Jakarta: DOD Entertainment mengumumkan bahwa Jessi tidak lagi menjadi bagian dari perusahaan setelah sebulan menandatangani kontrak eksklusif.
Kontrak tersebut resmi berakhir, dan kedua belah pihak sepakat untuk berpisah pada 18 Oktober 2024.
Keputusan ini diambil setelah insiden penyerangan penggemar yang telah melibatkan anggota rombongan Jessi pada akhir September lalu. DOD Entertainment menyatakan bahwa mereka telah melakukan diskusi panjang dengan Jessi tentang masa depannya, dan di akhir diskusi ia sepakat untuk mengakhiri kontrak tersebut.
Meskipun waktu kerjasama itu berjalan singkat, mereka tetap mendukung Jessi untuk masa depan.
"Kami meminta maaf atas insiden yang telah membuat para penggemar khawatir. Setelah beberapa kali berdiskusi dengan Jessi mengenai kegiatan i masa depan, kami sepakat untuk mengakhiri kontrak eksklusifnya mulai tanggal 18 Oktober 2024," tulis DOD Entertainment dalam pernyataannya.
Insiden penyerangan terjadi pada dini hari tanggal 29 September di Apgujeong-dong, Gangnam. Seorang penggemar, yang masih di bawah umur, meminta foto dengan Jessi, tetapi diserang oleh seorang pria di rombongan Jessi.
Jessi telah membantah memiliki hubungan dekat dengan pelaku, yang dilaporkan merupakan teman asal Tiongkok. Ia juga sudah meminta maaf dan hadir untuk pemeriksaan polisi terkait kasus ini. (Siti Khumaira Susetyo)
Laporan ini menekankan potensi bagi merek untuk memanfaatkan lingkungan media baru untuk mendorong pertumbuhan dan menciptakan dampak nyata. [670] url asal
Dentsu merilis laporan Tren Media 2025 yang berjudul 'Year of Impact/Tahun yang Berdampak'. Laporan ini mengeksplorasi perubahan mendalam yang didorong oleh algoritma, kecerdasan buatan, dan dimensi baru keterlibatan konsumen yang diperkirakan akan membentuk lanskap media di tahun mendatang.
Selain itu, laporan ini juga menguraikan bagaimana tahun 2025 akan mengarah pada ekosistem media yang dapat sepenuhnya dijangkau, diakses, dan dipertanggungjawabkan yang disebut sebagai 'Era Algoritma Media'.
Laporan ini menekankan potensi bagi merek untuk memanfaatkan lingkungan media baru untuk mendorong pertumbuhan dan menciptakan dampak nyata.
Chief Client Officer dan Practice President dentsu Media APAC, Prerna Mehrotra mengatakan bahwa denstu sangat antusias dengan era algoritma di mana AI generatif dan personalisasi akan mengubah cara merek berinteraksi dengan konsumen.
Ia juga melihat potensi besar dalam media yang saat ini sudah sepenuhnya dapat diakses, dibeli, dan diukur, serta dapat dipertanggungjawabkan untuk menyoroti kebutuhan bagi pemasar dalam memikirkan media dengan cara yang baru.
"Merek harus membangun strategi Media ++ untuk menciptakan momen yang lebih berkesan dan personal, memanfaatkan ekonomi kreator, dan membangun ekosistem terhubung untuk mengidentifikasi ruang baru untuk pertumbuhan," ujar Prerna Mehrotra dalam keterangan persnya, Kamis (17/10/2024).
Dalam edisi terbaru Tren Media dentsu, lanjut Prerna, mereka telah mendalami 10 tren utama yang dapat menjadi pertimbangan strategis bagi merek untuk memberikan dampak di era baru saat ini.
Global Practice President Media dentsu, Will Swayne mengatakan integrasi AI di seluruh industri media telah mengubah cara merek berinteraksi dengan konsumen. Hal ini menandai awal dari Era Algoritma di mana penciptaan nilai di dunia nyata telah melampaui eksperimen.
"Laporan 2025 adalah toolkit bagi merek yang ingin berkembang di era baru ini, menawarkan panduan strategis tentang memanfaatkan komunitas niche, televisi terhubung, dan media ritel tingkat lanjut," tambah Will Swayne.
Menurut laporan Tren Media 2025, tema kunci yang diperkirakan akan mendorong industri ke depan meliput:
1. AI Beralih dari Potensi ke Dampak Nyata
AI telah berkembang dari tren baru menjadi kekuatan besar yang menyatu dalam kehidupan sehari-hari, mengubah perencanaan media, pembuatan konten, dan interaksi konsumen. Mikro momen dari AI dan personalisasi dinamis menciptakan peluang baru bagi merek untuk membangun hubungan lebih dalam dan bermakna dengan konsumen.
