#30 tag 24jam
Selalu Ingat Pesan Kakek, Mahasiswa Unesa Ini Tembus IISMA di Michigan State University
Naufal tak cuma suka bermimpi tetapi selalu mengusahakannya agar terwujud. [589] url asal
#mahasiswa-unesa #iisma #iisma-co-funding #mahasiswa
(MedCom) 01/10/24 18:07
v/15823741/
Jakarta: Muhammad Naufal Luthviansyah tak cuma suka bermimpi tetapi selalu mengusahakannya agar terwujud. Hal itu pula yang membuatnya kini bisa menempuh pendidikan di Michigan State University melalui IISMA-Co Funding.Sang kakek berpesan 'Hidup tidak hanya cukup memiliki cita-cita, tetapi juga perlu berjuang untuk mewujudkan apa yang sudah dicita-citakan'. Mahasiswa Prodi S-1 Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Surabaya (Unesa) itu selalu berpegang pada pesan kakeknya.
“Saya bisa sampai di sini, karena terinspirasi dari perkataan kakek, agar saya tidak hanya bermimpi, tetapi juga perlu berjuang mewujudkannya. Saya punya mimpi belajar di luar negeri dan saya kejar melalui berbagai persiapan, sampai itu benar-benar terwujud sekarang melalui IISMA-Co,” ucap mahasiswa asal Pacet, Mojokerto itu.
Naufal sadar untuk bisa lolos program IISMA, apalagi tembus di kampus ternama di Amerika Serikat sudah pasti membutuhkan usaha tidak mudah. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi Naufal, salah satunya syarat kemampuan bahasa Inggris yang dibuktikan dengan sertifikat TOEFL atau Duolingo.
Awalnya, Naufal mengira program IISMA bisa menggunakan sertifikat kemampuan bahasa Inggris berupa Test of English Proficiency (TEP). Ternyata, tidak bisa.
Akhirnya, dia fokus latihan rutin. Setelah dirasa siap, dia mengambil tes Duolingo untuk pertama kalinya dan skor yang diperolehnya bisa digunakan untuk mendaftar IISMA-Co.
“Selain persiapan, tantangan yang berat waktu itu ialah harus bolak-balik mengurus berkas pendaftaran, sementara saya sedang menjalani KKN di Jombang. Jadi, Jombang-Surabaya. Karena saya sudah tinggal di Sidoarjo, jadinya bolak balik tiga daerah itu demi IISMA,” kenang Naufal.
Perjuangannya itu terbayar lunas setelah namanya masuk di daftar peserta yang lolos IISMA-Co 2024. Terlebih setelah dia merasakan cuaca di negeri empat musim itu.
Kesan pertama saat sampai di Amerika Serikat, dia terpukau dengan penduduknya yang ramai dan aktif berkegiatan, termasuk di kampus tempatnya belajar.
“Para pelajar di sini sangat aktif dari segi komunitas maupun kegiatan pribadinya masing masing. Dari aku sendiri, agak hectic jadinya. Karena tidak menyangka di tempat ini bakalan banyak kegiatan juga secara pribadi maupun dari pihak IISMA, salah satu kegiatan awal yang saya ikuti yaitu olahraga dan mengunjungi bazar Meijer Fan Fest,” ucap dia.
Naufal juga terkesan dengan sistem perkuliahan dan sarpras di tempatnya kuliah, sistem pembelajaran terintegrasi dengan teknologi. Selain ada LCD proyektor, juga terdapat kamera, microphone, dan alat yang dibutuhkan dalam pembelajaran luring dan daring lainnya.
Dia mempelajari beberapa mata kuliah, salah satunya Social Inequality, pembelajaran yang membahas tentang ketidakadilan sosial dari strata penduduk, perbandingan kelas ekonomi, serta faktor yang membentuk ketidakadilan dalam sosial.
Naufal juga belajar dua mata kuliah konsentrasi pendidikan yang meliputi, pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran dan penggunaan waktu akhir untuk refleksi. Dia juga mengambil dua mata kuliah linguistik yaitu linguistik structure dan introduction to phonetic.
Serta satu mata kuliah psikologi yaitu mata kuliah yang berhubungan dengan cara belajar pada anak. Sisanya, mata kuliah pembelajaran psikologi dan mata kuliah sosiologi.
Naufal mengaku mengalami beberapa culture shock seperti dari aspek pakaian. Ternyata, mahasiswa di Amerika Serikat tidak diharuskan menggunakan pakaian formal seperti pada sistem perkuliahan kebanyakan di Indonesia.
Dalam komunikasi antara dosen dan mahasiswa cenderung setara. Tidak ada panggilan ms, mrs, atau doktor atau prof. Tidak ada sekat itu dalam komunikasi, sehingga suasana komunikasi mahasiswa dan dosen lebih mengalir.
