#30 tag 24jam
Kemenag Rilis Pedoman Implementasi Kurikulum RA dan Madrasah
Pedoman ini sebagai pengganti KMA Nomor 347 Tahun 2022. [302] url asal
#kurikulum-merdeka #kurikulum-madrasah #keputusan-menteri-agama #pendidikan-madrasah
(Republika - Khazanah) 11/07/24 12:52
v/10415619/
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Agama (Kemenag) RI meluncurkan pedoman penerapan kurikulum yang berlaku untuk lembaga pendidikan raudlatul athfal (RA), madrasah ibtidaiyah (MI), madrasah tsanawiyah (MTs), madrasah aliyah (MA), dan madrasah aliyah kejuruan (MAK). Hal itu termaktub di dalam Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 450 Tahun 2024.
Peluncuran KMA tersebut berlangsung saat sosialisasi dengan para kepala RA dan madrasah di Provinsi Lampung. Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag, Abu Rokhmad, beleid itu selaras dengan peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.
“Isinya sama dengan Permendikbud ditambah dengan kekhasan tertentu, dan merupakan kilometer asasi untuk kurikulum nasional atau kurikulum merdeka. KMA ini menjadi penanda bahwa mulai hari ini, Kemenag dalam hal ini madrasah (RA, MI, MTs, MA dan MAK) sudah menerapkan kurikulum yang baru menggantikan kurikulum sebelumnya," ujar Plt Dirjen Pendidikan Islam Abu Rokhmad, seperti dikutip Republika dari laman resmi Kemenag RI, Rabu (10/7/2024).
Ia mengakui, kurikulum hanya menjadi "hidup" bila diterapkan oleh guru dan para pendidik di ruang kelas. Karena itu, pihaknya berharap kerja sama yang baik dengan kalangan guru, kepala madrasah, maupun para pengawas.
“Kita hidup di zaman disrupsi, dengan penanda perubahan yang cepat dan tidak terduga. Semoga Allah memberikan jalan terang bagi implementasi KMA ini, amin,” harapnya.
Sebelumnya, Direktur KSKK Madrasah Sidik Sisdiyanto mengatakan penyusunan KMA 450 telah melalui serangkaian proses yang panjang. Ini dilakukan oleh tim pengembang kurikulum pusat, yang terdiri atas guru, pengawas, kepala madrasah terpilih, serta akademisi pendamping dari dosen pelbagai perguruan tinggi negeri.
“KMA ini sebagai pengganti KMA 347 Tahun 2022," ucap Sidik Sisdiyanto.
Kepala Pusat Kurikulum dan Pembelajaran Kemendikbud RI, Dr Yogi Anggraena mengapresiasi terbitnya KMA 450 tahun 2024. Menurunya, beleid ini sudah melalui tahap harmonisasi dengan Kemendikbud.
“Alhamdulillah Pak Basit sebagai Kasubdit Kurikulum dan Evaluasi secara aktif berkoordinasi dengan kami, meng-update berbagai regulasi supaya menjadi sinkron,” kata dia.
Disiksa dan Ditikam di Penjara Israet, Abayat: Ben Gvir Menari di Tubuh Saya
Kondisi Abayat hampir tidak dikenali selepai keluar dari penjara. [561] url asal
#tahanan-palestina #tahanan-palestina-disiksa #penyiksaan-tahanan-palestina #penjara-israel
(Republika - News) 11/07/24 12:39
v/10414171/
REPUBLIKA.CO.ID, Setelah sembilan bulan ditahan oleh Israel, tahanan Palestina, Muazzam Khalil Abayat akhirnya dibebaskan. Kondisi Abayat hampir tidak dapat dikenali lagi karena mengalami pemukulan dan pelecehan setiap hari di penjara Israel.
“Sejak saya ditangkap hingga hari ini, saya dipukuli dengan kejam,” kata Abayat, 37 tahun, setelah dibebaskan dari penjara Negev (Naqab) pada Selasa (9/7/2024) seperti dikutip dari Palestine Chronicle.
Perkumpulan Tahanan Palestina (PPS) mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Abayat dibebaskan dari penjara Negev dalam kondisi kesehatan yang parah dan mengejutkan. Ia menjadi sasaran serangkaian serangan keji, termasuk penyiksaan dan kelaparan.
"Serangan brutal tersebut termasuk mematahkan seluruh anggota tubuhnya,” kata PPS, sambil menunjukkan bahwa Abayat, yang dilaporkan sebagai mantan petinju, tidak menderita masalah kesehatan apa pun sebelum penangkapan.
Ben-Gvir Menari di Tubuhku
Dalam rekaman yang dibagikan di media sosial, Abayat terlihat pincang dan tidak bisa berjalan tegak, serta mengalami cedera pada lengan kanannya.
“Saya ditikam pada tanggal 4 Desember. Saya menjadi sasaran percobaan pembunuhan di penjara Ofer, dan (Itamar) Ben-Gvir (menteri keamanan Israel) menari di tubuh saya,” katanya dalam sebuah video yang diposting oleh Institute for Middle East Understanding.
“Mereka mengumumkan kematian saya pada tanggal 4 Desember, dan saya terbangun dan mendapati diri saya berada di rumah sakit Penjara Al-Ramla. Saya tidak menerima perawatan apa pun, situasinya sangat buruk.”
Penjara Negev seperti Teluk Guantanamo. Semuanya di luar apa yang bisa dibayangkan oleh pikiran,” kata Abayat.
Dia mengatakan 2.000 tahanan menghadapi penyakit parah dan kondisi yang sangat buruk.
Perilaku Kriminal
Gerakan Perlawanan Palestina Hamas mengatakan kondisi Abayat dan tahanan lain yang baru-baru ini dibebaskan mengkonfirmasi tingkat pelanggaran berat dan kejahatan keji yang dilakukan” di penjara dan pusat penahanan Israel.
“Apa yang disebutkan oleh tahanan Moazaz Abayat tentang partisipasi teroris Ben-Gvir dalam operasi penyiksaan brutal menegaskan tingkat kesadisan yang dia dan anggota pemerintah ekstremis dan fasis miliki,” kata gerakan tersebut dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu.
Penderitaan yang dialami oleh para tahanan Palestina di penjara-penjara pendudukan jauh melebihi kebrutalan yang dihadapi oleh para tahanan di Teluk Guantanamo dan penjara Abu Ghraib. "Ini membuktikan bahwa pemerintah pendudukan dan tentaranya tidak memiliki etika dan telah mengabaikan semua perjanjian dan hukum internasional mengenai perlakuan terhadap para tahanan.”
Hamas mengatakan, untuk menghentikan perilaku kriminal Israel memerlukan intervensi segera dari komunitas internasional, Mahkamah Internasional, PBB dan lembaga-lembaganya.
