Berita Populer Nasional 5 Juli 2024, Dokter ungkap alasan Prabowo baru operasi kaki sekarang; Megawati lantik Ganjar dan Ahok jadi Ketua DPP PDI-P Halaman all [752] url asal
JAKARTA, KOMPAS.com - Kabar operasi yang dijalani Menteri Pertahanan (Menhan) sekaligus Presiden RI terpilih Prabowo Subianto cukup mengejutkan di awal pekan ini.
Melalui keterangan tertulis pada Minggu (30/6/2024) malam, Prabowo mengabarkan bahwa menjalani operasi karena cidera kaki di Rumah Sakit Pusat Pertahanan Negara (RSPPN) Panglima Besar Soedirman, Jakarta Selatan.
Ketua Umum Partai Gerindra tersebut mengungkapkan bahwa penyebab cedera yang sudah lama tersebut adalah karena dua kali kecelakaan terjun payung saat masih aktif bertugas di TNI.
“Seperti sudah diketahui banyak pihak, saya pernah mengalami dua kali kecelakaan terjun payung saat bertugas di TNI pada tahun 80-an di kaki kiri saya, cidera ini selama ini masih saya rasakan,” kata Prabowo dalam keterangannya.
Bahkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menjenguk suksesornya tersebut dan mendoakan untuk pemulihan Prabowo.
Kabar operasi Prabowo sempat mengundang pertanyaan karena baru dilakukan padahal cedera yang dialami sudah puluhan tahun yang lalu.
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman mengatakan, akibat dari kecelakaan tersebut baru muncul puluhan tahun kemudian.
Oleh karenanya, Prabowo menjalani operasi cedera kaki kiri di RSPPN Panglima Besar Soedirman, Jakarta Selatan.
"Bukan sakit. Jadi memang Beliau ada cedera, puluhan tahun yang lalu, tahun 80-an ketika terjun payung kemungkinan di Timor Timur, cedera. Cedera seperti itu memang katanya, enggak bisa tuntas begitu saja. Beberapa puluh tahun kemudian katanya bisa timbul akibat," ujar Habiburokhman pada 1 Juli 2024.
1. Dokter Ungkap Alasan Prabowo Baru Operasi Kaki Sekarang, padahal Cederanya 1980-an
Terbaru, dokter konsultasi hip and knee dari Pusat Rehabilitasi (Pusrehab) Kementerian Pertahanan (Kemenhan), dr Yos Sunaryo Kusumo mengungkapkan alasan kenapa Prabowo baru menjalani operasi cedera kaki kiri belum lama ini.
Padahal, Prabowo mengalami cedera kaki kiri sejak tahun 1980-an.
"Ya Beliau pengen dioperasi aja. Karena kan memang ya cederanya seperti yang beliau bilang itu. Tahun 80-an cederanya Beliau," ujar Sunaryo saat ditemui di Pusrehab Kemenhan, Jakarta Selatan, Jumat (5/7/2024).
Saat ditanya perihal tanggal pasti pelaksanaan operasi kaki Prabowo, Sunaryo enggan menjawab. Dia juga tidak mau berkomentar perihal berapa lama mantan Danjen Kopassus tersebut dirawat di rumah sakit pasca operasi.
Sunaryo hanya memastikan bahwa Prabowo memutuskan untuk melakukan operasi demi memperbaiki kaki kirinya yang mengalami cedera akibat kecelakaan terjun payung.
"Ya tujuannya memperbaiki cedera yang lama. Itu tujuannya," katanya.
Sementara itu, Sunaryo mengungkapkan kondisi Prabowo baik usai operasi.
Dia pun mengungkit Prabowo yang hadir di HUT Bhayangkara ke-78 tanpa tongkat ataupun bantuan orang ketika berjalan.
Beralih dari kabar soal operasi yang dijalani Prabowo, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) nampaknya semakin bersiap menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Bertempat di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri kembali mengukuhkan kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) yang seharusnya berakhir pada 2024. Sehingga diperpanjang sampai 2025.
