#30 tag 24jam
Profil singkat jajaran direksi baru PT Pertamina
Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) baru-baru ini melakukan perubahan susunan direksi dan komisaris PT Pertamina (Persero), melalui Rapat Umum ... [1,079] url asal
#profil-singkat-susunan-direksi-pertamina #kementerian-bumn #rups-pertamina #direksi-pertamina
(Antara - Bisnis) 05/11/24 13:20
v/17504270/
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) baru-baru ini melakukan perubahan susunan direksi dan komisaris PT Pertamina (Persero), melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada Senin (4/11).
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tersebut menghasilkan keputusan untuk mengangkat sejumlah pejabat baru serta merotasi beberapa posisi dalam direksi dan komisaris PT Pertamina, dengan tujuan untuk meningkatkan kinerja perusahaan dan memperkuat pengawasan.
Keputusan RUPS tersebut diatur dalam SK-258/MBU/11/2024 dan SK-259/MBU/11/2024 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris dan Direksi PT Pertamina (Persero).
Perubahan ini diharapkan dapat membawa inovasi dan efisiensi dalam operasional Pertamina, sejalan dengan upaya pemerintah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan ketahanan energi nasional.
Direksi baru PT Pertamina kini dipimpin oleh Simon Aloysius Mantiri sebagai Direktur Utama, didampingi Wiko Migantoro sebagai Wakil Direktur Utama.
Ahmad Siddik Badruddin bertanggung jawab sebagai Direktur Manajemen Risiko, sementara A. Salyadi Dariah Saputra mengemban tugas sebagai Direktur Strategi, Portofolio, dan Pengembangan Usaha.
Kemudian, Alfian Nasution menjabat sebagai Direktur Logistik dan Infrastruktur, Emma Sri Martini sebagai Direktur Keuangan, Erry Widiastono sebagai Direktur Penunjang Bisnis, serta M Erry Sugiharto sebagai Direktur Sumber Daya Manusia.
Berikut adalah profil singkat dari jajaran direksi terbaru Pertamina.
1. Simon Aloysius Mantiri - Direktur Utama
Simon dapat disebut sebagai direktur utama termuda di Pertamina dengan usianya pada saat ini menginjak 45 tahun. Pria yang berasal dari Tomohon, Sulawesi Utara lahir pada tanggal 3 Oktober dengan memiliki rekam jejak yang sangat luar biasa.
Pada tahun 1998, Simon menyelesaikan pendidikan menengah nya di SMA Taruna Nusantara, kemudian melanjutkan studi di jurusan Teknik Kelautan di Institut Teknologi Bandung (ITB) dan berhasil lulus pada tahun 2003. Setelah itu, Simon melanjutkan pendidikan pascasarjana di ITB dengan fokus pada School of Business and Management, serta sempat mengikuti kursus program pendidikan eksekutif di Tsinghua University, China.
.
Simon pernah menjabat sebagai Direktur PT Nusantara Energy dan Direktur Keuangan PT Agro Industri milik Prabowo. Ia juga terlibat dalam Tim Kampanye Nasional Prabowo-Subianto pada Pemilihan Presiden 2024 sebagai bendahara, serta masih menjabat sebagai Anggota Dewan Pembina DPP Partai Gerindra untuk periode 2020-2025.
2. Wiko Migantoro – Wakil Direktur Utama
Pria yang lahir tanggal 26 Februari 1968 di Madiun, Jawa Timur kini berusia 56 tahun. Wiko yang kini menjabat sebagai Wakil Direktur Utama bukanlah kali pertama menjabat di Pertamina terutama pada bagian hulu migas.
Ia merupakan lulusan Sarjana Teknik Mesin dari Universitas Brawijaya tahun 1992 dengan karir panjang di Pertamina. Ia bergabung dengan Pertamina pada 2009-2012 sebagai Manager di PT Pertamina Asset 5 Tarakan Field dan menjabat sebagai Presiden Direktur PT Pertamina Gas mulai tahun 2018.
Wiko memiliki pengalaman yang kuat di bidang Eksplorasi Produksi Hulu dan Bisnis Gas, serta pernah menjabat sebagai Direktur Utama PT Pertamina Hulu Energi untuk periode 2022-2024 dan Direktur Pengembangan dan Produksi di perusahaan yang sama.
3. Ahmad Siddik Badruddin – Direktur Manajemen Risiko
Pria kelahiran di Bandung, 5 Juni 1965 ini memiliki jejak pendidikan yang luar biasa. Ia merupakan salah satu mahasiswa yang menempuh pendidikan S1 dengan jurusan McCombs School of Business dan meraih S2 jurusan Teknik Kimia di Univesity of Texas di USA.
