#30 tag 24jam
Bappebti: Memecoin PEPE Masuk 5 Besar Transaksi Kripto di Indonesia Sepanjang September 2024
Bappebti mencatat memecoin PEPE di antara lima besar aset kripto paling banyak ditransaksikan di Indonesia pada September 2024. [1,187] url asal
#bappebti #meme-coin #meme-token #memecoin #pepe #pepecoin
(BlockChain-Media) 22/10/24 14:39
v/16835002/
Berdasarkan laporan terbaru dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), memecoin PEPE, mencatatkan dirinya di antara lima besar aset kripto yang paling banyak ditransaksikan di Indonesia pada September 2024. PEPE, meme coin, yang sebelumnya dikenal sebagai aset kripto yang lebih bersifat spekulatif, kini berhasil mengukuhkan posisinya di tengah arus utama pasar kripto di Tanah Air.
Menurut Bappebti, nilai transaksi total aset kripto di Indonesia pada September 2024 mencapai Rp33,67 triliun. Meskipun angka ini mengalami penurunan sebesar 31,17 persen dibandingkan Agustus 2024 yang mencapai Rp48,92 triliun, PEPE tetap menunjukkan daya tariknya di kalangan trader lokal. Hal ini juga mencerminkan perkembangan tren investasi aset kripto di Indonesia yang semakin dinamis.
PEPE berada di peringkat ke-4 sebagai aset kripto yang paling banyak ditransaksikan di Indonesia sepanjang September. PEPE bahkan melampaui nilai transaksi SOL. Sedangkan Tether (USDT), Ethereum (ETH), Bitcoin (BTC) berada di masing-masing peringkat pertama, kedua, dan ketiga.
“Selanjutnya, jenis aset kripto yang paling banyak ditransaksikan berdasarkan nilai transaksi pada perdagangan fisik (spot trading) aset kripto sepanjang September 2024 yaitu Tether (USDT), Ethereum (ETH), Bitcoin (BTC), Pepecoin (PEPE), dan Solana (SOL),” tulis Bappebti dalam keterangan resminya beberapa waktu lalu. Bappebti memang tak merinci berapa nilai total transaksi meme coin bersimbol katak hijau itu.

Peringkat ini mencerminkan bagaimana memecoin PEPE berhasil mendapatkan tempat di antara aset-aset kripto besar lainnya. Keberhasilan PEPE ini menunjukkan adanya minat yang signifikan dari investor terhadap memecoin, khususnya di tengah volatilitas pasar yang tinggi.
Memecoin PEPE dan Potensinya di Pasar Kripto IndonesiaMemecoin PEPE, yang pada awalnya hanya dianggap sebagai lelucon atau satir, kini menjadi sorotan para investor, karena potensi pertumbuhannya yang signifikan. Nilai pasarnya yang diprediksikan bisa mencapai US$25 miliar, ditafsirkan bahwa investor memandang PEPE sebagai salah satu aset yang, meskipun spekulatif, memiliki peluang besar untuk menghasilkan return tinggi dalam jangka pendek. Dengan ekosistem kripto yang terus berkembang di Indonesia, PEPE tampaknya menjadi salah satu aset yang dilirik oleh para trader yang ingin memanfaatkan volatilitas pasar.
Perkembangan pesat PEPE di Indonesia bisa jadi tidak terlepas dari semakin banyaknya pedagang aset kripto yang berpartisipasi dalam transaksi. Hingga September 2024 menurut Bappebti, jumlah pelanggan aktif yang melakukan transaksi aset kripto mencapai 504,3 ribu. Hal ini memperlihatkan bahwa pasar aset kripto di Indonesia masih terus bertumbuh, bahkan di tengah penurunan nilai transaksi bulanan.
Kehadiran memecoin PEPE di lima besar aset kripto teratas di Indonesia juga mencerminkan perubahan pandangan terhadap jenis aset ini. Sebelumnya, memecoin secara umum sering kali dianggap sebagai aset yang tidak memiliki fundamental yang kuat. Namun, dalam beberapa bulan terakhir, memecoin PEPE mampu menarik perhatian investor global dan lokal, baik untuk tujuan investasi jangka pendek maupun sebagai bagian dari diversifikasi portofolio.
