JAKARTA, Investor.id – Oktober 2024 menjadi bulan rilis laporan kinerja keuangan emiten untuk kuartal III-2024. Seiring dengan itu, analis melirik sektor asuransi umum dan menyematkan rekomendasi beli saham PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance/TUGU) dengan target harga tinggi.
Analis NH Korindo Sekuritas Leonardo Lijuwardi merilis laporan riset initiation coverage untuk saham TUGU. Dia memberikan rekomendasi beli untuk saham anak usaha PT Pertamina tersebut dengan target harga Rp 1.990.
Dalam laporan risetnya tersebut, Leo menilai, sektor asuransi umum Indonesia menunjukkan perkembangan yang menggembirakan di tahun ini. Prospek ke depan juga diramal akan cerah dengan ruang pertumbuhan yang masih terbuka lebar.
Dia menjabarkan beberapa katalis positif yang bakal mendongkrak kinerja asuransi umum ke depan, seoerti pertumbuhan populasi dan ekonomi Indonesia serta perkembangan literasi keuangan yang terus membaik. Di sisi lain, Leo juga menggarisbawahi bahwa aturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait peningkatan modal akan membuat industri asuransi umum menjadi lebih sehat.
Di antara berbagai emiten dari sektor asuransi umum, NH Korindo Sekuritas menilai saham TUGU memiliki tesis investasi yang kuat.
“TUGU merupakan perusahaan asuransi umum terbesar dari sisi nilai kapitalisasi pasar, aset dan ekuitas, dan ukuran gross written premium (GWP). Perseroan ini memiliki portofolio produk dan layanan yang lengkap,” kata dia dalam riset, dikutip Rabu (16/10/2024).
Dividen Gede
Selain itu, dia menerangkan, TUGU memiliki anak perusahaan di sektor non-asuransi, yaitu persewaan mobil dan properti hingga survei dan manajemen risiko. Strategi TUGU ke depan mengutamakan keseimbangan antara pertumbuhan dan manajemen risiko.
Leo mengapresiasi kinerja segmen asuransi umum yang kuat tidak hanya ditopang oleh strategi pertumbuhan melalui sinergi dengan BUMN serta ekspansi ke pasar ritel, tetapi juga efisiensi operasional yang terus digenjot perseroan.
Dia juga menyoroti TUGU konsisten membagikan dividen dengan rasio payout rata-rata 40% dalam tiga tahun terakhir. Dengan asumsi tersebut, Leo memandang potensi imbal hasil dividen saham TUGU menjadi semakin menarik.
Setelah sempat tertekan selama delapan hari perdagangan beruntun hingga drop di bawah Rp 1.200, pekan lalu, tanda-tanda rebound saham TUGU mulai terlihat. Harga saham TUGU terpantau menguat 1,7% dalam sepekan dan ditutup di Rp 1.165 per saham pada perdagangan Jumat (11/10/2024). Apabila mengacu pada target harga yang ditetapkan NH Korindo Sekuritas, maka ada potensi kenaikan 70,8% untuk saham TUGU dari posisi penutupan terakhir.
Editor: Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News