Mereka mendesak pembentukan komite untuk memasuki pusat-pusat penahanan ini, menyelidiki pelanggaran yang dilakukan di dalamnya, dan membawa para penjahat perang di antara para pemimpin pendudukan ke pengadilan internasional dan meminta pertanggungjawaban mereka atas kejahatan-kejahatan ini.”
Abayat adalah keponakan Hussein Abayat, salah satu pendiri Brigade Martir Al-Aqsa di Tepi Barat bagian selatan. Demikian menurut PPS. Abayat terbunuh selama Intifada Kedua (pemberontakan) pada tahun 2000.
Kasus Abayat bukanlah kasus yang terisolasi, dengan sejumlah kesaksian dari para tahanan yang dibebaskan yang menunjukkan adanya penyiksaan dan pelecehan di dalam kamp penahanan dan penjara Israel.
Laporan Euro-Med
Dalam sebuah laporan baru-baru ini, Euro-Med Human Rights Monitor mengatakan kesaksian dari para tahanan Gaza yang dibebaskan telah mengungkapkan peningkatan pelecehan dan penyiksaan termasuk para tahanan yang disuntik secara paksa dengan zat yang tidak diketahui jenisnya.
Direktur Rumah Sakit al-Shifa yang baru saja dibebaskan, Dr. Muhammad Abu Salmiya, berbicara tentang kenyataan mengerikan yang dihadapi para tahanan. Ia mencatat tahanan di penjara-penjara Israel mengalami berbagai jenis penyiksaan.
“Tentara memperlakukan mereka seolah-olah mereka adalah benda mati, dan dokter Israel menyerang kami secara fisik,” katanya.
Disiksa dan Ditikam di Penjara Israel, Abayat: Ben Gvir Menari di Tubuh Saya
Kondisi Abayat hampir tidak dikenali selepai keluar dari penjara. [562] url asal
#tahanan-palestina #tahanan-palestina-disiksa #penyiksaan-tahanan-palestina #penjara-israel
(Republika - News) 11/07/24 12:39
v/10428005/
REPUBLIKA.CO.ID, Setelah sembilan bulan ditahan oleh Israel, tahanan Palestina, Muazzam Khalil Abayat akhirnya dibebaskan. Kondisi Abayat hampir tidak dapat dikenali lagi karena mengalami pemukulan dan pelecehan setiap hari di penjara Israel.
“Sejak saya ditangkap hingga hari ini, saya dipukuli dengan kejam,” kata Abayat, 37 tahun, setelah dibebaskan dari penjara Negev (Naqab) pada Selasa (9/7/2024) seperti dikutip dari Palestine Chronicle.
Perkumpulan Tahanan Palestina (PPS) mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Abayat dibebaskan dari penjara Negev dalam kondisi kesehatan yang parah dan mengejutkan. Ia menjadi sasaran serangkaian serangan keji, termasuk penyiksaan dan kelaparan.
"Serangan brutal tersebut termasuk mematahkan seluruh anggota tubuhnya,” kata PPS, sambil menunjukkan bahwa Abayat, yang dilaporkan sebagai mantan petinju, tidak menderita masalah kesehatan apa pun sebelum penangkapan.
Ben-Gvir Menari di Tubuhku
Dalam rekaman yang dibagikan di media sosial, Abayat terlihat pincang dan tidak bisa berjalan tegak, serta mengalami cedera pada lengan kanannya.
“Saya ditikam pada tanggal 4 Desember. Saya menjadi sasaran percobaan pembunuhan di penjara Ofer, dan (Itamar) Ben-Gvir (menteri keamanan Israel) menari di tubuh saya,” katanya dalam sebuah video yang diposting oleh Institute for Middle East Understanding.
“Mereka mengumumkan kematian saya pada tanggal 4 Desember, dan saya terbangun dan mendapati diri saya berada di rumah sakit Penjara Al-Ramla. Saya tidak menerima perawatan apa pun, situasinya sangat buruk.”
Penjara Negev seperti Teluk Guantanamo. Semuanya di luar apa yang bisa dibayangkan oleh pikiran,” kata Abayat.
Dia mengatakan 2.000 tahanan menghadapi penyakit parah dan kondisi yang sangat buruk.
Perilaku Kriminal
Gerakan Perlawanan Palestina Hamas mengatakan kondisi Abayat dan tahanan lain yang baru-baru ini dibebaskan mengkonfirmasi tingkat pelanggaran berat dan kejahatan keji yang dilakukan” di penjara dan pusat penahanan Israel.
“Apa yang disebutkan oleh tahanan Moazaz Abayat tentang partisipasi teroris Ben-Gvir dalam operasi penyiksaan brutal menegaskan tingkat kesadisan yang dia dan anggota pemerintah ekstremis dan fasis miliki,” kata gerakan tersebut dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu.
Penderitaan yang dialami oleh para tahanan Palestina di penjara-penjara pendudukan jauh melebihi kebrutalan yang dihadapi oleh para tahanan di Teluk Guantanamo dan penjara Abu Ghraib. "Ini membuktikan bahwa pemerintah pendudukan dan tentaranya tidak memiliki etika dan telah mengabaikan semua perjanjian dan hukum internasional mengenai perlakuan terhadap para tahanan.”
Hamas mengatakan, untuk menghentikan perilaku kriminal Israel memerlukan intervensi segera dari komunitas internasional, Mahkamah Internasional, PBB dan lembaga-lembaganya.
Selanjutnya...
Mereka mendesak pembentukan komite untuk memasuki pusat-pusat penahanan ini, menyelidiki pelanggaran yang dilakukan di dalamnya, dan membawa para penjahat perang di antara para pemimpin pendudukan ke pengadilan internasional dan meminta pertanggungjawaban mereka atas kejahatan-kejahatan ini.”
Abayat adalah keponakan Hussein Abayat, salah satu pendiri Brigade Martir Al-Aqsa di Tepi Barat bagian selatan. Demikian menurut PPS. Abayat terbunuh selama Intifada Kedua (pemberontakan) pada tahun 2000.
Kasus Abayat bukanlah kasus yang terisolasi, dengan sejumlah kesaksian dari para tahanan yang dibebaskan yang menunjukkan adanya penyiksaan dan pelecehan di dalam kamp penahanan dan penjara Israel.
Laporan Euro-Med
Dalam sebuah laporan baru-baru ini, Euro-Med Human Rights Monitor mengatakan kesaksian dari para tahanan Gaza yang dibebaskan telah mengungkapkan peningkatan pelecehan dan penyiksaan termasuk para tahanan yang disuntik secara paksa dengan zat yang tidak diketahui jenisnya.
Direktur Rumah Sakit al-Shifa yang baru saja dibebaskan, Dr. Muhammad Abu Salmiya, berbicara tentang kenyataan mengerikan yang dihadapi para tahanan. Ia mencatat tahanan di penjara-penjara Israel mengalami berbagai jenis penyiksaan.
