#30 tag 24jam
Penjelasan RK soal Pertemuan dengan Prabowo dan Jokowi: Bentuk Dukungan, Bukan karena Elektabilitasnya Turun
Ridwan Kamil tegaskan pertemuannya dengan Prabowo dan Jokowi adalah bentuk dukungan, bukan karena elektabiltasnya yang stagnan. Halaman all [710] url asal
#ridwan-kamil #prabowo #jokowi #ridwan-kamil-bertemu-prabowo #ridwan-kamil-bertemu-jokowi
(Kompas.com) 04/11/24 11:51
v/17455136/
JAKARTA, KOMPAS.com - Calon gubernur Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil, memberikan penjelasan soal pertemuannya dengan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) beberapa waktu lalu.
Ia tak menampik bahwa pertemuan dengan Prabowo dan Jokowi berkaitan dengan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta 2024.
"Ya, sebenarnya intinya membahas hal-hal yang sifatnya umum. Tapi kan, karena itu perhelatan pilkada, ya tentunya itu juga, simbol ya bahwa ada dukungan," ujar Ridwan Kamil saat ditemui di Harapan Indah, Kota Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (2/11/2024).
Ridwan Kamil mengaku bahwa pertemuannya dengan Prabowo menunjukkan sebuah pesan.
"Dengan ajak makan malam, ya memberi pesan, memang Pak Prabowo sangat-sangat mendukung kita (pada Pilkada Jakarta 2024)," kata dia.
Pesan sekaligus nasihat juga diterima Ridwan Kamil saat bertemu dengan Jokowi. Salah satu nasihat yang diberikan Jokowi kepadanya adalah tentang pembangunan Jakarta pada masa depan.
"Pak Jokowi juga sama. Kita diberi kesempatan dan diberi nasihat. Kebetulan beliau kan mantan gubernur Jakarta ya. Sehingga, apa namanya, nasihat-nasihatnya nanti memperkuat bagaimana membangun Jakarta ke depan," ucap Ridwan Kamil.
Diminta tetap semangat
Ridwan Kamil mengungkapkan, Prabowo dan Jokowi meminta dirinya untuk tetap semangat menghadapi Pilkada 2024 Jakarta.
"Pak Prabowo (meminta) tetap semangat dalam menjalani segala urusan. Dari Pak Jokowi juga sama," ujar Ridwan Kamil.
"Intinya, kalau sedang berkontestasi kan yang dibutuhkan semangat. Lain-lain itu kan teknis," sambungnya.
Adapun Ridwan Kamil mengaku pertemuannya dengan Prabowo dan Jokowi merupakan inisiatifnya.
Sebelum pertemuan digelar, dirinya dari jauh-jauh hari sudah mengajukan jadwal pertemuan dengan kedua tokoh tersebut.
"Oh kan semuanya juga sudah direncanakan. Saya kirim pesan ke semua yang perlu didatangi," ucap Ridwan Kamil.
Bantah buntut elektabilitas yang stagnan
Ridwan Kamil membantah spekulasi yang menyebut bahwa pertemuannya dengan Prabowo dan Jokowi disebabkan oleh elektabilitasnya yang dianggap stagnan.
Mantan Gubernur Jawa Barat itu mengeklaim elektabilitasnya masih lebih tinggi dibandingkan calon gubernur Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung, yang menjadi pesaing terberatnya.
“Tidak, elektabilitas saya kan lebih tinggi dari Mas Pram (Pramono Anung). Tidak ada masalah,” ujar Ridwan Kamil kepada Kompas.com di Telaga Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (3/11/2024).
Ridwan Kamil menegaskan, pertemuannya dengan Prabowo dan Jokowi merupakan sinyal kuat bahwa kedua tokoh tersebut mendukung dirinya.
Kesediaan Prabowo dan Jokowi meluangkan waktu untuk bertemu, bahkan mempublikasikan momen pertemuan dengannya di media sosial, ia anggap menjadi bukti dukungan.
“Pertemuan itu artinya, dua presiden itu mendukung pasangan Rido (Ridwan Kamil-Suswono). Udah itu aja, jangan ditafsir macam-macam. Kalau tidak mendukung, ngapain diterima, diberi waktu eksklusif. Ngapain di-posting di IG-nya masing-masing,” ujarnya.
