BSI akan luncurkan SuperApp BYOND pada 9 November. Aplikasi ini mengintegrasikan layanan finansial, sosial, dan spiritual dalam satu platform. [1,293] url asal
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) akan meluncurkan SuperApp BYOND by BSI pada 9 November mendatang. BYOND by BSI dirancang sebagai aplikasi dengan fitur lengkap yang menghadirkan layanan finansial, sosial dan spiritual dalam satu platform yang user friendly.
Corporate Secretary BSI Wisnu Sunandar mengatakan kehadiran SuperApp BYOND by BSI dikemas dalam program campaign bertema 'Transformation Journey BSI: BYOND Boundaries'.
"Hal ini menegaskan bahwa komitmen berkelanjutan BSI untuk terus memperkuat transformasi digital guna meningkatkan layanan perbankan syariah. Selain itu, untuk mendukung upaya pemerintah dalam memacu peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah di Tanah Air," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (4/11/2024).
Menurut Wisnu, transformasi digital ini seiring dengan program prioritas pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka yang menekankan visi digitalisasi sebagai pilar utama untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan memperkuat ketahanan nasional.
Pemerintah berupaya mengakselerasi digitalisasi termasuk di industri syariah dengan tujuan mendorong ekonomi digital, serta menciptakan ekosistem yang inklusif dan kompetitif di tingkat nasional dan global.
Wisnu menjelaskan sejak berdiri pada 1 Februari 2021 lalu, BSI memperkuat penetrasi inklusi keuangan syariah melalui digitalisasi layanan perbankan yang efektif, efisien, dan dapat diadopsi oleh seluruh kalangan.
Dalam kesempatan yang sama, Senior Executive Vice President (SEVP) Digital Banking BSI Saut Parulian Saragih merinci kinerja BSI terus tumbuh berkelanjutan tak terlepas dari strategi transformasi, khususnya digitalisasi layanan perbankan syariah yang terus diperkuat.
BSI mencatat transaksi melalui e-channel mencapai 97,94 persen dari total transaksi, dengan jumlah mencapai 607 juta transaksi yang membukukan volume Rp709 triliun per September 2024.
Di sisi lain, aplikasi layanan perbankan BSI sebelumnya, yaitu BSI Mobile yang penggunanya sudah mencapai 7,57 juta tumbuh 28,34% pada kuartal III 2024. Aplikasi ini dilengkapi dengan layanan QRIS, fitur Islami seperti jadwal salat, ZISWAF, pembiayaan online, gadai dan cicil emas online, pembayaran e-commerce, hingga top up e-wallet.
"Oleh karenanya BSI merespon pertumbuhan transaksi digital yang signifikan tersebut dan menjawab kebutuhan nasabah BSI yang menginginkan kemudahan, kecepatan, keamanan dan kenyamanan layanan digital perbankan, dengan terus berinovasi menghadirkan SuperApp BYOND by BSI," katanya.
BYOND by BSI, Tampilan Keren dan Lebih User Friendly
Saut menjelaskan aplikasi SuperApp milik bank syariah dengan kode saham BRIS itu sejatinya telah dirilis ke publik pada 26 Oktober lalu. Jumlah downloader-nya hampir mencapai 100 ribu.
Aplikasi terbaru ini pun sudah mulai banyak digunakan oleh nasabah karena dirancang sebagai mobile banking komprehensif bertampilan modern, tingkat keamanan yang sangat baik, serta kecepatan transaksi yang lebih tinggi.
Menurutnya, SuperApp besutan bank syariah terbesar di Indonesia ini mengusung konsep yang sangat filosofis. Tak hanya sekadar bisnis, namun juga menjadi sahabat sosial dan spiritual nasabah.
"Kami selalu yakin bahwa bisnis itu harus dilakukan tidak hanya untuk meraih profit, tapi juga perlu dilandasi oleh keinginan luhur untuk berkontribusi kepada masyarakat sebagai bagian dari ibadah. Oleh karena itu, BYOND by BSI kami lahirkan dengan konsep Beyond Banking sesuai dengan value proposition BSI menjadi sahabat Finansial, Sosial, dan Spiritual yang terintegrasi bagi nasabah. Kami ingin buktikan bahwa ketiga aspek tersebut bisa kita maksimalkan sekaligus tanpa ada yang tertinggal," tuturnya.
