JAKARTA,investor.id – Di belakang pelantikan Luhut Binsar Pandjaitan sebagai Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), ternyata Presiden Prabowo Subianto sempat izin ke istri Luhut. Cerita ini dibeberkan Luhut saat ditemui di Istana Merdeka, Jakarta.
Ia mengatakan, Prabowo meminta izin langsung kepada istri Luhut agar diperbolehkan kembali mengisi posisi pemerintahan dalam Kabinet Merah Putih periode 2024-2029.
Luhut bercerita, permintaan Prabowo kepada dirinya untuk bergabung dalam kabinet ini disampaikan saat acara Gala Dinner AKABRI 67/ 70 di Gedung Sopo Del Tower.
"Sebelum mengakhiri sambutannya, beliau meminta izin kepada istri saya untuk memperbolehkan suaminya inu menerima tanggung jawab baru di posisi yang baru. Saat itu, istri saya hanya tersenyum lebar saja," tulisnya lewat media sosial Instagram @luhut.pandjaitan yang diunggah pada Senin (21/10/2024).
Sebelum berangkat ke Istana Negara, pagi tadi ia berpamitan dan memeluk istrinya. Istrinya berhalangan hadir di upacara pelantikan karena ada jadwal check up kesehatan.
"Pesannya hanya satu, bahwa saya harus pandai-pandai jaga kesehatan sehingga bisa bekerja secara maksimal untuk memberikan yang terbaik untuk bangsa dan negara," kata jenderal TNI purnawirawan berusia 77 tahun itu.
Terlepas dari itu, Luhut mengaku berani menerima tawaran Prabowo karena ia merasa sebagai seorang prajurit sehingga harus selalu siap melangkah ketika panggilan tugas datang. Ia menambahkan, dirinya menerima amanat ini dengan penuh rasa tanggung jawab.
Bagi Luhut, tugas memimpin DEN ini bukan sekadar posisi, tetapi panggilan untuk mengabdi kepada negara, memberikan yang terbaik bagi bangsa.
Sebagai informasi, DEN didirikan di bawah kepemimpinan Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur lewat Keputusan Presiden No. 144 Tahun 1999. Ia membentuk DEN dengan tujuan memperbaiki ekonomi Indonesia yang belum pulih akibat krisis yang berkepanjangan.
"Presiden Prabowo ingin saya memimpin satu lembaga yaitu Dewan Ekonomi Nasional. Lembaga ini akan bertugas untuk memberikan saran dan rekomendasi agar program-program prioritas di bidang ekonomi bisa tercapai dengan baik. Terlebih, Presiden Prabowo ingin adanya percepatan dalam koordinasi dan implementasinya," ucapnya.
Lebih lanjut ia menambahkan, tantangan perekonomian ke depan yang dihadapi Indonesia tidaklah ringan. Ketahanan pangan, transisi energi, perkembangan teknologi termasuk kecerdasan buatan (artificial intelligence/ Al), perubahan iklim, hingga dinamika geopolitik yang kian kompleks ada di depan mata.
"Dewan Ekonomi Nasional yang dibentuk Presiden Prabowo sebagai economic think thank yang akan diisi oleh para pakar ekonomi," sebut Luhut.
"Terima kasih kepada Presiden Prabowo atas kepercayaan dan mandat yang diberikan. Dengan semangat kebersamaan yang selalu menjadi kekuatan bangsa kita, saya yakin kita bisa mewujudkan masa dean Indonesia yang lebih baik, lebih sejahtera, dan berkelanjutan," pungkasnya.
Editor: Grace El Dora (graceldora@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News