#30 tag 24jam
2 item, 1 hal
Hadirkan Hunian Bernuansa Resort di Wilayah Perkotaan
Kawasan Serpong menjadi wilayah penyangga Ibukota yang semakin berkembang karena dikelilingi oleh berbagai kelengkapan fasilitas terbaik sehingga menjadi salah... | Halaman Lengkap [857] url asal
#summarecon #summarecon-serpong #hunian-modern #hunian-perkotaan
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 17/10/24 13:43
v/16619195/
TANGERANG - Kawasan Serpong menjadi wilayah penyangga Ibukota yang semakin berkembang karena dikelilingi oleh berbagai kelengkapan fasilitas terbaik sehingga menjadi salah satu destinasi hunian yang paling diminati di saat ini.Didukung dengan kemudahan akses, beragam fasilitas terbaik mulai dari hotel, pusat perbelanjaan, lapangan golf, rumah sakit, perkantoran hingga sekolah menjadikan kawasan seluas total 8.000 hektar yang saling terintegrasi dari berbagai pengembang besar di Indonesia menjadi semakin hidup dan bernilai.
Kawasan Gading Serpong yang dikembangkan oleh PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) pun turut andil melalui pengembangan unit bisnis Summarecon Serpong seluas 850 hektare. Menawarkan kenyamanan ?back to nature? melalui kehadiran fasilitas ruang terbuka hijau, Summarecon Serpong melalui kawasan Symphonia menghadirkan keseimbangan gaya hidup urban dan modern.
Kawasan Symphonia merupakan satu dari empat pengembangan kawasan yang ada di Summarecon Serpong, seperti Pondok Hijau Golf, The Springs dan Scientia Garden. Pengembangan area Summarecon Serpong seluas 200 hektar yang memanfaatkan banyaknya ruang hijau dan danau.
Kawasan ini berkembang pesat karena telah berdiri sekitar 2.000 unit rumah dari empat klaster di District Harmony dan telah dilakukan serah terima tepat waktu kepada penghuninya mulai dari Cluster Verdi, Vivaldi, Rossini, hingga Cluster Premium Mozart. Juga pengembangan District Melody yang menaungi Cluster Martinez, Agnesi, Baroni, Leonora, dan Strozzi.
Kedua district ini terhubung dengan pengembangan creative retail compound atau ruang kreatif terbuka yang akan diisi oleh 85 tenant shopping ternama, restoran fine dining, dan tempat hiburan lainnya yang bergabung di satu area seluas 3,9 hektare.
Di bulan Oktober ini, Summarecon Serpong pun kembali menghadirkan produk hunian terbaru Cluster Louise di District Melody. Mengusung desain modern klasik Amerika, hunian Louise dihadirkan untuk menikmati suasana resort di wilayah perkotaan. Summarecon Serpong menunjuk arsitek kelas dunia Thomas Elliott dari PAI Design untuk menyempurnakan keanggunan hunian Louise dengan suasana alam di lingkungan sekitar.
?Cluster Louise dihadirkan bagi Anda yang membutuhkan relaksasi di dalam hunian dengan suasana seperti di resort. Hunian ini memiliki keunggulan dari desain fasad modern klasik Amerika dengan tambahan Bay Window pada kamar utama. Konstruksinya yang menjorok keluar dinding utama akan semakin mempercantik fasad rumah dan bisa dimanfaatkan sebagai tempat duduk ataupun bersantai. Konsep High Ceiling di bagian ruang tamu dengan suguhan kaca jendela di sekelilingnya, membuat hunian ini kaya akan cahaya dan sirkulasi yang membuat kenyamanan di dalam rumah,? ujar Executive Director PT Summarecon Agung Tbk, Albert Luhur.
Berlokasi strategis di kawasan Symphonia yang memiliki keindahan alam ruang terbuka hijau dari Danau Melody, nuansa kemewahan terlihat ketika memasuki gerbang masuk Cluster Louise yang didominasi warna putih dan hitam hingga ke sekeliling hunian.
Tidak hanya itu, kemewahan dan keindahan Louise juga tersaji dari fasilitas clubhouse dengan multifunction room yang bisa dimanfaatkan para penghuni untuk kegiatan di luar rumah, children playground, dan swimming pool yang luas. Klaster ini pun dilengkapi sistem keamanan 24 jam dan ditata oleh tim Town Management yang profesional.