Ridwan pun mengingatkan agar pihak-pihak lain tidak mengeklaim dukungan dari Prabowo dan Jokowi tanpa dasar.
“Itu menunjukkan secara tersirat, dua presiden itu mendukung, ya kira-kira begitu. Kenapa? Untuk menutupi seolah-olah ada klaim dari yang lain-lain, bahwa yang didukung adalah yang lain-lain gitu. Makanya saya balikin, jangan suka ngeklaim,” ungkap dia.
Sebelumnya, momen pertemuan Ridwan Kamil dan Prabowo terekam dalam video yang diunggah Ridwan di akun Instagram resminya @ridwankamil, Kamis (31/10/2024).
Dalam keterangannya, Ridwan Kamil mengaku diajak makan malam oleh Prabowo dan berdiskusi banyak hal, termasuk Ibu Kota Nusantara (IKN).
Bukan hanya Ridwan Kamil, momen makan malam itu juga diunggah Prabowo di akun Instagram pribadinya, @prabowo.
Sehari setelahnya atau Jumat (1/11/2024), Ridwan Kamil mengunggah momen pertemuannya dengan Jokowi di Solo, Jawa Tengah.
Dalam pertemuan itu, Ridwan mengaku diberi nasihat dan gagasan-gagasan untuk membangun Jakarta.
Sama seperti Prabowo, Jokowi juga mempublikasikan kebersamaannya dengan Ridwan di Instagram resminya, @jokowi.
(Penulis: Achmad Nasrudin Yahya, Ruby Rachmadina | Editor: Ambaranie Nadia Kemala Movanita, Dani Prabowo, Fitria Chusna Farisa)
Tim Pramono-Rano Tak Terpengaruh Pertemuan Ridwan Kamil dengan Prabowo-Jokowi
Chicho Hakim, menegaskan bahwa pihaknya tidak terpengaruh dengan pertemuan antara Ridwan Kamil (RK) dan Presiden Prabowo Subianto serta Jokowi. Halaman all [378] url asal
#pramono-anung #ridwan-kamil-bertemu-prabowo #pramono-anung-rano-karno
(Kompas.com) 04/11/24 10:21
v/17455159/
JAKARTA, KOMPAS.com – Juru bicara Pramono Anung-Rano Karno, Chicho Hakim, menegaskan bahwa pihaknya tidak terpengaruh dengan pertemuan antara Ridwan Kamil (RK) dan Presiden Prabowo Subianto serta Joko Widodo pekan lalu.
Chicho menyatakan, setiap orang memiliki hak untuk meminta dan memberikan dukungan.
"Semua orang berhak meminta dukungan ke siapapun, dan semua orang juga berhak untuk memberikan dukungan untuk siapapun. Kami di tim pemenangan Rano dan Mas Pram tidak terlalu memikirkan langkah-langkah yang diambil oleh kompetitor kita," ujar Chicho saat dihubungi, Minggu (3/11/2024).
Chicho menekankan bahwa timnya akan fokus pada target kerja yang telah ditetapkan, tanpa memikirkan kompetitor.
Menurut dia, hal ini berdampak positif pada hasil survei pasangan Pramono Anung-Rano Karno, berbeda dengan RK-Suswono yang mengalami penurunan di beberapa survei.
"Kebalikannya dengan RK yang trennya adalah penurunan, kecuali mungkin satu lembaga survei Poltracking. Namun semua lembaga survei lain trennya adalah Mas Pram dan Bang Doel mengalami kenaikan," tambahnya.
Chicho juga menegaskan bahwa hubungan Pramono Anung dengan Prabowo dan Joko Widodo sangat dekat, mengingat Pramono pernah menjabat sebagai sekretaris kabinet di era Presiden Jokowi.
Chicho bahkan menyebut hubungan tersebut lebih kuat dibandingkan dengan kedekatan RK dengan kedua tokoh nasional tersebut.
"Hubungannya sangat dekat dan pastinya lebih dekat daripada hubungan RK dengan kedua tokoh tersebut," ujarnya.
Untuk diketahui, Ridwan Kamil bertemu dengan Prabowo di sebuah rumah makan padang di Jakarta pada Kamis (31/10/2024) malam.
Kepala Kantor Komunikasi Presiden/PCO, Hasan Nasbi, menyatakan bahwa pertemuan tersebut terjadi karena kedekatan antara keduanya.
