#30 tag 24jam
Unboxing Xiaomi 14T Versi Indonesia, Punya Bodi Serba Datar dan Ringan
Xiaomi 14T akhirnya resmi di Indonesia. Smartphone ini punya bodi yang serba datar, ringkas, dan ringan. Halaman all [1,387] url asal
#unboxing #xiaomi-14t #xiaomi-14t-series #spesifikasi-xiaomi-14t #xiaomi-14t-di-indonesia #unboxing-xiaomi-14t
(Kompas.com) 01/10/24 21:00
v/15825704/
JAKARTA, KOMPAS.com - Xiaomi resmi menghadirkan smartphone barunya, Xiaomi 14T dan Xiaomi 14T Pro di Indonesia pada Selasa (1/10/2024). Peluncuran acaranya diselenggarakan secara langsung di Jakarta Pusat yang bertajuk “Master Light, Capture Night”.
KompasTekno mendapat kesempatan untuk membuka kotak kemasan (unboxing) Xiaomi 14T warna Titan Black varian 12/256 GB. Warna dan desain kotak kemasannya identik dengan ciri khas Xiaomi yang didominasi warna putih.
Pada bagian tengah, terdapat nama model “Xiaomi 14T” disertai teks “Co-engineered with Leica”, mengindikasikan bahwa kamera Xiaomi 14T series ini berkolaborasi dengan produsen kamera kenamaan asal Jerman, Leica.
KOMPAS.com/Caroline Saskia Tanoto Sisi samping kanan dan kiri kotak kemasan terdapat tulisan Xiaomi 14T yang dicetak timbulSisi samping kanan dan kiri kotak kemasan juga terdapa nama model “Xiaomi 14T” berwarna silver yang dicetak timbul sehingga saat disentuh permukaan tulisannya, terdapat tekstur tulisan.
Saat pertama kali membuka kotak, konsumen akan disambut dengan tulisan ucapan terima kasih dari Xiaomi 14T.
KOMPAS.com/Caroline Saskia Tanoto Logo Xiaomi yang muncul di sisi kiri bawah punggung Xiaomi 14TSelanjutnya, ada kotak berisi buku panduan, sim ejector, kasing pelindung berwarna abu-abu tua dengan finishing doff, dan satu unit Xiaomi 14T. Isi kotak Xiaomi 14T versi global dan Indonesia terdapat sedikit perbedaan.
Di pasar Indonesia, Xiaomi masih menghadirkan kabel charger tipe USB-A ke USB-C dan adapter charger 67 watt.
Sementara itu, Xiaomi 14T versi global sudah tidak lagi dilengkapi adapter, alias “kepala” charger di dalam kotak kemasan.
KOMPAS.com/Caroline Saskia Tanoto Adapter charger Xiaomi 14T yang sudah mendukung fast charging 67 watt. Adapter charger hanya hadir untuk pasar Indonesia saja, sedangkan versi global sudah tidak kebagian adapter chargerBodi ringkas, ringan, dan serba datar
KOMPAS.com/Caroline Saskia Tanoto Menggenggam Xiaomi 14T dengan dua tanganXiaomi 14T punya bodi yang tipis dan ringan sehingga tetap nyaman dipegang dalam satu telapak tangan wanita dewasa.
Di atas kertas, smartphone ini datang dengan dimensi ukuran 160,5 mm (tinggi), 75,1 mm (lebar), 7,80 mm (ketebalan), dan bobot 195 gram.
Desain bodinya juga serba datar. Di bagian punggung, misalnya, Xiaomi 14T tidak lagi mengusung model 3D curved di bagian sisi kanan-kiri seperti Xiaomi 13T. Sementara itu, modul kameranya juga kini dibuat lebih tipis, dan tidak terlalu menonjol dari punggung.
Penyegaran desain ini membuat tampilan dari Xiaomi 14T tampak semakin tipis.
Bahan material punggungnya juga tidak lagi berbahan leather (kulit sintetis), tetapi menggunakan polikarbonat dengan finishing matte sehingga bisa bebas noda sidik jari. Ketika terkena pantulan sinar matahari atau lampu ruangan, akan tampak glitter di punggung.
KOMPAS.com/Caroline Saskia Tanoto Tekstur punggung dan detail kamera Xiaomi 14T yang dilengkapi lensa Summilux Optics dari LeicaWalau tidak lagi menggunakan bahan kulit, Xiaomi 14T bisa tetap mempertahankan tampangnya yang terkesan minimalis. Pada bagian modul, terdapat tiga sensor kamera dan satu lampu kilat yang diposisikan 2x2.
Di bagian tengah modul kameranya, terdapat logo “Leica” berwarna hitam. Lalu, bagian bawah logo terdapat informasi lensa Leica, seperti “VARIO-SIMMILUX 1:1.7-2.2/15-50 ASPH”.
Logo dan informasi menandakan teknologi kamera Xiaomi 14T dirancang bersama (co-engineering) dengan Leica, pabrikan kamera dari Jerman.
Konfigurasi dari masing-masing kamera ini terdiri dari kamera utama 50 MP (f/1.7, Sony IMX906), telefoto 50 MP (f/1.9, zoom optik 1x, 2x, 4x), dan kamera ultrawide 12 MP (f/2.2).
Fitur pendukung kameranya mencakup Ultra HD, Master Portrait, Movie Mode, Master Cinema, dan Director mode.
KOMPAS.com/Caroline Saskia Tanoto Tombol samping di bodi kanan Xiaomi 14T. Tombol dayanya dibuat berbeda karena diberi sentuhan tekstur berpola garisDi bagian kanan terdapat tombol daya dengan desain baru. Tombol tersebut memiliki tekstur dengan pola garis. Ketika disentuh atau ditekan, terdapat sensasi tektur kasar dibandingkan tombol pengeras suara yang memiliki tekstur licin.
