#30 tag 24jam
Tips Memperlambat Penuaan di Usia 40 Tahunan
Di usia 40 tahunan, biasanya penuaan menjadi lebih cepat terjadi, ini tips memperlambat penuaan [311] url asal
#penuaan #penuaan-dini #olahraga-cegah-penuaan-dini #nutrisi-cegah-penuaan-dini
(Bisnis.Com) 29/10/24 14:45
v/17153377/
Bisnis.com, JAKARTA - Menjaga diri tetap awet muda dengan memperlambat proses penuaan pasti menjadi dambaan semua orang.
Pada usia 40, perpaduan olahraga dan pola makan yang tepat akan membantu memperlambat proses penuaan.
Dilansir dari timesofindia, berbagai temuan penelitian oleh para ilmuwan juga menunjukkan bahwa penuaan bukanlah proses yang lambat dan stabil dan hanya terjadi pada seseorang dengan dua proses yang dipercepat.
Penelitian yang dilakukan oleh Nature Aging yang diterbitkan pada bulan Agustus 2024 juga menunjukkan bahwa dua gelombang utama faktor penuaan terjadi pada manusia ketika mereka berusia 25 tahun dan pada usia 44 hingga 60 tahun.
Berikut adalah olahraga dan nutrisi yang memperlambat proses penuaan
1. Latihan kekuatan
Jika Anda berusia 40 tahun ke atas, penting bagi Anda untuk berkonsentrasi pada latihan kekuatan bersama dengan latihan rutin lainnya.
Meskipun banyak yang percaya bahwa latihan kekuatan hanya untuk binaragawan atau anak muda yang tertarik untuk menjaga tubuh tetap bugar, hal itu tidak benar. Menggabungkan latihan kekuatan akan membuat otot Anda lebih kuat dan bertindak sebagai pendukung aliran darah yang lancar.
2. Latihan kardiovaskular
Meningkatkan detak jantung Anda sesekali adalah langkah anti yang sangat penting dalam proses penuaan karena membingungkan tubuh Anda dan membuatnya bekerja untuk meningkatkan stamina yang dikombinasikan dengan asupan makanan.
Kardio meningkatkan kesehatan jantung, meningkatkan stamina, dan membantu pengelolaan berat badan serta meningkatkan kesehatan jantung.
3. Fleksibilitas
Pada usia 40, otot mulai bekerja dengan lambat dan mudah terasa nyeri karena posisi mekanis yang Anda lakukan saat bekerja atau dalam perjalanan.
Seseorang harus melakukan pilates atau yoga untuk meregangkan otot-otot yang tidak digunakan setelah beberapa saat dan ini juga membantu keseimbangan. Ini juga membantu mengurangi risiko cedera, memperbaiki postur tubuh.
4. Nutrisi yang tepat
Asupan makanan merupakan hal yang harus diperhatikan setiap orang. Selain mengisi tubuh Anda dengan makanan kaya nutrisi yang mencakup protein, karbohidrat kompleks, dan lemak sehat, Anda juga perlu mengonsumsi buah dan sayuran yang kaya antioksidan. Juga, pastikan untuk terhidrasi dengan baik.
Simak 9 Manfaat Retinol Bagi Kulit Untuk Kurangi Jerawat dan Cegah Penuaan Dini
Retinol juga mengelupas kulit yang lama meningkatkan produksi kolagen. [756] url asal
#retinol #manfaat-retinol-bagi-kulit #cara-mencegah-penuaan-dini #kulit #cegah-penuaan-dini #kolagen #produksi-kolagen #kulit
(Bisnis.Com) 18/10/24 16:51
v/16655450/
Bisnis.com, JAKARTA - Retinol merupakan salah satu bentuk dari vitamin A, biasanya Retinol akan ditambahkan ke krim kulit, lotion, dan serum.
