JAKARTA, investor.id - Lembaga Survei Indonesia (LSI) merilis hasil survei terbaru terkait pemilihan kepala daerah atau pemilihan gubernur (Pilgub) Jakarta 2024. Hal menarik dari survei ini adalah kecenderungan elektabilitas Pramono-Rano yang terus naik, bahkan sudah unggul atas Ridwan-Suswono. Selain itu, popularitas Rano Karno di Jakarta pun tak tertandingi.
Survei ini dilakukan pada 10-17 Oktober untuk melihat seberapa besar animo masyarakat terhadap Pilgub Jakarta, persepsi terhadap para calon gubernur, hingga tanggapan pasca debat calon gubernur dan wakil gubernur.
Beberapa kesimpulan yang dihasilkan dari survei LSI tersebut terangkum sebagai berikut:
Dari aspek awareness warga Jakarta tentang adanya pemilihan langsung gubernur pada 27 November 2024 terbilang tinggi, yakni mencapai angka 92,6%.
Pada simulasi Top of Mind, Survei LSI menyebutkan Ridwan Kamil berada pada angka teratas (26,1%), Pramono Anung (16,7%), Rano Karno alias Bang Doel (14,5%). Nama lain angkanya lebih rendah. Sedangkan sebanyak 32,4% belum menentukan pilihan.
Pada simulasi surat suara, pasangan Pramono-Rano (Si Doel) unggul dengan 41,6%, Ridwan Kamil-Suswono (37,4%), dan Dharma-Kun Wardhana (6,6%). Sisanya, massa mengambang (14,4%).
Dikatakan, dalam simpulan LSI, popularitas merupakan hal mendasar dalam politik elektoral, tidak mungkin dipilih jika tidak dikenal.
“Populer juga belum tentu dipilih jika ada calon lain yang lebih disukai. Oleh karena itu populer saja tidak cukup, citra personal calon juga harus positif,” ulas LSI.
Dari aspek ini, Rano Karno (Si Doel) unggul jauh di antara nama-nama yang tampil dalam kontestasi Pilgub Jakarta. Rano Karno memperoleh angka 96.2%, dan merupakan calon terpopuler, diikuti Ridwan Kamil (94.7%), dan Pramono Anung (61.2%). Nama lain popularitasnya masih dibawah 30%.
Selain popularitas, nama-nama populer yang dicintai publik pun, menempatkan Rano Karno sebagai sosok paling disukai dengan angka 86,8%. Ridwan Kamil 73%, dan Pramono Anung 67.4% dari yang mengenal namanya.
Sementara dari nilai rata-rata citra personal, Ridwan Kamil tertinggi, disusul Pramono Anung, dan Dharma Pongrekun.
Survei LSI menemukan, kecenderungan elektabilitas pasangan Ridwan Kamil-Suswono mengalami penurunan, sedangkan elektabilitas pasangan Pramono-Rano cenderung naik. Elektabilitas pasangan Dharma-Kun cenderung stabil.
Dengan kondisi elektabilitas seperti saat ini, potensi Pilkada Jakarta berlangsung dua putaran menjadi besar.
“Namun bila tren kenaikan elektabilitas Pramono-Rano terus naik, atau bila Ridwan Kamil-Suswono dapat kembali seperti awal September maka potensi pilkada Jakarta satu putaran tetap tinggi. Namun hingga saat ini, bila satu putaran, maka baik Ridwan Kamil-Suswono maupun Pramono-Rano berpeluang untuk menang,” ulas LSI.
Secara umum, mengingat kondisi pemilih yang masih cukup banyak yang mengambang, maka potensi perubahan dukungan terhadap para pasangan calon masih cukup besar bisa terjadi.
Survei ini mengambil responden sebanyak 1.200 orang diambil dengan menggunakan metode multistage dengan toleransi kesalahan (margin of error)±2.9% pada tingkat kepercayaan 95%, dengan asumsi simple random sampling.
Editor: Maswin (maswin.investorID@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News