JAKARTA, investor.id-Tanggal 1 November setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Vegan Sedunia. Kini tak hanya soal konsumsi makanan, gaya hidup vegan juga sudah merambah ke dunia kecantikan seperti skincare dan makeup.
Berdasarkan laporan Pasar Kosmetik Vegan Global (Business Research Company, 2024),secara global, pasar ini bernilai US$ 18,61 miliar pada tahun 2024 diprediksi akan terus mengalami pertumbuhan yang kuat hingga US$ 25,61 miliar pada tahun 2028.
Sebagai informasi, pasar kosmetik Indonesia saat ini tengah berada dalam fase ekspansif. Ini terlihat dari data total pendapatan industri kosmetik dalam kurun waktu 2021-2024 yang diperkirakan mengalami total kenaikan 48 persen: dari US$ 1,31 miliar (sekitar Rp21,45 triliun) pada 2021 menjadi US$ 1,94 miliar (sekitar Rp31,77 triliun) pada 2024 (Statista.com).
Selain punya potensi pasar yang besar, industri kosmetik Indonesia juga menjadi salah satu sektor industri yang banyak digeluti oleh pelaku Industri dalam negeri.
Menurut data Persatuan Perusahaan Kosmetika Indonesia (PERKOSMI) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), pelaku kosmetik di Indonesia meningkat dari 819 pelaku usaha pada 2021 menjadi 1039 pada akhir 2023.
Data PERKOSMI juga menunjukkan, 89 persen dari pelaku usaha kosmetika di Indonesia merupakan pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM). Itu artinya, IKM kosmetik turut berperan penting dalam penyediaan lapangan pekerjaan.
Pertumbuhan sektor industri kosmetik ini diperkirakan akan terus berlanjut hingga tahun 2028. Dalam kurun 2024-2028, diperkirakan akan mengalami pertumbuhan rata-rata sebesar 5,35 persen pertahun.
Di Indonesia, banyak brand perawatan kulit yang kini juga sudah mulai mengadopsi konsep vegan dan salah satu contohnya adalah BASE. Didirikan oleh Yaumi Fauziah Sugiharta dan Ratih Permata Saripada tahun 2019,
BASE membuat produknya dengan memadukan kekayaan nabati dan sains untuk memastikan produk yang efektif dan tetap ramah lingkungan. Keberadaan platform e-commerce ikut membantu pertumbuhan industri kosmetik vegan.
“ Untuk memperluas jangkauan produk BASE, kami juga mulai masuk ke platform e-commercepada tahun 2021. Awalnya kami hanya memanfaatkan website sendiri,namun kami sadar bahwa platform e-commerce seperti Shopee sudah punya trafik yang lebih tinggi dan bisa membantu kami menjangkau konsumen baru,” kata Yaumi Fauziah Sugiharta, BASE Co-Founder& Chief Executive Officer dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu (2/11/2024) .
Seluruh produk BASE 100% vegan dengan lebih dari 140 bahan organik yang diformulasikan tanpaphthalates, paraben, SLS, pewangi artifisial, dan pewarna artifisial.
Berdasarkan data internal Shopee, berikut adalah tiga produk andalan BASE yang menarik banyak pemerhati vegan beauty saat ini.
Produk alternatif retinol ini menjadi incaran nomor satu pembeli produk BASE di Shopee. Bahkansecara total, BASE juga telah menjual lebih dari 50 ribu Rich Moisture & Youthful Firming Serum.
Serum ini memiliki kandungan peptida dari ekstrak biji quinoa serta prebiotik dari ekstrak fermentasi oat yang menyeimbangkan mikrobiomakulit, beberapa bahan vegan yang dapat mencegah penuaan dini. Tidak hanya skin care, make up/lip care dari BASE juga menjadi produk pilihan di Shopee. LipTint vegan yang diperkaya dengan Olive Squalane yang melembutkan bibir, Sodium Hyaluronate yang melembabkan, dan Spirulina yang kaya antioksidan, sukses membuatnya menjadi salah satu produk favorit. Proses pembersihan wajah yang efektif merupakan kunci utama dalam penyerapan produk SkinCare.
Double cleansing disarankan untuk memastikan wajah bebas dari kotoran dan sisa makeup, sehingga produk Skin Care dapat menyerap dengan lebih baik dan bekerja secara optimal.
Produk ini merupakan eksfoliator vegan dengan gentle natural acid, ideal digunakansetelah wajah dibersihkan untuk membantu merangsang regenerasi sel kulit tanpa menyebabkaniritasi,sertamenenangkanjerawat.
Yaumimenambahkanbahwa, pemanfaatan platform ecommerce mendorong pertumbuhan bisnis BASE secara signifikan. Di Shopee contohnya, pendapatan BASE di Semester I-2024 meningkat hingga 550% jika dibandingkan Semester I-2023.
“Penggunaan fitur dan program di Shopee membantu mendorong pendapatan kami secara konsisten. Tidak hanya mengalami peningkatan pendapatan setiap bulannya,pemilihan platform e-commerce yang tepat juga membantu kami meningkatkan average daily order karena banyak pelanggan kami yang checkout lebih dari satu produk di Shopee dan bahkan juga melakukan pembelian berulang,” katanya.
Pertumbuhan bisnis BASE juga tidak terlepas dari dukungan komunitas Affiliates BASE yang kini sudahberanggotakan ribuan orang dan turut berkontribusi terhadap hampir 25% dari total penjualan BASE di Shopee tahun ini.
Menariknya, banyak dari Affiliates BASE di Shopee adalah pengguna biasa atau konten kreator baru, bukan influencer atau konten kreator besar. Namun justru para konten kreator baru inilah yang turut menjadi pendorong utama kesuksesan penjualan produk BASE.Selain program Affiliates, pertumbuhan BASE juga terdorong oleh beberapa fitur dan program promosi Shopee lainnya.
"Kami sangat senang melihat antusiasme masyarakat Indonesia yang begitu tinggi terhadap produk kami. Dengan terus berinvestasi dan mengembangkan strategi pada fitur Iklan Shopee, program kampanye,Shopee Live,dan Affiliates Marketing Solutions, kami bisa menjangkau lebih banyak konsumen yang membutuhkan produk skincare vegan," tutup Ratih Permata Sari, BASE Co-Founder&Chief Product Officer.
Editor: Imam Suhartadi (imam_suhartadi@investor.co.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News