Harga Meme Coin Pepecoin Diprediksi Naik 469,48 Persen
Dukungan Regulasi untuk Ekosistem Kripto IndonesiaBersamaan dengan peningkatan transaksi aset kripto di Indonesia, Bappebti terus mengambil langkah strategis untuk memperkuat ekosistem kripto yang ada. Salah satunya dengan menerbitkan Peraturan Bappebti (Perba) Nomor 9 Tahun 2024. Perba ini mengatur berbagai hal terkait perdagangan aset kripto, termasuk penambahan jenis pelanggan dan persyaratan bagi Calon Pedagang Fisik Aset Kripto (CPFAK).
Dalam pernyataannya, Kepala Bappebti, Kasan, menegaskan bahwa penerbitan Perba ini merupakan upaya untuk mewujudkan ekosistem kripto yang berintegritas, modern, dan adaptif.
“Terbitnya Perba ini adalah salah satu upaya Bappebti dalam mewujudkan ekosistem aset kripto yang berintegritas, modern, dan adaptif. Di sisi lain, Bappebti tetap konsisten mengedepankan perlindungan masyarakat dengan memberikan kenyamanan, kemudahan, dan kepastian hukum dalam mengakses aset kripto sebagai salah satu pilihan investasi,” ujar Kasan dalam siaran pers resmi belum lama ini.
Dengan adanya regulasi yang semakin ketat dan jelas, pasar kripto di Indonesia diharapkan akan semakin stabil dan menarik bagi investor, baik domestik maupun internasional. Peningkatan regulasi ini juga penting untuk melindungi para investor dari risiko-risiko yang mungkin muncul, terutama terkait dengan memecoin yang sering kali memiliki volatilitas tinggi.
Reku Berharap Segera Kantongi Lisensi sebagai PFAK
Spekulasi Masa Depan PEPE di IndonesiaDengan masuknya memecoin PEPE ke dalam lima besar aset kripto yang paling banyak ditransaksikan di Indonesia, prospek masa depan memecoin ini terlihat cukup cerah, setidaknya untuk saat ini.
Namun, investor harus tetap waspada terhadap risiko yang menyertai memecoin seperti PEPE, yang cenderung lebih fluktuatif dibandingkan dengan aset kripto yang memiliki fundamental lebih kuat seperti Bitcoin atau Ethereum, kendati secara global berada di peringkat ke-3 di sektor memecoin versi CoinMarketCap.
Kapitalisasi pasar memecoin secara global dalam 30 hari terakhir mencapai US$58,85 miliar, naik dari US$41,87 miliar. Nilai pasar PEPE sendiri mencapai US$4,33 miliar per Selasa (22/10/2024).

Meskipun demikian, tren ini menunjukkan adanya perubahan preferensi investor terhadap aset yang lebih spekulatif. Investor di Indonesia tampaknya semakin berani mengambil risiko dalam investasi mereka, terutama setelah melihat peluang keuntungan besar yang ditawarkan oleh memecoin seperti PEPE.
Dengan regulasi yang semakin ketat dan dukungan pemerintah terhadap perkembangan ekosistem kripto di Indonesia, PEPE dan aset kripto lainnya diharapkan akan terus berkembang. Hal ini juga akan membuka peluang bagi memecoin lain untuk ikut berkompetisi di pasar yang semakin kompetitif.
PEPE dan Adopsi Aset Kripto IndonesiaPopularitas PEPE di Indonesia tidak dapat dipisahkan dari konteks yang lebih luas mengenai adopsi dan penggunaan aset kripto di negara ini. Dengan Indonesia kini menduduki peringkat ketiga dunia dalam adopsi aset kripto, setelah Nigeria dan India, fenomena ini memberikan gambaran betapa besar minat masyarakat terhadap berbagai jenis aset digital, termasuk memecoin seperti PEPE.
Menurut penelitian yang dilakukan oleh Chainalysis, meningkatnya peringkat Indonesia dalam hal adopsi aset kripto mencerminkan bahwa masyarakat semakin terbuka dan aktif dalam berinvestasi dalam berbagai bentuk kripto. Popularitas PEPE sebagai salah satu memecoin yang menonjol di pasar menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia tidak hanya tertarik pada aset kripto utama seperti Bitcoin atau Ethereum, tetapi juga pada token yang lebih spekulatif dan berpotensi memberikan keuntungan tinggi dalam waktu singkat.
