Bisnis.com, JAKARTA – Menteri BUMN Erick Thohir menyebut merger BUMN Karya tidak akan rampung sebelum Oktober 2024. Hal yang sama berlaku bagi divestasi Bank Syariah Indonesia (BSI) yang belum mendapatkan investor strategis.
Erick mengatakan bahwa proses merger BUMN Karya sudah berada di Kementerian PUPR. Namun, kemungkinan besar tidak akan rampung dalam waktu dekat mengingat Presiden dan Wakil Presiden terpilih bakal dilantik pada 20 Oktober 2024.
Sejumlah perusahaan Indonesia di bidang kesehatan meraup berkah dari kesepakatan kerja sama yang dihasilkan dalam IAF ke-2 dan HLF MSP di Bali. [342] url asal
Bisnis.com, MANGUPURA -- Sejumlah perusahaan Indonesia di bidang kesehatan meraup berkah dari kesepakatan kerja sama yang dihasilkan dalam Indonesia Africa Forum (IAF) ke-2 dan High-Level Forum on Multi-Stakeholder Partnership (HLF MSP) di Bali.
Direktur Afrika Direktorat Jenderal Asia, Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Dewi Justicia Meidiwaty mengatakan total nilai kesepakatan investasi di sektor kesehatan mencapai US$94,1 juta atau setara dengan Rp1,46 triliun dengan asumsi kurs US$1=Rp15.520.
"Kesepakatan ini ditandatangani melalui Memorandum of Understanding (MoU) antara Indonesia dan sejumlah negara Afrika, termasuk Kenya, Nigeria, Uganda, Zimbabwe, Ghana, Tanzania, Afrika Selatan, dan Namibia," kata Meidy, Selasa (3/9/2024).
Adapun, Sejumlah perusahaan terkemuka Indonesia pun dikatakannya terlibat dalam kerja sama ini, antara lain PT Biofarma, Biofarma Group, Dexa Medica, Triton, dan PT Pertiwi Agung (Mensa Group).
Dia memperinci, Indonesia melalui PT Bio Farma (Persero), menjalin kerja sama strategis dengan Zimbabwe dan Ghana. Di Zimbabwe, Biofarma menandatangani MoU dengan Natpharm Zimbabwe dalam sektor registrasi produk, distribusi, dan pemasaran farmasi.
Di sisi lain, Biofarma melakukan transfer teknologi ke Atlantic Life Sciences asal Ghana dan pengiriman bulk API.
"Melalui Biofarma Group Indonesia juga memperluas kerja samanya dengan Kenya, Nigeria, dan Uganda. Di Kenya, mereka menandatangani Master Agreement untuk kolaborasi transfer teknologi dengan Kenya Biovax Institute," tuturnya.
Sementara itu, Biofarma Group menjalin kerja sama untuk pembelian vaksin Td dan campak oleh pemerintah Nigeria, serta transfer teknologi untuk produksi vaksin dengan BVNL Nigeria.
Lebih lanjut, telah ditandatangani Sales Agreement untuk pemasaran produk farmasi di Uganda dengan estimasi pelaksanaan penjualan pada 2026 atau 2027.
Tak hanya BUMN, PT Dexa Medica melakukan ekspor perdana produk obat-obatan ke Tanzania pada tahun 2023, dengan proyeksi nilai ekspor sebesar US$2,5-3 juta dalam tiga tahun ke depan.
Selanjutnya, PT Triton Manufactures memberikan pengadaan alat suntik untuk Afrika Selatan dan PT Pertiwi Agung (Mensa Group) berhasil menandatangani kesepakatan pembelian minuman energi instan di Namibia.
"Dengan semangat ini, Indonesia dan negara-negara Afrika terus memperkuat hubungan bilateral, tidak hanya di sektor kesehatan, tetapi juga di berbagai bidang lain yang saling menguntungkan," pungkasnya.