Sudut-sudut bodinya dirancang membulat. Bahan material dengan finishing matte membuat noda atau bekas sidik jari bisa tertinggal jika tangan pengguna mudah basah atau berkeringat.
Untuk menyiasatinya, pengguna bisa menggunakan kasing pelindung bawaan dari Xiaomi.
KOMPAS.com/Caroline Saskia Tanoto Bagian bawah Xiaomi 14T terdiri dari lubang speaker, konektor USB-C, lubang mikrofon, serta kompartmen kartu SIM yang mendukung duo kartu SIM jenis nanoSementara itu, bodi bagian bawah Xiaomi 14T terdapat lubang speaker, konektor USB-C, lubang mikrofon, serta kompartmen kartu SIM yang mendukung duo kartu SIM jenis nano. Bagian atasnya, terdapat libang speaker, mikrofon, dan sensor IR Blaster.
Nyaman digenggam
KOMPAS.com/Caroline Saskia Tanoto Ilustrasi Xiaomi 14T varian Titan Grey yang sudah menggunakan kasih pelindung berwarna abu-abu tuaXiaomi 14T masih nyaman digenggam dengan satu telapak tangan wanita dewasa. Akan tetapi, saat menggenggam smartphone dengan satu tangan dan perlu mengakses tombol atau fitur di bagian atas layar, terdapat kendala karena sedikit sulit dijangkau.
Menggenggam Xiaomi 14T dengan satu tangan akan lebih nyaman jika hanya melakukan scrolling di media sosial karena tidak perlu usaha lebih mengaksesn bagian ujung atas layar.
KOMPAS.com/Caroline Saskia Tanoto Ilustrasi punggung Xiaomi 14T yang sudah menggunakan kasing pelindungBodinya yang ringkas juga memberi rasa nyaman ketika dipegang menggunakan dua telapak tangan sekaligus. Sebab, dengan ukuran bodinya sekarang, papan ketik di layar tidak terasa terlalu kecil ataupun besar, membuat pengalaman menjajal layar tetap nyaman, sekaligus leluasa.
Bila tangan Anda mudah berkeringat, bisa gunakan kasing pelindung dari Xiaomi. Materialnya cukup kesat dan tidak mudah licin ketika digenggam dalam kondisi tangan yang basah.
Layar responsif
KOMPAS.com/Caroline Saskia Tanoto Ilustrasi pengisian daya cepat Xiaomi 14T berdaya 67 wattXiaomi 14T punya layar yang responsif. Apabila ingin mengaktifkan perangkat untuk segera menangkap momen lewat kamera, smartphone anyar Xiaomi ini bisa tetap mempertahankan konsistensi kecepatan layarnya.
Xiaomi 14T datang dengan panel Crystal Res 1,5K AMOLED 6,67 inci dengan resolusi Full HD Plus dan refresh rate 144 Hz. Ini membuat layar smartphone bisa menangkap respons sentuhan dengan cepat.
KOMPAS.com/Caroline Saskia Tanoto Layar Xiaomi 14T sudah dilengkapi tingkat kecerahan maksimal 4.000 nits, panel Crystel Res 1,5K AMOLED 6,67 inci, sudah beresolusi Full HD Plus, dan refresh rate 144 HzLayar Xiaomi 14T juga sudah mendukung tingkat kecerahan 4.000 nits, HDR10+, dan fitur Dolby Vision. Tingkat kecerahan ini sudah naik level dari 2.600 nits sebelumnya di Xiaomi 13T.
Dengan angka kecerahan tersebut, layar smartphone ini tetap dapat terlihat jelas meski berada di bawah sinar matahari terik. Layar bisa tetap menampilkan konten dengan cukup jelas dan tidak memantulkan cahaya.
KOMPAS.com/Caroline Saskia Tanoto Kamera depan 32 MP milik XIaomi 14T yang dibenamkan ke sebuah punch hole di tengah atas layarXiaomi 14T dilengkapi sebuah punch hole yang menampung kamera depan beresolusi 32 MP (f/3.2). Kamera bisa dimanfaatkan untuk berswafoto dengan teman atau kerabat, melakukan video hingga beresolusi 4K dengan frame rate 30 fps hingga 60 fps.
Jeroan Xiaomi 14T di Indonesia
KOMPAS.com/Caroline Saskia Tanoto Xiaomi 14T tetap mampu menampilkan konten dengan tingkat kecerahan yang cukup terang walau terpapar langsung dengan lampu pencahayaan di dalam ruangan (indoor)Xiaomi 14T ditenagai MediaTek Dimensity 8300 Ultra yang dipadukan dengan RAM 12 GB dan storage 256 GB atau 512 GB. System-on-Chip itu mengandalkan Arm Mali-G615 MC6 sebagai pengolah grafis dan chip khusus AI MediaTek NPU 780.
Soal dayanya, ponsel anyar Xiaomi disokong baterai 5.000mAh dan fast charging 67 watt. Sistem operasinya sudah menjalankan HyperOS berbasis Android 14.
Fitur pendukung lainnya, lolos sertifikasi IP68 (tahan debu dan air) dual SIM, Wi-Fi 7, Bluetooth 5.4, NFC, Hi-Res, Dolby Atmos, stereo speaker, dan masih banyak lagi.
Xiaomi 14T series juga berkolaborasi dengan Google dan melahirkan sejumlah fitur AI, seperti Google Gemini (default app), Circle-to-Search, AI Interpreter, dan masih banyak lagi. Namun, tidak semua fitur bisa langsung dicoba. Kabarnya, fitur-fitur AI itu baru akan digelontorkan secara bertahap di beberapa waktu mendatang.