Lebih lanjut, studi yang disponsori oleh VISA mengungkapkan bahwa penggunaan stablecoin di Indonesia semakin beragam, tidak hanya untuk trading kripto, tetapi juga sebagai alternatif layanan perbankan yang lebih efisien. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin mencari cara untuk memanfaatkan kripto dalam kehidupan sehari-hari mereka. PEPE, meskipun merupakan memecoin, dapat dianggap sebagai bagian dari ekosistem yang lebih luas ini, di mana inovasi dan penggunaan praktis aset kripto semakin meningkat.
Data dari Triple A menunjukkan bahwa Indonesia berada di peringkat ke-12 di dunia dalam kepemilikan kripto, dengan 13,9 persen dari populasi memiliki aset kripto. Peningkatan jumlah pemilik kripto ini tentunya turut berkontribusi pada popularitas PEPE, di mana lebih banyak investor berpotensi terjun ke dalam pasar memecoin.
Selain itu, minat Indonesia terhadap kripto Real World Assets (RWA) yang berada di peringkat kedua dunia menurut Coingecko juga menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia semakin menyadari dan tertarik pada inovasi yang ditawarkan oleh teknologi blockchain. Hal ini menciptakan peluang bagi PEPE dan memecoin lainnya untuk menarik perhatian lebih banyak investor yang ingin mengeksplorasi potensi keuntungan di pasar yang berkembang pesat ini.
Dengan semua faktor ini, popularitas PEPE di Indonesia tidak hanya mencerminkan ketertarikan pada memecoin, tetapi juga merupakan bagian dari tren adopsi dan penggunaan aset kripto yang lebih luas di masyarakat Indonesia.
Perjalanan PEPE di pasar kripto Indonesia mungkin masih panjang, namun masuknya PEPE ke dalam lima besar aset kripto teratas pada September 2024 adalah bukti bahwa memecoin telah mendapatkan tempatnya di dunia investasi kripto, khususnya di Indonesia. [ps]
Gelagat Pepecoin Berikutnya Usai Arthur Hayes Beli PEPE US$250 Ribu
Ada sejumlah gelagat Pepecoin berikutnya secara teknikal usai Arthur Hayes membeli PEPE senilai US$250 ribu beberapa waktu lalu. [289] url asal
(BlockChain-Media) 30/09/24 21:32
v/15780223/
Ada sejumlah gelagat Pepecoin berikutnya secara teknikal usai Arthur Hayes membeli PEPE senilai US$250 ribu beberapa waktu lalu. Seorang analis justru yakin memecoin bersimbol Pepe the Frog itu sanggup mencetak rekor terbaru lagi.
Pada 27 September 2024 lalu, Arthur Hayes mengambil langkah signifikan dengan mengakuisisi sejumlah besar token bertema katak hijau Pepecoin melalui di Binance. Pembelian ini hanyalah bagian dari strategi investasinya di memecoin, karena ia juga membeli token ATH dalam jumlah besar.
Tindakan ini ini dinilai mencerminkan keyakinan kuat Hayes terhadap potensi pertumbuhan memecoin di masa mendatang, terutama PEPE, yang saat ini menjadi pusat perhatian investasinya, termasuk menjadi salah satu sinyal tentang gelagat Pepecoin berikutnya.
Berdasarkan data dari blockchain, Hayes pertama kali mentransfer US$1 juta dalam bentuk USDC ke Binance. Satu jam kemudian, ia menerima 24,39 miliar token PEPE senilai US$252.680.

Hal ini mengindikasikan bahwa Hayes membeli token tersebut melalui Binance segera setelah mentransfer USDC-nya. Selain itu, Hayes juga memindahkan 8 juta token MOG senilai US$12,72 antara dompet kriptonya, semakin mengokohkan posisinya dalam memecoin.
Arthur Hayes Ungkap Potensi Memecoin, Beli PEPE Senilai US$250.000!
