KLATEN, KOMPAS.com - Mobil ringsek setelah mengalami tabrakan masih bisa diperbaiki, meski tak akan sempurna seperti semula. Meski demikian, secara fungsi dan tampilan masih bisa mendekati sempurna.
Namun, perbaikan mobil ringsek membutuhkan biaya tidak murah. Pasalnya, ada beberapa tahapan dalam prosesnya. Berikut ini proses perbaikan mobil ringsek yang bikin dompet konsumen terkuras.
Susanto, Pemilik Bengkel Las Mobil Bayat, Klaten mengatakan proses perbaikan mobil ringsek bukan hanya sekadar mengembalikan bentuknya seperti semula, tapi ada kerusakan lain terlepas masalah bodi.
“Sebagai contoh, mobil ringsek bagian depan, mungkin orang mengira perbaikannya hanya memperbaiki bumper, lampu, gril, vender dan kap mesin, tapi sebenarnya ada sasis atau rangka yang harus diperbaiki juga,” ucap Susanto kepada Kompas.com, Minggu (15/9/2024).
Susanto mengatakan, sasis mobil yang penyok tidak boleh asal dalam proses perbaikannya karena akan menentukan hasil bodi bagian luar seperti kerapatan antar pelat, daun pintu, kap mesin dan sejenisnya.
“Selain sebagai dudukan pelat bodi, sasis juga berperan sebagai dudukan mesin, bila bentuk sasis tidak presisi, maka akan ada masalah, misal getaran mesin menjadi terasa sampai dalam kabin, perputaran roda tidak halus dan sejenisnya,” ucap Susanto.
Kompas.com/Erwin Setiawan Proses perbaikan bodi mobil bekas kecelakaan
Terlepas dari bodi dan sasis, menurut Susanto, dampak dari tabrakan bisa merusak komponen lain seperti bagian mesin, radiator, AC, dan sejenisnya. Sehingga, komponen tersebut juga perlu diperhitungkan biaya perbaikannya.
“Jangan sampai perbaikan hanya berfokus pada bodi saja, sedangkan fungsi dan peran sistem lainnya tidak diperhatikan sehingga membuat fungsi mobil kurang optimal,” ucap Susanto.
Setelah perbaikan komponen, menurut Susanto, proses dempul dan pengecatan juga butuh waktu cukup lama serta biaya yang tak murah untuk hasil optimal. Seperti pemilihan kualitas cat, prosesnya harus benar dan tidak bisa buru-buru.
Nah, itu tadi proses perbaikan mobil ringsek bekas tabrakan, sehingga tak khayal membutuhkan biaya relatif besar.
KLATEN, KOMPAS.com - Perbaikan mobil ringsek tidak murah, itu sebabnya banyak konsumen mencari alternatif lain agar sesuai dengan dana yang dimiliki.
Mas Nur, Pemilik Bengkel Cat dan Body Repair Radityo Klaten, mengatakan bagian sasis mobil, khususnya apron memiliki peran cukup krusial karena menjadi tempat dudukan beberapa komponen seperti mesin, radiator, kondensor, suspensi dan lain-lain.
“Perbaikan apron mobil harus presisi, bagian yang bengkok bisa dikenteng, sampai kembali presisi, jika ada yang patah juga bisa dilas, semakin parah ringseknya maka semakin besar ongkosnya,” ucap Nur.
Nur mengatakan memperbaiki apron mobil butuh ketelitian agar hasilnya bisa kembali presisi seperti dudukan peredam kejut, dudukan mesin, dudukan cross member dan sejenisnya.
“Apron merupakan lempengan baja yang melintas di atas roda untuk bagian depan, bila komponen ini sampai ringsek maka bumper, panel lampu, fender, kap mesin. Dudukan radiator, palang sasis depan dan sejenisnya kemungkinan rusak,” ucap Nur.
Dokumentasi Istimewa Penampakan supercar Ferrari usai menabrak bagian belakang mobil Mercedes-Benz CLS 350 di kawasan Pasar Santa, tepatnya di Jalan Wolter Monginsidi, Jakarta Selatan, Kamis (4/7/2024).