Siddik telah lama masuk ke dalam perusahaan BUMN yaitu menjadi Bankir senior di Bank Mandiri dan telah mempunyai kepemilikan saham BMRI sebesar 8,71 juta lembar. Melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), BUMN menempatkan Siddik menjadi Direktur Manajemen Risiko.
Sebelumnya, Siddik pernah menjabat sebagai Direktur Manajemen Risiko dan Compliance Bank Mandiri tahun 2015-2018 serta ditarik kembali untuk menjabat menjadi Direktur Manajemen Risiko Bank Mandiri tahun 2018-2024. Secara tidak langsung dapat disebutkan bahwa Siddik muka baru dalam Direksi PT Pertamina ini.
4. Atep Salyadi Dariah Saputra – Direktur Strategi, Portofolio dan Pengembangan Usaha
Salyadi merupakan salah satu lulusan Universitas Indonesia (UI) dengan mengambil jurusan Ekonomi yang lulus pada 1993. Awal mula karir ia menjadi asisten kuliah atau penelitian jurusan Akuntansi di Universitas Indonesia dan Kantor Akuntan Publik Amir Abadi Jusuf di Divisi Konsultasi tahun 1993-1995.
Kemudian Salyadi menambah pengalaman dalam bidang pemasaran kredit di perusahaan multifinance Daichi Kangyo Panin di Jakarta dari tahun 1995-2000. Ia menjabat dengan posisi yang strategis dari tahun 2015 sebagai Direktur Utama PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) dan menjabat sebagai Managing Director PT Henan Putihrai Asset Managemen dari tahun 2014-2015.
5. Alfian Nasution – Direktur Logistik dan Infrastruktur
Alfian Nasution memiliki jenjang karir yang cukup lama di Pertamina Group terutama pada bidang pemasaran dan perkapalan. Pria kelahiran Pekanbaru, 14 Februari 1967 merupakan lulusan Teknik Mesin Universitas Indonesia (UI). Alfian sempat menjabat sebagai Direktur Pemasaran PT Pertamina Internasional Shipping (PIS) dan Direktur Utama PT Pertamina Niaga.
6. Emma Sri Martini – Direktur Keuangan
Wanita kelahiran Majalengka pada 23 Maret 1970 ini memiliki latar pendidikan yang menarik. Emma adalah lulusan Teknik Informatika dari Institut Teknologi Bandung (ITB) pada tahun 1993. Pada tahun 2011, ia melanjutkan pendidikan magister nya di Harvard Kennedy School Executive Education dengan fokus pada Infrastruktur dan Ekonomi Pasar.
Emma memulai kariernya pada 1993-1998 di PT Kustodian Sentral Efek Indonesia sebagai Assistant Manager End User Support dan Kepala Departemen Pengembangan Sistem. Pada 1998-2004, ia bergabung dengan BPPN, menjadi Senior Vice President pada 2002-2004.
Setelahnya, ia menjabat sebagai Direktur Keuangan dan Pendukung di PT Perusahaan Pengelola Aset (2004-2009) serta Komisaris di PT Trans Pacific Petrochemical Indotama. Pada 2009, Emma menjadi Presiden Direktur PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) dan menjabat sebagai Direktur Utama Telkomsel pada 2019.
7. Erry Widiastono – Direktur Penunjang Bisnis
Erry Widiastono memiliki latar belakang pendidikan lulusan Teknik Mesin sesuai dengan bidangnya dalam ruang lingkup Pertamina. Sebelum menjabat menjadi Direktur Penunjang Bisnis, Erry sempat menjabat sebagai General Manager Marketing Operation Region III di PT Pertamina tahun 2018.
Kemudian erry ditarik untuk menempati posisi Direktur Utama PT Pertamina International Shipping (PIS) tahun 2020-2022 dan selanjutnya menduduki posisi sebagai Direktur Logistik dan Infrastruktur PT Pertamina (Persero) tahun 2022-2023.
8. M. Erry Sugiharto – Direktur Sumber Daya Manusia
Erry dapat disebut sebagai muka baru dalam jajaran direksi BUMN karena baru saja bergabung pada tahun 2018. Pria kelahiran Kulonprogo, 25 Maret 1974 ini memiliki perjalanan karir dan latar pendidikan yang baik.
Erry mengambil jurusan Teknik Sipil di Universitas Islam Indonesia untuk meraih gelar sarjananya dengan lulus di tahun 1999 dan melanjutkan pendidikan pascasarjana Ilmu Hukum di Universitas Gajah Mada dan lulus tahun 2018.
Erry memulai karir di PT Hutama Karya (Persero) tahun 1999, dengan menempati beberapa posisi seperti menjadi Kepala Wilayah III pada Direktorat Wilayah Barat tahun 2016-2018, Ahli Utama di Divisi Legal tahun 2018 dan sebelum menjabat sebagai direksi Erry menjabat sebagai Direktur Human Capital and Legal sejak tahun 6 Juni 2020.