Prediksi Gelagat Pepecoin Berikutnya, Analis: Bisa Cetak ATH LagiSelain langkah akuisisi PEPE dari tokoh termemuka seperti Hayes, gelagat Pepecoin berikutnya dianalisis oleh analis kripto di X, Fabian. Ia berpendapat, bahwa PEPE bersiap untuk mencetak rekor baru di masa mendatang.

Hijau merekah juga menghampiri DOGE dengan raihan sepekan sebesar 11,7 persen dan SHIB sebesar 25,8 persen.
Mengingat dinamika harga altcoin seperti PEPE cukup dipengaruhi oleh BTC, pasar juga menanti perubahan sentimen imbas data terbaru dari Institute for Supply Management (ISM) yang akan diumumkan pada 1 Oktober 2024 nanti. Jika data menguat, maka harga Bitcoin bisa mencetak rekor baru di Oktober, menurut 10x Research. [ps]
Analisis Teknikal PEPE/USDT, Ada Potensi Reli 48 Persen
Analisis teknikal PEPE/USDT menunjukkan meme token ini berpotensi terdorong naik sebesar 48 persen ke US$0,00001337. [376] url asal
#analisis-teknikal #meme-coin #meme-token #pepe #pepe-the-frog #pepecoin #token-meme
(BlockChain-Media) 26/09/24 22:49
v/15604703/
Analisis teknikal PEPE/USDT menunjukkan pergerakan positif yang menarik, di mana meme token ini berpotensi terdorong naik sebesar 48 persen ke US$0,00001337.
Harga PEPE saat ini menunjukkan kekuatan yang jelas di atas retracement level 61,8 persen (US$0,00000709) sebagai golden ratio sejak 9 September 2024. Ini mengindikasikan bahwa tren bearish mulai berkurang. Potensi pembalikan menuju tren bullish semakin terbuka.
Pertahanan harga di level sangat penting ini menunjukkan dukungan kuat dari pembeli. Pada pekan 23 September 2024, PEPE berhasil melewati level 50 persen retracement di harga US$0,00000903. Meskipun momentum masih berkembang karena posisi candle belum cukup solid, ada harapan untuk tren bullish yang berkelanjutan.
Sinyal Altcoin Season Makin Kuat, Dominasi Bitcoin Mulai Melemah
Berdasarkan analisis teknikal PEPE/USDT menggunakan Fibonacci Retracement di time frame mingguan, level 50 persen menjadi area kritis bagi kelanjutan tren bullish. Jika harga tetap di atas level ini, area tersebut akan berfungsi sebagai support baru.
Namun, jika terjadi tekanan jual, harga mungkin kembali menguji level ini sebagai resistance. Melihat dari posisi saat ini, target harga berikutnya terletak di level 38,2 persen di US$0,00001096. Ini adalah zona penting yang sering dianggap sebagai resistance pertama yang harus ditembus untuk melanjutkan kenaikan.

“Terobosan di atas garis resistensi pola itu atas sangat penting. Berhasil menembus level ini dapat mendorong memecoin ke level tertinggi 2024 di US$0,00001725 atau ke sasaran menengah di US$0,00001307,” tulisnya.
Terpantau pada Kamis (26/09/2024) sebelum tengah malam, harga PEPE di kisaran US$0,000009542, sudah melewati batas atas pola tersebut. Ini menyiratkan skenario positif reli PEPE menjadi lebih solid.
Analis: Dominasi Bitcoin Luruh, Altseason Akan TibaNarasi pelengkap untuk skenario positif ini adalah mulai beralihnya pelaku pasar dari Bitcoin menuju altcoin. Hal ini ditandai dengan berkurangnya dominasi Bitcoin terhadap kripto besar lain.
Hal itu disampaikan oleh analis kripto Ali Martinex, bahwa dominasi Bitcoin menunjukkan kemungkinan terjadinya breakdown dari pola rising wedge, yang biasanya menjadi sinyal bearish dalam analisis teknikal. Pola ini sering kali mengindikasikan bahwa momentum kenaikan mulai kehilangan tenaga, dan risiko penurunan semakin meningkat.