Xiaomi 14T dan 14T Pro Resmi di Indonesia, Ini Harganya
Xiaomi 14T dan 14T Pro akhirnya resmi dirilis di Indonesia. Kedua ponsel ini mengandalkan kamera hasil kolaborasi dengan Leica. Halaman all [1,045] url asal
#xiaomi #smartphone #xiaomi-14t #xiaomi-14t-pro #xiaomi-14t-series #spesifikasi-xiaomi-14t-pro #harga-xiaomi-14t-pro #harga-xiaomi-14t #spesifikasi-xiaomi-14t
(Kompas.com) 01/10/24 20:08
v/15825723/
JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah dirilis secara global, Xiaomi 14T dan 14T Pro akhirnya resmi masuk Indonesia, hari ini, Selasa (1/10/2024).
"Kami ingin mengumumkan bahwa Xiaomi 14T series sudah resmi hadir dibawa ke Indonesia," ungkap Country Director Xiaomi Indonesia, Wentao Zhao di atas panggung peluncuran yang digelar di Dome Spark Senayan, Jakarta Pusat.
Sama dengan versi global, duo ponsel ini mengunggulkan kamera dan fitur berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) sebagai nilai jual. Kamera Xiaomi 14T series hadir dengan lensa Leica Summilux Optics dan beragam fitur AI hasil kolaborasi dengan Leica.
KOMPAS.com/Caroline Saskia Marketing Director Xiaomi Indonesia, Andi Renreng menjelaskan spesifikasi Xiaomi 14T series di atas panggung peluncuran yang digelar di Jakarta Pusat, Selasa (1/10/2024)."Lensa Summilux yang juga digunakan di Xiaomi 14. Lensa optik professional Leica yang sudah terjamin memberikan pengalaman memotret yang luar biasa," ungkap Marketing Director Xiaomi Indonesia, Andi Renreng.
"Xiaomi 14T series menghadirkan kualitas kamera flagship yang bisa diakses lebih banyak orang. Misalnya Xiaomi 14T Pro yang dilengkapi lensa Leica dan opsi zoom hingga 5x," lanjut Andi.
KOMPAS.com/Caroline Saskia Perbandingan antara Xiaomi 14T reguler dan Xiaomi 14T Pro. Kedua ponsel ini dirilis di Indonesia pada Selasa (1/10/2024).Ada sejumlah perbedaan antara model "pro" dan "reguler". Model pro diposisikan lebih tinggi karena dilengkapi spesifikasi yang juga lebih mumpuni.
Misalnya, ditenagai Dimensity 9300 Plus, menggabungkan lensa Summilux dengan sensor Light Fusion 900, serta mendukung wireless charging hingga 50 watt.
Menurut Andi, Xiaomi 14T series juga dilengkapi fitur-fitur untuk membantu berpergian, seperti AI Interpreter untuk menerjemahkan bahasa secara live.
"Hapus objek tanpa khawatir soal kualitas, AI Film untuk bikin video, hingga AI Recorder untuk ubah rekaman suara jadi tulisan," kata Andi.
Harga Xiaomi 14T dan Xiaomi 14T Pro di Indonesia
Perbedaan spesifikasi tersebut tentu memengaruhi harga jual Xiaomi 14T dan Xiaomi 14T Pro di Indonesia. Berikut ini daftar harga Xiaomi 14T dan Xiaomi 14T Pro di Indonesia:
Xiaomi 14T Pro
- Rp 8.999.000 (12 GB/ 512 GB)
- Rp 8.499.000 (12 GB/ 256 GB)
Xiaomi 14T "reguler"
- Rp 6.499.000 (12 GB/ 256 GB)
- Rp 6.999.000 (12/512 GB)
Xiaomi 14T dan Xiaomi 14T Pro akan mulai dijual pada 5 Oktober mendatang. Konsumen yang melakukan pembelian pada 5-11 Oktober akan mendapat sejumlah benefit, termasuk langganan Spotify gratis selama 4 bulan.
Spesifikasi Xiaomi 14T Pro di Indonesia
Xiaomi 14T Pro ditenagai MediaTek Dimensity 9300 Plus yang dirancang dengan teknologi fabrikasi 4 nanometer.
Chip tersebut terdiri dari delapan inti, meliputi inti utama Cortex-X4 (3,4 GHz,), tiga inti dari Cortex-X4 (2,85 GHz), dan empat inti Cortex-A720 (2 GHz). Untuk pengolah grafisnya adalah Immortalis-G720 MC2.
Chipset ini ditemani oleh RAM dan storage 12/256 GB, 12/512 GB, dan 12 GB/1TB. Namun, Xiaomi 14T Pro yang masuk Indonesia hanya versi 12 GB/512 GB dan 256 GB.
Soal fotografi, ponsel baru dari keluarga T-series ini hadir dengan tiga kamera belakang. Kamera utama 50 MP-nya menggunakan lensa Leica Summilux Optics yang dipadukan dengan sensor Light Fusion 900, hasil kolaborasi Xiaomi dan Leica.
Kamera kedua dan ketiganya masing-masing telefoto 50 MP dengan zoom optik 1x, 2x, 2.6x, dan 5x, serta kamera ultrawide 12 MP.
"Xiaomi 14T juga menjadi smartphoneT-series paling pintar karena dilengkapi Xiaomi AISP yang bisa memroses gambar yang jernih sesuai aspeknya, seperti Fusion LM, ColorLM, ToneLM, PortraitLM yang sudah ditingkatkan. Di Fusion LM, gambar bisa lebih jernih, dan dynamic range 6x lebih baik dibanding generasi sebelumnya," ungkap Andi.
KOMPAS.com/Caroline Saskia Marketing Director Xiaomi Indonesia Andi Renreng menjelaskan spesifikasi detail Xiaomi 14T series. Ponsel ini resmi hadir di Indonesia pada Selasa (1/10/2024).Xiaomi 14T Pro menggunakan panel AMOLED berukuran 6,67 inci yang sudah beresolusi 1,5K Crystal Res dengan refresh rate 144 Hz.