2. Storytelling Memecahkan Gelembung Algoritma
Minat unik dan fandom yang kuat menjadi aset berharga bagi merek yang ingin menonjol. Storytelling menjadi alat utama untuk navigasi ruang media berbasis algoritma, menciptakan narasi berdampak di TV terhubung dan platform digital.
3. Ritel Mengubah Media
Media ritel berkembang pesat dengan pertumbuhan dua digit, memberikan pengiklan akses tak tertandingi ke data pembeli. Dengan pemain kunci seperti Amazon, Walmart, dan industri keuangan yang memperluas iklan mereka, media ritel diprediksi akan menjadi landasan strategi media.
4. Pencarian Kualitas
Dengan meningkatnya investasi media, permintaan keterlibatan berkualitas juga meningkat. Merek harus memprioritaskan kemitraan strategis dan konten premium untuk hasil segera dan ekuitas merek jangka panjang.
5. Masa Depan yang Tidak Merata
Teknologi dan kebiasaan konsumsi media berkembang tidak merata di berbagai wilayah. Maka dari itu, merek perlu strategi lokal. Regulasi, ekonomi, dan teknologi membentuk lanskap media global, dan merek harus siap menghadapi kompleksitas ini.
Year of Impact/Tahun yang Berdampak adalah bacaan wajib bagi pemasar dan profesional media yang ingin mempersiapkan strategi demi masa depan dan memanfaatkan peluang-peluang yang akan muncul di tahun 2025 nanti.
Bisnis.com, JAKARTA – Lisa Blackpink akan menggelar fan meetup di Jakarta pada 15 November 2024, untuk bertemu dengan para fansnya di Indonesia.
Acara fan meetup akan dilaksanakan Lisa Blackpink dan agensinya pada 15 November 2024. Acara jumpa fans tidak hanya dilaksanakan di Indonesia, tetapi juga di beberapa kota besar di Asia.
Dikutip dari LLOUD, Jumat resmi mengumumkan bahwa Lisa akan mengadakan ‘Fan Meetup’ tour 2024 di Asia.
Mulai dari Singapura, berikut jadwal jumpa fans Lisa tahun 2024:
1. Singapura: 11 November 2024
2. Bangkok: 13 November 2024
3. Jakarta: 15 November 2024
4. Kaohsiung: 17 November 2024
5. Hong Kong: 19 November 2024
Pengumuman Fan Meetup tour Asia 2024 muncul tak lama setelah Lisa merilis 2 single solo tahun ini, Rockstar dan New Woman featuring Rosalia.
Untuk saat ini, belum ada informasi mengenai harga tiket maupun jadwal penjualan tiket Fan Meetup Lisa 2024.
Pantau terus laman resmi agensi LLOUD untuk mendapatkan detail terkait pembelian tiket Fan Meetup Lisa di Jakarta 15 November 2024 mendatang.
Profil Lisa Blackpink
Lahir pada 27 Maret 1997, Lalisa Manobal atau akrab disebut dengan Lisa, merupakan seorang penari, rapper, penyanyi, penulis lagu, composer, dan model berkebangsaan Thailand di bawah YG Entertainment sebelum akhirnya memutuskan untuk mendirikan agensinya sendiri, LLOUD, di bulan Februari 2024.
Dia meniti karirnya di Korea Selatan pada tahun 2010 melalui audisi yang diadakan oleh YG Entertainment dan kemudian memulai debutnya di Blackpink pada tahun 2016 sebagai seorang rapper utama.
Setelah 5 tahun debut, Lisa memulai debut solonya dengan album single LALISA pada 10 September 2021.
Sukses dengan solo pertamanya di tahun 2021, Lisa mulai banyak melakukan aktivitas individu, termasuk perilisan single terbarunya Rockstar dan New Woman featuring Rosalia pada bulan 28 Juni 2024 lalu.
Selain akan menggelar Fan Meetup tour di Asia, Lisa dikabarkan juga akan tampil di panggung peragaan busana Victoria’s Secret tahun ini bersama penampil lainnya termasuk ikon musik Cher dan penyanyi Afrika Selatan Tyla. (Jesslyn Samantha Rumiris Lumbantobing (25/9/2024)
Penyanyi Korea Selatan Jennie Blackpink kembali menjadi sorotan usai terlibat rumor kencan dengan BamBam, salah satu member Got7. Kabar ini mencuat usai potret mereka beredar di media sosial. Dalam foto yang beredar, Jennie terlihat mengenakan busana serba hitam saat berjalan bersama BamBam yang mengenakan kemeja Louis Vuitton dengan rambut diikat dan menggunakan topi. Selain itu, mereka juga dilaporkan terlihat makan malam bersama di sebuah restoran di Los Angeles, ditemani oleh beberapa kenalan yang diduga manajer mereka.
