Jakarta: Universitas Padjadjaran (Unpad) duduk di peringkat ke 134 dalam pemeringkatan perguruan tinggi QS Asia University Rankings 2025. Sedangkan di Asia Tenggara, Unpad duduk di peringkat ke-31.
Ini merupakan pencapaian terbaik Unpad selama ini. "Syukur alhamdulillah, apa yang kita perjuangkan bersama sejak rektor-rektor sebelumnya, terutama masa kepempiminan Rektor Prof. Rina Indiastuti, ternyata mendapat hasil yang cukup signifikan. Tapi perjuangan ini masih belum selesai karena kita masih ingin mendapat peringkat lebih baik lagi baik di tingkat QS Asia maupun QS World,” ujar Rektor Unpad, Arief S. Kartasasmita dalam siaran pers Unpad, Rabu, 6 November 2024.
Namun, Arief menegaskan, pemeringkatan ini bukanlah segala-galanya. Ada hal yang lebih penting, yakni bagaimana kemajuan Unpad ini dapat terasa manfaatnya oleh masyarakat internal dan eksternal. “Ini yang akan menjadi salah satu target kita untuk memastikan bahwa apa yang kita dapatkan secara pemeringkatan itu juga terimplementasi dalam hasil akhir yang dapat dirasakan oleh mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, serta oleh masyarakat luas,” ujar Arief.
Pada peringkat Asia yang diumumkan hari ini, QS menempatkan Unpad di peringkat 134, naik 26 peringkat dari posisi tahun lalu di 160. Ini adalah posisi terbaik yang dicapai Unpad dalam pemeringkatan QS selama ini. Di lingkup Asia Tenggara, Unpad naik dari peringkat 38 tahun lalu ke peringkat 31 tahun ini.
Daftar 14 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS AUR 2025:
Jakarta: Universitas Indonesia (UI) kembali memantapkan posisi sebagai yang terbaik di Indonesia selama lima tahun berturut-turut berdasarkan penilaian QS Asia University Rankings (QS AUR) 2025. Di level Asia, posisi UI naik dua peringkat, dari 48 menjadi 46.
Total skor UI adalah 74,7 dari 984 universitas yang berasal dari 25 negara. Hal itu diumumkan pada QS Asia Pacific Summit 2024 di Macau University of Science and Technology (MUST) pada 6 November 2024 pukul 17:00 WIB.
Delegasi UI turut hadir di ajang tersebut, dipimpin oleh Kepala Biro Transformasi, Manajemen Risiko, dan Monitoring Evaluasi (TREM) UI, Vishnu Juwono. Lembaga pemeringkatan internasional QS AUR 2025 menggunakan empat kriteria utama dalam penilaian, yaitu Research and Discovery, Employability and Outcomes, Learning Experience, dan Global Engagement.
Kriteria ini dipecah lagi menjadi 11 indikator, di antaranya Academic Reputation (30 persen), Employer Reputation (20 persen), Faculty Student Ratio (10 persan), Citations per Paper (10 persen), International Research Network (10 persen), Papers per Faculty (5 persen), Staff with Ph.D (5 persen), International Student Ratio (2,5 persen), International Faculty Ratio (2,5 persen), Inbound Exchange Students (2,5 persen), dan Outbound Exchange Students (2,5 persen). UI mencatat skor tertinggi pada indikator Inbound Exchange Students (100,0), Outbound Exchange Students (100,0), International Faculty Ratio (98,8), dan Employer Reputation (98,0). Secara keseluruhan, UI mengalami kenaikan skor di hampir semua indikator penilaian.
UI juga mengalami kenaikan peringkat pada tujuh indikator, yakni Inbound Exchange Students, Employer Reputation, International Faculty Ratio, Academic Reputation, Faculty Student Ratio, International Student Ratio, dan International Research Network.
“Selama lima tahun berturut-turut, UI bertahan di posisi 1 di Indonesia dan terus meningkat di Asia," kata Rektor UI, Ari Kuncoro dalam siaran persnya, Rabu, 6 November 2024 .
Hal ini, kata Ari, membutuhkan kerja keras dari seluruh sivitas akademika UI. "Kami terus memperluas jangkauan global, selain meningkatkan kualitas pendidikan, menghasilkan riset yang berdampak, dan mengembangkan jalinan kolaborasi dengan berbagai mitra dari dalam dan luar negeri. Semoga prestasi ini dapat terus ditingkatkan, sehingga UI dapat menjadi salah satu perguruan tinggi terbaik di Asia,” kata Ari.
