Kementerian ESDM buka-bukaan soal nasib realisasi penyelenggaraan kegiatan penangkapan dan penyimpanan karbon atau Carbon Capture Storage (CCS) dan Carbon Capture Utilization Storage (CCUS) di Indonesia. Sejak Januari 2024 ini pemerintah sudah mengeluarkan Peraturan Presiden nomor 14 tahun 2024 sebagai regulasi utamanya.
Perpres tersebut diteken di era Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) menjabat. Lantas setelah kepemimpinan Indonesia berganti ke Presiden Prabowo Subianto, bagaimana nasib pengelolaan tangkap dan simpan karbon di Indonesia?
Sekjen Kementerian ESDM Dadan Kusdiana mengatakan sejauh ini pihaknya sedang fokus untuk membuat Peraturan Menteri sebagai aturan teknis dari Perpres 14 tahun 2024. Permen ini nantinya akan berisikan mengenai aturan dari sisi penyimpanan hingga sisi pasokan karbonnya.
"Kan sekarang Perpresnya sudah ada kan. Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya kita sedang selesaikan Permennya. Ini untuk bisa di sisi storagenya, sisi hulunya, sisi penyimpanan," ungkap Dadan di kantornya, Jumat (25/10/2024).
Dadan mengaku aturan ini akan segera selesai pembentukannya. Yang saat ini jadi fokus pekerjaan adalah menyusun aturan soal posisi penyimpanan karbonnya.
"Kalau CCS kan ada sumber CO2-nya dan tempat penyimpanannya, sekarang diselesaikan itu untuk sisi penyimpanannya, yang di reservoir, yang di bekas tambang. Ini sudah dekat," sebut Dadan.
Chery International User Summit 2024 jadi kesempatan untuk Chery mengumumkan model baru. Termasuk model yang akan diluncurkan di masa depan. [439] url asal
Chery International User Summit 2024 jadi kesempatan untuk Chery mengumumkan model baru. Termasuk model yang akan diluncurkan di masa depan.
CEO (Chief Executive Officer) Brand Chery, Zhu Shaodong, menjelaskan Chery bakal memperbanyak produk New Energy Vehicles dari hybrid, plug in hybrid, dan calon mobil listrik baru.
Pertama model Tiggo 4 bakal menerima instalasi teknologi hybrid electric vehicles (HEV). Kemudian Tiggo 9 dilengkapi dengan sistem hibrida yang dapat diisi ulang (PHEV). Dan terbaru, Chery Tiggo 3 yang ringkas akan segera menjadi mobil listrik murni alias battery electric vehicles (BEV).
Spesifikasi Tiggo 3 belum terungkap. Namun di di luar negeri dikenal sebagai Chery Tiggo 2 Pro. Model ini memiliki dimensi panjang 4.200 mm, lebar 1.760mm, dan tinggi 1.570 mm dengan jarak sumbu roda 2.555 mm.
Sebagai perbandingan, mobil ini lebih pendek 118 mm, lebih sempit 71 mm dan 92 mm lebih rendah dari Chery Tiggo 4 Pro.
Chery mengumumkan seri baru bernama "Lepas". Dalam ajang Chery International User Summit 2024, Lepas akan bergabung dengan Omoda, Jaecoo, Exeed, Exlantix dan Jetour.
Lepas tiba-tiba dipresentasikan di Chery International User Summit. Pemilik mobil merek Chery dari seluruh dunia diundang.
Seperti yang diungkapkan pada presentasi, nama seri Tiggo diciptakan dari asosiasi dengan "harimau", namun Lepas diasosiasikan ke jenis lain, macan tutul. Hewan ini juga menginspirasi para desainer yang terlibat dalam pengembangan Lepas.
Mereka mengambil basis dari Chery Tiggo 8 Plus baru. Artinya Lepas tetap bergaya Sport Utility Vehicles (SUV).
Desain ini disebut Leopard Face di perusahaan. Inilah asal muasal nama Lepas. Mobil itu punya dimensi panjang 4.670 mm, lebar 1.920 mm, dan tinggi 1.679 mm.
Model manakah yang bakal diperkenalkan di Indonesia? Seperti diketahui, Tiggo 4 juga dikenal dengan Tiggo 5 X di Indonesia.