“Apa yang saya dapat di sini semoga bisa diterapkan ketika sudah menjadi guru nantinya. Semoga setelah saya lulus IISMA ilmu saya bisa saya kembangkan sesuai dengan penerapannya dan kondisinya di Indonesia,” ujar mahasiswa yang aktif menjadi panitia kegiatan Himpunan Mahasiswa dan English Volley ball Club itu.
| Baca juga: Dua Kali Gagal, Devano Akhirnya Tembus IISMA di Kampus Top 100 Dunia |
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(REN)
Perdana, 99 Mahasiswa Bakal Belajar Wirausaha di Luar Negeri Lewat IISMA Entrepreneur
Mahasiswa bakal mengasah keterampilan kewirausahaan, melakukan kegiatan praktik, dan mengenal budaya asing. [602] url asal
#iisma-entrepreneur #iisma #wirausaha #entrepreneur #mahasiswa-iisma #mahasiswa
(MedCom) 29/09/24 22:06
v/15737867/
Jakarta: Sebanyak 99 mahasiswa berasal dari 50 Perguruan Tinggi Sarjana dan 12 Perguruan Tinggi Vokasi siap menempuh pendidikan di luar negeri melalui program Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) Entrepreneur. Melalui program ini, mahasiswa bakal mengasah keterampilan kewirausahaan, melakukan kegiatan praktik, dan mengenal budaya asing.“IISMA Entrepreneur merupakan salah satu pengembangan dari IISMA reguler. IISMA Entrepreneur lebih mengutamakan pengalaman di bidang wirausaha, sehingga kami mengharapkan peserta yang ikut telah memiliki pengalaman di bidang tersebut,” jelas Kepala Program IISMA, Rachmat Sriwijaya, pada acara “Onboarding IISMA Professional Programme (IISMA Entrepreneur) 2024” dikutip dari laman Vokasi Kemdikbud, Minggu, 29 September 2024.
IISMA Professional Programme atau IISMA Entrepreneur (IISMA-E) adalah program beasiswa dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yang bekerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Melalui skema ini, mahasiswa Sarjana (S1) dan Sarjana Terapan (D4) dapat menempuh pembelajaran selama 6-7 minggu di universitas luar negeri terkemuka dalam rangka mengasah keterampilan kewirausahaan, melakukan kegiatan praktik, dan mengenal budaya asing.
Ini merupakan tahun pertama program IISMA Entrepreneur berjalan. IISMA menggandeng empat perguruan tinggi dari wilayah Australia dan Jerman sebagai mitra.
Keempat perguruan tinggi tersebut adalah University of Adelaide yang menerima 30 awardees, University of Melbourne dengan total 20 awardees, Curtin University dengan total 30 awardees, dan Frankfurt School of Finance and Management yang menerima 19 awardees.
“Kami berharap Anda bisa menjadi pemimpin masa depan dalam dunia kewirausahaan Indonesia. Jangan pernah ragu untuk mengambil inisiatif, memimpin dengan semangat inovasi, dan membawa perubahan yang positif. Indonesia memerlukan pemimpin-pemimpin muda yang memiliki keberanian dan semangat untuk memajukan kewirausahaan di Tanah Air,” pesan Plt Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Tatang Muttaqin.
Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Sri Suning Kusumawardani, menyampaikan para awardee merupakan perpanjangan tangan dari Indonesia yang dikirim agar nantinya bisa berkontribusi memajukan bangsa.
“Adik-adik merupakan duta bangsa dalam meningkatkan mutu wirausaha di dalam negeri. Pemerintah Indonesia telah menargetkan terbentuknya 1 juta wirausaha baru dan meningkatkan rasio kewirausahaan hingga 3,95 persen di tahun 2024. Hal ini merupakan salah satu upaya untuk mencapai generasi Indonesia Emas 2045,” ujar Sri Suning.
Magnus Gittins, Chief Executive Education Officer dari Melbourne Business School, menyampaikan ada banyak keterampilan wirausaha yang akan dipelajari para awardee selama menempuh pendidikan di luar negeri.
“Over the course of the next 6 weeks, you will be looking at entrepreneurial skills, through hands-on, real-world experience at some of Australia’s leading start-ups,” ucap Magnus.
Sekretaris Direktur Jenderal Protokol dan Konsuler Kementerian Luar Negeri, Didik Eko Pujianto, berpesan agar awardee lapor diri setibanya di negara tujuan. Didik juga berharap mahasiswa bisa mendapatkan cara pandang baru karena belajar di lingkungan yang lebih maju.
“Environment yang ada di negara maju bisa memperkaya kehidupan adik-adik semua, tidak hanya di kehidupan profesional, tetapi juga kehidupan bermasyarakat,” ungkap Didik.
Sri Rusmala Dewi, orang tua dari Azra Latifah Listi, awardee IISMA Entrepreneur dari Universitas Ahmad Dahlan yang akan berangkat ke University of Melbourne, berpesan agar menjadikan pengalaman ini sebagai kesempatan bertumbuh. Baik dalam aspek akademik maupun personal.
"Saya yakin pengalaman ini tidak hanya memperkaya wawasan, tetapi juga memperluas jaringan internasional yang kelak akan bermanfaat untuk karir adik-adik,” pesan dia.
Dorothea Inez Theresa Malo Rangga, awardee dari Universitas Nusa Cendana yang akan berangkat ke Curtin University, menyebut sebagai mahasiswa dari daerah afirmasi yaitu Nusa Tenggara Timur, program ini adalah kesempatan besar baginya. Dia harap program IISMA Entrepreneur bisa membuka lebih banyak peluang bagi generasi muda, khususnya di Nusa Tenggara Timur.