Sertifikasi ini menegaskan komitmen kuat Takeda dalam menciptakan lingkungan kerja yang positif dan inklusif, yang memberdayakan setiap karyawan untuk tumbuh, baik... | Halaman Lengkap [361] url asal
JAKARTA - PT Takeda Innovative Medicines mengumumkan bahwa perusahaan telah diakui sebagai perusahaan dengan sertifikasi Great Place to Work? dari otoritas global dalam budaya tempat kerja , Great Place to Work�. Sertifikasi ini menegaskan komitmen kuat Takeda dalam menciptakan lingkungan kerja yang positif dan inklusif, yang memberdayakan setiap karyawan untuk tumbuh, baik secara pribadi maupun profesional.
Takeda berpegang pada nilai-nilai Takeda-ism yang kuat yang mencakup: Integritas (Integrity) sebagai landasan, Keadilan (Fairness), Kejujuran (Honesty), dan Kegigihan (Perseverance). Nilai-nilai tersebut diwujudkan dalam tindakan nyata setiap harinya berdasarkan prinsip prioritas PTRB secara berurutan: Pasien (Patient) ? Kepercayaan (Trust) ? Reputasi (Reputation) ? Bisnis (Business).
Menyadari bahwa karyawan memainkan peran penting dalam mewujudkan misi menciptakan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat dan masa depan yang lebih cerah bagi dunia. Presiden Direktur PT Takeda Innovative Medicines, Andreas Gutknecht menyatakan, ?Di Takeda, kami percaya terhadap karyawan kami beserta potensi mereka. Sertifikasi ini merupakan bukti dari lingkungan yang inklusif, di mana karyawan merasa dihormati, dihargai, dan diberdayakan, yang kami upayakan untuk dapat diciptakan setiap harinya,".
"Kami tidak akan dapat meraih pencapaian ini tanpa adanya dedikasi dan antusiasme dari seluruh karyawan kami. Terima kasih atas semangat, komitmen, dan kerja sama tim yang baik, yang mengantarkan Takeda menjadi tempat kerja yang luar biasa," sambungnya.
Lebih lanjut Andreas juga menekankan, pentingnya menyeimbangkan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. ?Bagi banyak karyawan di Takeda, pekerjaan mereka lebih dari sekadar tugas harian, di mana kami memberikan harapan akan kesehatan yang lebih baik kepada pasien melalui penyediaan obat-obatan dan vaksin yang inovatif," jelasnya.
"Lebih dari itu, mereka adalah pahlawan untuk keluarga mereka masing-masing. Itulah sebabnya, guna mendukung karyawan memiliki keseimbangan waktu yang baik, kami memberikan sistem pengaturan bekerja yang fleksibel, di mana para karyawan diberikan akuntabilitas untuk mengatur waktu bekerja yang sesuai sambil tetap berfokus pada tujuan yang telah ditetapkan,? tutup Andreas.
Penghargaan ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan PT Takeda Innovative Medicines dalam menciptakan lingkungan kerja yang positif dan inklusif, di mana setiap karyawan diberdayakan untuk mencapai potensi terbaik mereka.
Dengan terus berfokus pada kesejahteraan dan pengembangan karyawan, Takeda yakin bahwa ini adalah langkah penting dalam mewujudkan misi perusahaan untuk memberikan dampak positif bagi kesehatan masyarakat, baik di Indonesia maupun di seluruh dunia.
JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bio Farma adalah perusahaan yang telah berdiri selama 134 tahun. Pihak perseroan menyatakan, ada banyak hal yang telah dilakukan agar tetap bertahan di dunia usaha.
Direktur Pemasaran Bio Farma Group Kamelia Faisal menyatakan, banyak tantangan yang harus dilalui agar dapat tetap bertahan di lingkungan bisnis yang penuh ketidakpastian.