“Tentara memperlakukan mereka seolah-olah mereka adalah benda mati, dan dokter Israel menyerang kami secara fisik,” katanya.
Asal Muasal Pesantren di Indonesia
Ada berbagai pendapat tentang asal muasal istilah 'pondok pesantren'. [470] url asal
#sejarah-pesantren #pondok-pesantren-di-indonesia #sejarah-ponpes #sejarah-pondok-pesantren
(Republika - Khazanah) 11/07/24 12:38
v/10415620/
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Di Indonesia, pesantren diakui luas sebagai lembaga pendidikan Islam tertua. Sejumlah sejarawan menyebut eksistensi pesantren terlebih dahulu hadir sebelum kedatangan bangsa Eropa di Nusantara pada abad ke-16 M.
Istilah pesantren merujuk pada tempat belajar bagi kaum intelektual Muslim yang dinamakan santri. Mereka mewarisi dan memelihara keberlanjutan tradisi keilmuan Islam yang dapat ditelusuri hingga generasi tabiut tabiin, tabiin, para sahabat Nabi Muhammad SAW dan tentunya Rasulullah SAW sendiri.
Menurut Howard M Federspiel dalam buku The Oxford Encyclopedia of the Islamic World, istilah pesantren cenderung populer dan diterima luas di Jawa-Madura. Adapun di Sumatra, misalnya, lembaga yang berciri sama dengan pesantren dinamakan sebagai surau atau meunasah (Aceh). Di ranah Melayu luar Indonesia, seumpama Malaysia atau Kamboja, istilah pondok lebih sering dijumpai. Masyarakat Filipina dan Singapura memakai istilah madrasah.
Dalam bukunya, Tradisi Pesantren (2011), Zamakhsari Dhofier menerangkan perihal genealogi istilah pondok pesantren. Pondok berasal dari kata funduq, yang dalam bahasa Arab berarti `asrama.' Sementara, kata pesantren memiliki akar kata santri.
Dhofier lalu mengutip pendapat beberapa ahli sejarah, semisal Profesor Johns yang menyebutkan, kata santri berasal dari bahasa Tamil yang berarti `guru.' Tak jauh beda dengan itu, filolog Belanda, CC Berg, menyebut bahwa santri berasal dari kata shastri atau cantrik dalam bahasa Sanskerta. Artinya, `orang yang mengetahui isi kitab suci' atau `orang yang selalu mengikuti guru.' Adapun M Chaturverdi dan BN Tiwari memandang, kata yang sama berasal dari shastra, yang berarti `buku.'
Peran Wali Songo ....
Pelbagai pemaparan tentang muasal istilah pesantren cenderung menegaskan cikal bakal lembaga itu tidak terlepas dari pengaruh kebudayaan India. Di Indonesia, khususnya Jawa, dalam masa transisi sejak memudarnya pengaruh Hindu-Buddha hingga awal penyebaran dakwah Islam, Wali Songo mengislamkan sistem lembaga pendidikan setempat.
Turut terimbas hal itu adalah sistem pendidikan yang merupakan legasi kebudayaan dua agama “khas India” tersebut. Para mubaligh Muslim ini lalu mengembangkan sistem yang lebih islami, yakni pesantren, seperti yang kita kenal sampai sekarang.
Dalam sistem pendidikan pesantren, rentetan transmisi keilmuan (sanad) dipandang sangat penting. Sanad menunjukkan pentingnya otoritas dalam berilmu agama. Maka, bisa dipastikan, sosok kiai di pesantren mempunyai sanad dan kemudian mewariskan sanad itu kepada murid-muridnya—biasanya yang paling cemerlang.
Dalam corak pendidikan pesantren, terdapat beberapa ciri khas. Misalnya, adanya hubungan yang akrab antara kiai atau pendiri pesantren itu dan para santri. Kemudian, tiap warga pesantren menerapkan laku kehidupan yang sederhana atau mendekati zuhud, kemandirian, gotong royong, dan pemberlakuan syariat Islam. Selain itu, kehadiran mereka di tengah masyarakat bersifat mengayomi, alih-alih eksklusif dan berjarak.
Pesantren pun memiliki teknik atau metodologi pengajaran yang terbilang khas. Adanya sistem halaqah serta hafalan atas teks-teks dasar keilmuan agama, merupakan beberapa contoh. Zamakhsari Dhofier merangkum adanya lima unsur dasar dalam setiap pesantren, yakni asrama, masjid, para santri, pengajaran kitab-kitab kuning, serta figur sentral kiai. Ketokohan kiai itulah yang membuat sebuah pesantren menjadi ikon kota tempatnya berada.
Orang Tua Jadi 'Supervisor' Kreativitas Anak, dalam BKOT Universitas BSI
BKOT merupakan ajang penting orang tua untuk memantau perkembangan kuliah anak. [360] url asal
#universitas-bina-sarana-informatika #universitas-bsi #bkot #bkot-universitas-bsi
(Republika - News) 11/07/24 12:36
v/10414172/
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dalam upaya menggali kreativitas calon mahasiswa baru (camaba), Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) kampus Cengkareng sukses mengadakan Bincang Kampus Bersama Orang Tua (BKOT). Mengusung tema "Explore Your Creativity", acara ini dilaksanakan pada Sabtu (29/6/2024) silam, dengan menghadirkan dua narasumber, Syamsul Bahri Kaprodi Akuntansi dan Astrid Noviriandini Koordinator Bidang Non Akademik.
Dalam pemaparan materinya, Syamsul menjelaskan BKOT merupakan ajang penting bagi orang tua untuk selalu memantau perkembangan kuliah anak mereka. "Kepada orang tua camaba, untuk selalu memantau perkembangan putra/putrinya pada saat kuliah nanti. Pemantauan dapat dilakukan melalui aplikasi MyUBSI Parents, baik hasil akademik maupun yang berkaitan dengan administrasi," jelas Syamsul dalam keterangan rilis, Kamis (11/7/2024).
Syamsul menekankan pentingnya peran orang tua dalam memastikan anak-anak mereka bisa lulus tepat waktu. Aplikasi MyUBSI Parents dirancang untuk memudahkan orang tua dalam mengakses informasi akademik dan administrasi anak mereka secara real-time. Dengan demikian, orang tua bisa lebih aktif dalam memberikan dukungan dan bimbingan selama masa perkuliahan.
Sementara itu, Astrid Noviriandini menuturkan bahwa Universitas BSI tidak hanya menghargai prestasi mahasiswa di bidang akademik saja, melainkan juga di bidang non akademik seperti olahraga dan kesenian.