"Untuk mengembangkan kewirausahaan, sehingga tidak hanya berdampak bagi diri saya sendiri tetapi juga untuk komunitas dan daerah kami,” tutur dia.
| Baca juga: Dua Kali Gagal, Devano Akhirnya Tembus IISMA di Kampus Top 100 Dunia |
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(REN)
Tips Lolos IISMA Ala Awardee Asal Unair yang Diterima di University of Groningen
Dia mempersiapkan diri dari jauh-jauh hari untuk pendaftaran IISMA. [414] url asal
#tips-lolos-iisma #syarat-lolos-iisma #pengalaman-lolos-iisma #mahasiswa-unair #iisma
(MedCom) 06/08/24 12:09
v/13501246/
Jakarta: Mahasiswa Akuntansi Universitas Airlangga (Unair), Muhammad Raiyan Fajri, berkesempatan belajar selama satu semester di University of Groningen, Belanda. Raiyan lolos program beasiswa dari pemerintah melalui Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA).Raiyan mengaku dorongan besarnya mengikuti program IISMA untuk mempelajari perkembangan bisnis di Eropa. Terutama, terkait manajemen inovasi dan kebijakan publik.
“Saya sebagai mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), sangat tertarik mempelajari perkembangan bisnis di Eropa. Termasuk manajemen inovasi dan kebijakan publik di sana yang berbeda dari Indonesia,” beber dia dikutip dari laman unair.ac.id, Selasa, 6 Agustus 2024.
Dia juga ingin bertukar budaya dengan masyarakat internasional, terutama di bidang kuliner. Pasalnya, Raiyan memiliki hobi kuliner.
Ia ingin bertukar, saling mengenalkan, dan mempelajari berbagai aspek di dalamnya dengan sudut pandang budaya Belanda.
“Saya ingin memperkenalkan berbagai aspek budaya Indonesia, seperti kuliner maupun tarian, yang mungkin belum dikenal secara luas. Hal ini didukung dengan hobi saya dalam kuliner. Sehingga dapat saling berbagi budaya, sekaligus mempelajari aspek-aspek budaya Belanda,” tutur dia.
Raiyan membagikan tips lolos seleksi IISMA kepada mahasiswa yang bakal mencoba. Dia mempersiapkan diri dari jauh-jauh hari untuk pendaftaran IISMA, khususnya dalam hal tes bahasa Inggris.
Ia juga bersiap dengan memaksimalkan waktu pengerjaan esai. Pasalnya, tahun ini, peserta wajib menulis empat esai dengan topik berbeda. Adapun kriteria penilaiannya mulai dari jawaban esai hingga gramatika penulisan.
“Menunda penulisan dapat membuat esai kita terlihat kurang maksimal. Karena itu, dengan mencicil esai sejak awal, kita dapat menghindari terburu-buru dan memiliki waktu untuk merevisi,” jelas dia.
Persiapan administrasi, seperti SKCK dan surat bebas narkoba juga menjadi aspek penting. Menurutnya, perlu memperhatikan jadwal dan tenggat waktu pengumpulan berkas sesuai yang telah menjadi ketetapan IISMA.
“Meskipun pengurusan berkas ini biasanya tidak memerlukan waktu lama, pengumpulan terlambat juga dapat memengaruhi proses pendaftaran Anda. Oleh karena itu, sebaiknya urus berkas-berkas tersebut lebih awal,” ucap Raiyan.
Setelah dinyatakan lolos, peserta IISMA akan berhadapan dengan seleksi wawancara. Ia menekankan seleksi wawancara sangat penting, tidak hanya dari aspek kesiapan diri tetapi juga ketepatan waktu.
“Meskipun IPK dan tes bahasa Inggris menjadi penilaian penting di awal, menurut saya, esai dan wawancara adalah faktor penentu akhir dalam proses seleksi. Oleh karena itu, pastikan kalian benar-benar memanfaatkan dan memaksimalkan dalam tahap tersebut,” ucap dia.
Raiyan mengatakan dalam proses seleksi ini, peran rekan juga dapat membantu. “Menurut saya, meminta bantuan teman untuk latihan wawancara, mengoreksi esai, maupun program mentoring IISMA lainnya, akan sangat membantu persiapan kalian,” pesan dia.
| Baca juga: Dua Kali Gagal, Devano Akhirnya Tembus IISMA di Kampus Top 100 Dunia |
(REN)
Dua Kali Gagal, Devano Akhirnya Tembus IISMA di Kampus Top 100 Dunia
Devano sempat dua kali gagal saat ikut seleksi IISMA. [378] url asal
#mahasiswa-unesa-iisma #mahasiswa-unesa #iisma #unesa #universiti-malaya
(MedCom) 06/08/24 11:05
v/13501261/
Jakarta: Mahasiswa program studi Ilmu Komunikasi Fisipol Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Devano Nanda Oktova Latief, lolos program Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) Co-Funding 2024. Ini merupakan percobaan ketiga Devano setelah dua kali sebelumnya gagal.Devano bakal belajar selama satu semester di Universiti Malaya (UM) yang masuk jajaran 100 universitas terbaik dunia versi QS World University Rankings. UM merupakan kampus terbaik ke-60 di dunia versi QS 2025.
Dia mengaku tertarik ikut IISMA karena teman-teman yang ditemui saat magang dan studi independen bersertifikat (MSIB) serta lomba.
“Teman-teman yang saya temui itu ternyata merupakan para awardee IISMA. Saya merasa mereka keren. Dari mereka saya dapat banyak cerita dan pengalaman, ketertarikan saya kuat di situ,” beber Devano dikutip dari laman unesa.ac.di, Selasa, 6 Agustus 2024.
Perjalannya menjadi awardee IISMA tidaklah singkat. Dia suda dua kali gagal dalam seleksi IISMA sejak 2023.