Sementara itu, Kepala Biro TREM UI, Vishnu Juwono selain memimpin delegasi UI di Macau, juga membawakan presentasi berjudul “Environment, Sustainable and Governance (ESG) Universities in Southeast Asian Universities: Challenges and Collaborative Solutions”.
Menurut Vishnu, pencapaian UI di QS AUR 2025 dengan terus unggul di tingkat nasional serta meningkat di tingkat Asia, meletakkan fondasi yang kuat bagi pimpinan UI berikutnya untuk dapat meningkatkan kualitas kegiatan pendidikan, pengabdian masyarakat, dan publikasi di lingkungan universitas.
"Peningkatan kinerja keseluruhan UI ini dapat tergambar dalam kenaikan peringkat di berbagai pemeringkatan internasional, termasuk QS Asia University Rankings,” ujarnya.
Dengan pencapaian ini, UI optimistis dapat melanjutkan tren positif dalam berbagai peringkat dunia, serta menjadi pusat pendidikan unggulan di kawasan Asia.
Jakarta: Lembaga pemeringkatan internasional Quacquarelli Symonds (QS) kembali mengumumkan peringkat perguruan tinggi terbaik di Asia atau Asia University Rankings (QS AUR 2025). Capaian tersebut resmi diumumkan pada QS Higher Education Summit: Asia Pacific di Macau, Rabu, 6 November 2024.
Pemeringkatan QS Asia University tahun ini dapat dilihat berdasarkan sub-wilayah: Asia Tengah (termasuk Kazakhstan dan Uzbekistan), Asia Timur (termasuk Tiongkok daratan, Jepang, dan Korea Selatan), Asia Tenggara (termasuk Malaysia, Singapura, dan Thailand) , dan Asia Selatan (termasuk India dan Pakistan).
QS Asia University Rankings diterbitkan setiap tahun sejak 2009 untuk menyoroti pemeringkatan universitas-universitas terbaik di Asia. Metodologi yang digunakan untuk membuat pemeringkatan serupa dengan yang digunakan untuk QS World University Rankings. Namun dengan beberapa indikator tambahan dan bobot yang disesuaikan. Serangkaian kriteria ini, yang dikembangkan melalui konsultasi dengan para ahli dan pemangku kepentingan regional, dirancang untuk mencerminkan prioritas utama bagi universitas-universitas di Asia, dengan memanfaatkan sebanyak mungkin data yang tersedia.
Hal ini dinilai menggunakan data dari survei global besar terhadap akademisi yang dilakukan oleh QS setiap tahunnya. Hasil survei ini, yang meminta para akademisi untuk mengidentifikasi universitas-universitas terkemuka di bidang studi mereka, juga dimasukkan ke dalam pemeringkatan dan laporan lain yang dihasilkan oleh QS, termasuk QS World University
Rankings dan QS World University Rankings by Subject. Tujuannya adalah untuk memberikan indikasi universitas mana yang memiliki reputasi terkuat di komunitas akademik internasional.
2. Reputasi pemberi kerja (20%)
Hal ini sekali lagi dinilai berdasarkan hasil survei besar internasional, kali ini terhadap pemberi kerja lulusan, yang diminta untuk mengidentifikasi universitas yang mereka anggap menghasilkan lulusan dengan kualitas terbaik. Hasil survei ini digunakan untuk menginformasikan sejumlah proyek penelitian QS lainnya, yang mencerminkan pentingnya kelayakan kerja dan prospek kerja bagi pelamar dan lulusan universitas saat ini.
3. Rasio pengajar/siswa (10%)
Indikator ini menilai rasio anggota staf akademik penuh waktu yang dipekerjakan per siswa yang terdaftar. Tujuannya adalah untuk memberikan gambaran tentang berapa banyak waktu kontak dan dukungan akademik yang mungkin diterima oleh mahasiswa di institusi tersebut.
4. Jaringan penelitian internasional (10%)
Dengan menggunakan data Scopus, indikator ini menilai tingkat keterbukaan internasional dalam hal kolaborasi penelitian pada setiap institusi yang dievaluasi. Untuk menghitung indikator ini, Indeks Margalef, yang banyak digunakan dalam ilmu lingkungan, telah diadaptasi untuk menghasilkan skor yang memberikan indikasi keragaman kolaborasi penelitian suatu institusi dengan institusi lain di berbagai lokasi di dunia.
5. Kutipan per makalah (10%) dan makalah per fakultas (5%)
Kedua indikator ini sama-sama dinilai menggunakan data database publikasi dan sitasi penelitian Scopus. Yang pertama menilai jumlah kutipan per makalah penelitian yang diterbitkan, yang bertujuan untuk memberikan gambaran tentang dampak penelitian masing-masing institusi terhadap komunitas penelitian.
