Bagi penderita alergi, baiknya memilih penutup lantai rumah yang aman seperti lantai kayu, lantai vinyl, ubin hingga lantai laminasi Halaman all [369] url asal
JAKARTA, KOMPAS.com - Percaya atau tidak, lantai rumah biasanya mengandung alergen berbahaya dalam bentuk debu, serbuk sari atau kotoran lainnya.
Jika Anda jarang melakukan pembersihan rumah dengan benar, hal ini dapat mencemari udara dalam ruangan dan menyebabkan berbagai masalah kesehatan.
Selain itu, jamur dan lumut tumbuh di area lembab termasuk lantai. Spora dari jamur dan lumut dapat memicu gejala alergi atau asma dan menyebabkan masalah kesehatan yang serius.
Jika ada penghuni rumah Anda yang menderita alergi, bertimpangkan material berikut sebagai bahan penutup lantai.
Lantai kayu adalah pilihan ideal bagi penderita alergi. Permukaan lantai kayu tidak mudah mengikat debu dan kotoran sehingga mudah dibersihkan.
Namun, sebaiknya gunakan deterjen pembersih ringan atau air panas untuk menghilangkan noda. Selain itu, jangan gunakan pembersih lantai yang bersifat abrasif untuk mencegah kerusakan.
Lantai vinyl merupakan pilihan lantai mudah dibersihkan termasuk dari debu dan kotoran yang membandel.
Namun, ketika memasang lantai vinyl tidak terdapat celah, sehingga meminimalkan kesempatan untuk jamur bertumbuh.
4. Lantai batu alam
Terkenal karena daya tahan, penampilan cantik, dan variasinya, lantai batu alam dianggap sebagai pilihan lantai hipoalergenik terbaik.
Namun, beberapa jenis batu alam dengan tepian kasar dapat menampung partikel debu, serbuk sari, dan bahkan jamur. Jadi, pilihlah lantai batu yang telah dipoles seperti marmer.
5. Lantai linoleum
Lantai linoleum merupakan lantai yang terbuat dari biji rami dan sangat mudah terurai secara alami jika dibuang.
Meski kurang populer, permukaan lantai linoleum mudah dibersihkan dan dipel untuk debu, noda, dan kotoran.