Sejak saat itu, dia mempersiapkan seleksi IISMA 2024 dengan mengikuti berbagai kegiatan. Dia mengikuti program FISH Mobility Program dari Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (sekarang menjadi Fisipol Unesa) di Malaysia sebagai humas di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) dan mengikuti perlombaan nasional maupun internasional.
Program-program tersebut menjadi tantangan baginya saat mendaftar IISMA, sebab regulasinya yaitu mahasiswa yang pernah studi luar negeri tidak diperbolehkan mendaftar. Untungnya, satu bulan sebelum penutupan, regulasi berubah.
“Sebulan sebelum penutupan, saya baca lagi ternyata boleh. Yasudah saya intens buat tes bahasa Inggris, latihan interview, dan cari mentor buat review esai,” beber dia.
Setelah rangkaian persiapan tersebut, dia belum juga berhasil lolos seleksi IISMA 2024. Keinginan kuat meyakinkan dia mencoba lagi pada seleksi IISMA-Co dan lolos.
“Jika kita mencoba, tentu ada kemungkinan gagal, tapi kalau tidak mencoba pasti kita kalah,” tutur dia.
Devano memilih Malaysia karena negara tersebut memiliki budaya beragam dan menawarkan program pembelajaran yang sesuai dengan minatnya. Beberapa program yang akan dipelajarinya meliputi course business application development, community development, organizational behavior, dan health, wellness, and fitness. Beberapa course itu memiliki keselarasan untuk mendukung yang dia cita-citakan.
“Saya ingin belajar membangun sebuah tim dan bisnis yang baik. Di Unesa saya sudah belajar hard skill, jadi di Malaysia ingin belajar cara mengorganisir orang dan bisnis,” ujar mahasiswa semester 6 itu.
| Baca juga: Sempat Tak PD, Mahasiswa Unair Ini Beranikan Diri hingga Lolos IISMA di Keio University Jepang |
(REN)
Kembangkan Diri dan Karier, Mahasiswi Unair Belajar di University of Waikato Lewat IISMA
Aiko mengaku program IISMA merupakan kesempatan besar untuk pengembangan diri dan karier. [409] url asal
#mahasiswa-unair #iisma #unair #aiko-khalida-harianto #university-of-waikato
(MedCom) 01/08/24 12:05
v/12864203/
Jakarta: Cita-cita Aiko Khalida Harianto belajar di luar negeri dan memperluas wawasan internasional tercapai lewat Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA). Mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (Unair) itu lolos seleksi IISMA dan belajar di University of Waikato, Selandia Baru selama satu semester.Aiko mengungkapkan harus melalui serangkaian tahapan menantang saat ikut seleksi IISMA. Termasuk, menyusun esai, mengikuti tes IELTS, dan menjalani wawancara.
Namun, tantangan utama baginya bukan hanya pada tahapan seleksi. Melainkan, kemampuannya menyeimbangkan persiapan IISMA dengan berbagai kewajiban akademik yang sedang berlangsung.
“Tantangan terbesarnya itu bagaimana cara mengatur jadwal untuk semua itu, karena saat itu barengan sama KKN ditambah masuk semester 6. Jadi selama proses seleksi itu benar-benar dituntut untuk punya time management yang baik,” ungkap Aiko dikutip dari laman unair.ac.id, Kamis, 1 Agustus 2024.
Aiko mengaku program IISMA merupakan kesempatan besar untuk pengembangan diri dan karier. Sebagai mahasiswa jurusan manajemen dengan spesialisasi SDM, ia menyadari pentingnya memahami keragaman budaya.
“Dengan aku mendaftar IISMA dan berkuliah di University of Waikato, aku jadi semakin mengerti bagaimana menghadapi orang-orang yang memiliki latar belakang dan cara berpikiran yang berbeda-beda dan bisa menyesuaikan dengan hal tersebut,” tutur Aiko.
Ia berharap pengalaman ini akan membantunya di dunia kerja kelak. Terutama dalam beradaptasi dan berkolaborasi dengan berbagai jenis orang.
Aiko sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi perbedaan budaya dan sistem pendidikan di Selandia Baru. Dia mendalami budaya dan sistem pendidikan melalui riset serta berdiskusi dengan alumni IISMA. Ia juga berusaha memahami perbedaan etika sosial dan akademik untuk beradaptasi dengan baik.
“Aku mempelajari bahwa University of Waikato menghargai international students dan juga orang muslim dengan baik, jadi itu juga menjadi salah satu alasan kenapa aku memilih universitas ini,” jelas dia.
Aiko berpesan kepada mahasiswa yang juga tengah berjuang ikut seleksi IISMA untuk memperhatikan beberapa aspek krusial. Ia menekankan pentingnya kesiapan mental dan fisik untuk menghadapi tantangan hidup di lingkungan baru.
“You will be in a foreign country without your family and closest friends, harus bisa lebih mandiri terutama dalam hal-hal basic, seperti masak, laundry, dan bersih-bersih,” tutur dia.
Dia juga menyarankan calon peserta mengembangkan keterampilan manajemen waktu yang baik. Hal ini penting mengingat standar akademik yang ketat di universitas luar negeri, terutama dalam hal penyelesaian tugas tepat waktu.