Chery mengumumkan seri baru bernama 'Lepas' dalam ajang Chery International User Summit 2024. Lepas diasosiasikan dengan hewan macan tutul. [393] url asal
Chery mengumumkan seri baru bernama 'Lepas' dalam ajang Chery International User Summit 2024. Lepas akan bergabung dengan Omoda, Jaecoo, Exeed, Exlantix dan Jetour.
Lepas tiba-tiba dipresentasikan di Chery International User Summit pemilik mobil merek Chery dari seluruh dunia diundang. Seperti yang diungkapkan pada presentasi, nama seri Tiggo diciptakan dari asosiasi dengan "harimau", namun Lepas diasosiasikan ke jenis lain, macan tutul. Hewan ini juga menginspirasi para desainer yang terlibat dalam pengembangan Lepas.
Mereka mengambil basis dari Chery Tiggo 8 Plus baru. Artinya Lepas tetap bergaya Sport Utility Vehicles (SUV). Desain ini disebut Leopard Face di perusahaan Inilah dari asal muasal nama Lepas.
Dimensi mobil Lepas punya panjang 4.670 mm, lebar 1.920 mm, tinggi 1.679 mm. Meski mengusung dari basis Tiggo 8 Plus, nyatanya interior Lepas berbeda. Tata letak interiornya mengusung konfigurasi lima tempat duduk. Sementara Tiggo 8 Plus memiliki opsi konfigurasi jok hingga tiga baris dengan tujuh tempat duduk.
Bicara mesin, Chery Tiggo 8 Plus digerakkan oleh dua mesin pembakaran internal untuk dipilih. Mesin "junior" menawarkan kapasitas 1,6 liter dan daya puncak 197 hp. Mesinnya dipasangkan dengan transmisi otomatis 7 percepatan.
Ada juga mesin 2 liter dengan 254 hp yang dikombinasikan dengan "otomatis" 8-kecepatan. Tiggo 8 Plus juga memiliki versi hibrida dengan tenaga 360 hp dan jangkauan listrik 90 km.
Sementara soal spesifikasi Lepas belum diketahui dengan pasti. Termasuk juga soal potensinya bakal mengisi pasar otomotif Indonesia seperti seri Tiggo maupun Omoda.
Bisnis.com, JAKARTA - Utilisasi Palapa Ring yang belum optimal setelah 3 tahun lebih beroperasi menjadi salah satu fokus Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) Kemenkominfo pada sisa 2024.
Bakti tengah memutar otak agar pemakain Palapa Ring bertumbuh sehingga infrastruktur tulang punggung triliunan rupiah tersebut dapat terpakai maksimal.
Pada September 2024 diketahui rata-rata pemanfaatan Palapa Ring Tengah mencapai 44%. Sedangkan rata-rata pemanfaatan Palapa Ring Timur sudah mencapai 41%. Adapun Palapa Ring Barat menjadi paket dengan tingkat pemanfaatan tertinggi yaitu 69%.
“Kita harapkan terus meningkat sehingga penetrasi internet yang kita kolaborasi dengan APJII dari 82,6% pun juga nantinya bisa meningkat, sehingga mengurangi 17,4% [gap penetrasi internet] di daerah tertinggal,” kata Pelaksana tugas (Plt) Direktur Layanan Telekomunikasi dan Informasi Badan Usaha Bakti Yulis Widyo Marfiah di acara Bisnis Indonesia Forum, Kamis (2/10/2024).
Dalam memacu peningkatan utilisasi Palapa Ring, Bakti menyiapkan sejumlah langkah termasuk di dalamnya adalah skema diskon.
Dia mengatakan bahwa Bakti berusaha agar pelaku industri telekomunikasi memanfaatkan backbone Palapa Ring dengan menawarkan produk yang lebih fleksibel dan tarif yang lebih ringan.
Bakti terbuka untuk memberikan potongan harga bagi perusahaan yang ingin menggunakan Palapa Ring guna mendorong pemerataan akses internet. Sayangnya Bakti belum dapat memberitahu besaran diskon yang bakal diberikan.