Di sisi lain, Senior Vice President (SVP) Digital Banking Retail BSI Riko Wardhana mengatakan BYOND by BSI tetap mengusung salah satu fitur andalan yang ada di pendahulunya, yaitu 'Berbagi'. Dalam fitur berbagi ini terdapat kemudahan bagi nasabah untuk melakukan transaksi sosial dan donasi seperti Ziswaf, sumbangan duka, donasi kemanusiaan, dan kegiatan sosial lainnya.
Fitur ini tentunya esensial bagi masyarakat Indonesia yang terkenal sebagai sebagai bangsa yang paling dermawan di dunia. Selain itu, ke depan aplikasi BYOND by BSI, menurut Riko, dirancang untuk bisa menjadi pintu akses nasabah ke berbagai layanan halal lifestyle.
Nasabah nantinya dapat langsung melakukan transaksi terkait halal ecosystem seperti mendaftar paket haji dan umrah secara langsung serta memilih paket travel dan transaksi lainnya.
"Kami berharapBYOND byBSI bisa menjadi solusi bagi kebutuhan perbankan digital di tanah air. Tidak hanya bagi umatmuslim yang wajib patuh terhadap ketentuan syariah, tapi juga bagi seluruh masyarakat Indonesia. Kami yakin bahwa konsep syariah adalah konsep yang bisa memberikan manfaat secara universal sehingga terbuka bagi seluruh kalangan. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk mencoba dan merasakan sendiri manfaatnya melaluiBYOND byBSI," tambahnya.
Grand Launching Hadirkan Artis Ternama & Promosi
Dalam kesempatan yang sama, SVP Marketing Communication BSI Kemas Erwan Husainy menjelaskan, Grand Launching BYOND by BSI di Parkir Timur Senayan pada 9 November 2024, bakal dimeriahkan dengan konser musik yang menampilkan sejumlah artis di antaranya Tulus, Rizky Febian, Ndx A.K.A. dan banyak pengisi acara lainnya.
Kemas juga menyampaikan bahwa tiket acara Grand Launching BYOND by BSI telah terjual habis dalam waktu kurang dari 24 jam setelah dibuka. Untuk mendapatkan tiket seharga Rp 1, para calon penonton diwajibkan mengunduh aplikasi BYOND by BSI terlebih dahulu dan melakukan registrasi.
Dalam peluncuran BYOND by BSI, akan hadir pula pop-up market dan kuliner Nusantara dari 56 UMKM binaan BSI yang dapat dinikmati pengunjung di sela menonton konser. Terdapat promo khusus saat acara Grand Launching BYOND by BSI yaitu flash sale USS tenant mulai dari Rp 50 ribu dan cashback 50% untuk jajanan di 56 UMKM BYOND by BSI.
"Kami ingin acara ini menjadi ajang yang memorable bagi nasabah dan masyarakat, dengan hiburan dari artis-artis ternama. Selain itu, akan ada pop-up market, dan kuliner Nusantara dari 56 UMKM binaan BSI," jelasnya.
BSI juga akan mengajak pengunjung berdonasi secara langsung dengan program Peduli Pendidikan Dhuafa kepada mereka yang membutuhkan melalui fitur dalam aplikasi BYOND by BSI. BSI juga menyediakan berbagai program promosi menarik antara lain cashback up to Rp 125 ribu untuk pembukaan rekening baru atau aktivasi di BYOND by BSI dan 1 kali transaksi financial.
Program lainnya yaitu cashback 50% untuk transaksi menggunakan QRIS BYOND by BSI di berbagai merchant antara lain Chatime,J.CO, Kopi Kenangan, HokBen, Mako, Sour Sally dan masih banyak merchant menarik lainnya.
Rangkaian acara lainnya untuk memeriahkan rilisnya BYOND by BSI yaitu Mini Booth Activation yang akan tersedia di berbagai mall di seluruh Jabodetabek dari 9 November 2024 hingga Desember 2024, Car Free Day pada 17 November 2024, dan Creative Creator Award kolaborasi BSI dengan Pinasthika Creativestival XX di Yogyakarta pada 20-21 November 2024.