Ia turut mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan mental selama menjalani program. “Make sure that your mental health is okay,” pesan dia.
| Baca juga: Sempat Tak PD, Mahasiswa Unair Ini Beranikan Diri hingga Lolos IISMA di Keio University Jepang |
(REN)
Sempat Tak PD, Mahasiswa Unair Ini Beranikan Diri hingga Lolos IISMA di Keio University Jepang
Qania sudah mengetahui program IISMA sejak 2021 namun baru berani mendaftar pada IISMA 2024. [319] url asal
#mahasiswa-unair #iisma #iisma-2024
(MedCom) 30/07/24 14:41
v/12657785/
Jakarta: Keputusan mahasiswa Universitas Airlangga (Unair), Qania Atillah Putri Payapo, ikut seleksi Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) 2024 berbuah manis. Dia diterima ikut program pertukaran mahasiswa itu di Keio University, Jepang.“Sebenarnya saya sudah mengetahui tentang IISMA sejak awal program ini diluncurkan pada 2021. Namun, saat itu saya merasa persiapan yang diperlukan cukup berat dan kompleks, sehingga saya memutuskan untuk tidak mencobanya,” ungkap Qania dikutip dari laman unair.ac.id, Selasa, 30 Juli 2024.
Qania kembali mengurungkan niat dan mengundurkan diri ikut IISMA 2023 lantaran kurang kepercayaan diri. Mahasiswa jurusan Bahasa dan Sastra Jepang, Fakultas Ilmu Budaya (FIB) itu akhirnya memutuskan mencoba IISMA tahun ini.
“Di semester enam ini, saya merasa ini adalah kesempatan terakhir saya untuk mencoba. Saya memberanikan diri meski persaingan semakin ketat dan persiapan yang diperlukan cukup banyak,” beber dia.
Qania berhasil lolos melalui jalur reguler IISMA dan memilih Keio University sebagai universitas tujuannya. Keio University merupakan pilihan pertama Qania karena sesuai dengan jurusan yang diambil.
"Saya juga memilih universitas di New Zealand dan Kanada sebagai alternatif, namun hati saya tertuju pada Keio University,” beber Qania.
Keberhasilan Qania bukanlah hasil yang instan. Sebelumnya, ia juga telah melakukan persiapan diri secara matang, mulai dari mempersiapkan dokumen, belajar untuk tes bahasa Inggris, hingga mempersiapkan diri untuk wawancara.
“Saya banyak belajar dari pengalaman sebelumnya dan meminta bantuan dari senior-senior yang telah lolos IISMA. Persiapan yang matang dan keberanian untuk mencoba kembali menjadi kunci keberhasilan saya,” tutur Qania.
Qania berharap dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. “Saya ingin mengembangkan diri, menambah relasi, dan tentunya memperkenalkan budaya Indonesia di Jepang. Saya juga berharap bisa menyelesaikan skripsi saya di sana,” tutur dia.
Keberhasilan Qania menjadi bukti keberanian mencoba kembali setelah gagal adalah langkah tepat untuk meraih impian. “Jangan pernah takut untuk mencoba kembali. Setiap usaha pasti membuahkan hasil asalkan kita tidak menyerah,” pesan Qania.
| Baca juga: IISMA Buka Peluang Para Alumni Raih Beasiswa S-2 di Luar Negeri |
(REN)
Viral Kampus Merdeka Bakal Disetop, Kemendikbudristek Keluarkan Jadwal Terkini MBKM
Terdapat penyesuaian linimasa karena proses pembukaan automatic adjustment terhadap anggaran belanja wajib bidang pendidikan. [344] url asal
#jadwal-pendaftaran-kampus-merdeka-2024 #jadwal-msib-2024 #jadwal-iisma-2024 #msib #iisma #kampus-merdeka
(MedCom) 30/07/24 14:09
v/12657800/
Jakarta: Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Dirjen Diktiristek), Abdul Haris, memastikan program-program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) untuk semester ganjil Tahun Akademik 2024/2025 tetap berjalan. Ini menyusul isu sejumlah program Kampus Merdeka disetop karena pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).“Kemendikbudristek berkomitmen untuk terus memberikan hak belajar kepada mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman yang relevan sebagai bekal di dunia pascakampus. MBKM menjadi kebijakan pertama dalam sejarah, di mana fleksibilitas dan pengalaman itu terbuka luas dan dibiayai pemerintah,” kata Haris dalam keterangan tertulis yang diterima Medcom.id, Selasa, 30 Juli 2024.
Tercatat, ada sejumlah kegiatan dalam Program Kampus Merdeka, yakni Magang Bersertifikat, Studi Independen, Kampus Mengajar, Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA), Pertukaran Mahasiswa Merdeka, Membangun Desa (KKN Tematik), Proyek Kemanusiaan, Riset atau Penelitian, dan Wirausaha.
