JAKARTA, investor.id – PT Jasa Marga Tbk (JSMR) dan PT Adhi Karya Tbk (ADHI) menyetorkan modal masing-masing sebanyak 4.394 saham senilai Rp 4,39 miliar dan Rp 2 miliar ke PT Bogor Serpong Infra Selaras selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yang akan mengelola Tol Bogor-Serpong via Parung.
BUJT pengelola proyek tol senilai Rp 8,95 triliun ini merupakan perusahaan patungan hasil bentukan konsorsium yang beranggotakan JSMR, ADHI, Hutama Karya Infrastruktur (HKI), dan PT Persada Utama Infra (PUI).
Di perusahaan dengan modal dasar sebesar Rp 67,6 miliar ini, JSMR akan menggenggam porsi sebanyak 26% saham, sementara ADHI sebanyak 12% saham, HKI sebanyak 10% saham, dan PUI yang merupakan entitas PT United Tractors Tbk (UNTR) akan bertindak sebagai pemegang saham mayoritas dengan kepemilikan sebanyak 52% saham.
Corporate Secretary and Chief Administration Officer Jasa Marga Nixon Sitorus menyampaikan, penyertaan saham bertujuan untuk mendirikan badan usaha yang bergerak dalam bidang jasa atau industri Jalan Tol Bogor-Serpong (via Parung) yang meliputi pembangunan, pengoperasian dan pemeliharaan jalan tol, serta usaha-usaha lainnya sesuai ketentuan-ketentuan dan peraturan perundangan-undangan yang berlaku.
“Dengan dibentuknya perusahaan patungan akan memberikan dampak meningkatkan pangsa pasar perseroan dalam hal Pembangunan dan pengoperasian jalan tol di Indonesia,” jelas Nixon dalam pengumuman resminya, Kamis (12/9/2024).
Sekretaris Perusahaan ADHI Rozi Sparta juga menyatakan, ADHI bersama konsorsium membentuk usaha patungan sebagai BUJT Ruas Bogor-Serpong (via Parung) untuk memenuhi kewajiban sebagaimana disampaikan Menteri PUPR RI melalui surat penetapan pemenang lelang pengusahaan Jalan Tol Bogor-Serpong via Parung nomor BM 0701-Mn/692 tanggal 25 Juli 2024.
“Tidak terdapat dampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha emiten atau perusahaan publik,” tulis Rozi dalam pengumuman resminya dikutip, Kamis (12/9/2024).
Editor: Muawwan Daelami (muawwandaelami@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News