Layar ini memiliki kerapatan piksel 445 PPI, tingkat kecerahan 4.000 nits, HDR 10+, Dolby Vision. Terdapat kamera depan 32 MP di punch hole di tengah atas layar.
Layar Xiaomi 14T juga sudah mengantongi sertifikasi TÜV Rheinland Low Blue Light, TÜV Rheinland Flicker Free, dan TÜV Rheinland Circadian Friendly sehingga mata tetap nyaman dan tidak mudah lelah ketika menatap laya dalam durasi cukup lama.
Soal dayanya, ponsel anyar Xiaomi disokong baterai 5.000 mAh dan fast charging HyperCharge 120 watt. Untuk pertama kalinya, Xiaomi 14T Pro juga mendukung pengisian daya tanpa kabel (wireless) berdaya 50 watt.
Sistem operasinya sudah menjalankan HyperOS berbasis Android 14. Fitur pendukung lainnya, lolos sertifikasi IP68 (tahan debu dan air) dual SIM, Wi-Fi 7, Bluetooth 5.4, NFC, Hi-Res, Dolby Atmos, stereo speaker, dan masih banyak lagi.
Spesifikasi Xiaomi 14T di Indonesia
Spesifikasi Xiaomi 14T serupa dengan "saudaranya", Xiaomi 14T Pro. Perbedaannya terletak pada chipset, kamera, fitur fast charging-nya.
KOMPAS.com/Caroline Saskia (kiri-kanan) Visual director dan fotografer Anton Ismael, Country Director Xiaomi Indonesia Wentao Zhao, Musisi dan Penulis Lagu Tulus, Marketing Director Xiaomi Indonesia, Andi RenrengXiaomi 14T versi reguler ini diotaki MediaTek Dimensity 8300 Plus dengan opsi RAM dan storage lebih sedikit, meliputi 12/256 GB dan 12/512 GB.
Kamera utamanya sama-sama 50 MP dan menggunakan lensa Leica Summilux Optics. Namun, sensornya adalah Sony IMX906. Kamera kedua, telefoto 50 MP dengan zoom optik lebih kecil (1x, 2x, dan 4x). Kamera ketiga, ultrawide 12 MP juga.
Xiaomi 14T sama-sama disokong baterai 5.000 mAh, tetapi mendukung fast charging 67 watt dan tidak dilengkapi wireless charging 50 watt seperti model pro.
9 Fitur AI di Xiaomi 14T Series, Hasil Kolab Bareng Google
Xiaomi 14T series membawa serangkaian fitur berbasis kecerdasan buatan. Fitur ini hasil kolaborasi Xiaomi dengan Google. Halaman all [1,172] url asal
#google #xiaomi #fitur-ai #xiaomi-14t #xiaomi-14t-pro #xiaomi-14t-series #xiaomi-14t-di-jerman #spesifikasi-xiaomi-14t
(Kompas.com) 01/10/24 11:07
v/15804916/
BERLIN, KOMPAS.com - Xiaomi 14 series resmi dirilis secara global pada Kamis, (26/9/2024) di Berlin, Jerman. Ada dua model yang diperkenalkan yaitu Xiaomi 14T dan Xiaomi 14T Pro.
Jurnalis KOMPAS.com,Caroline Saskia berkesempatan meliput langsung acara peluncuran tersebut.
Xiaomi 14T dan 14T Pro membawa sejumlah fitur baru, salah satu penyegaran yang dihadirkan adalah membawa beragam fitur berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) untuk meningkatkan produktivitas penggunanya.
Kehadiran beragam fitur Ai ini merupakan bentuk kolaborasi antara Xiaomi dan Google. Kolaborasi ini menghadirkan setidaknya sembilan fitur AI, mulai dari fitur produktivitas, sampai editing gambar.
Penasaran ada apa saja dan bagaimana cara kerjanya? Simak penjelasannya berikut ini.
1. Google Gemini
KOMPAS.com/Caroline Saskia Tanoto llustrasi Google Gemini di Xiaomi 14T seriesGoogle Gemini kini menjadi aplikasi bawaan di Xiaomi 14T series. Ketika mengaktifkan smartphone untuk pertama kalinya, sistem akan langsung mengunduh (download) Google Gemini. Saat KompasTekno mencoba menghapus aplikasi, tidak ada opsi uninstall.
Fitur ini masih membutuhkan koneksi internet untuk berkomunikasi dengan chatbot AI milik Google. Tampilannya sama seperti aplikasi Google Gemini versi Google di smartphone Android lainnya. Tidak ada tambahan fitur spesial yang dihadirkan Google Gemini di Xiaomi 14T series.
Yang jelas, dengan kehadiran aplikasi ini, pengguna tidak perlu download aplikasi secara mandiri atau mengakses Google Gemini via website.
2. Circle-to-Search
Xiaomi Ilustrasi fitur Circle-to-Search di Xiaomi 14T seriesFitur spesial lainnya ada Circle-to-Search. Fitur yang sebelumnya eksklusif di Samsung dan Google Pixel, juga dihadirkan ke smartphone Xiaomi 14T series.
Mekanismenya serupa, pengguna disuguhkan pengalaman browsing atau mencari informasi dengan cara yang lebih intuitif.
Misal, ketika ingin bermain media sosial, atau menonton video YouTube, pengguna bisa langsung tekan dan tahan (tap and hold) tombol Home untuk mengaktifkan fitur Circle-to-Search. Apabila sudah aktif, lingkari objek yang ingin dicari informasinya.
Sistem AI bakal langsung memunculkan jendela dari bawah layar, menampilkan isi informasi yang dibutuhkan pengguna. Misal, harga barang yang dicari, lokasi sebuah bangunan atau tempat, dan informasi lainnya.
Pengguna bisa pindah ke tabs lain, untuk menemukan informasi baru, sama seperti melakukan pencarian di Google Search.