Produk dari hasil perpaduan Ini memiliki efek antipenuaan dan dapat membantu membersihkan jerawat. Dikutip dari Clevelandclinic.org, (18/10/24), retinol meningkatkan produksi sel kulit (proliferasi) dan membantu membuka pori-pori yang tersumbat.
Retinol juga mengelupas kulit Anda dan meningkatkan produksi kolagen, yang dapat mengurangi munculnya garis-garis halus dan kerutan. Namun, yang perlu diperhatikan adalah adaptasi kulit Anda dengan Retinol yang akan memperburuk wajah pada awal pemakaian.
Produk yang mengandung retinol tersedia secara luas tanpa resep, dan konsentrasi retinoid yang lebih kuat tersedia dengan resep.Retinol juga dikemas dalam berbagai macam bentuk seperti Krim, Gel, Lotion, Salep, Serum.
Simak beberapa manfaat dari penggunaan Retinol pada tubuh:
1. Mengurangi Jerawat
Jerawat merupakan kondisi kulit yang umum terjadi. Hal ini lantaran pori-pori yang tersumbat oleh sel-sel kulit mati dan/atau minyak, sehingga terjadi pengembangan komedo. Retinol bekerja dengan cara dengan mencegah pori-pori tersumbat.
Beberapa bulan pertama pemakaian Retinol, mungki kulit terlihat lebih buruk sebab memasuki fase pembersihan Retinol. Setelah fase tersebut barulah kulit anda akan terlihat lebih baik dan cerah.
2. Mengobati bekas jerawat
Bekas jerawat hasil dari pemecahan jerawat yang berujung dengan peradangan kulit memunculkan bintik-bintik merah muda, merah atau gelap pada kulit Anda saat jerawat sembuh. Bekas ini bahkan bisa bertahan selama berminggu-minggu/bertahun-tahun. Pemakaian Retinol ini tidak selalu bekerja untuk bekas jerawat dengan tipe cekung atau terangkat.
3. Menghilangkan bintik hitam
Bintik-bintik hitam (hiperpigmentasi) dapat berkembang sebagai akibat dari kerusakan akibat sinar matahari pada kulit. Jika bintik-bintik coklat muda hingga gelap yang dimiliki di wajah, tangan, leher atau lengan itu adalah penumpukan melanin, yang memberikan warna kulit (pigmen).
Beberapa orang menemukan bahwa retinol topikal mencerahkan bintik-bintik kulit, meskipun butuh waktu berbulan-bulan dan dapat mengiritasi kulit Anda. Sebaiknya lakuka konsultasi dengan dokter kulit terkait.
4. Mengurangi pori-pori besar
Pori-pori adalah lubang di permukaan kulit yang memungkinkan rambut tubuh dan minyak melewatinya. Ketika pori-pori ini tersumbat oleh sel-sel kulit mati atau minyak, pori-pori akan menjadi lebih besar dan lebih terlihat.
Retinol topikal mengobati pori-pori besar dengan meningkatkan pergantian sel kulit - yang membuat kulit Anda lebih tebal - dan mencegah perkembangan pori-pori yang tersumbat.
5. Memperlambat Sarkoma Kaposi
Kanker langka yang dapat menyerang orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah menimbulkan tanda seperti bercak berwarna gelap. Penggunaan Alitretinoid dapat memperlambat pertumbuhan sel sarkoma Kaposi.
Meskipun tidak menyembuhkan kanker, ini merupakan salah satu cara alternatif untuk memperlambat perkembangannya. Cara yang direkomendasikan adalah mengoleskan gel alitretinoin ke lesi sarkoma Kaposi untuk memperlambat perkembangannya.
6. Menghilangkan strech mark
Bekas luka yang berkembang saat kehamilan lewat penambahan dan penurunan berat badan pasca kelahiran juga dapat dihilangkan denga Retinol.