Pada Jumat (1/11/2024), RK bertolak ke Solo, Jawa Tengah, untuk menemui Joko Widodo.
Ketika Ridwan Kamil Mulai Bawa-bawa Prabowo dan Jokowi di Tengah Sulitnya Dongkrak Elektabilitas...
Di tengah masa kampanye, Ridwan Kamil temui Prabowo dan Jokowi. Pengamat anggap hal itu upaya menaikkan elektabilitas, tetapi Ridwan Kamil membantah. Halaman all [1,392] url asal
#ridwan-kamil #pramono-anung #ridwan-kamil-bertemu-prabowo #pilkada-jakarta-2024 #ridwan-kamil-bertemu-jokowi
(Kompas.com) 04/11/24 05:35
v/17439738/
JAKARTA, KOMPAS.com - Pertarungan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta 2024 semakin menarik karena masih sulit untuk memprediksi siapa yang akan menjadi pemenang.
Hasil rilis dari tiga lembaga survei, yakni Lembaga Survei Indonesia (LSI), Parameter Politik Indonesia (PPI), dan Lembaga Survei Indonesia (LSI) Denny JA, menunjukkan bahwa elektabilitas ketiga pasangan calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) yang bertarung pada Pilkada Jakarta 2024 belum menyentuh angka di atas 50 persen.
Hal ini membuat peluang Pilkada Jakarta 2024 berlangsung satu putaran seperti yang diharapkan pasangan cagub-cawagub Jakarta nomor urut 1 dan 3, Ridwan Kamil-Suswono dan Pramono Anung-Rano Karno, tampaknya tak akan terealisasi.
Berdasarkan hasil survei LSI, elektabilitas Pramono-Rano sebesar 41,6 persen, Ridwan Kamil-Suswono 37,4 persen, dan 6,6 persen untuk pasangan cagub-cawagub nomor urut 2, Dharma Pongrekun-Kun Wardana.
Sementara itu, survei PPI memperlihatkan elektabilitas Ridwan Kamil-Suswono 47,8 Persen, Pramono-Rano 38 Persen, dan Dharma-Kun 4,3 Persen.
Hasil survei LSI Denny JA menunjukkan elektabilitas Ridwan Kamil-Suswono 37,4 persen, Pramono-Rano 37,1 persen, dan Dharma-Kun 4,0 persen.
Dari hasil survei ketiga lembaga survei tersebut, ini membuktikan bahwa cagub-cawagub yang disokong kekuatan politik raksasa seperti Ridwan Kamil-Suswono belum tentu bisa menguasai pertandingan.
Pramono Anung pernah menyampaikan bahwa pertarungan dalam pilkada adalah tentang sosok atau figur, bukan partai politik.
"Karena pertarungan dalam Pilgub (Pilkada Jakarta) ini bukan pertarungan partai politik, bukan pertarungan seperti legislatif, tapi ini pertarungan figur," kata Pramono Anung di Cipete, Rabu (16/10/2024).
Ridwan Kamil temui Prabowo dan Jokowi
Di tengah masa kampanye Pilkada Jakarta, Ridwan Kamil bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) pada kesempatan berbeda, tetapi dalam waktu yang berdekatan.
Ridwan Kamil bertemu Prabowo untuk makan malam bersama di Rumah Makan Garuda, Jalan Sabang, Jakarta Pusat, pada Kamis (31/11/2024) malam.
Sehari berselang, Jumat (1/11/2024) sekitar pukul 14.30 WIB, Ridwan Kamil bertemu dengan Jokowi di Solo, Jawa Tengah.
Ridwan Kamil tak menampik bahwa pertemuannya dengan Prabowo dan Jokowi berkaitan dengan Pilkada 2024 Jakarta.
"Ya, sebenarnya intinya membahas hal-hal yang sifatnya umum. Tapi kan, karena itu perhelatan pilkada, ya tentunya itu juga, simbol ya bahwa ada dukungan," ujar Ridwan Kamil saat ditemui di Harapan Indah, Kota Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (2/11/2024).
Ridwan Kamil mendapat pesan langsung dari pertemuannya dengan Prabowo. Pesan tersebut masih berkaitan dengan Pilkada 2024 Jakarta.
