Ketum PP Hima Persis Ilham Nurhidayatullah menyampaikan bahwa ekspedisi ini merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa terhadap masyarakat dan lingkungan.... | Halaman Lengkap [330] url asal
JAKARTA - Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (Hima Persis) menggelar kegiatan Ekspedisi Pesisir di Desa Banyuasih, Pandeglang , Banten. Kegiatan ini bertujuan memberikan kontribusi nyata dalam upaya pemberdayaan masyarakat pesisir .
Ketua Umum PP Hima Persis Ilham Nurhidayatullah menyampaikan bahwa ekspedisi ini merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa terhadap masyarakat dan lingkungan. Kegiatan ini tidak hanya untuk menjaga kebersihan pantai dan ekosistem laut, tetapi juga untuk mendekatkan mahasiswa kepada permasalahan lingkungan yang ada di sekitar.
"Kami berharap ekspedisi ini menjadi langkah awal bagi generasi muda untuk lebih peduli terhadap persoalan-persoalan yang ada di pesisir," ujarnya dalam keterangan yang diterima, Senin (14/10/2024).
Ilham mengatakan, pembukaan Ekspedisi Pesisir dilakukan pada Sabtu (12/10/2024). Hadir sejumlah mahasiswa, Polairud, Bakamla, BP2MI, serta masyarakat setempat yang berkomitmen terhadap pelestarian alam. Kegiatan ini bertema "Proyeksi Generasi Muda dalam Mewujudkan Indonesia Poros Maritim Dunia".
Kegiatan ini sebagai pemberdayaan masyarakat pesisir melalui berbagai aktivitas, seperti bersih-bersih pantai, penanaman mangrove, edukasi kepada masyarakat pesisir, serta pelatihan. Ekspedisi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian alam.
Salah satu agendanya adalah aksi bersih-bersih pantai, yang melibatkan mahasiswa dan warga setempat. Selain itu, kegiatan ini juga diisi dengan reaktivasi pantai terbengkalai yang diharapkan mampu memulihkan ekowisata masyarakat Pandeglang.
Ekspedisi Pesisir ini berlangsung selama 15 hari dan melibatkan berbagai pihak, mulai dari akademisi, pemerintah setempat, hingga komunitas nelayan. Dalam jangka panjang, hasil dari ekspedisi ini diharapkan dapat menjadi dasar untuk pengembangan program pelestarian pesisir yang lebih berkelanjutan.
"Dengan adanya kegiatan ini, Hima Persis berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam mengampanyekan pentingnya menjaga kelestarian laut, terutama di wilayah pesisir yang kerap terabaikan," ujarnya.
Ketua Pelaksana Tommy Yandra mengatakan bahwa kegiatan ini berangkat dari kondisi geografi Indonesia yang didominasi lautan, tetapi hal tersebut tidak dapat mengangkat kesejahteraan masyarakat pesisir. Mayoritas masyarakat pesisir yang masuk ke dalam kemiskinan ekstrem.
"Oleh karena itu, kami menggagas ekspedisi ini dengan harapan dapat membantu dan mengangkat taraf hidup masyarakat pesisir yang saat ini terjerumus dalam kemiskinan," ujar Tommy.
Bandung: Kader Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (PP Hima Persis) di seluruh Indonesia diberi pendidikan politik. Pendidikan yang berlangsung pada 2 hingga 4 Agustus 2024 ini dinamai sekolah negarawan.
"Sekolah negarawan merupakan inisiatif PP Hima Persis untuk membentuk kader ulama negarawan dan negarawan yang ulama," kata Ketua Umum PP Hima Persis, Ilham Nurhidayatullah, melalui keterangan tertulis, Selasa, 6 Agustus 2024.
Ilham mengatakan sekolah negarawan kali ini mengusung tema Ulul Albab dan Transformasi Politik Hima Persis dalam Menyongsong Masa Depan Politik di Indonesia. Sekolah negarawan menghadirkan berbagai sesi mencakup pelatihan kepemimpinan, pemahaman politik dan pemerintahan, diskusi, serta perdebatan untuk memberikan solusi bagi masalah bangsa dan negara. "Kami berharap lahir kader-kader yang mampu berperan sebagai negarawan yang memiliki dasar keilmuan Islam yang kuat serta pemahaman kebangsaan yang kuat," kata dia.
Ilham mengatakan segala yang menjadi tema diskusi diupayakan untuk disampaikan ke berbagai pihak. Baik itu eksekutif, legislatif, maupun yudikatif.
Ketua Pelaksana Sekolah Negarawan, Amirul Muttaqien, mengatakan para peserta berkesempatan untuk berinteraksi dengan para tokoh nasional yang diundang sebagai pembicara. Mereka berbagi pengalaman dan pengetahuan serta memberikan inspirasi dan wawasan bagi para kader.
Amirul berharap para peserta dapat menerapkan ilmu dan pengalaman yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. Para kader juga bisa berkontribusi secara aktif dalam pembangunan bangsa.
"Kami percaya bahwa dengan semangat negarawan reformis, para kader mampu membawa perubahan positif dan konstruktif di masyarakat," kata dia.