Di sisi lain, Martinez juga mengamati bahwa kapitalisasi pasar altcoin sedang menunjukkan breakout dari pola falling wedge. Ini menjadi tanda bahwa altcoin bersiap untuk memasuki fase kenaikan yang signifikan, atau bisa disebut reli bull run. [ps]
Harga PEPE Terguling, Waspada US$0,00000586
Harga PEPE terguling ke level terendahnya selama 30 hari terakhir dan ada potensi death cross dalam beberapa hari mendatang. [430] url asal
#meme #meme-coin #meme-token #pepe #pepecoin
(BlockChain-Media) 08/09/24 14:44
v/14934363/
Situasi pasar kripto global kian tak pasti, harga PEPE terguling mungkin membuat investor jadi frustasi. Secara teknikal pelaku pasar patut mewaspadai turunan terendah di US$0,00000586.
Selama 30 hari terakhir, harga PEPE terus terpuruk 21,36 persen di kisaran US$0,00000684, di bawah support level pentingnya sejak menjelang akhir Agustus 2024 lalu.
Waspada Harga PEPE Terguling Menguji US$0,00000586Berdasarkan indikator Swing High Low Support & Resistance, harga PEPE mencoba merangsek ke bawah support level US$0,00000688 di skala harian sejak 6 September 2024, menguji support level di bawahnya, yakni US$0,00000586 yang dicapai sebelumnya pada 5 Agustus 2024 lalu.
Jika harga PEPE enggan menjangkau di atas support level US$0,00000688, maka tekanan lebih lanjut di bawah US$0,00000586 masih terbuka.
Hambatan yang melintang di atas tentu saja adalah resistance level US$0,00000896 dan US$0,00000982 yang dicapai sebelumnya masing-masing pada 26 Agustus dan 24 Agustus 2024.
Momentum gerak harga PEPE di time frame mingguan.Ini menambah tekanan momentum negatif pada time frame mingguan (lihat gambar di atas) yang terjadi sejak 12 Agustus 2024. Gejala melemahnya momentum PEPE semakin tegas pada 10 Juni 2024 usai berpuncak pada pekan sebelumnya, 3 Juni 2024. Kondisi seperti ini dapat ditafsirkan penurunan lebih lanjut dapat terjadi dalam jangka waktu menengah.
Analisis Lanjutan di Time Frame 4 jam dan HarianSementara itu, dalam rentang waktu lebih pendek, 4 jam, harga PEPE mencoba untuk bergerak naik, harga tetap bergerak dalam tren turun setelah berhasil menembus US$0,00000766, dan masih diperdagangkan di bawah Simple Moving Average (SMA) 100 hari. Saat ini, harga semakin mendekati support level US$0,00000589, dengan sentimen pasar yang masih negatif.
Indikator Relative Strength Index (RSI) di grafik 4 jam menunjukkan angka 31 persen, yang menandakan bahwa harga PEPE terguling berada di zona oversold (jenuh jual). Ini berarti tekanan jual yang tinggi dapat membuka kemungkinan adanya rebound atau konsolidasi jangka pendek jika penjual (bears) tidak terus mendominasi pasar.
Momentum bearish yang kuat memang mendominasi di skala harian. Usai harga menembus US$0,00000766 dan diperdagangkan di bawah Simple Moving Average (SMA) 100 hari, PEPE mengalami tekanan jual yang signifikan. Meskipun saat ini ada upaya untuk rebound, pergerakan naik ini di tengah harga PEPE terguling, kemungkinan hanya bersifat sementara karena sentimen bearish yang masih mendominasi dan menekan harga.
Indikator Relative Strength Index (RSI) pada grafik harian menunjukkan angka 36 persen, di bawah ambang batas 50 persen, yang menegaskan harga PEPE terguling alias masih berada di bawah tekanan bearish. Kondisi ini menunjukkan bahwa kemungkinan besar bears (penjual) dapat kembali mengambil alih dan mendorong harga lebih rendah. [ps]
PEPE Bisa Reli Dua Digit, Ini Level Kuncinya!
Harga PEPE diprediksi bisa bergerak naik lebih dari 40 persen, namun, ada sejumlah level kunci yang patut diawasi lebih lanjut. [543] url asal
#analisis #coin-meme #grafik #meme-coin #meme-token #pepe #pepecoin #token-meme
(BlockChain-Media) 26/08/24 15:03
v/14749926/
Harga PEPE diprediksi bisa bergerak naik lebih dari 40 persen alias dua digit dari kisaran US$0,00000911. Namun, ada sejumlah level kunci yang patut diawasi lebih lanjut.