"Sebagai bentuk penetrasi ke industri kreatif, sekaligus memperkenalkan BYOND by BSI ke para pelaku kreatif dan mahasiswa di Indonesia, BSI berkolaborasi dengan Pinasthika Creativestival XX. Dimana tahun ini, BSI bersama Pinasthika membuat penghargaan baru, khusus untuk para 'Creative Creator' yang memiliki jumlah followers min. 1000 di platform TikTok," ujar Kemas.
Selanjutnya, BSI akan menggelar Short Movie Gala Premiere pada 28 November 2024 dan Roadshow BYOND by BSI ke berbagai kota di Indonesia pada awal tahun depan.
"Dengan rangkaian acara di berbagai kota, kami berharap BYOND by BSI dapat menjadi aplikasi yang tidak hanya relevan secara fungsi, tetapi juga membangun kedekatan emosional dengan nasabah," ujarnya.
Tunggu apa lagi, segera download dan coba pengalaman unik berbank secara syariah yang tidak kalah dengan bank konvensional. Buka Apple App Store atau Google Play Store di HP dan ketikkan BYOND by BSI di kolom pencarian untuk download aplikasi ini.
Bisnis.com, JAKARTA — Salah satu brand FnB ternama Indonesia, Sour Sally bakal segera menjejakkan kakinya di Timur Tengah dan menjadi brand Indonesia pertama yang berekspansi ke sana.
Setelah membuka sekitar 200 outlet di Indonesia, Sour Sally bakal membuka tak tanggung-tanggung langsung di dua negara, yakni di Abu Dhabi dan Arab Saudi.
Di sana, dengan master franchise, Sour Sally akan membuka langsung 15 outlet di tiap negara, sehingga total akan ada 30 outlet tersebar di Timur Tengah.
Sosok di Balik Sour Sally
Berdirinya Sour Sally di Indonesia tak lepas dari tangan Donny Pramono, pengusaha yang sudah bergerak di bidang makanan dan minuman selama lebih dari satu dekade.
Pria kelahiran 30 Desember 1981 itu menempuh pendidikan tinggi di University of Penn State Amerika Serikat dan mendapat inspirasi bisnisnya ketika sedang kuliah di sana.
Namun, sebelum berbisnis, dia melanjutkan pendidikannya terlebih dahulu ke jenjang master pada 2006 - 2007, dan menyandang gelar MBA dari University of La Verne.
Ide membuat frozen yogurt atau yogurt beku seperti es krim itu muncul ketika dia mencicipi makanan serupa di Los Angeles. Menurutnya, makanan penutup yang mirip es krim itu bakal cocok dengan lidah orang Indonesia.
Namun, agar lebih cocok, dia memilih untuk mencari rasa yang mengandung unsur asam dan lebih segar, hingga muncul rasa yang lebih seimbang.
Pada 2020, Sour Sally Group di bawah perusahannya Selera Kapital, sudah berkembang hingga mengoperasikan empat merek, yakni Sour Sally, Gulu Gulu, Fika, & WOWTeq dengan lebih dari 250 jumlah toko yang beroperasi dan hingga 500 toko dalam rencana yang berfokus pada Model Bisnis QSR (Quick Service Retail) yang mempekerjakan lebih dari 1000 karyawan.
Saat ini portofolio Selera Kapital mencakup startup-startup terkemuka seperti Yummy Corp, Wahyoo, ESB, EVOS ESPORTS & Ayam Pusbad.
Mengutip akun Linked In Donny, selain bergerak di bidang FnB, Donny juga tertarik pada investasi PE dan start-up teknologi. Dia kini juga menjadi pemegang saham di Purwadhika Startup School, sebuah sekolah pendidikan informal yang mengajarkan tentang Start-Up, Pemasaran Digital, dan Desain UI/UX dengan lebih dari 1000 siswa.
Bisnis.com, JAKARTA — Merek frozen yogurt asal Indonesia, Sour Sally, telah resmi menandatangani kerja sama dengan pihak dari Uni Emirat Arab dan Kerajaan Arab Saudi untuk membuka outlet di Timur Tengah.
Founder Sour Sally mengatakan, untuk melancarkan rencana ekspansi Sour Sally ke berbagai negara, merek makanan penutup sehat ini bakal menggunakan sistem kerja sama dengan menunjuk master franchise.
Adapun, Sour Sally memberikan persyaratan bagi yang ingin menjadi master franchise di luar negeri untuk membuka minimal 15 outlet di tiap negara.