Kedua, menilai jumlah makalah penelitian yang diterbitkan per anggota fakultas. Hal ini memberikan indikasi mengenai produktivitas penelitian universitas secara keseluruhan.
6. Staf dengan gelar PhD (5%)
Indikator ini menilai proporsi anggota staf akademik yang memenuhi syarat untuk tingkat PhD. Hal ini melengkapi indikator rasio pengajar/siswa, yang keduanya bertujuan untuk memberikan ukuran proksi komitmen institusi terhadap pengajaran berkualitas tinggi.
7. Proporsi pengajar internasional (2,5%) dan proporsi mahasiswa internasional (2,5%)
Keempat indikator terakhir semuanya bertujuan untuk menilai seberapa ‘internasional’ setiap universitas, yang mencerminkan fakta bahwa internasionalisasi merupakan prioritas utama baik bagi universitas-universitas di Asia dan di setiap kawasan dunia. Kedua indikator ini, yang juga digunakan dalam QS World University Rankings, menilai proporsi staf dan mahasiswa di universitas yang tergolong ‘internasional’.
8. Proporsi pelajar pertukaran masuk (2,5%) dan proporsi pelajar pertukaran keluar (2,5%)
Dua indikator terakhir ini, yang tidak digunakan dalam pemeringkatan global, memberikan wawasan tambahan mengenai aktivitas internasionalisasi di universitas-universitas di Asia, dan menilai ukuran relatif dari program pertukaran pelajar masuk dan keluar masing-masing institusi.
Hasil keseluruhan QS Asia University Rankings dipublikasikan dalam tabel online interaktif, yang memungkinkan pengguna membandingkan kinerja universitas berdasarkan indikator individual, atau melihat universitas dengan skor gabungan tertinggi.
KONTAN.CO.ID - Jakarta. Tak perlu khawatir jika Anda gagal masuk ke universitas negeri tahun 2024 ini. Masih ada universitas swasta terbaik di Indonesia yang siap menjadi tujuan untuk melanjutkan pendidikan yang jenjang tinggi pada tahun 2024 ini.
Diberitakan Kompas.com, sejumlah universitas negeri swasta di Indonesia masuk dalam pemeringkatan perguruan tinggi dunia versi Webometrics. Daftar 10 universitas swasta terbaik di Indonesia 2024 bisa menjadi acuan calon mahasiwa.
Lembaga pemeringkat perguruan tingi dunia Webometrics merilis hasil penilaian terhadap universitas terbaik di dunia per Juli 2024. Telkom University, Universitas Bina Nusantara (Binus) dan sejumlah universitas Muhammadiyah berhasil masuk daftar universitas swasta terbaik di Indonesia 2024.
Webometrics adalah sistem pemeringkatan perguruan tinggi di seluruh dunia berdasarkan sejumlah kriteria. Indikator yang digunakan Webometrics yaitu visibility (visibilitas), transparency (transparansi atau keterbukaan) dan excellence (keunggulan atau cendekiawan).
Metode pemeringkatan universitas swasta terbaik di Indonesia 2024
Dalam penilaiannya Webometrics memiliki tiga indikator yang digunakan dalam menilai peringkat universitas terbaik seluruh dunia, yakni visibility (visibilitas), transparency (transparansi atau keterbukaan), dan excellence (keunggulan). Visibility (Visibilitas) dapat diartikan sebagai indeks penilaian yang berkaitan dengan pengaruh konten atau tautan domain perguruan tinggi yang diunggah di situs perguruan tinggi.
Sedangkan Transparency (Transparansi) adalah seberapa banyak penelitian dari top 310 peneliti dikutip dalam website. Excellence (Keunggulan) merupakan penilaian terhadap jumlah makalah diantara 10 persen teratas yang paling banyak dikutip pada tiap 27 disiplin ilmu berdasarkan database yang ada.
Universitas swasta terbaik Indonesia 2024
Berikut universitas swasta terbaik di Indonesia 2024 berdasarkan Webometrics edisi Juli 2024:
1. Telkom University (Tel-U)
Telkom University menjadi universitas swasta terbaik nomor satu di Indonesia 2024, peringkat ke 10 di Indonesia (secara umum) dan peringkat 1.202 di dunia. Telkom University memiliki 7 fakultas dan 64 program studi yang saat ini tersebar di Bandung, Jakarta dan Surabaya. Saat ini Telkom University memiliki lebih dari 36.000 mahasiswa aktif dan 78.000 alumni.
2. Universitas Bina Nusantara (Binus)
Binus menjadi universitas swasta terbaik kedua di Indonesia 2024 menurut Webometrics 2024. Binus ada di peringkat ke 13 di Indonesia dan peringkat 1.441 dunia. Sejak berdiri 49 tahun lalu, kini Binus telah memiliki 9 kampus di 6 kota yang berbeda.
