
Jakarta: Hari-hari dengan tanggal kembar, seperti 9.9, 10.10, atau 11.11, telah menjadi momen penting bagi pelaku bisnis daring untuk memaksimalkan penjualan, terutama di
marketplace. Momen itu sering dimanfaatkan oleh berbagai platform
e-commerce untuk mengadakan diskon besar-besaran dan promo khusus yang menarik perhatian konsumen.
Bagi para penjual, kesempatan ini merupakan momentum emas untuk meningkatkan penjualan dengan strategi pemasaran yang tepat dan memanfaatkan antusiasme belanja konsumen.
Namun, agar dapat bersaing di tengah ramainya promosi, diperlukan persiapan matang dan strategi yang terarah.
Salah satu strategi kunci untuk meningkatkan penjualan pada periode tanggal kembar adalah memanfaatkan fitur promosi di
marketplace seperti
flash sale, voucher diskon, dan penawaran eksklusif.
Penjual perlu memaksimalkan visibilitas produk dengan optimasi SEO dalam deskripsi produk, menggunakan gambar berkualitas tinggi, serta memberikan informasi yang lengkap dan menarik.
Selain itu, penting juga untuk meningkatkan kecepatan respons terhadap pertanyaan konsumen dan memberikan layanan yang ramah untuk memperkuat reputasi toko.
Dengan strategi yang terencana, penjual dapat menarik lebih banyak pembeli dan meningkatkan penjualan secara signifikan selama periode ini.
Berdasarkan siaran pers SIRCLO, terdapat tiga strategi untuk meningkatkan penjualan di momen
double day dan
payday. Berikut tiga strategi dari SIRCLO yang dapat diterapkan untuk memacu pertumbuhan saat periode promo berlangsung:
1. Tingkatkan Konversi Penjualan saat Jam Puncak Konsumen Berbelanja
Data internal SIRCLO menunjukkan jam belanja yang paling populer selama Double Days dan Payday adalah pukul 12 siang, 8 malam, dan 12 malam.
Pola ini menunjukkan konsumen cenderung memanfaatkan waktu luang mereka, seperti waktu istirahat makan siang dan sepulang kerja untuk berbelanja
online.
Dalam
marketplace daring, brand dapat semakin meningkatkan visibilitas pada waktu-waktu tersebut dengan melakukan siaran langsung atau
live streaming, karena aktivitas ini memiliki potensi besar dalam menarik pengunjung yang siap bertransaksi.
2. Ragam Promosi untuk Menarik Minat Belanja Konsumen
Menggalakkan kampanye pemasaran khusus selama periode
Double Days dan
Payday dapat meningkatkan penjualan dan menarik konsumen baru.
Menurut data dari Populix, 75 persen pembelanja
online menantikan promo gratis ongkos kirim (ongkir), diikuti oleh
flash sale dan diskon berlipat.
Tidak hanya potongan harga atau gratis ongkir, pelaku bisnis juga bisa mengoptimalkan strategi
product bundling dan
thematic campaign.
Dengan merancang kampanye yang didasarkan pada tema spesifik, seperti musim, tren, atau momen spesial, bisnis dapat menciptakan daya tarik emosional yang lebih kuat bagi konsumen.
3. Perluas Jangkauan Bisnis Melalui Pemanfaatan dengan Strategi Omnichannel
Tidak hanya platform
marketplace, pelaku bisnis juga perlu mempertimbangkan pemanfaatan strategi
omnichannel commerce. Integrasi antar kanal penjualan
online dan
offline, mulai dari
website, live commerce, dan toko
offline, disertai strategi kampanye bersama Key Opinion Leaders (KOL) untuk memperluas pangsa pasar dan jangkauan konsumen.
Menurut riset
Capital One Shopping, pelaku usaha yang menggunakan strategi
omnichannel dapat mempertahankan 91 persen lebih banyak pelanggan dibandingkan yang memiliki satu kanal penjualan.
Maka, keberhasilan kampanye penjualan bergantung pada pemanfaatan kanal penjualan yang tersedia agar konsumen lebih mudah menemukan produk atau
brand.
"Dari tahun ke tahun, terjadi peningkatan signifikan dalam jumlah pesanan dan konsumen baru selama periode
Double Days. Berdasarkan data internal SIRCLO, pascapandemi atau selama dua tahun ke belakang rata-rata jumlah pesanan pada promo 1.1 hingga 7.7 terus meningkat sebesar 32 persen,
sementara jumlah konsumen baru naik sebesar 46 persen secara
year-on-year,” kata Chief Operating Officer SIRCLO Danang Cahyono.
(ANN)