“Ketika industri ingin mengembangkan daerah sana, di sana ingin diskon juga kita coba sampaikan ke kita, kita coba analisa dari sisi teknis, bisnis, maupun legalnya, kita akan berikan sesuai dengan aturan atau ketentuan yang berlaku,” kata Yulis.
Bakti berharap kehadiran Palapa Ring dapat mendorong internet broadband tumbuh di daerah 3T. Meski tak dapat dipungkiri dibutuhkan regulator khusus dalam pengembangan di daerah 3T.
Lebih lanjut, Yulis mengatakan bahwa saat ini pemanfaatan Palapa Ring Barat telah di kisaran 69%. Angkanya lebih tinggi dibandingkan Palapa Ring Tengah dan Timur.
“[Palapa Ring] Tengah Timur ini memang punya tantangan sendiri karena memang peminatnya mungkin sangat rendah, terus challenging dari interkoneksinya juga terbatas, dan memang butuh," kata Yulis.
Kabel Laut Palapa Ring saat masih di darat
Adapun, pembangunan backbone Palapa Ring ini dilakukan sebagai langkah pemerintah dalam memeratakan akses internet untuk daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).
menjelaskan bahwa backbone Palapa Ring menghubungkan backbone eksisting dari industri telekomunikasi, untuk memeratakan akses internet broadband, baik menyeluruh di daerah komersial maupun nonkomersial.
Aspek Pelindungan
Selain mendorong utilisasi Palapa Ring, pelaku usaha meminta agar Bakti dan pemerintah juga menjaga infrastruktur Palapa Ring eksisting yang telah terbangun, khususnya dari jangkar kapal.
Direktur Utama Palapa Ring Barat Syarif Lumintarjo mengatakan tata kelola laut Indonesia belum rapih. Dia menemukan banyak kapal laut yang parkir tidak sesuai dengan jalurnya.
Kondisi ini menjadi ancaman bagi infrastruktur sistem komunikasi kabel laut (SKKL) karena rawan tersangkut dan putus.
“Jalur [laut] tersebut kami kan sudah minta izin untuk menggelar kabel internet. Tetapi kenapa ada kapal yang parkir? parkir liar itu tidak hanya ada di darat juga di laut,” kata Syarif dalam acara Bisnis Indonesia Forum bertajuk Pemerataan Internet di Daerah 3T pada Masa Pemerintahan Presiden Jokowi di Wisma Bisnis Indonesia, Jakarta, Rabu (2/10/2024).
Pemilik kapal sengaja memarkir kendaraannya di luar dari jalur karena ingin menghindari ongkos saat memarkir kapal di tempat yang telah ditentukan.
“Kapal laut adalah tantangan terbesar saat pembangunan dan operasional,” kata Syarif.
Sekadar informasi, Palapa Ring Barat merupakan satu dari tiga paket SKKL Palapa Ring. Palapa Ring Barat menghubungkan 5 kota layanan, di daerah yang tidak terlayani oleh perusahaan telekomunikasi. Pada awal pergelarannya, pemerintah menggelontorkan dana Rp1,2 triliun untuk menggelar kabel tulang punggung sepanjang 2.124 kilometer.
Syarif menjelaskan kota-kota tersebut tidak dilayani karena dianggap tidak layak secara komersial. Palapa Ring juga hadir menghubungkan kota layanan dengan kota penghubung (interkoneksi) atau kota-kota yang ramai.
“Jadi desain Palapa Ring memang melengkapi yang eksisting. Tetapi memang uniknya ini merupakan proyek Bakti, yang tidak langsung ke end user, sehingga setelah kami meresmikan internet suka ditanyakan kenapa lambat masuk ke pasar,” kata Syarif.
Pada 2016, pemerintah mempercayakan PT Mora Telematika Indonesia Tbk. (Moratelindo) untuk menjalankan proyek strategis nasional dengan menunjuk Moratelindo sebagai pemenang tender Palapa Ring Barat.
Fokus proyek ini adalah untuk membangun ekonomi melalui terciptanya ekosistem digital di daerah non-commercial di Indonesia, Sebab meski trafik internet domestik tumbuh pesat, namun sebaran pengguna internet di Indonesia tak merata.