JAKARTA, investor.id – Saham sejumlah bank digital perlahan bangkit, dengan penguatan harga yang cukup signifikan dalam sebulan terakhir. Penguatan itu seiring ekspektasi penurunan suku bunga The Fed dan Bank Indonesia (BI) pada semester II-2024.
Dalam sebulan terakhir, hingga berita ini ditayangkan, saham PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) melesat 26,8% ke level Rp 945. Begitu juga dengan saham PT Bank Jago Tbk (ARTO) melejit 20% ke Rp 2.570.
Kemudian, saham PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) melonjak 11% ke posisi Rp 262, PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) meningkat 11,9% ke Rp 244, dan PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK) naik 2,2% ke Rp 925.
Analis NH Korindo Sekuritas, Leonardo Lijuwardi mengungkapkan bahwa penguatan harga saham bank digital seiring upaya bank tersebut dalam mengejar profitabilitas. “Faktor lainnya terkait isu suku bunga dan likuiditas,” jelas dia dalam keterangannya, yang dikutip pada Selasa (23/7/2024).
Menurut Leonardo, suku bunga masih menjadi tantangan bagi industri perbankan, termasuk bank digital. Belum lagi, tingkat persaingan antar bank digital dan bank konvensional. Dengan demikian, penurunan suku bunga acuan diharapkan bisa membantu bank digital untuk terus meningkatkan kinerja.
Penguatan saham sejumlah bank digital juga disokong oleh keberadaan ekosistem. Dalam hal ini, Bank Jago atau ARTO terdepan karena menjadi pionir dalam bisnis model ini dan tergabung dalam ekosistem PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).
“Karena itu, saat saham GOTO menguat, ARTO juga ikut terdorong naik. Begitu juga dengan BBHI (Allo Bank) dengan eksosistem PT Bukalapak.com Tbk (BUKA),” tutur Leonardo.
Pemodal dapat mencermati saham-saham bank digital yang telah berhasil mencetak penguatan kinerja hingga kini. Misalnya, Bank Jago (ARTO) yang telah mencatatkan peningkatan kinerja dan konsisten bertumbuh secara berkualitas, serta Bank Neo Commerce (BBYB) yang mulai membukukan laba.
Rekomendasi dan Target Harga Saham
Sementara itu, BRI Danareksa Sekuritas dalam risetnya merekomendasikan sejumlah saham untuk semester II tahun ini. Di bank digital, pilihan jatuh ke saham Bank Jago (ARTO). Rekomendasinya buy dengan target harga Rp 4.500.
BRI Danareksa Sekuritas juga merekomendasikan buy saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS). Target harga saham BBCA sebesar Rp 11.300, BMRI Rp 7.400, dan BRIS Rp 2.700.
Selain itu, investor bisa menambah koleksi saham di sektor properti dengan pilihan teratas PT Ciputra Development Tbk (CTRA). Rekomendasi untuk saham CTRA adalah buy dengan target harga Rp 1.700.
BRI Danareksa Sekuritas juga menyukai saham PT Indosat Tbk (ISAT). Rekomendasi untuk saham ISAT adalah buy dengan target harga Rp 13.300.
Begitu pun dengan saham PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) dan PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA). Rekomendasi untuk saham NCKL adalah buy dengan target harga Rp 1.300. MBMA juga direkomendasikan buy dengan target harga Rp 700.
Editor: Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News