“Sebagai perusahaan yang telah berdiri selama 134 tahun, Bio Farma tentunya memiliki banyak pengalaman di bidangnya. Namun itu saja tidak cukup untuk dapat bertahan di iklim usaha saat ini," ujar Kamelia dalam keterangan tertulis, Jumat (23/8/2024).
Shutterstock/Orawan Pattarawimonchai Menggunakan insulin adalah salah satu cara cepat menurunkan gula darah.
Dia menjelaskan, seluruh insan Bio Farma Group harus dapat berinovasi dan beradaptasi dalam menghadapi tantangan yang ada. Menurut Kamelia, aspek itu yang menjadi keunikan Bio Farma Group sehingga dapat memberi nilai lebih kepada masyarakat.
"Pengembangan portofolio produk baru seperti insulin, cyclotron, radioisotop produk untuk diagnostik kanker yang sedang dibangun di Cikarang dan siap diproduksi pada bulan September, serta keaktifan perusahaan di aspek TJSL menjadikan Bio Farma Group dapat resiliens di berbagai situasi," jelas Kamelia.
Dia menuturkan, pengembangan portofolio produk baru seperti produk radiofarmaka untuk membantu memudahkan akses deteksi penyakit kanker melalui jaminan produk berkualitas dan terjangkau.
Selain itu, perseroan juga tetap fokus pada pengembangan vaksin-vaksin seperti vaksin typhoid, dan Rotavirus yang merupakan bisnis inti sebagai produsen vaksin berkualitas dan berstandar internasional.
Bio Farma meraih penghargaan “Industry Marketing Champion 2024” pada Sektor Farmasi dalam acara Indonesia Marketing Festival 2024 yang diselenggarakan oleh Mcorp dan Markplus Institute.
Pengharagaan tersebut diberikan secara langsung oleh Hermawan Kartajaya sebagai Founder & Chairman MCorp dan diterima oleh Kamelia.
"Berkat kinerja yang baik serta proses adaptasi yang luar biasa ditengah-tengah banyaknya turbulensi di dunia usaha, kinerja Bio Farma Group tetap diakui oleh publik eksternal. Awarding ini menjadi pemicu semangat untuk seluruh insan Bio Farma Group agar terus memacu diri untuk menjadi lebih baik kedepannya," tutur Kamelia.
Industry Marketing Champion 2024” merupakan penghargaan yang dianugerahkan kepada pihak yang dianggap berhasil membawa perubahan, sukses memimpin perusahaan, serta memberikan dampak yang baik kepada masyarakat.
JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bio Farma adalah perusahaan yang telah berdiri selama 134 tahun. Pihak perseroan menyatakan, ada banyak hal yang telah dilakukan agar tetap bertahan di dunia usaha.
Direktur Pemasaran Bio Farma Group Kamelia Faisal menyatakan, banyak tantangan yang harus dilalui agar dapat tetap bertahan di lingkungan bisnis yang penuh ketidakpastian.
“Sebagai perusahaan yang telah berdiri selama 134 tahun, Bio Farma tentunya memiliki banyak pengalaman di bidangnya. Namun itu saja tidak cukup untuk dapat bertahan di iklim usaha saat ini," ujar Kamelia dalam keterangan tertulis, Jumat (23/8/2024).
Shutterstock/Orawan Pattarawimonchai Menggunakan insulin adalah salah satu cara cepat menurunkan gula darah.
Dia menjelaskan, seluruh insan Bio Farma Group harus dapat berinovasi dan beradaptasi dalam menghadapi tantangan yang ada. Menurut Kamelia, aspek itu yang menjadi keunikan Bio Farma Group sehingga dapat memberi nilai lebih kepada masyarakat.
"Pengembangan portofolio produk baru seperti insulin, cyclotron, radioisotop produk untuk diagnostik kanker yang sedang dibangun di Cikarang dan siap diproduksi pada bulan September, serta keaktifan perusahaan di aspek TJSL menjadikan Bio Farma Group dapat resiliens di berbagai situasi," jelas Kamelia.
