KOMPAS.com - Pulau Bali menyimpan beragam daya tarik wisata yang sayang untuk dilewatkan. Namun sayangnya spot wisata di Bali saat ini hanya dikenal di Bali bagian selatan.
Padahal, Bali bagian utara seperti kawasan Buleleng pun tidak kalah menarik. Mulai dari wisata alam, budaya, sejarah, hingga kulinernya.
"Buleleng topografinya paling heterogen, punya garis pantai terpanjang 157 kilometer, kalau wisata bahari mestinya Buleleng yang paling panjang di sini. Daerah yang paling panas sampai yang paling panas ada di sini," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng Gede Suyasa di Kantor Pemerintah Kabupaten Buleleng, Bali, Sabtu (10/8/2024).
Saat kegiatan Press Tour Bali Utara bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) pada Jumat (9/8/2024) sampai Minggu (11/8/2024) Kompas.com berkesempatan menyambangi beberapa tempat wisata di kawasan Buleleng, Bali Utara.
Tempat wisata di Buleleng
1. Bali Handara Golf & Resort
Kompas.com/ Suci Wulandari Putri Potret wisatawan bermain golf di Handara Golf & Resort, Bali Utara Jumat (9/8/2024).Wisatawan yang menyukai wisata alam pegunungan, suasana yang sejuk, serta atraksi golf, sepertinya cocok berkunjung ke Bali Handara Golf & Resort. Lokasinya ada di dataran tinggi, tepatnya di Singaraja, Bali Utara.
Di sini wisatawan bisa menginap sembari menikmati pemandangan hamparan rumput hijau, mencoba beragam menu khas Bali di restoran, serta belajar golf.
Handara Golf & Resort juga terkenal dengan gerbang ikonis berarsitektur tradisional Bali. Bila berkesempatan mampir, jangan lewatkan mengabadikan momen di sana.
2. Biorock
Dokumentasi Biorock Pemuteran Potret penyelam di antara terumbu karang di Biorock Pemuteran, Bali Utara, Jumat (9/8/2024).Di Desa Pemuteran, Kabupaten Buleleng, Bali Utara terdapat area konservasi terumbu karang bernama Biorock. Di sini wisatawan bisa belajar bagaimana proses konservasi terumbu karang, serta bisa langsung snorkeling melihat keindahan terumbu karang.
Kawasan Biorock di Pemuteran cocok didatangi oleh wisatawan yang mencari suasana tenang untuk healing, karena di sini tidak ada keramaian gerai bermusik meriah.
3. Pantai Lovina
Kompas.com/ Suci Wulandari Putri Potret keindahan Pantai Lovina, spot wisata di Bali Utara, Sabtu (10/8/2024).Pantai Lovina berjarak sekitar 10 kilometer dari kota Singaraja. Adapun atraksi wisata yang popular di Pantai Lovina yaitu melihat lumba-lumba pada saat matahari terbit.
Wisatawan bisa menumpangi perahu dari pinggir pantai menuju tengah laut untuk menyaksikan lumba-lumba liar berenang.
Pantai Lovina dikenal dengan suasana pantai yang tenang, jadi cocok untuk wisatawan yang ingin berwisata dengan suasana jauh dari keramaian.
4. Gedong Kirtya
Kompas.com/ Suci Wulandari Putri Potret wisatawan melihat lembaran lontar di Gedong Kirtya, Bali Utara, Sabtu (9/8/2024).Di Kabupaten Buleleng terdapat perpustakaan lontar yang menyimpan jutaan cerita masa lampau. Perpustakaan ini bernama Gedong Kirtya, didirikan pada 2 Juni 1928 dan mulai dibuka untuk umum pada 14 September 1928.
Di sini wisatawan bisa belajar bagaimana sejarah lontar, teknik dan alat yang dipakai untuk menulis di atas lontar, hingga bisa mengintip isi lembaran lontar kuno.
Bila tertarik datang berkunjung, Gedong Kirtya beralamat di Jalan Veteran Nomor 20, Kelurahan Paket Agung, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Bali.
5. Puri Agung Buleleng
Kompas.com/ Suci Wulandari Putri Puri Agung Buleleng, wisata sejarah di Bali Utara, Sabtu (10/8/2024).Sekitar 500 meter dari Gedong Kirtya, wisatawan bisa berkunjung ke Puri Agung Buleleng. Puri ini dijuluki sebagai "Istana Kerajaan Singaraja" di Buleleng, dibangun oleh Raja Ki Gusti Anglurah Pandji Sakti pada 30 Maret 1604.
Puri ini mulai dibuka untuk kunjungan wisatawan sejak 2007, setelah sempat digunakan sebagai tuan rumah acara pertemuan raja-raja Nusantara.
6. Rumah Nyoman Rai Serimben
Kompas.com/ Suci Wulandari Putri Potret pemandu wisata saat menjelaskan kehidupan Nyoman Rai Sarimben, Ibunda Bung Karno, Sabtu (10/8/2024).Sekitar 500 meter dari Puri Agung Buleleng, terdapat kawasan Rumah Nyoman Rai Serimben, yaitu rumah ibu Bung Karno.
Di sinilah saksi bisu kisah cinta antara ayah Bung Karno, yaitu Raden Soekamo Sosrodiharjo, dan sang ibunda Nyoman Rai Sarimben.
Wisatawan yang berkunjung ke kawasan ini akan mengetahui bagaimana kisah cinta kedua orang tua Bung Karno. Lengkap dengan rumah sang Ibunda yang bentuknya masih sama.
Kawasan Rumah Nyoman Rai Sarimben berlokasi di Bale Agung, Kelurahan Paket Agung, Kabupaten Buleleng, Bali.
7. Dapur Bali Mula
Kompas.com/ Suci Wulandari Putri Dapur Bali Mula, tempat pembuatan arak khas Bali di Bali Utara, Minggu (11/8/2024).Berkunjung ke Bali Utara tidak lengkap rasanya bila belum bersantap di Dapur Bali Mula. Lebih dari sekadar dapur, tempat ini merupakan jantung dari tradisi pembuatan arak khas Bali.
Pembuatan arak di sini dilakukan secara tradisional, seperti dimasak menggunakan kayu bakar, serta proses penyulingan menggunakan batang bambu.