Pewarta: Sean Anggiatheda Sitorus
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2024
Daftar dan profil singkat susunan komisaris terbaru PT Pertamina
PT Pertamina (Persero) melakukan perubahan susunan direksi dan komisaris melalui hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada Senin (4/11). Perubahan itu ... [1,027] url asal
#profil-singkat-jejeran-komisaris-pertamina #kementerian-bumn #rups-pertamina #komisaris-pertamina
(Antara - Bisnis) 05/11/24 10:06
v/17494661/
Jakarta (ANTARA) - PT Pertamina (Persero) melakukan perubahan susunan direksi dan komisaris melalui hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada Senin (4/11).
Perubahan itu diharapkan dapat membawa semangat baru dan memperkuat kinerja perusahaan untuk memastikan keberlanjutan Pertamina di masa yang akan datang dalam menghadapi tantangan di industri energi.
Keputusan RUPS tersebut diatur dalam SK-258/MBU/11/2024 dan SK-259/MBU/11/2024 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris dan Direksi PT Pertamina (Persero).
Daftar anggota dewan komisaris yang baru diangkat mencakup Mochamad Iriawan sebagai Komisaris Utama, Dony Oskaria sebagai Wakil Komisaris Utama, serta Heru Pambudi dan Bambang Suswantono sebagai Komisaris. Selain itu, terdapat juga Condro Kirono, Alexander Lay, Raden Adjeng Sondaryani, dan Iggi H. Achsien yang menjabat sebagai komisaris independen.
Berikut adalah profil singkat dari jajaran komisaris terbaru Pertamina.
1. Mochamad Iriawan - Komisaris Utama
Komisaris Jenderal Polisi (Purn.) Dr. Drs. H. Mochamad Iriawan, lahir di Jakarta, pada 31 Maret 1962. Ia adalah lulusan Akademi Kepolisian tahun 1984. Mochamad Iriawan merupakan purnawirawan perwira tinggi Polri yang pernah menjabat sebagai Sekretaris Utama Lembaga Ketahanan Nasional (2018).
Sebelumnya, ia juga pernah menduduki berbagai posisi strategis, antara lain sebagai Staf Ahli Wakil Presiden RI (2019-2024), Ketua Umum PSSI (2019), Kapolda Metro Jaya (2016), Kadivkum Polri (2015), Kapolda Jawa Barat (2013), Kapolda Nusa Tenggara Barat (2012), dan Kapolres Tegal (2001).
Saat ini, Mochamad Iriawan diangkat sebagai Komisaris Utama Pertamina. Dengan pengalaman luas dalam kepemimpinan, ia diharapkan mampu memberikan arahan strategis yang kuat bagi Pertamina.
2. Dony Oskaria - Wakil Komisaris Utama
Pria yang bernama Dony Oskaria, S.IP., M.B.A.ini lahir pada tanggal 26 September 1969, di Tanah Datar, Sumatera Barat. Ia menyelesaikan studi Akuntansi di Universitas Andalas (1989), Hubungan Internasional di Universitas Padjajaran (1996), dan memperoleh gelar MBA dari Asian Institute of Management, Filipina (2009).
Dony Oskaria memiliki berbagai pengalaman kepemimpinan, termasuk sebagai Direktur Utama PT Aviasi Pariwisata (2021), Wakil Direktur Utama PT Garuda Indonesia (2020-2021), CEO Hospitality & Entertainment CT Corp (2018-2020), serta Komisaris di Citilink Indonesia (2019) dan PT Garuda Indonesia (2014-2019).
Saat ini, ia juga menjabat sebagai Wakil Menteri BUMN untuk periode 2024-2029. Kemudian ditunjuk sebagai Wakil Komisaris Utama, dengan pengalamannya dalam berbagai posisi strategis di industri, memberinya pemahaman mendalam mengenai tantangan dan peluang di sektor ini.
3. Heru Pambudi – Komisaris
Pria yang lahir di Bondowoso, Jawa Timur pada 1970 ini, adalah lulusan S1 Ekonomi Manajemen di Universitas Indonesia dan S2 di University of Newcastle Upon Tyne, Inggris.
Heru memulai karier sebagai Pegawai Negeri Sipil di Kementerian Keuangan pada 1992 di Direktorat Verifikasi, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Kariernya terus berkembang di bidang Kepabeanan dan Cukai, hingga pada 2015 ia diangkat menjadi Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, posisi yang diembannya hingga 2021.