"Bentuk penghargaan yang diberikan kepada mahasiswa berprestasi di bidang non-akademik juga berupa beasiswa, yang disesuaikan dengan tingkatan prestasinya, baik tingkat kabupaten/kota, provinsi, nasional maupun internasional. Mahasiswa diberikan wadah untuk mengembangkan bakatnya dalam ruang organisasi mahasiswa, baik organisasi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) atau Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM)," tuturnya.
Astrid menambahkan apresiasi terhadap prestasi mahasiswa non-akademik dilakukan melalui pemberian beasiswa yang dapat membantu meringankan beban biaya pendidikan mereka. Selain itu, Universitas BSI menyediakan berbagai wadah organisasi mahasiswa yang dapat digunakan oleh mahasiswa untuk mengembangkan bakat dan minat mereka.
"Organisasi seperti BEM dan UKM menjadi tempat bagi mahasiswa untuk belajar berorganisasi, bekerja sama dalam tim, dan mengasah keterampilan di berbagai bidang," ujarnya.
Acara BKOT ini mendapat sambutan positif dari para orang tua camaba. Mereka merasa lebih tenang dan percaya diri dalam mendukung anak-anak mereka selama masa perkuliahan di Universitas BSI. Dengan adanya informasi yang jelas dan akses pemantauan melalui aplikasi MyUBSI Parents, orang tua dapat lebih mudah memastikan bahwa anak mereka menjalani perkuliahan dengan baik dan bisa meraih prestasi optimal.
PMN Kini Dibiayai Sendiri oleh BUMN, Efek Setoran Jumbo ke Kas Negara
Kontribusi BUMN kepada negara bukan hanya dalam bentuk dividen. [540] url asal
#erick-thohir #menteri-bumn #kementerian-bumn #penyertaan-modal-negara #pmn-bumn
(Republika - Ekonomi) 11/07/24 12:34
v/10415992/
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penyertaan Modal Negara (PMN) kepada 16 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah disetujui oleh Komisi VI DPR RI pada Rapat Kerja dengan Menteri BUMN Erick Thohir pada Rabu (10/7/2024). Persetujuan pun diberikan oleh seluruh fraksi di Komisi VI DPR secara keseluruhan dengan beberapa catatan ringan.
“Kemarin saya menghadiri Rapat Kerja Komisi VI DPR RI terkait persetujuan PMN untuk tahun anggaran 2025. Alhamdulillah seluruh fraksi dari Komisi VI menyetujui PMN tahun anggaran 2025 yang akan diberikan kepada BUMN,” ujar Erick dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (11/7/2024).
Salah satu faktor pendorong disetujuinya usul PMN tersebut adalah karena realitas kontribusi BUMN kepada keuangan negara dalam lima tahun terakhir ini jauh lebih tinggi dibandingkan PMN yang disetujui.
Selama 2020-2024, menurut Erick, PMN yang diberikan kepada BUMN mencapai Rp 218 triliun. Nilai tersebut lebih rendah dibandingkan dengan dividen yang disetorkan BUMN kepada kas negara pada periode yang sama, yaitu senilai Rp 280 triliun, sebelum audit atau unaudited.
“Ini artinya, PMN yang sebelumnya dibiayai dari utang yang diterbitkan negara, bisa dibiayai dari dividen BUMN,” lanjut Erick.
Bahkan, ucap Erick, kontribusi BUMN kepada negara bukan hanya dalam bentuk dividen. BUMN juga mampu memberikan kontribusi kepada negara dari sektor fiskal.
Erick mengatakan selama periode 2020-2023, BUMN telah memberikan kontribusi kepada negara dengan setoran pajak sebesar Rp 1.374 triliun dan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) lainnya senilai Rp 356 triliun kepada negara.
“Terima kasih apresiasi, dukungan dan pengawasan seluruh Anggota Dewan Komisi VI yang ikut memberikan kontribusi untuk BUMN bisa semakin besar,” lanjut Erick.
Sebelumnya, Komisi VI DPR RI telah menyetujui PMN Tahun Anggaran 2025 dengan rincian, pertama, PT Hutama Karya (Persero) sebesar Rp 13,8 triliun. PMN Hutama Karya ini untuk melanjutkan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) tahap II.
Dua, PT Asabri (Persero) dengan nilai PMN sebesar Rp 3,61 triliun dalam rangka perbaikan permodalan. Tiga, PT PLN (Persero) sebesar Rp 3 triliun dalam rangka program listrik desa (lisdes).
Empat, PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI) atau IFG sebesar Rp 3 triliun. PMN ini untuk penguatan permodalan pada penjaminan KUR dan mendorong untuk melakukan penyesuaian kecukupan IJP KUR.
Lalu, PMN kelima diberikan pada PT Pelni (Persero) sebesar Rp 2,5 triliun, yaitu untuk pengadaan kapal baru. Enam, PT Bio Farma (Persero) dengan PMN sebesar Rp 2,2 triliun untuk fasilitas capital expenditure baru. Tujuh, PT Adhi Karya Tbk sebesar Rp 2 triliun dalam rangka pembangunan tol Yogyakarta-Bawen dan Solo-Yogyakarta.
Delapan, PMN untuk PT Wijaya Karya Tbk sebesar Rp 2 triliun dalam rangka perbaikan struktur permodalan. Sembilan, PT Len Industri (Persero) dengan PMN Rp 2 triliun untuk modernisasi dan peningkatan kapasitas produksi.
Sepuluh, PT Danareksa (Persero) sebesar Rp 2 triliun untuk pengembangan usaha. Sebelas, PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI sebesar Rp 1,8 triliun. KAI akan menggunakannya untuk pengadaan trainset baru penugasan pemerintah.
Keduabelas, ID Food sebesar Rp 1,6 triliun untuk modal kerja dan investasi program CPP. Ketigabelas, PT PP (Persero) sebesar Rp 1,5 triliun untuk penyelesaian proyek Tol Yogyakarta-Bawen dan kawasan industri terpadu Subang.
Lalu, Keempatbelas, Perum Damri sebesar Rp 1 triliun untuk pengadaan bus listrik. Kelimabelas, Perum Perumnas sebesar Rp 1 triliun dalam rangka restrukturisasi. Keenambelas, PT INKA (Persero) sebesar Rp 976 miliar untuk pembuatan kereta KRL Jabodetabek.
Kisah Jin Takut Sandal Ulama
Inilah kisah Imam Hambali menolong saudara khalifah yang kerasukan jin. [353] url asal
#imam-hambali #kisah-ulama #kisah-orang-saleh #kerasukan-jin #godaan-jin
(Republika - Khazanah) 11/07/24 12:26
v/10415621/
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Imam Abu Abdillah Ahmad bin Muhammad bin Hanbal merupakan seorang ulama terpenting dalam sejarah peradaban Islam. Dialah peletak dasar Mazhab Hambali, yang saat ini banyak diikuti Muslimin di Jazirah Arab.