3. AI Interpreter
KOMPAS.com/Caroline Saskia Tanoto Demo fitur AI Intepreter di Xiaomi 14T series dengan menggunakan bahasa Indonesia dan JermanSeperti namanya, AI Interpreter memiliki fungsi untuk menerjemahkan bahasa asing secara real-time ketika berbicara dengan orang dari asal negara yang berbeda.
Fitur ini tidak tersedia dalam bentuk aplikasi, tetapi fitur yang bisa diakses di menu Pengaturan. Syaratnya, pengguna harus memiliki Xiaomi Account terlebih dulu. Atau opsi lainnya, bisa login menggunakan akun Google yang sudah terdaftar.
Nantinya, ketika fitur ini aktif, pengguna bisa memilih bahasa yang ingin diterjemahkan. Pantauan KompasTekno, opsi bahasa yang tersedia mencakup Jerman, Spanyol, Perancis, Indonesia, Italia, Portugis, Rusia, Hindi, Korea, Mandarin, dan Jepang.
Pengguna dan lawan bicara yang berkomunikasi harus mengetuk ikon mikrofon sebelum berbicara. Layar akan terbagi dua. Yang satu menampilkan tulisan ke arah pembicara, dan satunya ke arah lawan bicara.
Fitur tersebut juga sudah tersedia di Xiaomi 14T series. Hanya saja, fitur ini masih bergantung pada jaringan internet. Ketika koneksi tidak stabil, kemampuan menerjemah bahasa juga bisa ikut terganggu.
4. AI Notes
KOMPAS.com/Caroline Saskia Tanoto Ilustrasi AI Notes saat membuat catatan di Xiaomi 14T seriesTeknologi berbasis AI nantinya akan ada di Notes Xiaomi 14T series. Setelah membuat catatan, pengguna bisa meminta bantuan AI untuk merangkum isi catatan, menerjemahkan tulisan, menyusun layout tulisan, dan memperbaiki struktur kalimat atau salah ketik (saltik/typo).
Soal menyusun layout tulisan, tiap kalimat atau paragraf yang butuh penegasan akan diposisikan dengan ukuran yang lebih besar.
Fitur-fitur di AI Notes ini sudah bisa dijajal langsung di aplikasi Notes dan mengandalkan koneksi internet. Jadi, pastikan jaringan stabil agar hasilnya bisa maksimal.
5. AI Recorder
KOMPAS.com/Caroline Saskia Tanoto Demo fitur AI Recorder yang bisa membuat transkrip rekaman dan membedakan suara dari pembicara yang berbedaSetelah merekam suara, AI Recorder bisa dimanfaatkan untuk membuat transkrip secara langsung. AI Recorder juga bisa mendeteksi bahasa Indonesia dan dua pembicara yang berbeda.
Saat transkrip dilakukan, sistem AI di Xiaomi 14T series akan membedakan isi rekaman dengan “pembicara A” dan “pembicara B”. Kategorisasi tersebut ditujukan untuk memudahkan pengguna meninjau ulang isi rekaman dengan lebih komprehensif.
6. AI Subtitles
Xiaomi Ilustrasi AI Subtitles di Xiaomi 14T series yang bisa digunakan di Notes, rapat daring, kelas daring, siaran langsung video, dan sebagainyaAI Subtitles akan muncul di dalam konten video secara real-time. Dari penjelasan Xiaomi, AI Subtitles mendukung pengenalan dan menerjemah beragam bahasa sekaligus sesuai bahasa yang dipilih.
AI Subtitles bisa digunakan dalam catatan Notes, pertemuan rapat daring (meeting online), kelas daring (online classes), video siaran langsung, hingga membantu pengguna yang kesulitan mendengar. Akan tetapi, dari pantauan KompasTekno, fitur ini masih belum tersedia. Kemungkinan akan digulirkan seara bertahap di masa mendatang.
7. AI Film
Xiaomi Membuat konten dari foto dan video di galeri dengan bantuan AI FilmAI Film memungkinkan pengguna membuat video pendek ataupun video cinematik. Cara kerjanya, pilih beberapa foto dan video yang ingin digabung dalam satu konten, tuliskan prompt text soal konten yang ingin dibuat.
Sistem akan merespons pesan tersebut dan membuat pilihan foto/video tadi menjadi satu konten gabungan. Pengguna dibebaskan berkreasi sekreatif mungkin untuk membuat konten cinematik seperti film, konten vlog, rekap acara, aktivitas harian, dan masih banyak lagi;
8. AI Image Editing
AI Image Editing menawarkan fitur-fitur berbasis AI untuk mengedit foto. Mulai dari menghapus objek yang tidak diinginkan, menghapus garis, bayangan, dan sebagainya.
Anda hanya perlu mengedit foto langsung di menu galeri, ketuk “Erase”, dan pilih opsi dari objek yang ingin dihilangkan. Tidak hanya itu, pengguna juga dapat mengisi bagian foto yang dikosong. Kecerdasan AI akan mengisi “kekosongan” foto tadi sesuai dengan konteks dari keseluruhan foto.
Misalnya, membuat gambar dengan angle yang lebih jauh. Anda hanya perlu zoom out foto asli yang sudah difoto, lalu bagian sisi samping yang kosong akan diisi oleh AI. Fitur ini sudah tersedia di Xiaomi 14T dan bisa digunakan tanpa bantuan internet.
9. AI Portrait
A Portrait memungkinkan pengguna menciptakan karakter atau avatar yang dipersonalisasi lewat bantuan AI. Ketika mengambil selfie, Anda bisa mengganti wajah, karakter, jenis gambar (kartun, sketsa, dkk) untuk melihat versi diri dengan model konten yang berbeda.
Xiaomi 14T series juga sudah dipastikan akan hadir ke Indonesia dan bisa langsung dibeli pada 1 Oktober 2024. Bila Anda tertarik untuk melihat spesifikasi dari Xiaomi 14T series, bisa klik tautan berikut ini.
