JAKARTA, investor.id - Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menyatakan, panitia seleksi (pansel) telah menetapkan 69 orang lolos seleksi administrasi calon anggota Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) untuk periode 2024-2029.
Anggota Pansel Calon Anggota DJSN Jerry Marmen mengatakan, Calon Anggota DJSN terdiri dari unsur tokoh dan/atau ahli, unsur organisasi pemberi kerja/organisasi pengusaha, dan unsur organisasi pekerja/organisasi buruh.
Penetapan tersebut berdasarkan Keputusan Panitia Seleksi Nomor 1 Tahun 2024 tentang Hasil Seleksi Administrasi Calon Anggota Dewan Jaminan Sosial Nasional Masa Jabatan Tahun 2024-2029 tertanggal 20 Juli 2024.
Presiden Joko Widodo membentuk pansel yang terdiri dari tujuh orang anggota dengan komposisi dua orang anggota dari unsur pemerintah dan lima orang anggota dari unsur masyarakat.
Susunan keanggotaan terdiri dari ketua merangkap anggota Isa Rachmatarwata, wakil ketua merangkap anggota Taufik Hidayat, anggota Andie Megantara, Subiyanto, Jerry Marmen, Timboel Siregar, dan Rahma Iryanti.
"DJSN dibentuk untuk membantu Presiden dengan tugas dan fungsi dalam perumusan kebijakan umum dan sinkronisasi penyelenggaraan Sistem Jaminan Sosial Nasional. Jadi dari 69 orang itu terdiri atas 32 orang dari unsur tokoh dan ahli, 30 orang unsur organisasi pekerja, dan tujuh orang unsur pemberi kerja," ungkap Jerry di Kantor Kemenko PMK Jakarta, Senin (22/7/2024).
Sebelum dilakukan proses seleksi administrasi, diketahui jumlah peserta yang mendaftar sebanyak 248 orang yang terdiri dari 130 dari unsur tokoh dan ahli, pemberi kerja dan organisasi (29), dan organisasi pekerja atau buruh (89).
Selanjutnya, peserta yang dinyatakan lolos seleksi administrasi harus mengikuti penilaian penulisan makalah. Hasil penilaian akan diumumkan pada 12 Agustus 2024.
"Nantinya nama-nama ini yang seluruh seleksi administrasi akan mengikuti seleksi yang penilaian makalah. Dan juga nanti ada proses seleksi lain seperti kesehatan dan nanti sebelum itu tentu harus ada masukkan catatan dari masyarakat," paparnya.
Anggota Pansel DJSN lainnya Subiyanto, menjelaskan seleksi diselenggarakan secara paralel bersama kementerian lain. Ia mencontohkan peserta dari unsur pemberi kerja dan organisasi pekerja misalnya proses seleksi dilakukan oleh Kementerian Ketenagakerjaan.
Sementara peserta dari unsur tim tokoh/ahli Kemenko PMK. Ia berharap proses seleksi ini dapat menghasilkan anggota DJSN yang berintegritas serta berkomitmen dalam rangka menjalankan sistem jaminan sosial nasional.
"Melihat dari animo yang mendaftar cukup tinggi, mudah-mudahan anggota DJSN yang terpilih besok ini tentunya diharapkan bisa mendapatkan orang-orang yang punya integritas, mempunyai kompetensi," ucap dia.
Nantinya pansel akan melakukan seleksi hingga mengerucutkan sebanyak 20 nama yang selanjutnya direkomendasikan kepada Presiden Jokowi. Jadi pansel menyeleksi yang administrasi hanya tokoh ahli.
"Kemudian tahapan selanjutnya, ini kita sambil paralel dengan Pansel melakukan proses yang lain nanti ada uji atau assessment ke lembaga lain, terus kesehatan terakhirnya itu mereka calon yang lulus uji kompetensi di lembaga lain termasuk kesehatan baru di uji di depan pansel,” ujar Subiyanto.
“Yang terakhir untuk mendapatkan yang nanti tokoh ahli itu kan enam orang yang akan dipilih Presiden dari 12 nama. Jadi 12 terus unsur pekerja itu dipilih dua dari empat nama. Unsur pemberi kerja dua juga dari empat nama. Jadi 4, 4, 8, tambah 12 nama. Jadi 20 (nama) yang direkomendasikan oleh pansel kepada Presiden,” pungkas dia.
Editor: Maswin (maswin.investorID@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News