Pada Maret 2021, ia kemudian diangkat sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan RI. Saat ini ia ditunjuk sebagai Komisaris untuk memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengambilan keputusan di Pertamina.
4. Bambang Suswantono – Komisaris
Letjen TNI (Mar) (Purn) Bambang Suswantono, lahir pada 25 Juli 1965, merupakan marinir dan juga purnawirawan dari TNI-AL, yang saat ini menjabat sebagai Inspektur Jenderal di Kementerian ESDM sejak 31 Juli 2023.
Selain itu, ia pernah menjabat sebagai Inspektur Jenderal TNI ke-20 (2020-2023), Komandan Jenderal Akademi TNI (2020), Asisten Potensi Maritim Kasal (2018-2020), di Korps Marinir (2017-2018), dan Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (2016-2017).
Bambang merupakan lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan XXXII tahun 1987. Ia juga memiliki gelar Sarjana dan Magister Hukum, serta Magister Terapan di bidang Pertahanan.
5. Condro Kirono – Komisaris
Komisaris Jenderal Polisi (Purn.) Drs. Condro Kirono, lahir di Surakarta, Jawa Tengah, pada tahun 1961.
Condro memiliki rekam jejak jabatan yang beragam, termasuk sebagai Komisaris PT Pos Indonesia (2021), Dewan Komisaris PT Pertamina (2019), Analis Kebijakan Utama Baharkam Polri (2019), Kabaharkam Polri (2019), Kapolda Jawa Tengah (2016), Kakorlantas Polri (2014), dan Kapolda Riau (2013).
Ia juga pernah menjabat di sejumlah posisi lain, seperti Dirlantas di Polda Metro Jaya, Jawa Timur, dan Kalimantan Selatan, serta Kapoltabes Yogyakarta. Saat ini, Condro Kirono ditunjuk sebagai komisaris Pertamina, untuk merumuskan strategi yang efektif dalam sektor energi dan pengembangan proyek.
6. Alexander Lay – Komisaris Independen
Pria kelahiran Ende, Flores, 21 September 1973 ini, lulusan Sarjana Hukum di Universitas Atmajaya pada 2003 setelah sebelumnya belajar di Institut Teknologi Bandung dengan jurusan Teknik Perminyakan. Kemudian di 2006, ia mendapatkan gelar Master of Laws (LL.M.) dari University of Sydney.
Ia adalah salah satu dari sepuluh pengacara yang membela Joko Widodo dan Jusuf Kalla dalam sidang perselisihan hasil pemilihan umum presiden dan wakil presiden di Mahkamah Konstitusi pada Pilpres 2014. Kemudian pada tahun 2017, Alexander Lay juga pernah diangkat sebagai anggota komisaris di Pertamina.
Selain itu, Ia pernah menjabat sebagai Dewan Pengawas dalam organisasi Transparency International Indonesia dan advokat hukum persaingan usaha dan Commercial Dispute Resolution.
7. Raden Adjeng Sondaryani – Komisaris Independen
Raden Adjeng Sondaryani atau yang akrab disapa Inge Sondaryani ini lahir pada 16 Februari 1969. Ia ditunjuk sebagai Komisaris Independen PT Pertamina (Persero), berdasarkan Keputusan Menteri BUMN selaku RUPS PT Pertamina (Persero) 2024.
Ia merupakan lulusan Teknik Perminyakan dari Universitas Trisakti (1987) dan menjabat sebagai Ketua Umum Perkumpulan Alumni Teknik Perminyakan Trisakti (IAPT) periode 2019-2023.
Sebelumnya, Adjeng berpengalaman di industri migas sebagai Country Manager Downhole (1993-2020) dan Drilling Tools Business Development Manager (2014-2016) di PT NOV (National Oilwell Varco), sebuah perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur minyak dan gas yang berkantor pusat di Amerika Serikat.
8. Iggi H. Achsien - Komisaris Independen
Iggi H. Achsien lahir di Indramayu, 3 Februari 1977. Ia mendapatkan gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia dan menyelesaikan S2 Global Leadership Executive MBA di SBM ITB dan Aalto University, Finlandia.
Iggi tercatat sebagai staff pengajar Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Ia juga menjadi peneliti di Laboratorium Studi Manajemen (LSM) FEUI dan pernah melakukan penelitian tentang Islamic Unit Trust di Kuala Lumpur, Malaysia, antara 1998-1999. Ia terjun ke dunia pasar modal sebagai analis riset di salah satu perusahaan sekuritas (manajemen aset) di Jakarta.
Dengan pengalaman di industri keuangan, terutama perbankan syariah, Iggi pernah menjadi Komisaris di beberapa perusahaan dan saat ini menjabat sebagai anggota Tim Ahli Wakil Presiden RI. Pada awal 2021, ia diangkat sebagai Sekjen Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) untuk periode 2021-2023.