Cantiknya Kota Berlin Dalam Bidikan Leica Summilux Light Fusion Xiaomi 14T Pro
Xiaomi 14T Pro dibekali lensa Leica Summilux dengan sensor Light Fusion yang diklaim mumpuni untuk night photography. Sebagus apa hasilnya? Halaman all [1,748] url asal
#xiaomi #smartphone #leica #xiaomi-14t-pro #xiaomi-14t-series #xiaomi-14t-pro-resmi
(Kompas.com) 27/09/24 19:02
v/15633242/
BERLIN, KOMPAS.com - Xiaomi 14T series sudah resmi dirilis dalam acara Xiaomi Event 2024 yang diselenggarakan di Tempodrom Berlin, Jerman pada Kamis (26/9/2024). Ada dua model yang dirilis, yakni Xiaomi 14T “reguler” dan Xiaomi 14T Pro.
Dari kedua model di atas Xiaomi 14T Pro menjadi varian tertinggi karena dilengkapi spesifikasi yang lebih mumpuni daripada model reguler.
Salah satunya, menggunakan lensa Leica Summilux dengan sensor yang lebih tinggi dibanding versi "reguler".
Lensa itu lalu digabungkan dengan sensor Light Fusion, sehingga diklaim lebih baik dalam merespons cahaya, meski dalam kondisi gelap.
Kemampuan night photography atau foto malam hari, maupun di lingkungan dengan kondisi minim cahaya, memang menjadi salah satu nilai jual Xiaomi 14T Pro.
Nah, untuk membuktikannya, jurnalis Kompas.com, Caroline Saskia menjajal kemampuan kamera Xiaomi 14T Pro langsung di Kota Berlin. Kami membidik kecantikan kota yang dipenuhi bangunan bernuansa vintage.
Kemampuan kamera Xiaomi 14T Pro semakin diuji, karena langit Kota Berlin mendung sepanjang hari. Bagaimana hasilnya?
Sebelum mengulas hasil foto Xiaomi 14T Pro, tak ada salahnya melihat lagi spesifikasi kameranya.
Di atas kertas, Xiaomi 14T Pro dilengkapi dengan tiga kamera belakang. Konfigurasinya meliputi kamera utama 50 MP (f/1.6), telefoto 50 MP (f/2.2, zoom optik 2x, 2,6x, 5x), dan ultrawide 12 MP (f/2.2).
Ada beberapa mode juga yang tersedia, seperti mode Pro, Portrait, Long Exposure, mode kamera 50 MP, dan masih banyak lagi.
Hasil foto malam
KOMPAS.com/Caroline Saskia Tanoto Suasana malam Berlin, Jerman dalam bidikan Xiaomi 14T Pro. Mode kamera yang digunakan adalah telefoto 50 MP dengan zoom optik 2,6xLampu jalan, toko, restoran, dan cafe di sepanjang jalan kota Berlin menggunakan pencahayaan yang cenderung bewarna kuning.
Perpaduan warna tersebut membuat hasil foto “seolah” memberikan pesan tenang, sendu, menandakan kota yang sebentar lagi akan “beristirahat” di malam hari.
KOMPAS.com/Caroline Saskia Tanoto Bangunan sepanjang kota Berlin yang masih mempertahankan gaya arsitektur vintageArsitektur Kota Berlin yang dikunjungi kali ini, tepatnya di sekitar Kurfürstendamm (biasa disingkat: Ku’Damm), telihat ikonik karena masih mempertahankan gaya-gaya bangunan dengan desain vintage.
Berbeda dengan tampilan kota pada umumnya yang didominasi gedung-gedung dengan model yang lebih minamalis dan modern.
KOMPAS.com/Caroline Saskia Tanoto Transportasi bus umum di Jerman. Suasana malam ketika orang-orang sudah selesai bekerja dan ingin kembali ke rumah beristirahat atau melakukan pekerjaan lainDalam bidikan kamera Xiaomi 14T Pro, suasana malam yang tenang, lebih santai ini bisa tergambarkan dengan baik.
Kendati berada di kondisi minim cahaya,smartphone masih mampu menangkap objek, kontras, detail, dan saturasi yang tidak berlebihan.
KOMPAS.com/Caroline Saskia Tanoto Bodi Xiaomi 14T yang dipotret menggunakan Xiaomi 14T Pro. Keduanya punya desain kamera belakang dan spesifikasi kamera yang cukup identikXiaomi 14T Pro menawarkan kemampuan zoom yang cukup baik untuk menampilkan suasana malam kota Berlin tanpa perlu khawatir ada penurunan kualitas gambar.
KompasTekno menjajal beberapa opsi zoom di Xiaomi 14T Pro dari 0,6x, 1x, 2x, 2,6x, dan 5x. Menurut kami, opsi zoom 2,6x menjadi pilihan yang paling pas.
Komposisi zoom 2,6x cocok digunakan ketika ingin memotret objek yang cukup jauh, tetapi tidak ingin terlalu dekat.
Sebab, opsi zoom 2x masih kurang padat secara komposisi, sedangkan zoom 5x terlalu padat sehingga tidak dapat menampilkan beberapa detail di sekitar objek.
KOMPAS.com/Caroline Saskia Tanoto Pintu masuk hotel Max Brown yang berada di daerah Ku'DammSementara itu, bila ingin hasil yang lebih dramatis, menambah sentuhan bokeh untuk mempercantik gambar, mode portait bisa dijadikan andalan. Di Xiaomi 14T Pro ada beberapa lensa yang ditawarkan, seperti 23 mm, 35 mm, 60 mm, dan 75 mm.