Imam Hambali lahir di Salam, Baghdad, pada 164 H atau November 780 M—sumber lain mengatakan tempat lahirnya ialah Merv, Asia Tengah (sekarang Turkmenistan). Dalam usia relatif muda, ia sudah menekuni ilmu-ilmu agama. Di antara guru-gurunya adalah Imam Syafii.
Alkisah, Imam Hambali sedang sibuk mengajar di hadapan murid-muridnya dalam majelis. Tiba-tiba, datanglah serombongan utusan khalifah al-Mutawakkil. Mereka meminta sang imam agar segera bersiap untuk menemui sang khalifah langsung di istana.
"Ada apa?" tanya Imam Hambali.
"Seorang kerabat sang khalifah, yakni Jariyah tak henti-hentinya meracau. Amirul mukminin menduga, ia kerasukan jin," jawab seorang utusan.
Maka dari itu, lanjutnya, khalifah al-Mutawakkil memohon kepada Imam Hambali untuk memberikan solusi. Setidaknya, minta didoakan agar Jariyah lepas dari gangguan makhluk gaib tersebut.
Sesudah itu, sang fakih yang bernama asli Ahmad bin Hanbal tersebut mengangkat kedua tangannya, lalu berdoa. Usai bermunajat, Imam Hambali mengambil sepasang sandalnya dan berkata kepada para utusan itu.
“Bawalah sandal saya ke kediaman amirul mukminin dan taruhlah benda itu di sebelah kepala Jariyah. Kemudian, beri tahukan kepada sosok (jin) di dalamnya bahwa 'Ahmad bin Hanbal menyuruhmu untuk pergi,'” demikian tutur ulama besar dari abad kedua Hijriyah tersebut.
Usai menerima pesan itu, rombongan ini segera kembali ke istana. Di hadapan khalifah al-Mutawakkil, mereka pun menyampaikan pesan dari Imam Hambali sebagaimana adanya.
Menuruti anjuran sang imam, Khalifah lantas mengambil sandal pemberian tersebut dan menaruhnya di dekat kepala kerabatnya yang sedang kesurupan itu.
“Keluarlah dari tubuh saudaraku ini, atau aku akan memukulmu dengan sandal ini sampai 70 kali!” seru al-Mutawakkil.
Tiba-tiba, jin menjawab melalui lisan Jariyah, “Sungguh, aku mendengar dan patuh! Seandainya Ahmad bin Hanbal menyuruhku pergi dari Irak, aku pun pasti akan menuruti perintahnya!"
Jin itu meneruskan, "Sungguh, dia itu seorang hamba Allah yang taat kepada Tuhannya. Barangsiapa yang taat kepada Allah, maka kami (jin) akan takut kepadanya.”
Akhirnya, keluarlah jin tersebut dari tubuh Jariyah. Sang kerabat sultan kembali dalam sadar walafiat.
Bertemu di Istana, Wapres dan Syekh Al Azhar Sepakat Pentingnya Islam Moderat
Wapres dan Syekh Al Azhar juga setuju perlunya lawan Islamofobia [432] url asal
#grand-syekh-al-azhar #kunjungan-grand-syekh-al-azhar #kisah-grand-syekh-al-azhar #islam-moderat #moderasi-beragama #al-azhar-mesir #al-azhar
(Republika - Khazanah) 11/07/24 12:26
v/10415622/
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin dan Grand Syekh Al Azhar Mesir Ahmed Mohamed Ahmed El Tayeb menegaskan bahwa Islam bukanlah agama kekerasan.
Diketahui, Wapres menerima kunjungan Grand Syekh Al Azhar di Istana Wapres, Jakarta, Rabu (10/7/2024).
Wapres menyoroti pentingnya kerja sama dalam penyebaran Islam wasathiyyah untuk mengatasi tantangan, seperti Islamofobia. Ia menegaskan Islam bukanlah agama kekerasan, melainkan agama yang penuh kasih, toleran, dan menghormati perbedaan.
"Kita perlu menunjukkan kepada dunia bahwa Islam bukanlah agama kekerasan. Sebaliknya, Islam agama yang penuh kasih, toleran, dan menghormati perbedaan," ucap Wapres.
Wapres juga menekankan perlunya pemahaman yang lebih baik terhadap Islam di kalangan non-Muslim, sambil mendesak tindakan tegas terhadap aksi-aksi kebencian terhadap Islam, seperti pembakaran Alquran.
"Kita perlu dorong adanya pemahaman yang lebih baik di antara negara-negara non-Muslim terhadap Islam. Di saat yang sama, kita juga perlu dorong mereka agar bertindak tegas terhadap aksi-aksi kebencian terhadap Islam seperti pembakaran Alquran," kata Wapres.
Senada, Grand Syekh Al Azhar juga menekankan pentingnya menyebarkan ajaran Islam wasathiyyah yang moderat ke dunia Barat untuk menciptakan harmoni antara dunia Barat dan Timur.
"Perlunya kita menyebarkan Islam wasathiyyah yang moderat di kalangan dunia Barat, agar nantinya antara dunia Barat dan dunia Timur kembali bisa berdampingan secara harmonis," ujarnya.
Dia juga menyoroti perlunya memerangi Islamofobia, terutama di kalangan anak muda, serta menyelenggarakan konferensi yang melibatkan tokoh politik dan agamawan untuk memperkuat pesan perdamaian Islam.
"Hubungan yang damai dan harmonis antara umat Islam dan non-Muslim harus dijaga, dan Islam tidak boleh dipandang sebagai agama kekerasan," kata Grand Syekh Al Azhar.
Grand Syekh Al Azhar mengapresiasi berbagai konferensi yang telah diselenggarakan Al Azhar dan organisasi lainnya untuk menyebarkan ajaran Islam yang benar. Namun ia mengakui bahwa hasil yang diharapkan belum sepenuhnya tercapai.
"Sebenarnya telah banyak sekali konferensi-konferensi dan pertemuan yang diselenggarakan baik oleh Al Azhar terkait dengan isu atau persoalan ini, tetapi sayangnya hasil yang diharapkan tidak sesuai dengan apa yang telah dikeluarkan, hasilnya tidak seperti yang diharapkan," ungkapnya Ahmad Al Tayyeb.
Dia pun mengharapkan adanya konferensi global yang dapat menyuarakan kesepakatan seluruh dunia Islam untuk memperkuat pesan perdamaian dan kebersamaan.
"Karena itu dalam pandangan saya pribadi bahwa yang sekarang perlu diprioritaskan adalah menyelenggarakan sebuah konferensi yang bisa menjadi kesepakatan seluruh dunia Islam sehingga nantinya suara atau pesan yang dikeluarkan dari konferensi ini adalah suara yang mewakili keseluruhan Islam di dunia," tuturnya.