Kemendikbudristek mengeluarkan jadwal terkini program MBKM. Terdapat penyesuaian linimasa karena proses pembukaan automatic adjustment terhadap anggaran belanja wajib bidang pendidikan. Berikut jadwal terbaru program MBKM:
Jadwal program MBKM TA 2024/2025
1. Kampus Mengajar
- Pembukaan pendaftaran mahasiswa: 6 Mei-10 Juni 2024
- Pengumuman hasil seleksi mahasiswa: 7 Agustus 2024
- Pembekalan: 27 Agustus 2024
- Penerjunan (pelaksanaan program di sekolah): 9 September 2024
2. Indonesian International Student Mobility Award Professional Program (Entrepreneur) (IISMA-E)
- Pembukaan pendaftaran mahasiswa: 8 Mei 2024
- Pengumuman hasil seleksi mahasiswa: 7 Agustus 2024
- Mulai kegiatan: 4 Oktober 2024
3. Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB)
- Pembukaan pendaftaran mahasiswa: 26 April-10 Juni 2024
- Seleksi mahasiswa oleh mitra dan pengumuman: 21 Agustus-4 September 2024
- Mulai kegiatan: 9 September 2024
4. Praktisi Mengajar
- Pembukaan pendaftaran Koor PT, Dosen, dan Praktisi: 1 Agustus- 16 Agustus 2024
- ?Pengumuman hasil seleksi kelas kolaborasi: 23 September-25 September 2024
- Mulai kelas kolaborasi: 4 Oktober 2024-6 Januari 2025
5. Wirausaha Merdeka (WMK)
- Pembukaan pendaftaran mahasiswa: 5 Agustus-3 September 2024?
- Pengumuman hasil seleksi mahasiswa: 16 September-19 September 2024
- Mulai kegiatan: 23 September 2024.
"Saya ucapkan terima kasih atas antusiasme para pendaftar. Semoga harapan adik-adik mahasiswa agar MBKM terus ada dan berkelanjutan bisa selalu kami dukung," kata Haris.
| Baca juga: Mengenal Program Kampus Merdeka yang Diisukan Bakal Disetop |
(REN)
Mengenal Program Kampus Merdeka yang Diisukan Bakal Disetop
Kampus Merdeka memberikan hak kepada mahasiswa untuk mengambil mata kuliah di luar program studi dan berkegiatan di luar perguruan tinggi. [1,073] url asal
#kampus-merdeka #iisma #msib #kampus-mengajar #kampus-merdeka-distop #kampus-merdeka-diberhentikan
(MedCom) 30/07/24 10:16
v/12629841/
Jakarta: Media sosial X (dulu Twitter) tengah ramai memperbincangkan isu sejumlah program Merdeka Belajar Kampus Merdeka bakal disetop. Ini lantaran Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tengah melakukan pemeriksaan terhadap program andalan Menteri Pendidikan, Kebudyaaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim tersebut.Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Dirjen Diktiristek), Abdul Haris, membantah isu tersebut. Dia memastikan program Kampus Merdeka bakal terus berlanjut.
“Kemendikbudristek berkomitmen untuk terus memberikan hak belajar kepada mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman yang relevan sebagai bekal di dunia pascakampus. MBKM menjadi kebijakan pertama dalam sejarah, di mana fleksibilitas dan pengalaman itu terbuka luas dan dibiayai pemerintah,” jelas Haris dalam siaran persnya, Senin, 29 Juli 2024.
Haris berharap mahasiswa yang mendaftarkan diri mengikuti MBKM dapat mengikuti rangkaian proses pada linimasa yang ditentukan.
"Saya ucapkan terima kasih atas antusiasme para pendaftar. Semoga harapan adik-adik mahasiswa agar MBKM terus ada dan berkelanjutan bisa selalu kami dukung," kata dia.
Sebenarnya apa itu Kampus Merdeka dan apa saja program-progrogmnya? Yuk kenalan dengan Kampus Merdeka dikutip dari laman kemdikbub.go.id:
Kampus Merdeka
Kampus Merdeka adalah kebijakan yang dikeluarkan oleh Kemendikbudristek dengan memberikan hak kepada mahasiswa untuk mengambil mata kuliah di luar program studi selama 1 semester dan berkegiatan di luar perguruan tinggi selama 2 semester.Perguruan tinggi diberikan kebebasan menyediakan kegiatan Kampus Merdeka sesuai dengan kebutuhan dan minat mahasiswanya. Pengalaman mahasiswa di kegiatan Kampus Merdeka akan berpengaruh besar terhadap kesiapan karier mahasiswa.
Caranya, dengan memastikan mahasiswa terus menyimak perubahan dunia luar kampus selama berkuliah dan dapat kesempatan menerapkan ilmu kepada masalah di dunia nyata.
Ada sejumlah manfaat yang bisa didapat mahasiswa dengan mengikuti program Kampus Merdeka, seperti pengalaman kegiatan praktik di lapangan akan dikonversi menjadi SKS dan eksplorasi pengetahuan dan kemampuan di lapangan selama lebih dari satu semester.
Selain itu, belajar dan memperluas jaringan di luar program studi atau kampus asal. Kemudian, menimba ilmu langsung dari mitra berkualitas dan terkemuka.
Program Kampus Merdeka
Berikut jenis kegiatan yang tersedia di program Kampus Merdeka, yaitu:1. Magang Bersertifikat
Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat Kampus Merdeka memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengasah dan mendapatkan kemampuan, pengetahuan dan sikap di dunia industri.Caranya, bekerja dan belajar secara langsung dalam proyek atau permasalahan riil. Pengalaman belajar di luar perguruan tinggi dengan aktivitas pembelajaran yang terstruktur akan dikonversi ke SKS Mahasiswa.
2. Studi Independen
Program pembelajaran non-gelar yang diselenggarakan oleh organisasi atau industri yang menyediakan pengetahuan dan keterampilan dengan tingkat relevansi tinggi di dunia kerja dan dunia usaha dalam bentuk kursus singkat (short course), kemah kerja (bootcamp), massive open online course (MOOC), dan lainnya.Kemudian, dilanjutkan dengan kegiatan kolaborasi bersama dengan sesama peserta maupun personel organisasi mitra dalam suatu proyek atau studi kasus.
