mencatat Setiap Pengeluaran dan Pemasukan7. Mengurangi Penggunaan Kartu Kredit8. Selektif Saat Memilih Lingkaran Pertemanan
Hedonisme adalah salah satu gaya hidup yang dirasa kurang baik. Meski tampak mewah dan menyenangkan, nyatanya dampak hedonisme tidak selalu positif, terutama untuk kesehatan finansial jangka panjang.
Hedonisme adalah istilah berasal dari bahasa Yunani "Hedone" berarti kesenangan. Apa itu hedonisme? Pengertian hedonisme adalah gaya hidup yang berfokus mencari kesenangan dan kepuasan tanpa batas.
Sifat hedonisme adalah berusaha menghindari hal-hal yang menyakitkan atau menyusahkan dengan memaksimalkan perasaan-perasaan menyenangkan, begitu seperti dikutip dari laman bank OCBC NISP.
Contoh hedonisme dalam kehidupan sehari-hari adalah perilaku berbelanja secara boros dengan membeli apa yang diinginkan, kebiasaan membeli makanan fast food yang tidak sehat, dan lain sebagainya.
Dampak Hedonisme Bagi Kehidupan
Apa dampak hedonisme? Hedonisme berdampak pada gaya hidup yang suka berfoya-foya, hingga akhirnya harus menderita saat tua kemudian.
Dampak Positif Hedonisme
Sifat hedonisme sebenarnya memiliki sisi positif, yaitu mengajak manusia untuk menikmati kehidupan dengan kebahagiaan dan kesenangan. Agar manusia tidak selalu dalam keadaan murung atau sedih.
Dampak Negatif Hedonisme
Apakah hedonisme selalu baik?gaya hidup hedonisme adalah salah satu jenis gaya hidup paling tidak sehat, baik bagi mental maupun finansial.
Saat ini banyak orang larut dalam kesenangan dan kebahagian berlebihan sehingga terjerumus pada gaya hidup hedonis. Padahal dampak hedonisme bisa berakibat fatal, terutama pada hal keuangan. Simak dampak hedonisme dari sisi negatif.
1. Hidup Tanpa Orientasi Keuangan yang Jelas
Gaya hidup hedonis cenderung memenuhi keinginan belaka, sehingga dampak hedonisme adalah Anda bisa hidup tanpa orientasi keuangan yang jelas. Pastinya hal ini berakibat tidak baik. Karena Anda mengeluarkan uang tanpa mempertimbangkan aspek kebutuhan dan prioritas.
2. Struktur Keuangan Jadi Tidak Sehat
Salah satu dampak hedonisme adalah struktur keuangan jadi tidak sehat. Sebab gaya hidup hedonis membuat Anda banyak berbelanja sesuatu kurang penting. Sehingga pengeluaran Anda lebih besar daripada pemasukan. Sehingga keuangan menjadi tidak sehat.
3. Tidak Adanya Dana Darurat dan Investasi
Pelaku gaya hidup hedonisme tidak memikirkan masa depan. Oleh karena itu, dampak hedonisme adalah pelaku tidak memiliki dana darurat dan investasi. Ketika memiliki uang, mereka langsung menghabiskan untuk kesenangan sementara.
4. Tidak Punya Perencanaan Keuangan Jangka Panjang
Anda tidak akan memiliki rencana keuangan jangka panjang merupakan dampak hedonisme. Sebab pelaku hanya berfokus pada pemenuhan kesenangan dan kebahagiaan saat ini. Mereka lebih memikirkan bagaimana memenuhi gaya hidup mewah sehingga bisa mengalahkan orang lain. Akibatnya, keuangan gaya hidup hedonis cenderung langsung habis.
Cara Mengatasi Hedonisme
1. Mengubah Mindset Konsumtif Jadi Produktif
Cara mengatasi hedonisme pertama, yaitu mengubah mindset konsumtif jadi produktif. Anda harus memiliki pola pikir memandang sesuatu berdasarkan produktivitasnya. Pertimbangkan keuntungan di masa sekarang dan masa mendatang.
2. Menyadari Bahwa Hidup Bukan Tentang Senang-Senang Saja
Menyadari bahwa hidup bukan tentang senang-senang saja merupakan cara mengatasi hedonisme. Anda sebagai manusia harus memahami bahwa kehidupan ini selalu berputar. Kadang Anda akan diberikan masalah sehingga membuat suasana sedih, susah, hingga kesulitan. Tetapi Anda juga akan memperoleh perasaan senang dan bahagia pada waktu tertentu.
3. Susun Target dan Rencana Keuangan Jangka Panjang
Salah satu cara mengatasi hedonisme adalah menyusun target dan rencana keuangan jangka panjang. Ketika Anda mempunyai financial planning dan memikirkan masa depan, maka Anda bisa mengontrol gaya hidup. Sebab terdapat hal jauh lebih penting di masa mendatang.
4. Membatasi Diri Saat Melakukan Self-Reward
Self-reward sering kali menjerumuskan kita pada gaya hidup hedonis. Sehingga cara mengatasi hedonisme adalah membatasi diri saat melakukan self-reward. Anda harus paham kapan waktunya self-reward. Jangan sampai melakukannya secara terus menerus.
5. Membatasi Diri Saat Melakukan Self-Reward
Self-reward sering kali menjerumuskan kita pada gaya hidup hedonis. Sehingga cara mengatasi hedonisme adalah membatasi diri saat melakukan self-reward. Anda harus paham kapan waktunya self-reward. Jangan sampai melakukannya secara terus menerus.
6. Mencatat Setiap Pengeluaran dan Pemasukan
Gaya hidup hedonis berkaitan dengan sifat boros. Oleh sebab itu, cara mengatasi hedonisme adalah mencatat setiap pengeluaran dan pemasukan. Dengan demikian Anda bisa mengontrol keuangan Anda dan menerapkan hidup hemat.
7. Mengurangi Penggunaan Kartu Kredit
Penggunaan kartu kredit bisa menimbulkan kesenangan sesaat. Karena Anda tinggal menggesek untuk membeli sesuatu. Karena tidak mengeluarkan cash money, maka Anda akan sulit mengontrol pengeluaran. Sebaiknya, cara mengatasi hedonisme adalah mengurangi penggunaan kartu kredit. Agar Anda tidak terlena dan tergiur terus berbelanja hingga tagihan membludak.
8. Selektif Saat Memilih Lingkaran Pertemanan
Lingkungan menjadi faktor penting dalam mempengaruhi gaya hidup Anda. Sehingga, usahakan untuk selektif saat memilih lingkaran pertemanan. Hindari circle yang mendorong Anda untuk mengedepankan gaya hidup mewah.
Nah, itu tadi penjelasan apa yang dimaksud gaya hedonisme. Detikers jadi tahu kan, apa dampak buruk dari hedonisme?
(fdl/fdl)