Dia menuturkan, pengembangan portofolio produk baru seperti produk radiofarmaka untuk membantu memudahkan akses deteksi penyakit kanker melalui jaminan produk berkualitas dan terjangkau.
Selain itu, perseroan juga tetap fokus pada pengembangan vaksin-vaksin seperti vaksin typhoid, dan Rotavirus yang merupakan bisnis inti sebagai produsen vaksin berkualitas dan berstandar internasional.
Bio Farma meraih penghargaan “Industry Marketing Champion 2024” pada Sektor Farmasi dalam acara Indonesia Marketing Festival 2024 yang diselenggarakan oleh Mcorp dan Markplus Institute.
Kementerian BUMN menargetkan restrukturisasi Waskita (WSKT), Krakatau Steel (KRAS) dan Biofarma Grup dapat rampung pada kuatal III/2024. [1,101] url asal
Bisnis.com, JAKARTA -- Kementerian BUMN memberikan kisi-kiri restrukturisasi sejumlah BUMN pada 2024. Ada tiga BUMN yang sedang dilakukan restrukturisasi pada tahun ini yakni Biofarma Grup, Waskita(WSKT) dan Krakatau Steel (KRAS).
Merujuk pada data Kementerian BUMN dikutip Jumat (12/7/2024), restrukturisasi BUMN Farmasi, Waskita (WSKT) dan Krakatau Steel (KRAS) ditargetkan rampung pada kuartal III/2024.
Selain restrukturisasi ketiga BUMN itu, Kementerian BUMN menargetkan integrasi BUMN dapat dilakukan pada kuartal III/2024 khususnya untuk klaster 1 yakni Hutama Karya (Persero) dan Waskita Karya (WSKT).
Adapun, Waskita Karya telah masuk dalam program restrukturisasi BUMN sejak 2021 lalu. Proses itu masih berlangsung hingga tahun ini.
Pada akhir 2023 lalu, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo alias Tiko menyampaikan saat ini pihaknya masih mendorong langkah penyehatan terhadap Waskita melalui skema restrukturisasi. Namun, upaya ini masih terganjal oleh persetujuan para pemegang obligasi.
Tiko menyatakan jika proses restrukturisasi Waskita Karya rampung, Kementerian BUMN akan berkomunikasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk menjadikan Waskita Karya sebagai anak usaha Hutama Karya.
“Jadi, begitu restrukturisasi selesai maka Waskita akan menjadi anak Hutama Karya,” ujar Tiko saat ditemui di Menara Danareksa, Jakarta pada Jumat (29/12/2023).
Dalam perkembangan terbaru, Menteri BUMN, Erick Thohir menyebut rencana peleburan 7 BUMN ke dalam Holding BUMN Karya tengah dilakukan pengecekan oleh Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono.
“Saya sudah kirim surat ke Pak Basuki dan sudah di-review oleh Menteri Keuangan [Sri Mulyani]. Kami menunggu saja prosesnya dari Kementerian PUPR,” kata Erick saat ditemui di Kompleks DPR RI, Rabu (10/7/2024).
Sebagai informasi, tujuh BUMN Karya yang akan dilebur adalah PT Hutama Karya (Persero), PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT Waskita Karya (Persero) Tbk., PT PP (Persero) Tbk., PT Wijaya Karya (Persero) Tbk., PT Brantas Abipraya (Persero), dan PT Nindya Karya (Persero).
Adapun, komposisi dari pembentukan holding tersebut dipastikan tidak mengalami perubahan. Artinya, Adhi Karya masih akan menjadi induk holding bagi Brantas dan Nindya, sementara Waskita akan bergabung ke Hutama Karya. Adapun, PTPP akan dipasangkan dengan Wijaya Karya.
KRAS Merugi Rp2,01 Triliun Pada 2023
Bisnis mencatat PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. (KRAS) mencatatkan rugi US$130,21 juta atau setara Rp2,01 triliun pada akhir 2023 lalu. Padahal pada tahun 2022, KRAS masih membukukan laba US$19,47 juta atau setara Rp300,65 miliar.
Berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2023, emiten pelat merah ini tercatat membukukan pendapatan US$1,45 miliar atau setara Rp22,44 triliun (kurs Jisdor Rp15.439 per dolar AS). Pendapatan ini turun 35,05% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar US$2,23 miliar.
Pendapatan Krakatau Steel ditopang oleh penjualan lokal yang sebesar US$1,19 miliar, turun 30,57% dibandingkan periode yang sama tahun 2022 sebesar US$1,72 miliar. Sementara itu, penjualan luar negeri emiten berkode saham KRAS ini mencapai US$54,38 juta, terkoreksi 82,32% dari US$307,54 juta secara tahunan atau year-on-year (yoy).
Secara segmen, penjualan produk baja masih mendominasi penjualan KRAS. Hingga 31 Desember 2023, KRAS tercatat mampu mencetak pendapatan neto dari segmen produk baja sebesar US$1,24 miliar.
Segmen lain yang menyumbang pendapatan neto KRAS adalah segmen sarana infrastruktur sebesar US$182,79 juta, segmen rekayasa dan konstruksi sebesar US$7,07 juta, dan jasa pengiriman barang US$5,95 juta.
Menurunnya pendapatan ini juga membuat laba operasi Krakatau Steel sepanjang 2023 minus US$8,04 juta dari positif US$34,30 juta pada 2022.
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Tardi mengakui kinerja keuangan sepanjang tahun 2023 tidak akan lebih baik dari 2022.
Musababnya, perseroan masih mengalami sejumlah tekanan, mulai dari pasar baja internasional yang melemah hingga turunnya permintaan.
Pada saat bersamaan, kinerja perseroan juga terpukul karena fasilitas pabrik Hot Strip Mill 1 (HSM 1) masih mengalami kendala.
Sebagaimana diketahui, HSM1 mengalami kerusakan pada switch house finishing akibatnya fasilitas perusahaan ini berhenti beroperasi.
Kendati demikian, dia menyatakan bahwa perseroan telah menyiapkan beberapa langkah untuk mengurangi tekanan tersebut. Contoh, mengoptimalkan subholding yang ada di Krakatau Steel sampai dengan mengoptimalkan proyek di IKN Nusantara.
“Serta memanfaatkan potensi-potensi seperti projek di IKN yang memberikan kontribusi signifikan” ujarnya dalam paparan publik beberapa waktu lalu.
Tak cuma itu, Tardi menjelaskan bahwa perseroan juga akan mengoptimalkan kinerja dari subholding seperti PT Krakatau Sarana Infrastruktur.
Restrukturisasi BioFarma dan PMN Rp2,21 Triliun
Terkait restrukturisasi BioFarma, Kementerian BUMN dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terus berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung untuk mengungkap dugaan korupsi di anak perusahaan Indofarma, yakni PT Indofarma Global Medika (IGM).
"Bersama BPK kami sudah lakukan koordinasi dengan pihak kejaksaan. Kasus fraud adalah fraud, korupsi harus ditangkap. Namun, bagaimana Indofarma sendiri harus bisa keluar dengan baik, ya kami harus lakukan penyelamatan," ujar Erick Thohir pada Jumat (5/7/2024).
Erick yang juga Ketua Umum PSSI ini menuturkan bahwa pihaknya akan segera menyelesaikan permasalahan Indofarma, termasuk masalah utang kepada vendor. Erick mengungkapkan bahwa Kementerian BUMN memiliki berbagai strategi untuk menyelamatkan Indofarma.
Selain itu, Erick berencana untuk bertemu dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai salah satu langkah untuk mengurai permasalahan yang terjadi di emiten BUMN farmasi tersebut. "Memang saya belum ketemu KPK lagi. Nanti saya
Dalam perkembangan terbaru, PT Bio Farma (Persero) mengajukan kebutuhan dana Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp2,21 triliun sebagai modal untuk membangun fasilitas produksi baru.