3. Kampus Mengajar
Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa belajar dan mengembangkan diri melalui aktivitas di luar kelas perkuliahan. Program ini merupakan transformasi dari Program Kampus Mengajar Perintis yang bertujuan memberikan solusi bagi Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang terdampak pandemi dengan memberdayakan mahasiswa untuk membantu guru dan kepala sekolah dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran di tengah pandemi covid-19.Mahasiswa sebagai agen perubahan (agent of change) diharapkan akan membantu meningkatkan kualitas pendidikan di jenjang SD dan SMP khususnya di bidang literasi dan numerasi. Dengan mengikuti kegiatan Kampus Mengajar, mahasiswa akan memiliki kesempatan mengasah jiwa kepemimpinan, soft skills, dan karakter, serta mendapat pengalaman mengajar yang dapat diakui dan disetarakan dalam bentuk satuan kredit semester (sks).
4. Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA)
Program IISMA mulai dibuka pada 2021 dengan tujuan memberikan hak dan kesempatan bagi mahasiswa Sarjana semester 4-6 untuk menempuh perkuliahan di perguruan tinggi terkemuka di luar negeri yang menjadi mitra Kemendikbudristek, dalam bentuk beasiswa.Mahasiswa dapat mengambil mata kuliah untuk pengembangan diri yang diminati dan sesuai dengan persyaratan yang berlaku di perguruan tinggi mitra di luar negeri dan perguruan tinggi asal mahasiswa.
5. Pertukaran Mahasiswa Merdeka
Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka merupakan sebuah program mobilitas mahasiswa selama satu semester untuk mendapatkan pengalaman belajar di perguruan tinggi di Indonesia sekaligus memperkuat persatuan dalam keberagaman. PMM menargetkan terdapat 204 PT Penerima dan 15.505 mahasiswa peserta program.6. Membangun Desa (KKN Tematik)
Program ini merupakan bentuk pendidikan dengan cara memberikan pengalaman belajar kepada mahasiswa untuk hidup di tengah masyarakat di luar kampus, yang secara langsung bersama-sama masyarakat mengidentifikasi potensi dan menangani masalah. Sehingga, diharapkan mampu mengembangkan potensi desa/daerah dan mencari solusi untuk masalah di desa.Kegiatan ini diharapkan dapat mengasah soft skill kemitraan, kerja sama tim lintas disiplin/keilmuan (lintas kompetensi), dan leadership mahasiswa dalam mengelola program pembangunan di wilayah perdesaan.
7. Proyek Kemanusiaan
Proyek Kemanusiaan merupakan program yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa mengembangkan kegiatan kemanusiaan secara mandiri yang dibuktikan dengan penjelasan atau proposal kegiatan kemanusiaan. Proyek Kemanusian dapat berbentuk kegiatan sosial untuk sebuah yayasan atau organisasi kemanusiaan yang disetujui Perguruan Tinggi, baik di dalam maupun luar negeri.8. Riset atau Penelitian
Penelitian/Riset memberikan kesempatan kepada mahasiswa meningkatkan kapasitas, peran, dan partisipasi dalam kegiatan meneliti. Terutama untuk membuat dan mengembangkan rekam jejak yang cukup dan sesuai dengan kompetensi yang dimiliki.Selain itu, laboratorium/lembaga riset sering kali kekurangan peneliti saat mengerjakan proyek riset yang berjangka pendek (satu semester sampai satu tahun).
9. Wirausaha
Wirausaha Merdeka memberikan kesempatan kepada mahasiswa belajar dan mengembangkan diri menjadi calon wirausahawan melalui aktivitas di luar kelas perkuliahan.Program Wirausaha Merdeka berkolaborasi dengan Perguruan Tinggi Pelaksana Program mengembangkan pembelajaran wirausaha yang mampu mengasah jiwa kewirausahaan, mendorong peningkatan pengalaman wirausaha dan peningkatan kemampuan daya kerja mahasiswa.
Tercatat, sejak 2021 sampai saat ini ada 404.155 mahasiswa yang menerima manfaat dari program MBKM dan terdapat hampir 30.253 praktisi telah berpartisipasi menjadi bagian dari MBKM, di luar program-program MBKM Mandiri yang dikelola masing-masing perguruan tinggi.
Jumlah mahasiswa yang menerima bantuan meningkat tajam dari 2.390 di 2020 menjadi 324.871 mahasiswa di 2023. Akses ke kegiatan belajar di luar kampus juga sudah sangat merata.
Sebanyak 1.695 perguruan tinggi membolehkan dan mengirim mahasiswanya belajar di luar kampus melalui program flagship Kampus Merdeka.
Selain itu, melalui MBKM, jumlah kesempatan magang di perusahaan-perusahaan terbaik Indonesia menjadi banyak. Misalnya, Google Bangkit menerima lebih dari 12.134 mahasiswa, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk menerima lebih dari 1.131 mahasiswa, dan BRI menerima lebih dari 686 mahasiswa.