Cluster Louise at Symphonia akan dipasarkan sebanyak 173 unit. Pada tahap pertama penjualan akan dirilis sebanyak 44 unit. Hunian ini ditawarkan dalam dua tipe, yakni tipe berukuran 8x15 dengan harga mulai dari Rp3,6 miliar hingga Rp3,9 miliar, dan tipe berukuran 10x15 dengan harga mulai dari Rp4,5 miliar hingga Rp 4,9 miliar.
Kedua tipe ini juga ditawarkan dengan versi premium melalui pilihan 2 dan 3 lantai yang sangat cocok dipakai sebagai ruang untuk berbagai kegiatan dan dilengkapi juga dengan toilet tersendiri. Seluruh tipe hunian Louise dilengkapi dengan Smart Home System yang mengusung fitur smart door lock, smart IR, smart panel, smart socket, smart switch, solar panel, indoor/outdoor CCTV, door censor, serta EV Charging (installation only).
Untuk memenuhi kebutuhan sehari-sehari, hunian Louise berlokasi sangat dekat dengan Ruko Melody yang menyuguhkan berbagai tenant food dan fashion. Saat ini juga terdapat tenant-tenant yang sudah berdiri seperti Sonobebe, Kampung Kecil, Davina Motor, Pom Bensin Shell, Teras LAKON, dan tenant menarik lainnya yang akan dibangun di kavling komersial di kawasan Symphonia, juga Sekolah Ekayana Genta Bangsa yang telah melakukan Groundbreaking pada 05 Oktober 2024 lalu, dan mulai beroperasi pada tahun ajaran 2026.
Akses Mudah Menuju Kawasan Symphonia
Untuk menuju kawasan Symphonia saat ini memiliki banyak pilihan akses. Selain bisa melewati Jalan Boulevard Raya Gading Serpong dari exit tol Jakarta-Tangerang, juga terdapat akses baru yang menghubungkan kawasan Gading Serpong ke kawasan BSD City.
Akses yang menghubungkan dua kawasan ini akan melalui Jalan Boulevard Raya Gading Serpong dan terhubung ke kawasan sisi utara BSD City di Jalan BSD Bulevar Utara-Jalan Raya Pagedangan, tidak jauh dari gerbang tol BSD Barat di jalan tol Serang-Balaraja. Rencananya, akses tembus Gading Serpong-BSD City ini akan rampung pada akhir 2024.
Untuk meningkatkan aspek keamanan di sekitar kawasan, pada tahun 2023 Summarecon Serpong membangun Command Center sebagai pusat kendali dengan platform keamanan yang terintegrasi. Berlokasi di gerbang utama kawasan Symphonia, Command Center ini berfungsi sebagai sebagai traffic management, quick respon, incident monitoring, Town Management Information System hingga guard patrol monitoring.
Guna melengkapi sebuah kawasan kota terpadu, Summarecon Serpong juga membangun sebuah menara perkantoran Plaza Summarecon Serpong, lapangan golf, klub rekreasi The Springs Club, taman edukasi hijau Scientia Square Park, hingga menginisiasi berdirinya Pradita University.
Kawasan ini pun didukung pengelolaan Town Management berstandar terbaik serta dilingkupi dengan fitur teknologi serta pengembangan kawasan yang asri dan berorientasi dengan alam.
(akr)
Persembahan Sentul City: Kawasan Terintegrasi Alam dan Digitalisasi Perkotaan Modern
Konsep Eco City & Green Lifestyle Sentul City Menangkan Kategori Pembangunan Berwawasan Lingkungan Ajang Nawacita Awards 2024. PT Sentul City Tbk terus melakukan... | Halaman Lengkap [699] url asal
#pt-sentul-city-tbk #hunian-modern #kawasan-sentul #hunian-perkotaan
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 09/10/24 14:26
v/16220061/
SENTUL - PT Sentul City Tbk terus melakukan pengembangan kawasan Sentul City (3.150 hektare) di Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Hingga saat ini, township yang ditata untuk menjadi kota mandiri modern ini telah melakukan pengembangan kawasan mencapai 1.250 hektare yang berhasil mewujudkan sebuah kawasan dengan pengelolaan town management software yang efektif.Berbagai pengembangan yang dilakukan Sentul City menjadikan kawasan ini memiliki berbagai sarana, infrastruktur, hingga fasilitas yang lengkap dan unik. Sentul City didesain untuk menjadi inspirasi bagi generasi kedepan dalam membangun kawasan perkotaan dengan memanfaatkan kecanggihan digital untuk mengintegrasi hunian modern yang bersahabat dengan alam sekitar dan memadukan aktivitas bisnis dengan keunikan kota yang menjadi destinasi pariwisata.