Setiap lensa memiliki titik dan jarak fokus yang berbeda-beda. Logikanya, semakin rendah angka lensa, semakin luas cakupan gambar yang bisa dibidik, maka semakin kecil juga titik fokusnya. Alhasil, gambar latar belakang akan semakin buram.
KOMPAS.com/Caroline Saskia Tanoto Suasana dalam cafe and resto Bennedict yang dipotret dari luar. Momen ini dipotret menggunakan Xiaomi 14T Pro zoom optik 2x
KOMPAS.com/Caroline Saskia Tanoto Jalanan daerah Postdamer Platz, Berlin, Jerman, yang masih dipadati oleh mobil pribadi, taxi, dan transportasi publik lainnyaDalam kondisi malam, bermain dengan cahaya bokeh akan mempercantik gambar. Membuat gambar tampak lebih emosional dan ada sedikit efek blur untuk beberapa bagian.
Perlu dicatat, efek blur tidak selamanya buruk. Jika dikreasikan dengan beberapa teknik fotografi, hasilnya bisa menjadi berbeda.
KOMPAS.com/Caroline Saskia Tanoto Hasil foto Xiaomi 14T Pro mode zoom 2x. Warnanya memang tampak kuning, tetapu sudah disesuaikan oleh sistem kamera. Hal ini juga disebabkan pencahayaan di restoran yang memang didominasi warna kuningHanya saja, untuk beberapa lokasi foto yang didominasi dengan lampu jalan berwarna kuning, sensor kamera tampaknya masih belum cukup baik mendeteksi suasana latar belakang dengan warna kulit dari objek yang dibidik. Sebab, hasil gambarnya menjadi cenderung warna kuning dan sedikit kehijauan.
Langit sendu Berlin makin dramatis
KOMPAS.com/Caroline Saskia Tanoto Suasana kota Berlin di siang hari. Matahari jarang muncul, langit cenderung mendung sehingga hampir tidak kedapatan momen memotret awan cerah di BerlinMengingat akhir bulan September adalah peralihan ke musim gugur di Berlin, langit sering turun hujan membuat warna awan menjadi sendu, cenderung abu-abu.
Sinar matahari jarang terlihat selama KompasTekno berada di Jerman. Membuat segala aktivitas yang terjadi di Jerman menjadi serba lambat, santai, dan ingin menikmati suasana angin sepoi-sepoi di taman atau tempat duduk publik.
Sedikit informasi, menjelang musim gugur, suhu di Jerman berkisar sekitar 9 derajat celsius di malam hari hingga 18 derajat di siang hari. Angin cukup kencang dan daun-daun mulai berjatuhan di sepanjang jalan kota.
KOMPAS.com/Caroline Saskia Tanoto Taman yang bisa diakses secara publik di daerah Postdamer Platz. Daun-daun mulai berguguran di sini dan angin cukup kencang. Momen ini diabadikan dengan Xiaomi 14T Pro mode telefoto zoom 2,6xDengan suasana yang cukup sendu ini, KompasTekno memanfaatkan momen untuk mengapresiasi arsitektur-arsitektur di Jerman lewat kamera Xioami 14T Pro.
Menariknya, warna-warna gedung cukup banyak didominasi oleh warna-warna netral, seperti merah batu bata, cokelat, hitam, dan putih.
Di Kota Berlin, kami jarang menemukan bangunan dengan warna yang mencolok. Ditambah, pengaturan kamera Xiaomi 14T tidak memiliki saturasi yang cukup tinggi. Alhasil, suasana kota Berlin tampak semakin sendu.
KOMPAS.com/Caroline Saskia Tanoto Arsitektur dari bangunan di Berlin yang didominasi oleh gaya vintage dengan warna-warna yang netral. Momen ini diabadikan dengan mode Portrait menggunakan lensa 60mm
KOMPAS.com/Caroline Saskia Tanoto Bangunan-bangunan di kota Berlin, Jerman identk dengan warna cokelat seperti ini. Momen ini diambil menggunakan ultrawide kamera Xiaomi 14T Pro
KOMPAS.com/Caroline Saskia Tanoto Cuaca dan suasana langit kota Berlin, Jerman yang tengah berlangsung selama beberapa hari. Momen ini dipotret menggunakan Xiaomi 14T Pro mode ultrawide dengan lensa 15mmAkan tetapi, kendalanya saat memotret di siang hari, apalagi saat memotret langit, kontrol pencahayaan gambar harus dilakukan.
Walau fitur HDR sudah diaktifkan untuk melakukan penyesuaian pada warna, ada beberapa momen yang tetap butuh diatur ulang.
Biasanya, kami menyiasatinya dengan mencari spot foto menjelang matahari terbenam (sunset). Apabila langit tidak mendung, cahaya matahari senja akan muncul.
Sembari menghangatkan diri lewat paparan sinar matahari, bangunan yang terkena cahaya matahari pun tampak cantik karena dibalut dengan semburat kuning matahari.
Kala itu, kami sedang mengunjungi Berlin Cathedral. Suasana langit cukup cerah di hari itu. Dengan memotret gereja dengan arsitektur unik di sana, ditambah ada bantuan cahaya matahari, membuat gedung tampak megah berdiri di tengah jalan.
KOMPAS.com/Caroline Saskia Tanoto Sebagian bangunan Berlin Catheral yang terpapar sinar matahari menjelang terbenam
KOMPAS.com/Caroline Saskia Tanoto Bangunan Berlin Cathedral dari tampak bawah menggunakan kamera Xiaomi 14T Pro dalam model ultrawideAda beberapa mode juga yang diaktifkan, seperti Leica Vibrant untuk mempertajam warna dan kontras dari kontur bangunan gereja katedral itu. Membuat gambar memiliki saturasi yang lebih tinggi, dan beberapa objek, dan garis bisa lebih terlihat.