Pertemuan kali ini merupakan kelanjutan dari pertemuan sebelumnya di Abu Dhabi pada Februari 2024, yang menekankan komitmen Indonesia untuk memperkuat kerja sama dengan Al Azhar dalam upaya menjaga kedamaian dan mempromosikan pemahaman yang benar tentang Islam di dunia internasional.
DPR Setujui PMN BUMN, Erick Thohir Sampaikan Terima Kasih
Total dividen yang diberikan BUMN kepada negara mencapai Rp 280 triliun. [175] url asal
#erick-thohir #kementerian-bumn #dpr-setujui-pmn-bumn #pmn #pmn-bumn
(Republika - Ekonomi) 11/07/24 12:21
v/10415993/
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dalam Rapat Kerja Komisi VI DPR RI kemarin, seluruh fraksi menyetujui Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk BUMN tahun anggaran 2025 senilai Rp 44,24 triliun. Hal ini merupakan kabar gembira bagi BUMN dan negara, mengingat kontribusi signifikan BUMN dalam perekonomian nasional.
Menteri BUMN, Erick Thohir, menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada Komisi VI DPR atas persetujuan PMN tersebut. Ia mengungkapkan selama periode 2020-2024, BUMN telah menunjukkan kinerja yang luar biasa dengan total dividen yang diberikan kepada negara mencapai Rp 280 triliun, lebih besar dari PMN yang diterima yaitu Rp 218 triliun. "Artinya, PMN yang sebelumnya dibiayai dari utang yang diterbitkan negara, bisa dibiayai dari dividen BUMN," ujar Erick Thohir.
Selain dividen, BUMN juga memberikan kontribusi signifikan kepada negara melalui sektor fiskal. Selama 2020-2023, BUMN telah menyumbang penerimaan pajak sebesar Rp 1.374 triliun dan PNBP lainnya senilai Rp 356 triliun.
PMN 2025 akan digunakan untuk berbagai proyek strategis, seperti pembangunan infrastruktur, pengembangan usaha, dan restrukturisasi BUMN. Diharapkan PMN BUMN ini akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi perekonomian nasional.
RCCC-UI: Polusi Udara Berpotensi Menyusup Sampai ke Dalam Ruangan
Polusi udara yang terbawa ke dalam ruangan berasal dari pergerakan di luar. [708] url asal
#polusi #polusi #bahaya-polusi-udara
(Republika - News) 11/07/24 12:21
v/10414173/
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Paparan polusi udara tidak hanya berpengaruh di luar ruangan atau bangunan, tetapi juga bisa di dalam ruangan. Pencemar yang terbawa masuk ke dalam ruangan tersebut dampaknya dapat mempengaruhi kesehatan, bahkan kinerja orang-orang di dalamnya.
Kepala Research Center for Climate Change Universitas Indonesia (RCCC-UI), Budi Haryanto mengatakan, polusi udara yang terbawa ke dalam ruangan berasal dari pergerakan pekerja dari rumah ke kantor dan sebaliknya. Dalam perjalanan, pencemar dari emisi kendaraan dan kondisi sekitar dapat menempel di pakaian pekerja dan menyebar di dalam ruangan tertutup.
“Pekerja keluar-masuk dari rumah, naik sepeda motor, kemudian di jalan tertempel pencemar kimia dari kendaraan lain atau virus dan bakteri dari jalan, sehingga saat di kantor pencemar yang menempel di sepatu atau pakaiannya bisa menyebar,” kata Budi saat berbincang dengan Katadata Green di Lab Multidisiplin UI beberapa waktu lalu.
Pencemar biologis maupun kimiawi dapat menempel pada pekerja maupun orang yang ada di dalam ruangan tertutup. Ada juga pencemar dari kegiatan perkantoran, seperti penggunaan mesin cetak dan fotokopi, membuat polusi udara di dalam ruangan menjadi lebih parah.
Fenomena gedung perkantoran yang memiliki tingkat konsentrasi polusi udara yang tinggi disebut sick building syndrome. Kondisi ini dapat diperparah oleh ketiadaan ventilasi yang baik.
Melansir situs Nafas Indonesia, sistem pendingin terpusat di perkantoran memompa udara dari luar ke dalam bangunan. Polusi udara dalam bangunan terjadi ketika sistem penyaringan kurang baik dan diperparah oleh kualitas udara perkotaan yang buruk.
Polusi udara dalam ruangan dapat mempengaruhi produktivitas pekerja dan mengakibatkan kerugian ekonomi. Menurut Budi, sick building syndrome dapat mengganggu pekerja secara langsung dalam bentuk penyakit, seperti batuk dan pusing kepala. Pekerja yang menderita penyakit ini harus beristirahat satu-dua hari setiap bulannya.
Budi mengatakan, bila ada beberapa pegawai yang mengalami sakit seperti ini akan menyebabkan kerugian perusahaan.
“Pekerja yang mengalami gangguan di organnya bisa dirawat di rumah sakit selama berbulan-bulan. Kondisi ini jelas akan merugikan produktivitas pekerja,” ujar Budi.
Dampak Jangka Panjang
Budi mengungkapkan, sebanyak 60 persen penyakit yang diidap seseorang pada umumnya berasal dari paparan polusi udara.
“Bandingkan dengan penyakit yang disebabkan oleh konsumsi lewat mulut. Itu hanya sekitar 15 persen,“ ujarnya.
Menurut Budi, dampak polusi udara terhadap kesehatan fisik maupun mental dapat dibagi menjadi dua: jangka pendek dan panjang. Dalam jangka pendek, penyakit pada orang yang terpapar polusi udara berupa batuk, flu, dan radang tenggorokan.
Penyakit jangka panjang berpotensi lebih kronis. Budi menjabarkan, pencemar kimia dapat tersimpan di dalam paru-paru dan organ lain, seperti otak, ginjal, dan jantung melalui saluran peredaran darah. Timbunan pencemar dapat menyebabkan gangguan jantung, ginjal, kanker paru-paru, bahkan stroke.
Selain penyakit fisik, polusi udara juga salah satu pemicu penyakit mental. Timbunan pencemar di otak dapat memicu gangguan kecemasan, demensia, dan depresi.
“Ini disebabkan senyawa kimia seperti merkuri, timbel, dan kadmium, serta logam-logam berat berbahaya lainnya yang terkandung, terbawa dalam udara,” ungkapnya.
Sebelumnya, publikasi jurnal ilmiah PubMed Central melaporkan polusi udara berkaitan dengan berkurangnya tingkat kebahagiaan dan meningkatkan tingkat gejala depresi. Sementara, jurnal Environmental Pollution mencatat kaitan antara paparan jangka panjang pada particulate matter (PM) 2,5 terhadap peningkatan risiko depresi.
Adapun, PM 2,5 adalah ukuran partikel pencemar terkecil yang tidak tersaring tubuh. Mitra Psikolog Halodoc Patricia Elfira Vinny mengatakan, paparan polusi udara yang berkepanjangan bisa mengancam perkembangan mental anak-anak dan remaja.