"Dengan ajak makan malam, ya memberi pesan, memang Pak Prabowo sangat-sangat mendukung kita (pada Pilkada Jakarta)," kata Ridwan Kamil.
Pesan dan nasihat juga diterima Ridwan Kamil saat bertemu Jokowi. Salah satu nasihat yang diberikan Jokowi kepadanya adalah mengenai pembangunan Jakarta di masa depan.
"Pak Jokowi juga sama. Kita diberi kesempatan dan diberi nasihat. Kebetulan beliau kan mantan gubernur Jakarta ya. Sehingga, nasihat-nasihatnya nanti memperkuat bagaimana membangun Jakarta ke depan," ucap dia.
Berkait pertemuan Ridwan Kamil dengan Prabowo dan Jokowi, Pramono enggan untuk berkomentar.
"Terhadap pasangan lain saya enggak mau komentar," kata Pramono saat ditemui di Jakarta Pusat, Minggu (3/11/2024).
Ditemui di lain kesempatan, Pramono juga enggan memberikan tanggapannya soal pertemuan Ridwan Kamil dengan Prabowo dan Jokowi.
Ia hanya mendoakan agar kondisi seluruh kandidat pada Pilkada Jakarta 2024 baik-baik saja.
"Kalau saya ya, Alhamdulillah, kita doakan semuanya sehat," kata Pramono saat ditemui di Jakarta Timur, Minggu.
Pertemuan dengan Prabowo-Jokowi untuk meningkatkan elektabilitas
Direktur Eksekutif Lingkar Madani, Ray Rangkuti, menilai langkah Ridwan Kamil bertemu dengan Prabowo Jokowi merupakan upaya untuk meningkatkan elektabilitasnya yang stagnan.
"Saya kira jawaban yang tersedia dari pertemuan itu (pertemuan Ridwan Kamil dengan Prabowo dan Jokowi) tidak lain dan tidak bukan ya memang (untuk menaikkan elektabilitas)," ungkap Ray dalam program Sapa Indonesia Akhir Pekan Kompas TV, dikutip dari video YouTube Kompas TV, Sabtu.
Ray berpandangan bahwa pertemuan dengan Prabowo dan Jokowi menjadi cara bagi Ridwan Kamil untuk lebih banyak mendulang suara pemilih di Jakarta.
"Saya kira salah satu faktor yang paling utama mengapa Ridwan Kamil sekarang seperti (berupaya) mendulang suara dari dua tokoh ini (Prabowo dan Jokowi) adalah karena kelihatan elektabilitas beliau itu relatif stagnan di Jakarta akhir-akhir ini," kata Ray.
Ray menyampaikan, stagnannya elektabilitas Ridwan Kamil pada Pilkada Jakarta menjelang hari pencoblosan yang tinggal beberapa minggu ke depan sangat berisiko.
Karena itu, pertemuan dengan Prabowo dan Jokowi dilakukan guna meningkatkan suara dukungan.
"Ya beliau (Ridwan Kamil) membutuhkan semacam support baru, dulangan suara baru dari dua tokoh ini (Prabowo dan Jokowi)," imbuhnya.
Namun, Ridwan Kamil menepis spekulasi soal pertemuannya dengan Prabowo dan Jokowi karena elektabilitasnya yang stagnan dan cenderung turun.
Mantan Gubernur Jawa Barat itu mengeklaim, tingkat elektabilitasnya masih lebih tinggi dibandingkan Pramono Anung.
“Tidak, elektabilitas saya kan lebih tinggi dari Mas Pram (Pramono Anung). Tidak ada masalah,” ujar Ridwan Kamil di Telaga Senayan, Jakarta Pusat, Minggu.
Ridwan Kamil menyampaikan, pertemuannya dengan Prabowo dan Jokowi merupakan sinyal kuat bahwa dirinya didukung oleh dua elite politik tersebut.
“Pertemuan itu artinya, dua presiden itu mendukung pasangan Rido (Ridwan Kamil-Suswono). Udah itu aja, jangan ditafsir macam-macam. Kalau tidak mendukung, ngapain diterima, diberi waktu eksklusif. Ngapain di-posting di IG-nya masing-masing,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ridwan Kamil mengingatkan agar pihak-pihak lain tidak mengeklaim dukungan dari Prabowo dan Jokowi tanpa dasar.