Dari tahun ke tahun, akses ke perguruan tinggi terbaik di dunia semakin meningkat. Program IISMA memfasilitasi mahasiswa Indonesia ke institusi top dunia, seperti Yale University, University College London, Nanyang Technological University University of Pennsylvania, National University of Singapore, dan masih banyak lagi.
| Baca juga: Viral Program Kampus Merdeka Bakal Disetop, Ini Jawaban Kemendikbudristek |
(REN)
Viral Program Kampus Merdeka Bakal Disetop, Ini Jawaban Kemendikbudristek
Haris berharap para mahasiswa yang mendaftarkan diri mengikuti MBKM dapat mengikuti rangkaian proses pada linimasa yang ditentukan. [597] url asal
#kampus-merdeka #mbkm #kemendikbudristek #viral #x #twitter #merdeka-belajar #abdul-haris #mahasiswa #kampus-mengajar #iisma #msib #praktisi-mengajar
(MedCom) 29/07/24 23:23
v/12578159/
Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) memastikan, program-program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) untuk semester genap tahun akademik 2024/2025 akan tetap berjalan. Pernyataan ini disampaikan merespons munculnya kabar viral di media sosial tentang akan disetopnya sejumlah program Kampus Merdeka sebagai dampak dari adanya pemeriksaan anggaran program tersebut oleh BPK (Badan Pemeriksa Keuangan).Sebelumnya, sebuah utas/thread di platform X yang diunggah oleh akun @leksa pada 28 Juli 2024 pukul 12.56 viral dan menjadi perbincangan di media sosial. Hingga hari ini, 29 Juli 2024 unggahan tersebut sudah sudah dilihat 2,8 juta kali, diunggah ulang sebanyak 5.800 kali, disukai 23 ribu kali, dan mendapat 742 komentar.
Berikut isi unggahan tersebut:
"Program2 Kampus Merdeka distop. Yg magang diongkosi pemerintah, pertukaran pelajar keluarnegeri, dsb,dsb.....Lagi Diperiksa BPK."
Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Dirjen Diktiristek), Abdul Haris melalui siaran pers yang dikeluarkan Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat akhirnya memberikan jawaban. “Kemendikbudristek berkomitmen untuk terus memberikan hak belajar kepada mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman yang relevan sebagai bekal di dunia pascakampus. MBKM menjadi kebijakan pertama dalam sejarah, di mana fleksibilitas dan pengalaman itu terbuka luas dan dibiayai pemerintah,” jelas Haris dalam siaran persnya, Senin, 29 Juli 2024.
Haris berharap para mahasiswa yang mendaftarkan diri mengikuti MBKM dapat mengikuti rangkaian proses pada linimasa yang ditentukan. "Saya ucapkan terima kasih atas antusiasme para pendaftar. Semoga harapan adik-adik mahasiswa agar MBKM terus ada dan berkelanjutan bisa selalu kami dukung," kata Dirjen Diktiristek.
Berikut linimasa sejumlah program Kampus Merdeka:
Kampus Mengajar
- Tanggal pembukaan pendaftaran mahasiswa: 6 Mei - 10 Juni 2024
- Tanggal pengumuman hasil seleksi mahasiswa: 7 Agustus 2024
- Pembekalan: 27 Agustus 2024
- Penerjunan (pelaksanaan program di sekolah): 9 September 2024
Indonesian International Student Mobility Award Professional Program (Entrepreneur) (IISMA-E)
- ?Tanggal pembukaan pendaftaran mahasiswa: 8 Mei 2024
- Tanggal pengumuman hasil seleksi mahasiswa: 7 Agustus 2024
- Tanggal mulai kegiatan: 4 Oktober 2024
Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB)
- ?Tanggal pembukaan pendaftaran mahasiswa: 26 April - 10 Juni 2024
- Tanggal seleksi mahasiswa oleh mitra & pengumuman: 21 Agustus - 4 September 2024
- Tanggal mulai kegiatan: 9 September 2024
Praktisi Mengajar
- Tanggal pembukaan pendaftaran Koor PT, Dosen, dan Praktisi: 1 Agustus- 16 Agustus 2024
- ?Tanggal pengumuman hasil seleksi kelas kolaborasi: 23 September - 25 September 2024
- Tanggal mulai kelas kolaborasi: 4 Oktober 2024 - 6 Januari 2025
Wirausaha Merdeka (WMK)
- Tanggal pembukaan pendaftaran mahasiswa: 5 Agustus - 3 September 2024?
- Tanggal pengumuman hasil seleksi mahasiswa: 16 September - 19 September 2024
- Tanggal mulai kegiatan: 23 September 2024
Jumlah mahasiswa yang menerima bantuan pun meningkat tajam dari 2.390 di 2020 menjadi 324.871 mahasiswa di 2023. "Akses ke kegiatan belajar di luar kampus juga sudah sangat merata. 1.695 perguruan tinggi telah membolehkan dan mengirim mahasiswanya belajar di luar kampus melalui program flagship Kampus Merdeka," terang Haris.
Selain itu, melalui MBKM, jumlah kesempatan magang di perusahaan-perusahaan terbaik Indonesia menjadi banyak. Misalnya, Google Bangkit menerima lebih dari 12.134 mahasiswa, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk menerima lebih dari 1.131 mahasiswa, dan BRI menerima lebih dari 686 mahasiswa.
Dari tahun ke tahun, akses ke perguruan tinggi terbaik di dunia semakin meningkat, di mana program IISMA memfasilitasi mahasiswa Indonesia Institusi top dunia seperti Yale University, University College London, Nanyang Technological University University of Pennsylvania, National University of Singapore, dan masih banyak lagi.
| Baca juga: MBKM Bikin Mahasiswa Lebih Mudah Dapat Pekerjaan, Waktu Tunggu Kerja Makin Sebentar |
(CEU)