Pewarta: Sean Anggiatheda Sitorus
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2024
Erick Thohir Minta Simon Aloysius Buat Terobosan Baru di Pertamina
Menteri BUMN Erick Thohir mengaku sudah mendiskusikan langsung dengan Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius terkait terobosan ke depan. - Halaman all [293] url asal
#berita-terkini #berita-hari-ini #pt-pertamina-persero #direktur-utama-pertamina-simon-aloysius #menteri-bumn-erick-thohir #rups-pertamina #terobosan-energi #berita-ekonomi-terkini
(InvestorID) 04/11/24 17:42
v/17465167/
JAKARTA, investor.id – Simon Aloysius Mantiri secara resmi ditunjuk Kementerian BUMN menggantikan Nicke Widyawati sebagai Direktur Utama PT Pertamina (Persero). Menteri BUMN Erick Thohir berharap Simon Aloysius dapat membuat terobosan baru di BUMN sektor energi tersebut.
Erick menerangkan, Simon Aloysius memiliki pengalaman sebagai Komisaris Utama Pertamina yang pada Februari 2024 lalu menggantikan Basuki Tjahaja Purnama atau yang dikenal sebagai Ahok. Ia yakin Simon akan bekerja lebih maksimal dengan berbagai terobosan baru.
“Saya rasa ini pimpinan muda, jadi mungkin juga kita bisa dorong terobosan-terobosan lebih luas lagi, lebih efektif lagi … Insyaallah saya yakin beliau bisa bekerja lebih maksimal, apalagi dengan terobosan-terobosan yang sudah didiskusikan langsung,” ujar Erick Thohir di Jakarta, pada Senin (4/11/2024), seperti dikutip dari Antara.
Di samping itu, Erick turut mengapresiasi Nicke Widyawati yang telah selesai menjalankan penugasan sebagai Direktur Utama Pertamina secara maksimal. Apresiasi juga diberikan mengingat sederet prestasi Pertamina yang diperoleh di bawah kepemimpinan Nicke Widyawati.
“Bu Nicke saya rasa sudah kerja maksimal, 6 tahun (masa kerja) saya rasa. Jarang loh Dirut Pertamina selama itu, jadi saya mengapresiasi kinerjanya,” ucap Erick.
Kementerian BUMN melakukan perubahan susunan Direksi dan Komisaris PT Pertamina (Persero) melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada Senin (4/11/2024). Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso mengatakan bahwa pengangkatan serta pemberhentian direksi dan komisaris BUMN termasuk Pertamina merupakan kewenangan Pemerintah sebagai pemegang saham yang diwakili oleh Menteri BUMN.
“Pergantian kepemimpinan perusahaan merupakan proses normal dan wajar sebagaimana ketentuan yang ada,” kata Fadjar.
RUPS Pertamina menetapkan Mochamad Iriawan sebagai Komisaris Utama, Dony Oskaria sebagai Wakil Komisaris Utama, Raden Adjeng Sondaryani sebagai Komisaris Independen, dan Simon Aloysius Mantiri sebagai Direktur Utama.
Editor: Prisma Ardianto (ardiantoprisma@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
Nicke Diganti, Ini Dia Sosok Dirut Baru Pertamina
Kementerian BUMN mengganti Nicke Widyawati dengan menunjuk Simon Aloysius Mantiri menjadi Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina (Persero). - Halaman all [402] url asal
#berita-terkini #berita-hari-ini #pertamina #direktur-utama-pertamina #simon-aloysius-mantiri #direksi-pertamina #rups-pertamina #nicke-widyawati #berita-ekonomi-terkini
(InvestorID) 04/11/24 11:41
v/17458737/
JAKARTA, investor.id - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada Senin (4/11/2024) mengganti Nicke Widyawati dengan menunjuk Simon Aloysius Mantiri untuk menempati posisi Direktur utama (Dirut) PT Pertamina (Persero). Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar pada Senin (4/11/2024).
Sebelumnya, Simon menjabat sebagai Komisaris Utama di Pertamina. Kala itu, menggantikan posisi yang sebelumnya dipegang oleh Basuki Tjahaja Purnama, atau yang akrab disapa Ahok. Penunjukan Simon dilakukan pada Juni, di mana ia mengambil alih posisi Ahok yang mengundurkan diri untuk bergabung dalam tim kampanye calon presiden Ganjar Pranowo.
Selain perannya di Pertamina, Simon juga merupakan tokoh senior di Partai Gerindra. Pada Pemilu Presiden 2024, Simon menjabat sebagai wakil bendahara tim kampanye Prabowo.