"Kita dalam hari ini kita signing deal untuk Saudi Arabia dan UAE, masing-masing ada yang kita kemukakan di dalam agreement itu ada minimum number of outlets-nya untuk masing-masing negara itu ada 15, jadi dua negara ada 30 outlet," ungkapnya usai melakukan Master Franchise Signing di vOffice Jakarta, Rabu (9/10/2024).
Untuk membuka franchise di luar negeri, Sour Sally juga akan memastikan kualitas produk dengan memastikan rantai pasok yang sudah aman dan akan mengekspor semua bahan baku dari Indonesia agar cita rasanya tetap sama dengan outlet yang ada di Indonesia.
"Jadi di Timur Tengah nanti akan ada beberapa produk-produk dan topping-topping yang ada di Indonesia yang sudah jadi favorite ya. Bahan itu akan kita ekspor ke Middle East agar bisa konsistensi rasanya juga sama," tambahnya.
Adapun, untuk menjadi master franchise, Donny mengatakan biaya franchise yang dikeluarkan hampir mencapai US$500.000.
"Jadi fee-nya untuk dua negara ini kurang lebih sekitar hampir mencapai US$1 juta untuk master franchise. Tapi itu hanya baru jadi master franchise agreement-nya ya, belum termasuk biaya royalty, supply bahan baku dan lainnya. Harapannya pemasukan ini bisa menambah perolehan devisa untuk negara, karena kita kan ekspor keluar bahannya," jelas Donny.
Donny optimistis penjualan Sour Sally di Timur Tengah juga tetap lancar dengan jaminan halal dan dengan banyaknya orang Indonesia di Timur Tengah. Selain itu, dengan harga yang bisa mencapai dua kali lipat dari Indonesia, bisa membantu Sour Sally meraup pendapatan yang lebih besar.
Selain di Timur Tengah, Donny membocorkan dalam waktu dekat Sour Sally juga akan melangkah lebih jauh lagi di Asean dengan menjejakkan kaki di Filipina dan akan memulai pembicaraan dengan calon potensial dari Malaysia dan Thailand.
"Jadi kita berusaha dapat ekspansi di Asean di negara tersebut. Mudah-mudahan 2024 ini sudah bisa deal semuanya," tutupnya.
Bisnis.com, JAKARTA — Brand frozen yogurt asli Indonesia, Sour Sally, bakal melancarkan ekspansi pertama ke Timur Tengah, langsung ke Dubai dan Arab Saudi.
Setelah sukses membuka sekitar 200 outlet di seluruh Indonesia, Sour Sally bakal menjadi salah satu brand pertama asli Indonesia yang mengumumkan ekspansi ke Uni Emirat Arab dan Kerajaan Arab Saudi.
Founder Sour Sally Group Donny Pramono mengatakan bahwa prospek usaha di Timur Tengah terbuka lebar dengan Timur Tengah, terutama Dubai menjadi hub bisnis dan pariwisata dari dan ke berbagai negara.
Langkah pertama Sour Sally ke Dubai juga ditandai dengan penandatanganan Master Franchise Agreement dengan perwakilan dari Uni Emirat Arab dan Kerajaan Arab Saudi, yang juga disaksikan langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno.
"Untuk membuka master franchise ini nantinya akan ada minimal pembukaan gerai, 15 outlet tiap negara. Adapun, biaya franchisenya sendiri untuk dua negara ini cukup besar hampir US$1 juta, ini belum termasuk royalti dan biaya-biaya lainnya. Harapannya juga bisa menyumbang devisa ke negara," jelas Donny saat ditemui di Jakarta, Rabu (9/10/2024).
Sandiaga Uno menambahkan, berharap jejak Sour Sally juga bisa diikuti oleh brand Indonesia lainnya, tidak hanya dari sektor makanan dan minuman.
"Ekspansi Sour Sally ini juga merupakan bagian dari pada strategi utama pemerintah dari program Spice of Indonesia. Sehingga ke depan harapannya berkembang menjadi kebanggaan kita membuka peluang usaha dan diikuti oleh banyak brand-brand lain dari Indonesia," imbuhnya.
Sandiaga juga menegaskan akan memberikan dukungan penuh bagi brand-brand yang juga ingin berekspansi ke luar negeri.
"Jadi akan kami fasilitasi langsung dari segi promosi, investasi akan difasilitasi termasuk Sour Sally dan ke depan brand lain-lainnya" ujarnya.