#30 tag 24jam
Komitmen Sediakan Air Bersih, Bupati Bandung Raih Pemimpin Daerah Awards 2024
Bupati Bandung Dadang Supriyatna meraih penghargaan Pemimpin Daerah Awards 2024 melalui penyediaan air bersih. - Bagian all [536] url asal
#bupati-bandung #air-bersih #pemimpin-daerah-awards #inews-id-stories
(iNews - Terkini) 09/08/24 17:35
v/13936574/
JAKARTA, iNews.id - Bupati Bandung Dadang Supriatna berhasil menjadi salah satu peraih penghargaan Pemimpin Daerah Awards 2024 dengan kategori Kerja Sama Strategis. Penghargaan yang digelar oleh iNews Media Group ini diberikan langsung di Jakarta Concert Hall (JCH), iNews Tower, Jakarta, Kamis (8/8/2024).
iNews Media Group memberikan terhadap salah satu program inovatif Bupati Bandung beserta jajarannya yang dinilai sukses melakukan kemajuan bagi daerah. Program inovatif tersebut adalah menyediakan air bersih yang berkolaborasi dengan Pemerintah Australia.
Pada kesempatan tersebut, Dadang Supriatna menyebutkan, selama tiga tahun berturut-turut, kerja sama dengan Pemerintah Australia dalam meningkatkan pelayanan dan penyediaan air bersih ini telah dilakukan.
“Tahun ini mendapatkan tiga penghargaan karena dalam penerapan implementasi dari kerja sama ini berjalan dengan lancar dan sukses selama tiga tahun berturut-turut ini,” ucapnya.
Program inovatif yang digagas oleh Bupati Dadang Supriatna dinilai memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung.
Dia menargetkan, tahun depan, dalam konteks kebutuhan air minum yang direncanakan menyediakan kurang lebih 100.000 sambungan rumah dan air bersih yang akan disebar ke beberapa titik lokasi di Kabupaten Bandung yang masih kekurangan air.
Melalui penerimaan penghargaan ini, Dadang Supriatna mengaku menjadi motivasi untuk terus melakukan yang terbaik. Bahkan, dia juga menginginkan untuk meningkatkan pariwisata di Kabupaten Bandung.
“Saya ucapkan terima kasih kepada iNews TV yang sudah memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bandung, semoga ini bisa menjadi motivasi untuk terus melakukan yang terbaik untuk kemajuan Kabupaten Bandung yang bangkit, edukatif, dinamis, agamis, dan sejahtera,” tuturnya.
Pemimpin Daerah Awards 2024 digelar oleh iNews Media Group sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan bagi para pemimpin daerah yang telah menunjukkan kinerja dan inovasi terbaik di Indonesia. Acara yang merupakan bukti komitmen iNews untuk mendukung kemajuan dan pembangunan daerah di Indonesia ini memberikan penghargaan dalam berbagai kategori.
Malam Ajang Penghargaan Pemimpin Daerah Awards 2024 berlangsung semarak dan disiarkan iNews, stasiun televisi berita nomor satu di Indonesia.
Dalam sambutannya, Executive Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo mengatakan bahwa penghargaan ini diberikan dalam rangka memberikan apresiasi kepada kepala daerah. Selain itu juga untuk memotivasi kepala-kepala daerah lainnya.
“Award ini ditunjukkan dan memiliki dua tujuan yang pertama menentukan apeesiasi dari kepala atau pemimpin daerah yang berprestasi,Kedua untuk memberikan contoh kepada pemimpin daerah yang lain agar termotivasi untuk juga memberikan kontribusi yang lebih,” ujarnya.
Dia juga mengucapkan selamat kepada para pemenang dalam ajang 'Pemimpin Daerah Awards 2024' dan mengaku bangga, karena di tengah suasana apapun yang kita hadapi saat ini, masih muncul pemimpin daerah yang memberi berkontribusi dalam pembangunan di wilayahnya masing-masing.