Simon merupakan lulusan School of Business and Management di Institut Teknologi Bandung (ITB). Beliau juga pernah menjabat sebagai Direktur PT Nusantara Energy dan Direktur Keuangan PT Agro Industri. Simon Aloysius Mantiri adalah Putra Sulawesi Utara, Desa Kamasi, Tomohon.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso menjelaskan, pengangkatan serta pemberhentian direksi dan komisaris BUMN termasuk Pertamina merupakan kewenangan Pemerintah sebagai pemegang saham yang diwakili oleh Menteri BUMN. “Pergantian kepemimpinan perusahaan merupakan proses normal dan wajar sebagaimana ketentuan yang ada,” ungkap Fadjar dalam keterangan pers, Senin (4/11/2024).
Menurutnya, kehadiran pemimpin baru akan menjadi energi baru untuk memastikan keberlanjutan Pertamina di masa depan. Kepemimpinan direksi sebelumnya akan menjadi landasan kokoh untuk mencapai kemajuan Perusahaan dan mewujudkan ketahanan dan kemandirian energi nasional.
Di saat yang sama, Pertamina turut menyampaikan ucapan terima kasih kepada Nicke Widyawati dan Ahmad Fikri Assegaf yang telah menyelesaikan tugasnya sebagai Direktur Utama dan Komisaris Independen Pertamina. “Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Nicke dan Fikri yang telah mengantarkan Pertamina untuk mencapai kinerja terbaik dalam beberapa tahun terakhir,” jelas Fadjar.
Perombakan jajaran direksi tersebut tertuang dalam SK-258/MBU/11/2024 dan SK-259/MBU/11/2024 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-Anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pertamina.
Susunan Direksi Pertamina
- Direktur Utama: Simon Aloysius Mantiri
- Wakil Direktur Utama: Wiko Migantoro
- Direktur Manajemen Risiko: Ahmad Siddik Badruddin
- Direktur Strategi, Portofolio, dan Pengembangan Usaha: A. Salyadi Dariah Saputra
- Direktur Logistik dan Infrastruktur: Alfian Nasution
- Direktur Keuangan: Emma Sri Martini
- Direktur Penunjang Bisnis: Erry Widiastono
- Direktur Sumber Daya Manusia: M Erry Sugiharto
Editor: Indah Handayani (handayani@b-universe.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
Profil Simon Aloysius Mantiri, TKN Prabowo yang Diangkat Jadi Dirut Pertamina
Simon bukan orang baru di Pertamina. Dia sempat menjabat sebagai komisaris utama dan juga bagian dari TKN Prabowo Subianto [391] url asal
#simon-aloysius-mantiri #profil-simon #harta-kekayaan-simon #rups-simon #harta-kekayaan-simon #simon-rups-pertamina #rups
(Bisnis.Com - Ekonomi) 04/11/24 10:47
v/17451027/
Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menunjuk Simon Aloysius Mantiri sebagai direktur utama PT Pertamina (Persero). Simon kini menggantikan Nicke Widyawati sebagai orang nomor satu di perusahaan itu.
Adapun keputusan tersebut diambil melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar pada Senin (04/11/2024).
Simon bukan lah orang baru di Pertamina. Dia sebelumnya menjabat komisaris utama dan komisaris independen di perusahaan minyak pelat merah itu.
Penunjukkan Simon sebagai komisaris utama berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2023 Pertamina yang dilaksanakan pada Senin (10/6/2024) lalu.
Saat itu, pengangkatan Simon sekaligus mengisi kekosongan kursi komisaris utama yang telah dilepas Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pada awal Februari 2024 lalu.
Berdasarkan catatan Bisnis, Simon Aloysius Mantiri tercatat pernah menjabat sebagai wakil ketua bendahara Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran di Pilpres 2024.
Selain itu, dia juga tercatat sebagai wakil sekretaris Dewan Pembina Partai Gerindra periode 2020 sampai dengan 2025.
Selain pengangkatan Simon sebagai direktur utama, dalam RUPS dimana keputusannya tertuang dalam SK-258/MBU/11/2024 dan SK-259/MBU/11/2024 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-Anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pertamina juga menetapkan Mochamad Iriawan sebagai Komisaris Utama, Dony Oskaria sebagai Wakil Komisaris Utama, Raden Adjeng Sondaryani sebagai Komisaris Independen.
Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso menjelaskan bahwa pengangkatan serta pemberhentian direksi dan komisaris BUMN termasuk Pertamina merupakan kewenangan Pemerintah sebagai pemegang saham yang diwakili oleh Menteri BUMN.
“Pergantian kepemimpinan perusahaan merupakan proses normal dan wajar sebagaimana ketentuan yang ada,” ungkap Fadjar, dikutip Senin (4/11/2024).