Tanda-tanda ini berwarna merah muda, merah atau ungu pada awalnya, dan kemudian secara bertahap memudar hingga tampak perak atau putih. Retinol topikal dapat membantu membuat stretch mark kurang terlihat, tetapi bicarakan dengan penyedia layanan kesehatan sebelum menggunakannya selama kehamilan atau saat menyusui.
7. Mengurangi kerutan
Seiring bertambahnya usia, sel-sel kulit membelah lebih lambat dimana lapisan tengah (dermis) kulit mulai menipis. Hal ini menyebabkan kulit menjadi lebih sulit untuk mempertahankan kelembapan, dan memiliki lebih sedikit elastin serta kolagen.
Tretinoin dan tazarotene topikal dapat memperbaiki penampilan garis-garis halus dan kerutan dengan memperlambat pemecahan kolagen dan membuat kulit lebih elastis. Biasanya dibutuhkan beberapa bulan penggunaan retinol topikal untuk melihat perbedaan.
8. Mengobati melasma
Melasma adalah gangguan kulit umum lainnya yang menyebabkan bintik-bintik hitam atau bercak pada area yang terpapar sinar matahari. Paparan cahaya, panas, dan kadar hormon tertentu meningkatkan jumlah melanin yang dihasilkan tubuh. Ini menyebabkan munculnya bercak datar atau seperti bintik-bintik yang berwarna coklat muda, coklat tua atau biru-abu-abu.
Melasma paling sering terjadi selama kehamilan. Jika Anda hamil, Anda harus berbicara dengan penyedia layanan kesehatan Anda sebelum menggunakan obat oral atau topikal atau suplemen. Jika Anda tidak hamil, retinoid topikal (tretinoin) dapat membantu memudarkan bintik-bintik melasma.
9. Mengobati psoriasis
Psoriasis adalah kelainan kulit yang diderita orang dengan peradangan yang menyebabkan sel-sel kulit baru tumbuh terlalu cepat. Sel-sel baru menumpuk, menciptakan ruam tebal bersisik berwarna merah muda atau merah.
Penggunaan Retinol topikal memperlambat pertumbuhan sel kulit yang berlebihan dan mengurangi peradangan, membantu mengatasi ruam. Namun, karena retinol juga dapat lebih mengiritasi kulit, penyedia layanan kesehatan biasanya akan merekomendasikan penggunaan retinol dalam kombinasi dengan steroid topikal.
Itu dia 9 manfaat dari penggunaan retinol, namun tetap ingat bahwa retinol juga memiliki efek samping yang lumayan mengganggu. Hindari sengatan matahari secara langsung agar tidak terkena sensasi terbakar. (Enrich Samuel K.P)
Tanda-tanda Penuaan Dini dan Penyebabnya
Penuaan dini bisa terjadi karena faktor berikut ini, simak lengkapnya [375] url asal
#penuaan-dini #faktor-penyebab-penuaan-dini
(Bisnis.Com) 13/10/24 18:50
v/16410085/
Bisnis.com, JAKARTA - Sejak pertengahan usia 20-an, produksi kolagen alami tubuh akan melambat seiring bertambahnya usia.
Hal tersebut dapat menyebabkan terbentuknya tampilan kerutan dan garis halus seiring dengan bertambahnya waktu.
Dermatologist Dr. dr. Fitria Agustina, Sp.D.V.E., FINSDV, FAADV mengatakan terdapat beberapa faktor yang dapat menyebabkan munculnya tampilan garis halus pada usia muda yakni faktor intrinsik, yaitu proses penuaan alami; dan faktor ekstrinsik seperti paparan terhadap sinar matahari dan polusi; pemilihan produk skincare yang kurang sesuai dengan kondisi kulit; mau pun konsumsi nutrisi yang kurang baik.
Dia memaparkan pada usia 20 tahunan sudah mulai turun produksi kolagen dalam kulit sebesar 5-10 persen, kemudian ketika menginjak usia 30 tahun, penurunan lebih besar 10-20 persen.