Tak hanya itu, Megawati melantik melantik Ganjar Pranowo sebagai Ketua DPP Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah untuk masa bakti sampai tahun 2025,
"Janji jabatan. Bahwa saya, untuk diangkat sebagai dewan pimpinan pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, masa bakti 2019-2024, diperpanjang tahun 2025, akan setia dan taat sepenuhnya kepada Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945, anggaran dasar dan anggaran rumah tangga Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan tahun 2019," ucap Megawati diikuti Ganjar dan Ahok, serta puluhan Ketua DPP lainnya, Jumat.
Ketua DPP PDI-P Puan Maharani menyebut, pengukuhan kembali kepengurusan DPP tersebut dilakukan karena melihat situasi politik tahun 2024.
"Ini diperpanjang karena menyikapi situasi politik tahun 2024 ini kan kemarin kita baru saja menyelesaikan pemilu, dan akan menjelang pilkada yang akan datang," kata Puan ditemui di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat.
Puan mengatakan, PDI-P tentu melakukan evaluasi atas situasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
Selain itu, dalam rangka menghadapi Pilkada 2024 pada November mendatang.
Daniel menyebut Rumah Sakit Pusat Pertahanan Nasional (RSPPN) Panglima Besar Soedirman, Jakarta Selatan, memang disiapkan oleh Prabowo. Halaman all [464] url asal
JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Pusat Rehabilitasi (Kapusrehab) Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Brigjen TNI dr Daniel Lumadyo Wartoadi mengungkapkan, Presiden terpilih Prabowo Subianto memang sengaja memilih rumah sakit (RS) dalam negeri ketimbang luar negeri, untuk menjalani operasi cedera kaki kiri.
Daniel menyebut Rumah Sakit Pusat Pertahanan Nasional (RSPPN) Panglima Besar Soedirman, Jakarta Selatan, memang disiapkan oleh Prabowo.
Selain itu, dia menegaskan RS dalam negeri pun harus bisa menjawab tantangan, mengingat dunia sudah semakin berkembang. Daniel lantas merasa bersyukur karena bisa melayani Prabowo.
"Apresiasinya sangat luar biasa, beliau yang menyiapkan rumah sakit ini, beliau yang ingin rumah sakit ini seperti apa. Dan itu adalah suatu anugrah yang luar biasa bisa melayani beliau," ujar Daniel saat ditemui di Pusrehab Kemenhan, Jakarta Selatan, Jumat (5/7/2024).
"Mengapa beliau memilih RSPPN? Inilah yang beliau kepinginkan. Kita anak bangsa harus mampu menjawab tantangan yang ada pada perkembangan dunia pada saat ini. Nyatanya bisa, terjawab," sambungnya.
Dalam kesempatan yang sama, dokter konsultasi hip dan knee dr Yos Sunaryo menegaskan Prabowo sudah dalam kondisi sehat usai operasi kaki.
Setelah menjalani operasi, Prabowo hanya melakukan rawat jalan.
"Kondisi terakhir seperti yang kita lihat kemarin beliau menghadiri HUT Polri. Jadi istilahnya kalau rawat jalan, rawat di jalan yang kita ketahui bahwa beliau menghadiri hari ulang tahun itu, dengan kondisi yang bisa kita saksikan di layar televisi," imbuh Sunaryo.
Sebelumnya, Presiden terpilih 2024-2029 sekaligus Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto mengungkapkan dirinya telah berhasil menjalani operasi cedera kaki satu minggu yang lalu.
Prabowo menjalani operasi itu di RSPPN Panglima Besar Soedirman, Bintaro, Jakarta.