Menurutnya, kehadiran pemimpin baru akan menjadi energi baru untuk memastikan keberlanjutan Pertamina pada masa depan. Kepemimpinan direksi sebelumnya akan menjadi landasan kokoh untuk mencapai kemajuan Perusahaan dan mewujudkan ketahanan dan kemandirian energi nasional.
Melalui RUPS tersebut, saat ini susunan Direksi Pertamina sebagai berikut.
Jajaran Dewan Komisaris
- Komisaris Utama : Mochamad Iriawan
- Wakil Komisaris Utama : Dony Oskaria
- Komisaris Independen : Raden Adjeng Sondaryani
- Komisaris : Heru Pambudi
- Komisaris : Bambang Suswantono
- Komisaris Independen : Condro Kirono
- Komisaris Independen : Alexander Lay
- Komisaris Independen : Iggi H. Achsien
Jajaran Direksi
- Direktur Utama: Simon Aloysius Mantiri
- Wakil Direktur Utama: Wiko Migantoro
- Direktur Manajemen Risiko: Ahmad Siddik Badruddin
- Direktur Strategi, Portofolio, dan Pengembangan Usaha: A. Salyadi Dariah Saputra
- Direktur Logistik dan Infrastruktur: Alfian Nasution
- Direktur Keuangan: Emma Sri Martini
- Direktur Penunjang Bisnis: Erry Widiastono
- Direktur Sumber Daya Manusia: M Erry Sugiharto
Kementerian BUMN resmi ganti Direksi dan Komisaris Pertamina
Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada Senin (4/11) melakukan perubahan susunan Direksi dan Komisaris PT Pertamina (Persero) melalui Rapat Umum ... [364] url asal
#kementerian-bumn #rups-pertamina #direksi-pertamina
(Antara) 04/11/24 10:26
v/17452908/
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada Senin (4/11) melakukan perubahan susunan Direksi dan Komisaris PT Pertamina (Persero) melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso menyatakan, pengangkatan serta pemberhentian direksi dan komisaris BUMN termasuk Pertamina merupakan kewenangan Pemerintah sebagai pemegang saham yang diwakili oleh Menteri BUMN.
“Pergantian kepemimpinan perusahaan merupakan proses normal dan wajar sebagaimana ketentuan yang ada,” kata Fadjar di Jakarta, Senin.
Ia menyampaikan, keputusan RUPS itu tertuang dalam SK-258/MBU/11/2024 dan SK-259/MBU/11/2024 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-Anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pertamina, yang menetapkan Mochamad Iriawan sebagai Komisaris Utama, Dony Oskaria sebagai Wakil Komisaris Utama, Raden Adjeng Sondaryani sebagai Komisaris Independen, dan Simon Aloysius Mantiri sebagai Direktur Utama Pertamina.
Berikut daftar lengkap susunan Komisaris dan Direksi Pertamina:
Jajaran Dewan Komisaris
- Komisaris Utama : Mochamad Iriawan
- Wakil Komisaris Utama : Dony Oskaria
- Komisaris Independen : Raden Adjeng Sondaryani
- Komisaris : Heru Pambudi
- Komisaris : Bambang Suswantono
- Komisaris Independen : Condro Kirono
- Komisaris Independen : Alexander Lay
- Komisaris Independen : Iggi H. Achsien
Jajaran Direksi
- Direktur Utama: Simon Aloysius Mantiri
- Wakil Direktur Utama: Wiko Migantoro
- Direktur Manajemen Risiko: Ahmad Siddik Badruddin
- Direktur Strategi, Portofolio, dan Pengembangan Usaha: A. Salyadi Dariah Saputra
- Direktur Logistik dan Infrastruktur: Alfian Nasution
- Direktur Keuangan: Emma Sri Martini
- Direktur Penunjang Bisnis: Erry Widiastono
- Direktur Sumber Daya Manusia: M Erry Sugiharto
lebih lanjut, Fadjar mengatakan, kehadiran pemimpin baru akan menjadi energi baru untuk memastikan keberlanjutan Pertamina di masa depan, sementara kepemimpinan direksi sebelumnya menjadi landasan kokoh untuk mencapai kemajuan perusahaan dan mewujudkan ketahanan, serta kemandirian energi nasional.
Pada jajaran baru Dewan Komisaris, Mochamad Iriawan yang kini bertugas sebagai Komisaris Utama Pertamina adalah purnawirawan perwira tinggi Kepolisian Republik Indonesia yang terakhir menjabat sebagai Sekretaris Utama Lembaga Ketahanan Nasional (LEMHANAS).
Dony Oskaria yang menjabat sebagai Wakil Komisaris Utama Pertamina saat ini bertugas sebagai Wakil Menteri BUMN. Sedangkan Raden Adjeng Sondaryani sebagai Komisaris Independen Pertamina sebelumnya menjabat sebagai Ketua Ikatan Alumni Perminyakan Universitas Trisakti.