27 tokoh dan pemimpin daerah lainnya baik bupati, wali kota, maupun gubernur se-Indonesia juga mendapatkan penghargaan dalam berbagai kategori sesuai dengan peran dan kontribusinya dalam memajukan daerah masing-masing.
Adapun kategori penghargaan PDA 2024 yaitu, Pelayanan Publik, Reformasi Birokrasi, Percepatan Pembangunan, Peningkatan Ekonomi Daerah, Kerjasama Strategis, Inovasi Daerah, Pengembangan Pariwisata, dan Tokoh Daerah.
Selain sebagai bentuk apresiasi terhadap pencapaian para pemimpin daerah, Pemimpin Daerah Awards 2024 juga diharapkan dapat menginspirasi pemimpin lainnya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan berinovasi demi kemajuan bangsa dan negara.
Turut hadir pada kesempatan itu sejumlah tokoh nasional, seperti Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Abdullah Azwar Anas, dan Angela Tanoesoedibjo (Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif).
Editor: Anindita Trinoviana
Bupati Bandung Raih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC)
Bupati Bandung, Dadang Supriatna menerima penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award dari Pemerintah Pusat [490] url asal
#bandung #bupati-bandung #dadang-supriatna #penghargaan #uhc #jkn #bpjs-kesehatan
(Bisnis.Com) 09/08/24 14:26
v/13917966/
Bisnis.com, KAB BANDUNG - Bupati Bandung, Dadang Supriatna menerima penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award dari Pemerintah Pusat sebagai pengakuan atas pencapaian dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) – Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kamis (08/08/2024).
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin didampingi oleh berbagai pejabat tinggi, termasuk Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Direktur Utama BPJS Kesehatan, serta Menteri-Menteri terkait di Krakatau Grand Ballroom TMII, Jakarta Timur. Penghargaan ini diberikan atas prestasi Kabupaten Bandung yang berhasil melampaui target nasional (98%) dengan cakupan UHC mencapai 99,57%, meliputi 3.733.067 jiwa dari total 3.749.172 jiwa penduduk.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Dadang Supriatna mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian ini.
“Terima kasih atas penghargaannya. Ini menjadi momen kami untuk terus berkomitmen meningkatkan akses layanan kesehatan masyarakat dan menjadi pertanda sebagai kepedulian kami untuk menjamin kesehatan masyarakat,” ujarnya usai menerima penghargaan.
Bupati yang akrab disapa Kang DS ini juga menyanjung sinergi antara Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung dan BPJS Kesehatan Cabang Soreang yang telah bekerja keras dalam mewujudkan program JKN.
“Keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak. Terima kasih pula kepada BPJS Kesehatan Cabang Soreang,” tambahnya.
Lebih lanjut, Kang DS menyatakan dengan tercapainya UHC, fasilitas kesehatan di Kabupaten Bandung harus terus ditingkatkan.
“Ke depan kami akan terus berupaya agar seluruh penduduk Kabupaten Bandung tetap terjamin akses layanan kesehatannya,” ujarnya.
Selain jaminan kesehatan, selama kepemimpinan Kang DS, telah ada lima RSUD baru di Kabupaten Bandung untuk mendekatkan akses masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan. Kelima RSUD tersebut tersebar di wilayah Arjasari, Pacira, Cimaung, Kertasari, dan Bojongsoang. Kelima fasilitas kesehatan tersebut dibangun untuk memenuhi kebutuhan 1.700 tempat rawat inap yang dibutuhkan masyarakat Kabupaten Bandung.
Wakil Presiden Ma’ruf Amin dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi atas upaya pemerintah daerah yang konsisten mendukung program JKN. Ia juga mengingatkan pentingnya peningkatan mutu layanan kesehatan melalui penyediaan fasilitas yang berkualitas dan merata.
“Saya berharap pemerintah daerah turut mendorong upaya peningkatan mutu layanan kesehatan,” tegasnya.