"Saya ucapkan syukur alhamdulillah kepada Allah SWT beserta ucapan terima kasih kepada tim dokter yakni Brigjen TNI Purn dr Robert Hutauruk, Kolonel dr Sunaryo, dr Siska Widayati, dibantu dengan dr Thomas dan seluruh perawat serta pada tenaga medis di RSPPN Sudirman atas keberhasilan tindakan operasi besar yang dilakukan kepada saya," ujar Prabowo dalam keterangannya, Minggu (30/6/2024) malam.
Prabowo lantas berterima kasih kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) karena telah memberikan dukungan moril dan doa.
Meski sadar bahwa operasi itu berisiko tinggi, namun Prabowo meyakini semua dokter sangat handal.
“Semua ini untuk negara dan bangsa, saya juga yakin tim dokter dan seluruh tenaga medis yang menanganinya pun handal dan profesional," tuturnya.
Daniel menyebut dokter harus mempersiapkan segala-galanya sebelum operasi Prabowo, karena dikhawatirkan terjadi suatu komplikasi. Halaman all [457] url asal
JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Pusat Rehabilitasi (Kapusrehab) Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Brigjen TNI dr Daniel Lumadyo Wartoadi mengatakan usia Presiden terpilih Prabowo Subianto yang sudah menginjak 72 tahun menjadi tantangan bagi dokter dalam mengoperasi cedera kaki kirinya.
Daniel menyebut dokter harus mempersiapkan segala-galanya sebelum operasi, karena dikhawatirkan terjadi suatu komplikasi.
"Dari segi usia ya, usia. Dengan usia demikian, apa yang mungkin ada suatu complicated, dan itu harus kita preparing," ujar Daniel saat ditemui di Pusrehab Kemenhan, Jakarta Selatan, Jumat (5/7/2024).
Selain itu, cedera yang sudah lama dialami Prabowo turut menjadi tantangan dalam operasi.
Pasalnya, Prabowo telah mengalami cedera pada kaki kirinya sejak tahun 1980-an.
"Tantangannya ini kan sudah lama, cedera sudah lama. Kita berpikir apa yang akan terjadi, dan itu kita harus preparing apa yang mungkin terjadi," tuturnya.
Sementara itu, Daniel mengatakan kondisi Prabowo dipastikan sudah sehat setelah operasi kaki.
Dia memberi contoh ketika Prabowo hadir di HUT Bhayangkara ke-78, di mana Prabowo berjalan kaki tanpa tongkat ataupun bantuan orang lain.
"Jadi secara tim kita mampu untuk memberikan pelayanan dengan tantangan yang cukup besar. Ini yang kita persiapkan untuk beliau, pun juga untuk masyarakat yang lainnya," jelas Daniel.
"Kita dengan tim di Rumah Sakit Pusat Pertahanan Soedirman ini kita berusaha untuk seluruhnya," imbuhnya.
Sebelumnya, Presiden terpilih 2024-2029 sekaligus Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto mengungkapkan dirinya pernah dua kali kecelakaan ketika melaksanakan aksi terjun payung saat masih aktif sebagai prajurit TNI dulu.
Kecelakaan itu, kata dia, membuat kaki kirinya cedera, yang mana rasa sakitnya terus terasa hingga saat ini.
“Seperti sudah diketahui banyak pihak, saya pernah mengalami dua kali kecelakaan terjun payung saat bertugas di TNI pada tahun 80-an di kaki kiri saya, cedera ini selama ini masih saya rasakan,” ujar Prabowo dalam keterangannya, Minggu (30/6/2024).
Kini, Prabowo telah menjalani operasi cedera kaki di Rumah Sakit Pusat Pertahanan Negara (RSPPN) Panglima Besar Soedirman, Jakarta Selatan, pada minggu lalu.
Prabowo menyatakan dirinya siap beraktivitas kembali usai melakukan operasi terhadap cedera kaki kirinya itu.
“Insyaallah dengan kondisi sehat walafiat ke depan, saya semakin siap untuk berbakti dan mengabdi untuk negara dan rakyat Indonesia. Terima kasih kepada seluruh masyarakat atas doa dan dukungannya,” tuturnya.