Ia mengatakan, Pertamina turut menyampaikan ucapan terima kasih kepada Nicke Widyawati dan Ahmad Fikri Assegaf yang telah menyelesaikan tugasnya sebagai Direktur Utama dan Komisaris Independen Pertamina.
Pewarta: Ahmad Muzdaffar Fauzan
Editor: Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2024
Kementerian BUMN Rombak Jajaran Direksi dan Komisaris Pertamina
Kementerian BUMN merombak jajaran direksi dan komisaris Pertamina. Simak susunan lengkapnya, termasuk sosok direktur utama yang baru. - Halaman all [414] url asal
#berita-terkini #berita-hari-ini #pertamina #direktur-utama-pertamina #simon-aloysius-mantiri #direksi-pertamina #rups-pertamina #komisaris-pertamina #berita-ekonomi-terkini
(InvestorID) 04/11/24 09:58
v/17454057/
JAKARTA, investor.id - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada Senin (04/11/2024) merombak jajaran pimpinan PT Pertamina (Persero) melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Perubahan tersebut terkait pengangkatan direktur utama dan dewan komisaris yang akan memimpin Pertamina..
Dalam RUPS dimana keputusannya tertuang dalam SK-258/MBU/11/2024 dan SK-259/MBU/11/2024 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-Anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pertamina, menetapkan Mochamad Iriawan sebagai Komisaris Utama, Dony Oskaria sebagai Wakil Komisaris Utama, Raden Adjeng Sondaryani sebagai Komisaris Independen. Sedangkan Simon Aloysius Mantiri sebagai Direktur Utama Pertamina.
Pada jajaran baru Dewan Komisaris, Mochamad Iriawan yang kini bertugas sebagai Komisaris Utama Pertamina adalah purnawirawan perwira tinggi Kepolisian Republik Indonesia yang terakhir menjabat sebagai Sekretaris Utama Lembaga Ketahanan Nasional (LEMHANAS). Dony Oskaria yang menjabat sebagai Wakil Komisaris Utama Pertamina saat ini bertugas sebagai Wakil Menteri BUMN. Sedangkan Raden Adjeng Sondaryani sebagai Komisaris Independen Pertamina sebelumnya menjabat sebagai Ketua Ikatan Alumni Perminyakan Universitas Trisakti.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso menjelaskan, pengangkatan serta pemberhentian direksi dan komisaris BUMN termasuk Pertamina merupakan kewenangan Pemerintah sebagai pemegang saham yang diwakili oleh Menteri BUMN. “Pergantian kepemimpinan perusahaan merupakan proses normal dan wajar sebagaimana ketentuan yang ada,” ungkap Fadjar dalam keterangan pers, Senin (4/11/2024).
Menurutnya, kehadiran pemimpin baru akan menjadi energi baru untuk memastikan keberlanjutan Pertamina di masa depan. Kepemimpinan direksi sebelumnya akan menjadi landasan kokoh untuk mencapai kemajuan Perusahaan dan mewujudkan ketahanan dan kemandirian energi nasional.
Di saat yang sama, Pertamina turut menyampaikan ucapan terima kasih kepada Nicke Widyawati dan Ahmad Fikri Assegaf yang telah menyelesaikan tugasnya sebagai Direktur Utama dan Komisaris Independen Pertamina. “Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ibu Nicke dan Bapak Fikri yang telah mengantarkan Pertamina untuk mencapai kinerja terbaik dalam beberapa tahun terakhir,” pungkas Fadjar.
Susunan Lengkap Direksi dan Dewan Komisaris:
Dewan Komisaris
- Komisaris Utama : Mochamad Iriawan
- Wakil Komisaris Utama : Dony Oskaria
- Komisaris Independen : Raden Adjeng Sondaryani
- Komisaris : Heru Pambudi
- Komisaris : Bambang Suswantono
- Komisaris Independen : Condro Kirono
- Komisaris Independen : Alexander Lay
- Komisaris Independen : Iggi H. Achsien
Direksi
- Direktur Utama: Simon Aloysius Mantiri
- Wakil Direktur Utama: Wiko Migantoro
- Direktur Manajemen Risiko: Ahmad Siddik Badruddin
- Direktur Strategi, Portofolio, dan Pengembangan Usaha: A. Salyadi Dariah Saputra
- Direktur Logistik dan Infrastruktur: Alfian Nasution
- Direktur Keuangan: Emma Sri Martini
- Direktur Penunjang Bisnis: Erry Widiastono
- Direktur Sumber Daya Manusia: M Erry Sugiharto
Editor: Indah Handayani (handayani@b-universe.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News