Dalam acara yang sama, Wapres Ma’ruf Amin memberikan penghargaan kepada 22 Provinsi, 334 Kabupaten dan Kota yang telah mendukung Program JKN-KIS. Ia juga menekankan pentingnya implementasi Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang menargetkan 98% penduduk terlindungi oleh program ini pada tahun 2024.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, menyatakan komitmennya untuk memastikan setiap penduduk memiliki akses layanan kesehatan yang adil, merata, dan bermutu.
“BPJS Kesehatan terus memperluas akses layanan dan bekerja sama dengan fasilitas kesehatan untuk memastikan kualitas layanan yang sama di seluruh daerah,” ujar Ghufron.
Dengan kondisi finansial yang sehat, BPJS Kesehatan juga memastikan tidak adanya gagal bayar klaim kepada fasilitas kesehatan dan memberikan dukungan finansial untuk menjaga cashflow rumah sakit, sehingga layanan kepada peserta dapat diberikan tanpa hambatan.
Penghargaan ini adalah simbol keberhasilan dan dedikasi Kabupaten Bandung dalam memastikan setiap warganya mendapatkan layanan kesehatan yang layak dan berkualitas. Pemerintah Kabupaten Bandung berkomitmen untuk terus meningkatkan akses dan mutu layanan kesehatan demi kesejahteraan masyarakat.
Bank Emok dan Pinjol Jadi Penyebab Perceraian, Ini Instruksi Bupati Bandung
Bank emok dan pinjol menimbulkan dampak yang luar biasa, di antaranya menjadi musabab angka perceraian yang cukup tinggi di kabupaten Bandung. [730] url asal
#kabupaten-bandung #dadang-supriatna #bupati-bandung #bank-emok #pinjol
(Bisnis.Com) 01/08/24 11:41
v/12863259/
Bisnis.com, BANDUNG-- Bupati Bandung Dadang Supriatna terus berupaya mengintervensi pertumbuhan ekonomi warganya dengan menggelontorkan anggaran untuk menguatkan program pinjaman dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan.
Hal tersebut dilakukan untuk mempercepat akselerasi sektor ekonomi mikro dan menghindarkan warganya dari praktik rentenir atau bank emok hingga jebakan pinjaman online (pinjol) ilegal.
"Kenapa program ini digulirkan, karena saya berharap warga masyarakat Kabupaten Bandung tidak terjebak oleh bank emok dan pinjaman online [pinjol]," ujarnya, dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis, Kamis (1/8/2024).
Dampak dari bank emok dan pinjol itu, katanya, menimbulkan dampak yang luar biasa, di antaranya menjadi musabab angka perceraian yang cukup tinggi di kabupaten Bandung, yaitu mencapai 10.000 pasangan.
"Setelah diteliti, 70% penyebabnya karena bank emok, selain penyebab ekonomi," ucapnya.
Menurutnya, dengan data tersebut menjadi bukti bahwa pemerintah harus hadir untuk menekan kejadian serupa agar tidak terus berulang.
"Sudah sebesar Rp70 miliar yang digulirkan. Uang ini disimpan di BPR Rp50 miliar dan di BJB Rp20 miliar. Maka BPR dan BJB memiliki kewajiban untuk membantu para pelaku KUKM. Sampai saat ini sudah tersalurkan sekitar 32.000 nasabah di Kabupaten Bandung. Nasabah tidak usaha bayar bunga, dan tidak ada jaminan," tuturnya.
Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna mengatakan, kebijakan itu fokus untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.
"Setelah saya berkunjung ke sekitar 170 desa melalui program Rembug Bedas dan Bunga Desa, respon masyarakat sangat luar biasa terkait program pinjaman dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan tersebut," katanya.
Orang nomor satu di Kabupaten Bandung ini mengatakan saat ini mungkin masih ada masyarakat yang belum mengetahui program ini, karena ada keterbatasan informasi.
"Maka Dinas Koperasi dan UKM yang hari ini melaksanakan bimbingan teknis, untuk terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat" katanya.