“Kemacetan yang dialami setiap hari di tengah kualitas udara buruk, hingga masalah finansial dan tekanan pekerjaan, menjadi faktor pendukung yang membuat masyarakat metropolitan lebih rentan terkena gangguan kesehatan mental,” ujarnya dalam keterangan tertulis.
Guna menekan dampak buruk polusi udara, pemerintah telah menyiapkan beberapa langkah. Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenkomarves) Rachmat Kaimuddin mengatakan, sektor transportasi menjadi salah satu penyebab polusi udara di Jabodetabek.
“Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menkomarves) Luhut Binsar Pandjaitan telah menyampaikan beberapa inisiatif, seperti perluasan rute baru armada transportasi publik sesuai Rencana Induk Transportasi Jabodetabek,” ujarnya.
Rachmat juga menyampaikan adanya rencana penyelesaian revisi Perpres 191 Tahun 2014 agar penerima BBM bersubsidi lebih tepat sasaran, sembari mendorong penggunaan lebih banyak lagi truk, bus, mobil, serta motor listrik.
Dia menambahkan, Menkomarves juga meminta percepatan perizinan dan pengadaan fasilitas pembakaran atau incinerator berkapasitas kecil untuk menanggulangi polusi dari pembakaran sampah.
Dalam rapat terbatas perihal perbaikan kualitas udara, Menkomarves menginstruksikan agar industri segera menerapkan teknologi pengurang emisi. Misalnya, memasang scrubber pada PLTU di sektor industri.
Kisah Pemasok Makanan di Jalur Gaza, Berhadapan dengan Peluru, Rampok, dan Jeratan Suap
Pengiriman bahan makanan di Jalur Gaza banyak menemui rintangan [937] url asal
#jalur-gaza #bantuan-gaza #suplai-makanan-gaza #pasokan-makanan-gaza #perang-gaza #krisis-kelaparan-gaza
(Republika - News) 11/07/24 12:16
v/10414174/
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Di balik pengiriman bahan makan di Jalur Gaza yang tengah berkecamuk akibat perang, muncul kisah-kisah ironis yang disampaikan sejumlah pedagang dan pemasok makanan pokok untuk Jalur Gaza.
Hal ini terungkap melalui laporan Reuters bertajuk “Feeding Gaza: Traders run a gauntlet of bullets, bombs and bribes” yang diturunkan Reuters.
Mohammed, misalnya, menggambarkan pekerjaan pengiriman barang seperti di neraka. "Saya selalu dikerjai dalam setiap pengiriman," kata pedagang Palestina itu kepada Reuters.
Dia mengatakan bahwa dia harus membayar lebih dari 14 ribu untuk setiap truk makanan yang dibawanya ke Jalur Gaza yang terkepung untuk membayar biaya transportasi yang sangat tinggi, suap kepada perantara dan perlindungan dari penjarah.
Jumlah itu naik dari 1.500-4.000 dolar AS sebelum perang Israel dimulai Oktober lalu. "Ini hampir tidak sebanding dengan apa yang saya dapatkan," katanya, "tapi saya butuh makanan, tetangga saya butuh makanan, seluruh Gaza butuh makanan."
Mohammed mengatakan bahwa ia tidak suka melakukannya, tetapi ia terpaksa menaikkan harga beberapa makanan segar seperti produk susu, buah, dan ayam hingga 10 kali lipat dari harga normal untuk mencapai titik impas, meskipun ia tahu hal itu akan membuat makanan-makanan tersebut tidak terjangkau oleh banyak orang Palestina yang kelaparan di Gaza.
Dia dan 17 orang lainnya yang diwawancarai oleh Reuters, sebagian besar dari mereka adalah pedagang dan pekerja bantuan di Gaza yang memiliki pengetahuan langsung tentang situasi pasokan, menggambarkan sistem yang kacau yang sering kali membuatnya terlalu berbahaya atau mahal bagi pemilik bisnis untuk mengimpor makanan, bahkan ketika badan-badan bantuan memperingatkan tentang risiko kelaparan yang semakin meningkat.
Banyak dari mereka yang meminta nama lengkapnya dirahasiakan agar dapat berbicara secara bebas tentang hal-hal yang sensitif, dan para pedagang seperti Mohammed mengatakan bahwa mereka takut dimasukkan ke dalam daftar hitam militer Israel karena berbicara. Sebagian besar uang yang dihabiskan untuk mengimpor makanan digunakan untuk membengkaknya biaya transportasi, menurut orang-orang yang diwawancarai.
Para sopir di Israel telah menaikkan tarif mereka hingga tiga kali lipat karena serangan-serangan yang dilakukan oleh para pengunjuk rasa Israel terhadap truk-truk yang menuju ke Gaza, kata mereka.
Kargo juga sering kali harus menunggu berhari-hari, baik di dekat titik keberangkatan di Tepi Barat yang diduduki atau di perbatasan Kerem Shalom yang menyeberang dari Israel ke Gaza selatan, di mana mereka harus diperiksa oleh tentara Israel dan disetujui untuk memasuki daerah kantung tersebut, sehingga semakin menaikkan biaya.
Begitu barang akhirnya berhasil masuk ke Gaza, sumber-sumber tersebut mengatakan kepada Reuters, bagian paling menakutkan dari perjalanan itu dimulai. Seorang pedagang lain, Hamuda, yang mengimpor acar sayuran, unggas dan produk susu dari Tepi Barat, mengatakan bahwa ia membayar geng kriminal setempat atau menyewa orang-orang bersenjata untuk berdiri di atas kargo dan menghalau para penjarah.
"Biayanya berkisar antara 200 dolar AS hingga 800 dolar AS untuk hal ini," jelasnya. "Ini sepadan untuk kargo yang bisa bernilai hingga 25 ribu dolar AS." Dia mempekerjakan teman atau kerabat, dan membutuhkan sekitar 3-5 orang per truk.
Sementara itu...
Penundaan ini disebabkan oleh penumpukan umum dalam memasukkan makanan ke Gaza, menurut 18 sumber yang diwawancarai yang juga termasuk pejabat Palestina dan Barat. Reuters tidak dapat memverifikasi secara independen kemacetan di perbatasan Gaza karena Israel kebanyakan melarang wartawan masuk ke Gaza dan titik-titik penyeberangan.
Menurut para pedagang dan pekerja bantuan, selama dua minggu pada awal Juni, militer Israel menangguhkan semua masuknya barang-barang komersial sementara tumpukan bantuan kemanusiaan dibersihkan.
Seorang pedagang membagikan sebuah pesan teks dari seorang koordinator militer Israel untuk pasokan ke Gaza pada tanggal 9 Juni yang memberitahukan kepadanya bahwa arus komersial "ditangguhkan hingga pemberitahuan lebih lanjut", meskipun Reuters tidak dapat memverifikasi keasliannya. Jalur komersial dibuka kembali sekitar hari raya Idul Adha yang dimulai pada tanggal 15 Juni.