“Itu menunjukkan secara tersirat, dua presiden itu mendukung, ya kira-kira begitu. Kenapa? Untuk menutupi seolah-olah ada klaim dari yang lain-lain, bahwa yang didukung adalah yang lain-lain gitu. Makanya saya balikin, jangan suka ngeklaim,” ungkap dia.
Seberapa berpengaruh dukungan Prabowo dan Jokowi?
Berdasarkan survei yang dirilis oleh Charta Politika Indonesia akhir September 2024 lalu, dukungan Prabowo maupun Jokowi memiliki pengaruh bagi pemilih di Jakarta, tetapi tidak terlalu signifikan.
Responden yang menyatakan akan memilih pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Jakarta 2024 yang didukung Prabowo berjumlah 21,7 persen.
Sebanyak 59,1 persen responden tidak memilih pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Jakarta yang didukung Prabowo, sedangkan 19,3 persen responden tidak menjawab.
Sementara itu, 16,8 persen responden menyatakan akan memilih pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Jakarta yang didukung Jokowi.
Namun, 64,4 persen responden tidak memilih pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Jakarta yang didukung Jokowi, dan 18,8 persen responden menyatakan tidak tahu.
Bangun ikatan emosional dengan warga Jakarta
Pengamat politik dari Universitas Al Azhar, Ujang Komarudin, mengatakan, ada sejumlah hal yang perlu dilakukan Ridwan Kamil untuk menaikkan elektabilitasnya yang dianggap stagnan.
"Untuk menaikkan elektabilitas, tidak ada lagi selain mendapatkan dukungan dan simpati publik dengan turun langsung, dengan membangun ikatan emosional dengan warga Jakarta dan komunitas-komunitas pemilih, itu harus dilakukan," ungkap Ujang kepada Kompas.com, Minggu.
Ujang menyampaikan, ada empat hal yang harus dimiliki seseorang ketika hendak maju pada Pilkada Jakarta, yakni popularitas, elektabilitas, visibilitas, dan akseptabilitas.
Menurut Ujang, faktor akseptabilitas atau penerimaan dari warga Jakarta saat ini begitu penting bagi Ridwan Kamil.
"Penerimaan dari warga Jakarta ke Ridwan Kamil menjadi penting. Makanya ada penolakan-penolakan dari warga itu kan enggak bagus, memengaruhi elektabilitas Ridwan Kamil sehingga tidak naik-naik, di saat yang sama Pramono-Rano terus naik elektabilitasnya," kata Ujang.
Di lain sisi, Ujang menyampaikan bahwa Ridwan Kamil juga harus menawarkan visi dan misi serta gagasan dan program terbaik yang bisa menjadi solusi atas permasalahan warga Jakarta.
Namun, apa yang ditawarkan ke warga harus lebih realistis dan rasional, serta lebih terukur.
"(Visi, misi, program, dan gagasan yang ditawarkan Ridwan Kamil) harus beda, yang unggul dari kandidat-kandidat lain sehingga warga Jakarta melihat ide, gagasan, program, visi, misi Ridwan Kamil itu berbeda dan disambut baik oleh warga, menjadi kebutuhan bagi warga untuk menjadi solusi bagi warga Jakarta," tuturnya.
(Penulis: Shela Octavia, Achmad Nasrudin Yahya, Ruby Rachmadina, I Putu Gede Rama Paramahamsa | Editor: Irfan Maullana, Jessi Carina, Fitria Chusna Farisa, Ambaranie Nadia Kemala Movanita, Ardito Ramadhan)
Bertemu Prabowo dan Jokowi, Ridwan Kamil: Simbol Ada Dukungan
Cagub Jakarta nomor urut 1 Ridwan Kamil menyebut pertemuannya dengan Prabowo Subianto dan Joko Widodo berkaitan dengan Pilkada 2024. Halaman all [441] url asal
#ridwan-kamil #ridwan-kamil-bertemu-prabowo #ridwan-kamil-pilkada-jakarta #ridwan-kamil-bertemu-jokowi
(Kompas.com) 02/11/24 16:22
v/17366456/
BEKASI, KOMPAS.com - Calon gubernur Jakarta nomor urut 1 Ridwan Kamil mengungkapkan isi pertemuannya dengan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo beberapa waktu lalu.