Nur mengatakan untuk menjadi gambaran, misal mobil Avanza ringsek bagian depan hingga ruang mesin atau apron ringsek, kaca depan pecah kap mesin bengkok, tapi ruang kabin masih utuh estimasi perbaikan bisa dikelompokkan ke beberapa bagian.
“Untuk bodi secara khusus, seperti apron, kap mesin, fender bila bengkok sebenarnya masih bisa dikenteng dan dicat ulang, jasa kenteng dan cat ulang sekitar Rp 15 jutaan, belum komponen yang perlu diganti,” ucap Nur.
Admin Honda Bintang Cimone, Kota Tangerang mengatakan biaya perbaikan apron mobil ringsek bisa melibatkan komponen lain sehingga biayanya cukup mahal bila ditotal.
Cellete doc. Ilustrasi proses penyetelan sasis mobil yang ringsek akibat tabrakan
“Perbaikan apron depan ongkos pengerjaannya saja mulai Rp 832.000, bila sampai ringsek parah dan diluruskan hingga presisi ongkosnya mulai Rp 3 jutaan, kerusakan lain belum terhitung, harga tersebut juga belum termasuk part diganti dan pajak,” ucapnya kepada Kompas.com, Senin (8/7/2024).
DEPOK, KOMPAS.com - Crumple zone merupakan bagian sasis mobil yang akan menjadi peredam ketika terjadi benturan atau tabrakan. Sayangnya, tidak semua arah benturan bisa diredam olehnya.
Crumple zone berada di area depan khususnya di ruang mesin dan belakang di area bagasi pada mobil yang menggunakan jenis sasis monokok.
Artinya tidak semua benturan dapat dihalau oleh crumple zone. Lantas, area mobil mana saja yang tidak memiliki efek crumple zone?
Aris Wijanarko, Kepala Bengkel Body Repair Indomobil Nissan Datsun Sukamaju, Depok mengatakan crumple zone disediakan untuk meredam benturan dari arah depan dan belakang, tapi syaratnya objek harus menabrak area ini.
“Jika objek yang ditabrak tidak mengenai crumple zone, misal mobil menabrak belakang truk dan masuk kolong, maka area yang bertumbukan adalah bagian pilar dan kaca, akibatnya benturan langsung mengenai penumpang,” ucap Aris kepada Kompas.com, Jumat (5/7/2024).
Aris mengatakan crumple zone akan bekerja efektif ketika objek yang ditabrak memiliki luas penampang besar dan mengenai tepat area crumple zone atau bagian ruang mesin.
Dok. PJR Tol Cipularang via Tribun Jabar Satu keluarga asal Kabupaten Purwakrta tewas setelah terlibat kecelakaan di ruas Jalan Tol Cipularang KM 113 A, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Sabtu (15/7/2023).
“Dari beberapa hasil uji tabrak mobil, ketika crumple zone bisa ringsek sempurna maka kondisi kabin masih utuh, dan tingkat fertilitasnya rendah, berbeda dengan benturan yang tidak mengenai crumple zone secara sempurna,” ucap Aris.
Aris mengatakan secara kasat mata dari pandangan orang awam, ketika tumbukkan mengenai kaca atau pilar secara langsung maka fatalitasnya tinggi karena tidak ada efek crumple zone.
Aris mengatakan airbag dan seat belt akan efektif mencegah penumpang membentur bagian dalam kabin seperti kemudi dan sekitarnya ketika mobil menerima benturan. Tapi, bila benturan langsung mengarah ke area kabin maka fatal risikonya.
Foto: Tangkapan layar Fakta kecelakaan mobil Pajero vs truk di Tol Semarang-Batang
“Tetap perlu berhati-hati dan jangan abaikan keselamatan saat berkendara, seperti memakai sabuk keselamatan, jaga kecepatan aman dan taat terhadap tata tertib berlalu lintas,” ucap Aris.