3. Universitas Ahmad Dahlan (UAD)
UAD berada di peringkat ketiga sebagai universitas swasta terbaik Indonesia 2024 versi Webometrics. Menurut data 2023, terdapat 4.740 mahasiswa baru yang bergabung di Universitas Ahmad Dahlan terdiri dari Sarjana Terapan, Sarjana, Magister, hingga Pendidikan Profesi. UAD meraih peringkat 19 di Indonesia dan 1.855 dunia menurut penilaian Webometrics.
4. Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)
UMM masuk peringkat keempat universias swasta terbaik Indonesia 2024 versi Webometrics 2024. Pada Webometrics edisi Juli 2024, UMM menempati peringkat 20 di Indonesia dan peringkat 1.911 dunia. Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang berasal dari dalam dan luar negeri. Saat ini terdapat 10 Fakultas dengan 6 Program Internasional, 5 Program Vokasi, 40 Program Studi Strata-1, 6 Program Profesi, 13 Program Magister, dan 4 Program Doktor.
5. Universitas Medan Area
Universitas Medan Area pada pemeringkatan Webometrics edisi Juli 2024 ini berhasil menduduki peringkat kelima universitas swasta terbaik di Indonesia 2024. Secara nasional, Universitas Medan Area menempati peringkat 25 dan peringkat 2.080 dunia. Posisi ini jelas mengalami peningkatan yang signifikan bagi perguruan tinggi swasta di pulau Sumatera ini.
6. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY)
Universitas swasta terbaik di Indonesia 2024 dengan peringkat keenam adalah UMY. Menurut Webometrics, UMY menempati peringkat 26 di Indonesia dan 2.109 di dunia. Di UMY terdapat 10 fakultas dengan menawarkan 3 program Vokasi, 23 program Sarjana, 7 program Magister, 3 program Doktor dan 5 program pendidikan Profesi.
7. Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS)
Universitas Muhammadiyah Surakarta menjadi perguruan tinggi terkemuka yang menduduki peringkat ketujuh sebagai universitas swasta terbaik di Indonesia 2024. Berdasarkan Webometrics UMS menempati peringkat 31 di Indonesia dan peringkat 2.521 dunia. Posisi UMS mengalami peningkatan dari periode lalu yang berada diposisi 2.669 dunia.
8. Universitas Pelita Harapan (UPH)
UPH pada pemeringkatan Webometrics edisi Juli 2024 ini berhasil masuk dalam deretan sepuluh universitas swasta terbaik di Indonesia. UPH menduduki peringkat 36 secara nasional dan peringkat 2.764 di dunia.
9. Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Menurut Webometrics edisi Juli 2024, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya menduduki peringkat 37 nasional dan peringkat 2.908 dunia.
10. Universitas Gunadarma
Universitas Gunadarma menjadi PTS kesepuluh di Indonesia memiliki peringkat perguruan tinggi ke 38 di Indonesia dan 2.974 dunia. Terletak di Depok, Jawa Barat, Universitas Gunadarma memiliki 9 fakultas dan 18 program studi. Nah, itulah 10 universitas swasta terbaik di Indonesia versi Webometrics 2024.
Itulah daftar universitas swasta terbaik di Indonesia 2024 versi Webometric. Pilih universitas swasta terbaik di Indonesia 2024 untuk tujuan kuliah Anda.
Jakarta: Lembaga pemeringkatan Webometrics kembali merilis peringkat kampus dunia pada edisi Juli 2024. Webometrics merupakan sistem pemeringkatan terhadap penilaian perguruan tinggi di seluruh dunia berdasarkan kriteria tertentu.
Webometrics memiliki tiga indikator yang digunakan dalam menilai peringkat kampus seluruh dunia, yakni visibility (visibilitas), transparency (transparansi atau keterbukaan), dan excellence (keunggulan). Visibility (Visibilitas) merupakan indeks penilaian berkaitan dengan pengaruh konten atau tautan domain perguruan tinggi yang diunggah di situs perguruan tinggi.
Transparency (Transparansi) merupakan seberapa banyak penelitian dari top 310 peneliti dikutip dalam website. Excellence (Keunggulan) merupakan penilaian terhadap jumlah makalah di antara 10 persen teratas yang paling banyak dikutip pada tiap 27 disiplin ilmu berdasarkan database yang ada. Webometrics meranking 31.000 institusi pendidikan tinggi di lebih dari 200 negara. Sebanyak 3.523 perguruan tinggi di Indonesia masuk dalam pemeringkatan.