Hanya saja, fitur ini cukup tricky saat diaktifkan. Sebab, hasil gambarnya akan cenderung dibuat lebih gelap karena—seperti yang sudah disinggung sebelumnya, tujuan fitur ini adalah membuat objek yang dibidik tampak lebih tegas dan kontras.
Jadi, saat mengaktifkan fitur Leica Vibrant yang terletak di pojok kanan atas layar, Anda harus menyesuaikan brightness kamera dengan tap and hold objek yang dibidik.
Ketika muncul kotak kuning, geser ke atas dan bawah di samping kotak untuk menambah/mengurangi brightness.
Spesifikasi Xiaomi 14T Pro
KOMPAS.com/Caroline Saskia Xiaomi 14T Pro resmi dirilis secara global di Berlin, Jerman, Kamis (26/9/2024). Ponsel ini mengusung spesifikasi lebih tinggi dibanding versi reguler.Xiaomi 14T Pro datang dengan panel AMOLED Crystal Res 1,5K. Layar sudah mendukung refresh rate 144 Hz, tingkat kerapatan 445 PPI, tingkat kecerahan maksimal 4.000 nits sehingga diklaim dapat tetap nyaman digunakan di bawah sinar matahari/pantulan cahaya di dalam ruangan.
Layar Xiaomi 14T Pro juga sudah mengantongi sertifikasi TÜV Rheinland Low Blue Light, TÜV Rheinland Flicker Free, dan TÜV Rheinland Circadian Friendly sehingga mata tetap nyaman dan tidak mudah lelah ketika menatap laya dalam durasi cukup lama.
KOMPAS.com/Caroline Saskia Xiaomi 14T Pro menggunakan panel AMOLED berukuran 6,67 inci yang sudah beresolusi 1,5K Crystal Res dengan refresh rate mencapai 144 Hz. Layar mendukung kerapatan piksel 445 PPI, tingkat kecerahan 4.000 nits, HDR 10+ dan Dolby Vision.Soal chipset, Xiaomo 14T Pro ditenagai MediaTek Dimensity 9300 dan dipadu dengan RAM 12 GB dan storage maksimal 1 TB.
Xiaomi 14T dan Xiaomi 14T Pro sama-sama disokong baterai 5,000mAh dengan fast charging 120 watt dan pengisian daya tanpa kabel (wireess) 50 watt.
Xiaomi 14T mendukung fast charging yang mentok di 67 watt. Sistem operasi yang dijalankan adalah HyperOS berbasis Android 14.
Fitur pendukung lainnya, sertifikasi IP68 (tahan debu dan air) dual SIM, Wi-Fi 7, Bluetooth 5.4, NFC, Hi-Res, Dolby Atmos, stereo speaker, dan masih banyak lagi.
Banderol harganya untuk saat ini masih mengikuti kurs dollar, yakni 799 euro atau setara dengan Rp 13,4 juta. Xiaomi 14T series juga sudah dipastikan akan hadir ke Indonesia dan bisa langsung dibeli pada 1 Oktober 2024.
Xiaomi Konfirmasi 14T Series Sapa Konsumen Indonesia pada 1 Oktober 2024
Xiaomi Indonesia mengonfirmasi akan mengumumkan kehadiran Xiaomi 14T Series di Tanah Air pada tanggal 1 Oktober mendatang. [281] url asal
#xiaomi #xiaomi-14t-series #smartphone #teknologi
(MedCom) 27/09/24 16:08
v/15629196/
Jakarta: Bersamaan dengan peluncuran resmi Xiaomi 14T Series secara global di Berlin, Jerman, Xiaomi Indonesia mengonfirmasi akan mengumumkan kehadiran seri smartphone terbaru karyanya tersebut pada tanggal 1 Oktober 2024 mendatang.Pada kesempatan tersebut, Xiaomi akan memboyong dua model smartphone yang kembali didukung produsen teknologi imaji dan fotografi kenamaan global, Leica tersebut, yaitu Xiaomi 14T dan Xiaomi 14T Pro.
Xiaomi mengklaim Xiaomi 14T Series menghadirkan penyempurnaan fotografi mobile hasil kolaborasi kedua perusahaan tersebut, dikombinasikan dengan fitur AI yang diklaim mampu meningkatkan kemampuan pencitraan.
Teknologi pencitraan yang telah ditingkatkan oleh AI ini disebut Xiaomi bertugas memastikan hasil foto jernih dan hidup, baik dipotret dalam kondisi pencahayaan cukup maupun redup. Keunggulan fotografi Xiaomi 14T ini juga diklaim Xiaomi berkat dukungan chipset prosesor unggulan karya MediaTek dan layar berpanel AMOLED.
Xiaomi 14T mengunggulkan suguhan pengalaman fotografi malam berkat teknologi Leica generasi berikutnya dan sistem kamera canggih. Selain itu, klaim soal keunggulan fotografi ini juga disebut berkat dukungan Xiaomi AISP dan platform komputasional FushionLM.
Platform komputasional FushionLM diklaim Xiaomi menawarkan detail yang tajam dan warna hidup dalam kondisi pencahayaan menantang. Xiaomi 14T Pro dilengkapi dengan lensa optik Summilux dan sensor gambar Light Fusion 900, sedangkan Xiaomi 14T menggunakan sensor Sony IMX906.
Xiaomi 14T Series juga dilengkapi fitur untuk mendukung produktivitas dan kreativitas ke level baru dengan kemampuan AI canggih, salah satunya adalah fitur Circle to Search. Fitur hasil kerja sama Xiaomi dengan Google ini tersedia di model Xiaomi 14T Pro, menjadikannya salah satu perangkat Xiaomi pertama yang menawarkan inovasi ini.
Selain itu, Xiaomi 14T dilengkapi aplikasi Google Gemini, yang membantu menulis, belajar, dan merencanakan. Xiaomi turut menghadirkan fitur AI Interpreter, AI Notes dan AI Recorder pada lini smartphone terbarunya ini.
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(MMI)