Jadi, saat ini belum ada teknologi yang dapat meredam benturan di area kaca dan pilar ketika mobil mengalami kecelakaan meski
KLATEN, KOMPAS.com - Mobil modern memiliki desain khusus terkait sistem keselamatan pasif, yakni crumple zone. Sehingga, ketika terjadi kecelakaan, benturan dapat teredam hingga akhirnya dapat mengurangi fatalitas penumpang.
Tingkat kerusakan atau ringseknya bodi akibat tabrakan bisa beragam dipengaruhi kecepatan laju mobil saat menabrak, bobot kendaraan, serta luas penampang benda yang tertabrak.
Efek setelah terjadi benturan juga memengaruhi banyaknya kerusakan seperti ketika mobil terguling atau tidak, ada benturan lain dari arah belakang dan sejenisnya.
Mas Nur, Pemilik Bengkel Cat dan Body Repair Radityo Klaten, mengatakan, tingkat kerusakan bodi mobil akibat kecelakaan bisa beragam sehingga harus diperiksa terlebih dulu.
“Minimal kami melihat foto unit yang sudah ringsek untuk memperkirakan perbaikan yang akan dilakukan, apakah hanya bagian depan atau ada samping dan belakang, perhitungannya tidak bisa asal,” ucap Nur kepada Kompas.com, Kamis (4/7/2024).
Nur mengatakan, untuk menjadi gambaran, misal mobil Avanza ringsek bagian depan hingga ruang mesin atau crumple zone ringsek, kaca depan pecah kap mesin bengkok, tapi ruang kabin masih utuh estimasi perbaikan bisa dikelompokkan ke beberapa bagian.
Dok. PJR Tol Cipularang via Tribun Jabar Satu keluarga asal Kabupaten Purwakrta tewas setelah terlibat kecelakaan di ruas Jalan Tol Cipularang KM 113 A, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Sabtu (15/7/2023).
“Untuk bodi secara khusus, seperti sasis, kap mesin, fender bila bengkok sebenarnya masih bisa dikenteng dan dicat ulang, jasa kenteng dan cat ulang sekitar Rp 15 jutaan, belum komponen yang rusak,” ucap Nur.
Nur mengatakan, beberapa komponen yang rusak bisa diganti, baik beli baru maupun bekas copotan di beberapa lapak mobil bekas kecelakaan dan sejenisnya.
“Untuk menekan biaya perbaikan, onderdil copotan bisa jadi alternatif seperti lampu, radiator, kondensor dan selang AC, kaca depan, suspensi, estimasi kasarnya bisa sampai Rp 40 juta terima beres, masih bisa kurang juga,” ucap Nur.
Foto: Wuling Mengenal Crumple Zone, Fungsi & Cara Kerjanya pada Mobil
Nur mengatakan, estimasi ongkos perbaikan tersebut masih bisa naik, tergantung hasil pemeriksaan unit secara langsung terkait kondisi mesinnya.
“Bila mesin pecah, maka akan ada biaya tambahan lagi karena segala sesuatu bisa terjadi ketika ada benturan keras, perbaikan mesin juga beragam tergantung jenis rusaknya seperti apa,” ucap Nur.
Nur mengatakan, konsumen memang perlu memperhitungkan biaya perbaikan mobil bekas kecelakaan untuk dibandingkan dengan harga jualnya ketika kondisi normal.
Dok akun Instagram @tkpmedan Kondisi satu unit mobil Patroli dan Pengawasan (Patwal) polisi yang mengalami tabrakan dengan mobil merk Terios di Jalan Juanda, Kota Medan pada Rabu (26/6/2024) pagi.
“Jika biaya perbaikan masih kurang dari separuh harga jual, sebaiknya mobil tetap diperbaiki daripada menjualnya dalam kondisi ringsek, harga jual bisa anjlok,” ucap Nur.
Maka dari itu, Nur mengatakan, setiap konsumen bisa berkonsultasi terlebih dulu kepada pihak bengkel sebelum perbaikan untuk mengetahui estimasi ongkosnya.