Tak lama setelah berita ini mencuat, agensi yang menaungi Jennie, OA, segera memberikan klarifikasi. Agensi mengatakan bahwa tidak ada hubungan spesial antara Jennie dan BamBam selain persahabatan. "Karena Jennie dan BamBam adalah teman dekat, mereka bertemu di Amerika Serikat untuk makan, tidak lebih," jelas agensi Jennie seperti dikutip dari Allkpop pada Kamis (19/9). Jennie sendiri saat ini sedang bersiap untuk tampil di acara variety show JTBC My Name Is Gabriel yang akan ditayangkan pada 27 September mendatang. Sementara BamBam baru saja menyelesaikan promosi untuk mini albumnya yang ketiga, BAMESIS.
Kultur kerja keras di Jepang membuat banyak karyawan, seperti Yuki Watanabe, kesulitan resign. Agen Momuri muncul untuk membantu mereka keluar dari pekerjaan. [376] url asal
Kerasnya kultur kerja di sejumlah perusahaan di Jepang membuat banyak karyawan memilih untuk resign. Yuki Watanabe (nama samaran) misalnya, pekerja yang biasa menghabiskan waktu hingga 12 jam setiap hari bekerja di kantor.
Pria berusia 24 tahun itu mengaku mengalami gangguan kesehatan di kaki hingga perut karena pola kerja tersebut. Namun, mengajukan resign di Jepang merupakan hal yang lumayan rumit.
Dikutip dari CNN, Senin (2/8/2024), mengundurkan diri bisa dianggap bentuk tidak hormat di Negeri Matahari Terbit. Alhasil banyak yang tetap memaksakan bekerja selama bertahun-tahun, puluhan tahun, atau bahkan seumur hidup.
Bahkan sekadar pulang kerja tepat waktu atau mengajukan cuti juga tak mudah dilakukan. Persoalan budaya ini menghalangi sebagian besar karyawan untuk keluar dari pekerjaannya.
Dalam kasus yang paling ekstrim, atasan yang tempramen dapat merobek surat pengunduran diri dan melecehkan karyawan untuk memaksa mereka tetap bekerja. Meski tidak senang dengan pekerjaannya, Watanabe tidak berani mengundurkan diri.
"Saya tidak ingin bos saya menolak pengunduran diri saya dan membuat saya bekerja lebih lama," ujarnya.
Akhirnya dia menemukan cara untuk mengakhiri kebuntuan tersebut, yakni menyewa agen pengunduran diri bernama Momuri. Agen itu membantu karyawan yang cenderung pemalu untuk keluar dari pekerjaannya.
Industri ini sudah ada sebelum pandemi Covid-19. Namun popularitasnya meningkat setelah pandemi, setelah bertahun-tahun bekerja dari rumah, bahkan mendorong beberapa pekerja loyal di Jepang untuk merenungkan karier mereka.
Shiori Kawamata, manajer operasi Momuri, mengatakan dalam setahun terakhir mereka menerima hingga 11.000 pertanyaan dari klien.Terletak di Minato, salah satu kawasan bisnis tersibuk di Tokyo, perusahaan ini diluncurkan pada tahun 2022 dengan nama yang berusaha menarik perhatian klien yang tak berdaya.
Momuri berarti 'Saya tidak bisa melakukan ini lagi' dalam bahasa Jepang. Dengan biaya sebesar 22.000 yen atau sekitar US$ 150 atau Rp 2,3 juta, perusahaan menawarkan jasa pengunduran diri bagi para karyawan. Mereka bernegosiasi dengan perusahaan dan memberi rekomendasi bagi pengacara jika timbul perselisihan hukum.
"Beberapa orang datang kepada kami setelah surat pengunduran diri mereka dirobek tiga kali dan atasan tidak membiarkan mereka berhenti bahkan ketika mereka berlutut untuk membungkuk," jelas dia.
"Kami terkadang mendapat telepon dari orang-orang yang menangis, menanyakan kepada kami apakah mereka dapat berhenti dari pekerjaan mereka. Kami memberi tahu mereka bahwa itu bukan masalah, dan berhenti dari pekerjaan adalah hak buruh," tambah Kawamata.