Setelah kargo makanan diizinkan untuk menyeberang ke Gaza, barang-barang tersebut dimuat ke dalam truk-truk yang berbeda dengan pengemudi lokal untuk didistribusikan kepada para pedagang di daerah kantong tersebut. Mereka kini berada di zona perang.
Ruas-ruas jalan di Rafah dan kota selatan Khan Yunis yang dianggap relatif aman sebelum invasi Rafah kini menjadi sasaran serangan, jelas para pedagang. Tiga pekerja bantuan mengatakan bahwa penjarahan truk merupakan kejadian sehari-hari, sementara Hamuda, seorang pedagang, memperkirakan sekitar enam kali lebih banyak truk yang dirampok sekarang dibandingkan dengan sebelum penyerangan Rafah.
Beberapa truk diserang karena membawa komoditas langka seperti daging atau buah segar, katanya. Banyak lainnya diserang oleh geng yang secara diam-diam mengatur untuk menyelundupkan barang-barang lain di dalam pengiriman makanan, terutama tembakau.
Seorang pedagang Gaza membagikan foto rokok yang diselundupkan di dalam semangka yang dilubangi, meskipun, sekali lagi, Reuters tidak dapat memverifikasi keasliannya.
Hambatan lainnya adalah operasi militer Israel yang sedang berlangsung, menurut para pedagang yang mengatakan bahwa mereka tidak memiliki petugas militer yang dapat dihubungi secara real time ketika truk-truk mereka berada di dalam Gaza.
Jika sebuah jalan ditutup karena pertempuran atau pengeboman, mereka tidak memiliki cara untuk mencari jalan alternatif yang aman, atau menyampaikan informasi ini kepada para supir mereka yang sering kali berada di luar jangkauan ponsel.
Tiga pedagang mengatakan bahwa bulan lalu mereka mulai membayar pengusaha lokal yang lebih besar dan memiliki koneksi yang lebih baik, yang memiliki koordinasi rutin dengan militer Israel untuk mengamankan masuknya kargo mereka dan perlindungan bagi truk-truk mereka ke tempat tujuan.
Para pedagang, yang menolak menyebutkan nama perantara tersebut, mengatakan bahwa layanan ini saja bisa menghabiskan biaya hingga 14 ribu untuk membawa barang ke tempat tujuan dengan aman.
Salah satu pedagang, Abu Mohammed, mengatakan bahwa ia harus menimbang-nimbang berapa harga yang pantas untuk menjual barangnya.
"Setelah menaikkan harga untuk mengkompensasi biaya transportasi, mungkin saya menghasilkan beberapa ratus dolar. Mungkin saya mencapai titik impas." Dia juga berisiko kehilangan segalanya. "Jika kiriman digeledah, uang saya terbuang percuma."
Ini 5 Penghalang Manusia dari Sifat Saleh
Nasihat ini disampaikan oleh sahabat Rasulullah SAW, Ali bin Abi Thalib. [344] url asal
#nasihat-ali-bin-abi-thalib #petuah-ali-bin-abi-thalib #hadis-rasulullah-saw #hadis-nabi-saw
(Republika - Khazanah) 11/07/24 12:14
v/10415623/
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sayyidina Ali bin Abi Thalib radhiyallahuanhu meriwayatkan bahwa ada lima perkara yang menjadi kendala bagi manusia untuk menjadi saleh. Petuahnya dikutip oleh Syekh Muhammad Nawawi bin Umar al-Bantani dalam buku Nashaihul Ibad.
لَوْلَا خَمسُ خِصَالٍ لَصَارَ النَّاسُ كُلُّهُمْ صَالِحِينَ : القَنَاعَةُ
بِالْجَهْلِ وَالْحِرْصُ عَلَى الدُّنْيَا وَالشَّحُ بِالْفَضْلِ وَالرِّيَا فِي العَمَلِ وَالإِعْجَابُ بِالرَّأْيِ .
Diriwayatkan bahwa Sayyidina Ali bin Abi Thalib berkata, "Seandainya tidak ada lima perkara, niscaya semua manusia akan menjadi orang saleh. Kelimanya adalah (bahwa manusia) puas dengan kebodohannya, rakus terhadap dunia, kikir memberikan kelebihan yang ada, pamer (riya) dalam beramal, dan membangga-banggakan akalnya."
Puas dengan kebodohan
Kebodohan yang dimaksudkan disini adalah bersikap mengabaikan perlunya mengetahui ilmu-ilmu agama. Berkaitan dengan kepuasan orang yang bodoh ini, Nabi Muhammad SAW bersabda sebagai berikut.
"Allah murka terhadap setiap ilmuwan dunia, tetapi bodoh ilmu akhirat" (HR Imam Hakim).
Ad-Dailami juga meriwayatkan, Rasulullah SAW bersabda, "Dosa orang yang alim itu satu, tetapi dosa orang yang bodoh itu terhitung dua."
Rakus terhadap dunia
Mengenai perkara ini, Nabi Muhammad SAW telah menegaskan di dalam sabdanya sebagai berikut.
"Zuhud terhadap dunia, itu akan menjadikan hati dan badan enak, sedangkan cinta kepadanya itu akan menjadikan hati dan badan lelah."
Enggan berbagi
Imam Hakim meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda sebagai berikut.
"Alangkah baiknya dunia bagi orang yang menjadikannya sebagai bekal untuk akhiratnya hingga ia diridhai Tuhannya. Alangkah jeleknya dunia bagi orang yang dihalangi olehnya dari akhiratnya dan dicegah dari ridha Tuhannya."
Riya dan berbangga diri
Pamer atau riya dalam beramal berarti melakukan suatu ibadah tanpa dilandasi keikhlasan. Dengan demikian, pengamalnya mengharapkan sesuatu selain dari ridha Allah Ta'ala.
Dalam hal ini, Nabi Muhammad SAW telah bersabda, sebagaimana yang telah diriwayatkan oleh ad-Dailami, "Orang yang paling berat siksanya pada hari kiamat (nanti) adalah orang yang memberitahukan kepada orang, bahwa dalam dirinya ada kebaikan, padahal hal tersebut tidak ada (sama sekali)."
Imam Bukhari juga telah meriwayatkan dari jalan lain bahwa sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda sebagai berikut.
"Siapapun yang pamer diri kepada orang lain tentang ketakwaan lebih dari yang ada pada dirinya, maka dia adalah orang munafik."
Abu Nu'aim juga telah meriwayatkan bahwa sesungguhnya Nabi Muhammad SAW bersabda yang artinya sebagai berikut.
"Sesungguhnya Allah mengharamkan surga bagi semua orang yang riya."