Hal itu dipaparkan oleh Redaksi Coingapepada Senin, 26 Agustus 2024 melalui analisis teknikal untuk time frame 12 jam. Ada pula sejumlah metriks lain yang memetakan sentimen positif pasar terhadap meme coin berkapitalisasi pasar tinggi setelah Dogecoin dan Shiba Inu ini. Ketika artikel ini dilansir, harga PEPE bertengger di US$0,00000905, naik tipis 1,72 persen dalam 24 jam terakhir dengan menghijau 35 persen dalam sepekan.
PEPE Berpotensi Bullish BreakoutMenurut redaksi Coingape, pada grafik 12 jam harga PEPE menunjukkan bahwa harga telah bergerak di atas level resistensi utama dan diperdagangkan mendekati upperBollinger Band, yang menunjukkan adanya momentum naik.
“PEPE kemungkinan akan menemukan resistensi jangka pendek di sekitar US$0,00000955. Jika momentum bullish berlanjut, sasaran zona berikutnya adalah US$0,00001300,” tulis mereka.
Pergerakan harga yang mendekati upper band Bollinger Band biasanya menunjukkan bahwa pasar sedang overbought, tetapi juga mengindikasikan momentum bullish yang kuat. Breakout di atas upper band dapat menandakan kelanjutan tren naik.
Menegaskan data itu, indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) berada di atas garis nol, dan garis MACD berada di atas garis sinyal, yang mengindikasikan adanya momentum bullish. Histogram bar yang meningkat menunjukkan bahwa momentum semakin kuat.
“Jika PEPE berhasil mempertahankan breakout di atas US$0,00000955 dengan volume yang lebih tinggi dan sinyal MACD yang bullish, ini akan membenarkan pembelian jangka panjang dengan target potensial di atas US$0,00001300. Perpanjangan lebih lanjut akan bergantung pada kondisi pasar dan perkembangan support level dan resistensi baru. Jika harga PEPE gagal menembus US$0,00000955, harga dapat turun ke US$0,00000811, yang sekarang berfungsi sebagai zona support kunci. Level ini sebelumnya berfungsi sebagai resistensi dan diharapkan dapat memberikan basis yang kuat jika harga mengalami penurunan. Penurunan lebih rendah dari itu dapat membatalkan tesis bullish saat ini,” tulis mereka.

Selain itu, potensi kenaikan harga PEPE disebutkan juga didukung oleh lonjakan harga Bitcoin yang baru-baru ini berhasil menembus resistensi US$62.000. Ketika harga Bitcoin naik, pasar kripto secara keseluruhan cenderung mengikuti, termasuk harga PEPE.
“Lonjakan harga Bitcoin sering kali menyebabkan aliran modal masuk ke pasar kripto yang lebih luas, mendorong harga altcoin, termasuk meme coin seperti PEPE, naik,” sebut redaksi.
Di sisi lain, sentimen pasar terhadap PEPE dianggap positif dan mulai terjadi akumulasi, berdasarkan data media sosial. Data dari Santiment menunjukkan bahwa volume sosial PEPE mencapai puncak bulanan. Ini berarti frekuensi penyebutan kata kunci terkait ‘Pepe’ di platform media sosial seperti X dan Telegram meningkat dalam 24 jam terakhir.
“Dikombinasikan dengan kenaikan harga PEPE selama tujuh hari terakhir, ini mungkin mengindikasikan bahwa para investor sedang mencari informasi lebih lanjut tentang PEPE sebelum melakukan investasi. Peningkatan volume sosial ini dapat menjadi pertanda bahwa ada minat yang tumbuh terhadap PEPE di kalangan investor, yang pada gilirannya dapat memacu harga lebih tinggi,” sebut redaksi.
Meskipun terjadi lonjakan volume sosial, para trader di pasar berjangka tampak menutup posisi long mereka. Menurut data dari Coinglass, meskipun posisi long masih lebih tinggi daripada posisi short, para trader menutupnya dalam keadaan rugi. Ketika para trader melakukan ini, mereka cenderung membuka posisi short, yang dapat menjadi sinyal bearish untuk harga PEPE. [ps]