"Masuk usia 40 tahun akan turun lebih tinggi lagi menjadi 25-35 persen," paparnya.
Selain itu, katanya, periode menopause early 5 tahun penurunan produksi kolagen lebih besar lagi sekitar 30-40 persen, dimana dalam proses inilah wrinkle lebih jelas terlihat.
Dia memaparkan proses penuaan atau skin aging dipengaruhi dua hal yakni intrinsik atau kronologikal aging seperti genetik, gender dan penyakit penyerta.
Sedangkan faktor ekstrinsik biasanya paparan sinar matahari yang berlebihan, kebiasaan merokok, alkohol, dan paparan polusi dan makanan, dan stres atau sering marah-marah.
Faktor ekstrinsik yang paling berpengaruh sampai 50 ersen adalah gaya hidup, pola tidur, nutrisi yang cukup dan olahraga.
Tanda-tanda kulit mengalami penuaan
- Kulit kering
- Wrinkle
- Warna tidak rata atau flek-flek
- Tidak elastis
- Beberapa pasien saya yang masih berusia 20-an mulai khawatir dengan tanda-tanda penuaan dini pada kulit wajah, termasuk munculnya garis halus.
Fika Yolanda, Marketing Director, Kenvue Indonesia mengatakan untuk mengatasi penuaan dini ada bahan aktif yang dapat membantu mencegah atau memperlambat proses penuaan.
Salah satu jawabannya adalah retinol, yang secara luas diakui dalam dermatologi sebagai salah satu solusi terbaik untuk mencegah dan memperlambat munculnya kerutan dan garis halus.
Retinol merupakan salah satu bentuk retinoid yang lebih lembut dibandingkan dengan asam retinoat dan retinaldehid, sehingga lebih jarang menyebabkan iritasi dan cocok untuk semua jenis kulit.
"Retinol mengalami dua tahap konversi untuk menjadi bentuk yang paling bioaktif, di mana ia berperan dalam mempercepat pergantian sel kulit, memperkuat epidermis, merangsang produksi kolagen dan elastin di lapisan dermis, serta menjaga kelembapan kulit secara optimal," ujarnya dalam peluncuran seri produk Visible Repair dengan Pure Retinol SA (Sustained Action).
Waspada, Begadang dan Merokok Sebabkan Penuaan Otak
Kurang tidur dapat menyebabkan otak terlalu lama bekerja sehingga kinerjanya menjadi tidak efisien. [574] url asal
#penuaan-dini-otak #gaya-hidup #cara-meningkatkan #usia #otak #penuaan-dini #fungsi-otak
(Bisnis.Com) 07/10/24 15:46
v/16111102/
Bisnis.com, JAKARTA - Seiring bertambahnya usia, otak ikut mengalami penuaan. Fungsi otak bisa mengalami penurunan saat orang rutin begadang dan merokok, hingga mengganggu ingatan.
Bahkan, penuaan otak sering kali dikaitkan dengan penyakit, seperti demensia dan alzheimer. Namun, masalah gangguan ingatan juga sering terjadi sebelum orang-orang menyentuh usia 60 tahun. Banyak diantaranya yang sudah mulai sering lupa dan mengalami masalah kognitif di usia yang lebih muda.
Dilansir dari Psychiatrist.com, Senin (10/7/2024), terdapat kasus dimana anak berusia 19 tahun sudah bisa menderita penyakit alzheimer. Anak tersebut mengalami kehilangan ingatan secara bertahap dan kesulitan berkonsentrasi sejak usia 17 tahun.
Meskipun tidak diketahui penyebab tunggalnya, para peneliti mengungkap bahwa hal ini bisa terjadi karena beberapa faktor, termasuk gen, gaya hidup, dan lingkungan.
Di antara 3 faktor tersebut, gen adalah salah satu faktor yang sulit untuk dihindari. Namun, gaya hidup dan lingkungan bisa dikontrol sejak dini sebagai upaya preventif dari hal-hal buruk yang kemungkinan akan terjadi di masa depan.