Penambahan fasilitas baru tersebut akan menambah produksi 1 miliar dosis vaksin. Adapun, saat ini Biofarma memiliki kapasitas produksi sebanyak 3,5 miliar dosis vaksin per tahun yang terdiri dari bahan baku dan produk jadi, mencakup 16 produk vaksin.
Direktur Utama Bio Farma Shadiq Akasya mengatakan ada banyak mesin-mesin produksi eksisting saat ini yang berumur lebih dari 20 tahun dan perlu untuk diremajakan, sekaligus mengembangkan produk baru.
"Tahun 2023, hasil dari WHO terdapat temuan terkait dengan legacy facility. Artian, ini warning buat kami untuk segera melakukan improvisasi dan peremajaan terhadap sarana dan prasarana produksi," kata Shadiq saat RDP di Komisi VI DPR RI, Rabu (10/7/2024).
Shadiq menuturkan, pendanaan PMN cukup penting untuk memperkuat industri strategis dalam mendukung ketahanan kesehatan nasional melalui program imunisasi dan pemenuhan suplai vaksin global.
Terlebih, kondisi fasilitas produksi yang relatif tua dan perlu upaya peremajaan guna memenuhi standar dari Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), serta standar WHO.
"Dari PMN ini kami akan membangun sarana produksi berupa bangunaan, alat mesin, sebesar Rp2,21 triliun dgn yg akan memproduksi beberapa jenis vaksin dengan output sekitar 1 miliar dosis, terdiri dari 700 juta drug substance atau bahan baku dan 300 juta drug product atau finished product," terangnya.
----------------------
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.
Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bidang farmasi PT Biofarma (Persero) membeberkan keperluan pengajuan Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp 2,21 triliun untuk tahun 2025.
Direktur Utama Biofarma Shadiq Akasya mengatakan usulan PMN sebesar Rp 2,21 triliun itu untuk pembangunan sarana produksi berupa bangunan, alat dan mesin. Proyek tersebut akan memproduksi beberapa jenis vaksin.
"Tujuan pendanaan dari PMN ini, kami akan membangun sarana produksi berupa bangunan, alat mesin senilai kurang lebih Rp 2,21 triliun yang akan memproduksi beberapa jenis vaksin," kata Shadiq dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VI DPR RI, Rabu (10/7/2024).
Shadiq menyebut sarana tersebut bisa memproduksi beberapa jenis vaksin dengan total mencapai 1 miliar dosis. Rinciannya terdiri dari 700 juta drug substance (bahan baku) dan 300 juta drug product (finish product).
"Output sekitar 1 miliar dosis, terdiri dari 700 juta bahan baku dan 300 juta finish product," jelasnya.
Dengan adanya PMN, Bio Farma mengaku akan melakukan penguatan industri strategis dalam mendukung ketahanan kesehatan nasional melalui program imunisasi dan pemenuhan suplai vaksin global. Saat ini pihaknya turut mendukung pengadaan vaksin dunia.
"Saat ini kami ada 13 produk imunisasi dari 14 imunisasi nasional, yang sudah kami suplai," ucapnya.
Menteri BUMN Erick Thohir memastikan akan menyelamatkan Indofarma dari sederet permasalahan yang membelenggu disisa masa jabatan hingga Oktober 2024 mendatang. [65] url asal
Bisnis.com, JAKARTA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dan induk holding BUMN farmasi, PT Bio Farma (Persero), berkomitmen penuh untuk menyelamatkan PT Indofarma Tbk. (INAF) dari berbagai permasalahan yang membelenggu perusahaan tersebut.
Erick menyatakan bahwa Kementerian BUMN bersama dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terus berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung untuk mengungkap dugaan korupsi di anak perusahaan Indofarma, yakni PT Indofarma Global Medika (IGM).