CEO PT Sentul City Tbk, Eddy Sindoro mengatakan, akan terus berkarya untuk mewujudkan konsep kota mandiri dengan inovasi berkelanjutan - sustainable innovation mempromosikan 'green lifestyle' yang berfokus pada kesehatan dan kesejahteraan masyarakat penghuninya sehingga berujung pada value maupun investasi yang terus meningkat di setiap produknya.
"Selaku pengembang yang membangun Eco City di Kabupaten Bogor Jawa Barat, kami berkomitmen kuat untuk mewujudkan konsep quality life yang terintegrasi antara alam dengan fasilitas premium kota dan destinasi wisata serta ditunjang oleh kemudahan aksesibilitas karena dari sini ke pusat bisnis Jakarta hanya butuh waktu 40 menit," ungkap Eddy Sindoro.
"Dengan seluruh pemikiran dan semangat team work untuk mengembangkan kawasan eco city dan green lifestyle di Sentul City, kiranya kami dapat berkontribusi dalam pembangunan Indonesia dan dapat menjadi inspirasi bagi generasi ke depan," terangnya.
Berbagai pengembangan atas konsep green eco city yang diterapkan PT Sentul City Tbk dengan berfokus pada inovasi berkelanjutan membawa keberhasilan Sentul City meraih penghargaan dalam ajang Nawacita Awards 2024 kategori 'Pembangunan Berwawasan Lingkungan'. Sebelumnya Sentul City menerima dua penghargaan dari Indonesia Property Awards 2024 juga pada bulan yang sama di September 2024 ini.
Penerima Nawacita Award 2024 adalah perorangan maupun lembaga yang terpilih setelah melalui seleksi ketat dewan juri yang dipimpin Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI) Satya Arinanto. Award ini diberikan sebagai bentuk apresiasi tertinggi kepada tokoh individu, lembaga dan korporasi yang telah berkontribusi dan berkomitmen untuk kemajuan bangsa dengan menunjukkan keunggulan dalam berbagai bidang terkait penerapan inovasi hingga pelayanan publik.
Direktur Marketing PT Sentul City Tbk Timotius Thendean menjelaskan, keunggulan Sentul City antara lain adalah area lokasi yang berada di ketinggian 175-300 meter di atas permukaan laut sehingga iklim lingkungannya lebih sejuk hingga menjadi destinasi masyarakat sekitar untuk berwisata.
Lingkungan asri ini bukan sekadar klaim karena menurut Air Quality Index (AQI), Sentul City memiliki nilai AQI 8 yang menandakan kondisi udara clear and unpolluted air (good air quality).
Keunggulan kualitas udara di Sentul City didukung dengan adanya lebih dari 6.000 pohon di bulevar kawasan jalan utama sepanjang 6,2 km. Disamping itu lebih dari 11.712 pohon besar seperti Pinus, Akasia, hingga ratusan spesies pohon besar lainnya yang tumbuh di 21 titik Sentul City termasuk pengelolaan water treatment plant (WTP) dan waste water treatment plant (WWTP).
?Keberadaan WTP dan WWTP merupakan komitmen kami untuk menyediakan air bersih yang memenuhi standar bagi seluruh penghuni. Pengelolaan air bersih di Sentul City dilakukan dengan sistem yang komprehensif dan monitoring rutin dan ketat terhadap sumber air baku hingga proses distribusinya,? ujar Timotius.
Dengan sistem yang komprehensif itu bisa didapatkan kualitas air yang sangat baik dengan sumber dari hulu sungai yang berada pada ketinggian 433,5 meter di atas permukaan laut. Hasil produknya juga telah memenuhi syarat mutu air bersih sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) No. 32 Tahun 2017 tentang standar baku mutu kesehatan lingkungan dan persyaratan air untuk berbagai keperluan.
Sementara untuk WWTP merupakan pengelolaan air limbah domestik yang dilakukan secara terpusat menggunakan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang tidak mencemari sumber air maupun tanah setelah hasil olahan IPAL ini disalurkan ke saluran drainase kota. Saat ini ada lima lokasi IPAL di Sentul City dengan kapasitas berbeda-beda yang dimonitor hasil olahannya secara rutin.
Untuk unit rumah baru, pada saat pembangunan juga telah dilengkapi dengan pengolahan air limbah melalui biofill tank sehingga hasil olahan bisa langsung disalurkan ke drainase kota. Berbagai penerapan konsep green ini merupakan komitmen yang tercantum dalam masterplan 2021 untuk mewujudkan area hijau seluas 258 hektar dan saat ini telah ada ruang terbuka hijau seluas 51 hektare yang tersebar di seluruh klaster Sentul City.
(akr)