Mengingat dalam menghadapi Indonesia Emas 2045, kata Kang DS, ada lima hal yang harus dipersiapkan. Pertama, peningkatan sumber daya manusia yang profesional dan paham digitalisasi.
"Saat ini dan dalam 20 tahun mendatang, apabila kita tidak paham dan tidak ada peningkatan sumber daya manusia, saya kira kita jadi penonton," ujarnya.
Kang DS juga menyebutkan saat berkunjung ke 170 desa di Kabupaten Bandung, masih menemukan masyarakat yang menganggur.
"Berdasarkan pengalaman saya atau mindset saya, di negara kita itu tidak ada rumus nganggur. Apalagi di Kabupaten Bandung dengan sumber daya yang sangat luar biasa," tuturnya.
Ia berharap kepada pemuda Karang Taruna, KNPI dan generasi produktif atau generasi Z untuk mulai berpikir. Apa yang harus dipikirkan, dan jangan selalu berpikir untuk jadi ASN atau PNS.
"Sekalipun jadi pegawai pabrik, kalau tidak punya skill akan ketinggalan. Maka perlu dilakukan terobosan-terobosan, di antaranya melalui bintek ini salah satu upaya untuk terus melakukan peningkatan sumber daya manusia yang profesional," ujarnya.
Kang DS pun merasa yakin kalau masyarakat Kabupaten Bandung minimal 5% jadi pengusaha dari dari 3,7 juta jiwa penduduk. Yaitu sekitar 130.000 orang jadi pengusaha, dan kemudian bayar zakat malnya, masyarakat Kabupaten Bandung bakal sejahtera.
"Pertanyaannya, apakah masyarakat Kabupaten Bandung ingin jadi penonton atau masyarakat yang sukses? Maka kita harus memberikan sosialisasi dan pemahaman dengan tagline BEDAS-nya (bangkit, edukatif, dinamis, agamis dan sejahtera)," katanya.
"Tujuan pemerintah itu satu, bagaimana cara mensejahterakan masyarakat. Untuk mencapai tujuan itu, ada proses di antaranya melalui pendidikan dan belajar," imbuhnya.
Kang DS turut mengungkapkan terkait big data dalam menghadapi Indonesia Emas 2045. Dari 3,7 juta jiwa penduduk Kabupaten Bandung, katanya, ada berapa koperasi dan pelaku UMKM.
"Jika big datanya sudah lengkap, maka saya yakin tidak bingung untuk memberikan data tersebut kepada dua bank tadi," ucapnya.
Disaat ada yang perlu dilatih, katanya, bisa disodorkan ke Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bandung untuk mengikuti sejumlah pelatihan kerja, mulai Bahasa Jepang, Bahasa Korea, Bahasa Inggris dan bahasa lainnya. Pelatihan tata rias, tata boga, komputer, las, dan pelatihan lainnya.
"Yang sudah mengikuti pelatihan di Dinas Ketenagakerjaan, nantinya akan mendapatkan sertifikasi sesuai dengan keahliannya, skill dan kemampuannya. Jika mereka ingin jadi pengusaha modalnya pun sudah disiapkan melalui program pinjaman dana bergulir tadi," katanya.
Kang DS menegaskan, jika ingin menjadi pengusaha sukses, pertama harus memiliki keberanian yang diimbangi dengan keilmuan. Sehingga keilmuan itu didapat melalui pendidikan atau sekolah. Selain itu, kedua kejujuran dan ketiga tanggungjawab.
Menghadapi Indonesia Emas itu, katanya, ketiga riset and development. Hal itu untuk mengetahui berapa yang ingin menjadi pelaku UMKM, pegawai pabrik, pembudidaya ikan, tukang las, petani, dan lain-lain.
"Jika semua proses itu bisa berjalan, saya yakin semua masyarakat Kabupaten Bandung bisa sejahtera," katanya.
Keempat, institusi yang kuat. Harus ada soliditas yang kuat baik perorangan maupun organisasi. Kelima, pengelolaan keuangan yang baik.