Simak 8 gaya hidup yang bisa menyebabkan penuaan dini:
1. Terkena paparan polusi udara yang buruk
Dilansir dari Vogue, debu dan polusi udara berdampak sangat buruk bagi kesehatan. Untuk menghindari dampak buruk ini, Anda bisa coba untuk membeli penyaring udara dan tanaman hias detoksifikasi di rumah. Hal ini bisa membantu menyaring udara buruk agar udara di rumah terasa lebih bersih dan segar. Selain itu, luangkanlah waktu Anda untuk beristirahat dengan jalan di daerah hijau perkotaan yang tidak terlalu tercemar, seperti di taman atau kebun sesering mungkin.
2. Mengonsumsi alkohol
Orang yang mengonsumsi alkohol yang berlebihan bisa menyebabkan kerusakan dan penyusutan pada otak. Maka dari itu, Anda harus berhenti mengonsumsi alkohol sesegera mungkin. Bila tidak dapat berhenti sepenuhnya, cobalah untuk mengurangi porsi yang dikonsumsi.
3. Mengalami tekanan darah tinggi akibat stres
Salah satu penyebab terjadinya tekanan darah tinggi adalah stress. Untuk mengurangi stress, Anda bisa terapkan olahraga relaksasi, seperti yoga, meditasi, dan latihan pernapasan. Selain itu, cobalah untuk memperdalam hobi, dan jalan secara teratur untuk menghilangkan stress dan otak menjadi lebih rileks.
4. Pola makan tidak seimbang
Pola makan yang tidak seimbang dapat menyebabkan peningkatan kadar kolesterol LDL, atau yang biasa dikenal sebagai kolesterol jahat. Untuk mengatasi ini, Anda bisa mulai dengan perbanyak konsumsi buah, sayur, biji-bijian utuh, dan kacang-kacangan, seperti buncis. Batasi juga makanan yang dapat memperburuk kolesterol, seperti daging berlemak, keju, dan makanan olahan. Di atas itu semua, tetaplah terhidrasi dengan banyak minum air putih.
5. Merokok
Merokok masih menjadi salah satu kebiasaan yang dapat mengancam kesehatan, beberapa diantaranya berpengaruh pada penyusutan otak, gangguan kognitif, dan gangguan tidur. Usahakanlah untuk berhenti atau mengurangi rokok. Rajin berolahraga dan melakukan meditasi dapat membantu Anda dalam proses berhenti merokok.
6. Kurang tidur
Kurang tidur dapat menyebabkan otak terlalu lama bekerja sehingga kinerjanya menjadi tidak efisien. Beberapa tips untuk membantu Anda tidur lebih cepat adalah dengan membatasi paparan cahaya biru (paparan cahaya dari perangkat elektronik), mengonsumsi makanan sehat, dan berolahraga secara teratur.
7. Kesepian
Koneksi dengan orang-orang sangat penting bagi kesehatan, termasuk bagi otak. Tingkatkanlah kehidupan sosial Anda, seperti ikut tim olahraga, mengikuti kelas, atau mengikuti kegiatan outdoor untuk memperluas koneksi dan membangun hubungan dengan banyak orang.
8. Kurang berolahraga
Rajin berolahraga tidak hanya dapat mencegah depresi dan stress, tetapi juga dapat membantu melindungi tubuh, otak, dan jantung. Anda tidak perlu melakukan olahraga yang terlalu berat. Anda bisa mulai dengan rutin berjalan kaki, berenang, berkebun, atau melakukan aktivitas aerobik lainnya yang bisa dilakukan di rumah.
Itulah 8 gaya hidup yang mempengaruhi penuaan otak dan cara mencegahnya. Selamat hidup sehat! (Jesslyn Samantha Rumiris Lumbantobing)