Ridwan Kamil tak menampik bahwa pertemuannya dengan Prabowo dan Jokowi berkaitan dengan Pilkada 2024 Jakarta.
"Ya, sebenarnya intinya membahas hal-hal yang sifatnya umum. Tapi kan, karena itu perhelatan pilkada, ya tentunya itu juga simbol ya bahwa ada dukungan," ujar Ridwan Kamil saat ditemui di Harapan Indah, Kota Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (2/11/2024).
Ridwan Kamil mendapat pesan langsung dari pertemuannya dengan Prabowo. Pesan tersebut masih berkaitan dengan Pilkada 2024 Jakarta.
"Dengan ajak makan malam, ya memberi pesan, memang Pak Prabowo sangat-sangat mendukung kita," kata dia.
Pesan dan nasihat juga diterima Ridwan Kamil saat bertemu dengan Jokowi. Salah satu nasihat Jokowi mengenai pembangunan Jakarta di masa depan.
"Pak Jokowi juga sama. Kita diberi kesempatan dan diberi nasihat. Kebetulan beliau kan mantan gubernur Jakarta ya. Sehingga, apa namanya, nasihat-nasihatnya nanti memperkuat bagaimana membangun Jakarta ke depan," ucap dia.
Ridwan Kamil mengaku pertemuannya dengan Prabowo dan Jokowi merupakan inisiatifnya.
Sebelum pertemuan digelar, dirinya dari jauh hari sudah mengajukan jadwal pertemuan dengan keduanya.
"Oh kan semuanya juga sudah direncanakan. Saya kirim pesan ke semua yang perlu didatangi," ucap dia.
Bahkan, Ridwan Kamil juga sudah mengirimkan pesan kepada mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan untuk bisa meluangkan waktu pertemuan.
"Pak Anies juga sama, tapi kan ada yang sudah jawab, ada yang punya waktu, ada yang belum," imbuh dia.
Diketahui, Ridwan Kamil bertemu dengan Prabowo untuk makan malam bersama di Rumah Makan Garuda di daerah Sabang, Jakarta Pusat, pada Kamis (31/10/2024) malam.
Saat makan malam dengan Prabowo, Ridwan Kamil mengaku membahas soal Ibu Kota Negara (IKN) dan beberapa hal yang bersifat pribadi.
Sehari berselang, Jumat (1/11/2024), Ridwan Kamil langsung bertolak ke Solo, Jawa Tengah, untuk menemui Jokowi.
Dalam pertemuan dengan Jokowi, Ridwan Kamil mengaku diberi wejangan dan saran terkait membangun Jakarta.
Kala Ridwan Kamil Temui Prabowo dan Jokowi, Bahas IKN hingga Masa Depan Jakarta
Ridwan Kamil temui Prabowo dan Jokowi dalam kesempatan berbeda. Terdapat sejumlah pembahasan yang dibahas dalam pertemuan dengan kedua tokoh itu. Halaman all [722] url asal
#ridwan-kamil #prabowo #jokowi #ridwan-kamil-bertemu-prabowo #ridwan-kamil-bertemu-jokowi
(Kompas.com) 02/11/24 11:30
v/17354138/
JAKARTA, KOMPAS.com - Calon gubernur Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil, melakukan pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto untuk makan malam bersama di Rumah Makan Garuda, Jalan Sabang, Jakarta Pusat, pada Kamis (31/11/2024) malam.
Berdasarkan video yang diunggah di akun Instagram pribadi Ridwan Kamil @ridwankamil keduanya makan di ruang privat.
Prabowo yang mengenakan kemeja biru muda berlengan pendek terlihat menyalami Ridwan Kamil yang sudah menunggu di rumah makan tersebut.
Dalam kesempatan itu, Sekretaris Kabinet Mayor Teddy Indra Wijaya juga hadir mendampingi Prabowo.
Ridwan Kamil yang mengenakan blazer biru tampak menjabat tangan Prabowo.
Pertemuan tersebut berlangsung selama lebih kurang satu jam, sebagaimana tertulis dalam keterangan di video tersebut.
Bahas IKN dan berdiskusi
Ridwan Kamil mengungkapkan, dirinya dan Prabowo membahas soal Ibu Kota Negara (IKN) dan beberapa hal yang bersifat pribadi dalam makan malam itu.
"Yang dibahas tentang IKN, tentang hal-hal yang sifatnya pribadi,” ujar Ridwan Kamil di Jakarta, Kamis.
Pada kesempatan itu, Ridwan Kamil juga menyampaikan ucapan selamat kepada Prabowo atas pelantikannya sebagai Presiden RI.
“Saya kebetulan belum mengucapkan selamat secara pribadi waktu pelantikan. (Saya) ke Istana, tapi cuma sebentar. Alhamdulillah dikasih waktu. Luar biasa, ditraktir makan lagi,” katanya.
Temui Jokowi
Usai bertemu Prabowo, Ridwan Kamil melakukan pertemuan dengan Presiden ke-7 Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) di Solo, Jawa Tengah, Jumat (1/11/2024).
Ridwan Kamil tiba di kediaman Jokowi sekitar pukul 14.30 WIB. Saat itu, Ridwan Kamil yang mengenakan kemeja biru langit berdiskusi dengan Jokowi di sebuah meja makan panjang.
Jokowi yang memakai kemeja putih dan celana hitam terlihat tersenyum lebar.
“Saya sebagai yang lebih muda meminta masukan dan nasihat dari tokoh-tokoh senior. Pak Jokowi kita tahu juga dulunya gubernur Jakarta, jadi tadi saya secara khusus mendapat pembekalan dari beliau tentang Jakarta ke depannya,” ujar Ridwan Kamil dalam keterangan tertulis, Jumat.
Ridwan Kamil mengatakan, Jokowi banyak memberikan wejangan dan saran untuk dirinya terkait membangun Jakarta.
“90 persen isinya nasihat buat saya yang masih muda ini untuk berbuat lebih baik dan membawa lebih banyak prestasi bagi Jakarta,” kata Ridwan Kamil.
Dalam diskusi empat mata itu, Ridwan Kamil sempat membeberkan sejumlah program untuk mendorong Jakarta menjadi kota global.
Beberapa program ini misalnya, program hunian terpadu dan terjangkau; penambahan jangkauan transportasi publik ke wilayah aglomerasi; perluasan Kartu Jakarta Pintar (KJP Plus); pembukaan satu juta lapangan kerja; serta program penguatan ketahanan pangan melalui pasar sembako murah.
Jokowi disebut sempat memberikan pujian dan apresiasi kepada mantan Gubernur Jawa Barat itu.
“Pak Ridwan Kamil ini memiliki pengalaman sebagai gubernur Jawa Barat, sehingga saya kenal betul beliau. Tadi diskusi mengenai perencanaan untuk Jakarta, gagasan-gagasan besar untuk Jakarta. Saya kira semuanya sudah sangat jelas,” ujar Jokowi.
Diskusi ini juga diselingi oleh canda dan obrolan ringan. Bahkan, dalam satu kesempatan, Ridwan menyerahkan kue lapis Bogor kepada Jokowi.
“Pak Jokowi pernah tinggal lama di Bogor (saat menjabat presiden), jadi ini biar ingat akan tanah Bogor. Mudah-mudahan beliau suka,” tutup Ridwan Kamil.
Gerindra sebut Prabowo dan Jokowi dukung Ridwan Kamil
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman mengatakan, pertemuan Ridwan Kamil dengan Prabowo dan Jokowi merupakan penegasan bahwa kedua tokoh itu kompak mendukung Ridwan Kamil-Suswono pada Pilkada Jakarta 2024.
"Memang sudah tegas, memang sejak awal sudah tegas. Baik Pak Jokowi maupun Pak Prabowo mendukung Pak Ridwan Kamil," ujar Habiburokhman kepada wartawan, Jumat.
Habiburokhman meyakini topik soal Pilkada Jakarta menjadi salah satu bahasan ketika Ridwan Kamil bertemu Prabowo dan Jokowi.
Dia menduga Ridwan Kamil mendapat banyak masukan dari kedua tokoh tersebut.
"Mungkin beliau menyampaikan nasihat-nasihat, wejangan, kepada Pak Ridwan Kamil bagaimana memaksimalkan struktur pemenangan dan bagaimana kelak ketika sudah mendapat kepercayaan menjadi Gubernur Jakarta," jelasnya.
(Penulis: Shela Octavia, Adhyasta Dirgantara | Editor: Irfan Maullana, Jessi Carina)