#30 tag 24jam
Jokowi Peringatkan Soal Fenomena Gig Economy di Indonesia, Apakah Ekonomi Serabutan Itu?
Jokowi meminta agar seluruh pihak mewaspadai fenomena gig economy atau ekonomi serabutan seiring berkembang pesatnya kemajuan teknologi. [652] url asal
#jokowi #gig-economy #freelancer #kontraktor #independen #pekerja #kesehatan-mental #pekerja-lepas
(Bisnis Tempo) 21/09/24 11:13
v/15337881/
TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyoroti fenomena "gig economy" atau ekonomi serabutan, yang diprediksi akan menjadi tren perekonomian di masa depan. Dalam model ini, perusahaan cenderung memilih untuk merekrut pekerja lepas atau independen, daripada karyawan tetap.
"Gig economy. Hati-hati dengan ini, ekonomi serabutan, ekonomi paruh waktu. Kalau tidak dikelola dengan baik, ini akan menjadi tren. Perusahaan lebih memilih pekerja independen, perusahaan lebih memilih pekerja yang freelancer," kata Presiden Jokowi pada pembukaan Kongres Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) XXII dan Seminar Nasional 2024 yang disaksikan melalui tayangan langsung YouTube Sekretariat Presiden di Jakarta, Kamis, 19 September 2024, yang dikutip dari Antara.
Presiden menyatakan bahwa tren ekonomi serabutan akan mendorong perusahaan untuk lebih memilih pekerja dengan kontrak jangka pendek, seperti freelancer, guna mengurangi risiko ketidakpastian global yang sedang berlangsung.
Presiden juga menjelaskan bahwa ekonomi serabutan memungkinkan seseorang untuk bekerja baik di dalam negeri maupun luar negeri, yang dapat mempersempit dan mengurangi peluang kerja.
Kepala Negara berharap agar kongres dan seminar ISEI 2024 dapat memberikan kajian serta rencana taktis untuk mempersiapkan strategi menghadapi situasi perekonomian di masa mendatang.
Gig economy semakin mendominasi pasar tenaga kerja global. Dilansir dari Investopedia, sistem ini bergantung pada kontraktor independen dan pekerja lepas untuk mengisi posisi sementara dan paruh waktu, bukan pekerja tetap. Dengan meningkatnya kebutuhan akan fleksibilitas, ekonomi serabutan menawarkan model kerja yang lebih adaptif, namun juga memiliki berbagai tantangan bagi pekerja.
Pekerja lepas dalam ekonomi gig memiliki keuntungan dalam hal fleksibilitas dan kemandirian. Mereka bebas memilih pekerjaan, mengatur waktu, serta menentukan sendiri proyek yang ingin dikerjakan. Namun, di sisi lain, pekerjaan ini sering kali tidak memberikan jaminan kerja yang pasti, serta tidak menawarkan tunjangan seperti asuransi kesehatan atau cuti berbayar yang biasanya diterima oleh pekerja tetap.
Bagi pengusaha, model ekonomi ini memungkinkan mereka untuk menghemat biaya. Dengan merekrut pekerja lepas, perusahaan tidak perlu menyediakan tunjangan tambahan seperti yang diberikan kepada karyawan tetap. Hal ini dapat membantu perusahaan mengurangi risiko keuangan, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Ekonomi gig mencakup berbagai jenis pekerjaan, mulai dari mengelola persewaan jangka pendek, layanan bimbingan belajar, penulisan kode, pengemudi transportasi daring, pengantaran makanan, hingga penulis lepas. Sektor pendidikan juga merasakan dampaknya, dengan banyak perguruan tinggi dan universitas yang mulai merekrut lebih banyak profesor tambahan dan paruh waktu untuk menyesuaikan kebutuhan akademis.
Masih dari sumber yang sama, pada tahun 2020, gig economy mengalami lonjakan besar akibat pandemi Covid-19. Karantina wilayah dan pembatasan sosial memaksa orang untuk bekerja dari rumah serta lebih bergantung pada layanan daring. Pada tahun 2023, diperkirakan hampir 64 juta warga Amerika, atau sekitar 38 persen dari tenaga kerja AS, bekerja sebagai freelancer atau kontraktor independen, dengan kontribusi mencapai $1,27 triliun bagi ekonomi AS.
Meskipun ekonomi gig menawarkan fleksibilitas, tren ini juga membawa tantangan bagi pekerja tetap. Banyak pekerja penuh waktu merasa kesulitan untuk mengembangkan karier mereka dan membangun reputasi jangka panjang di lingkungan yang semakin kompetitif. Selain itu, hilangnya hak-hak pekerja seperti asuransi kesehatan, cuti sakit, dan liburan berbayar menjadi isu yang terus dibahas.
Pengusaha pun tidak tertekan untuk membayar upah yang lebih tinggi, karena mereka dapat merekrut pekerja dari wilayah yang memiliki biaya hidup lebih rendah. Hal ini menambah tantangan bagi pekerja di negara-negara dengan standar upah yang lebih tinggi.
Dikutip dari laman investoepedia, Fleksibilitas ekonomi gig memang menjadi daya tarik, namun bagi sebagian pekerja, hal ini juga dapat mengganggu keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Jam kerja yang tidak tetap, fluktuasi pendapatan, serta hilangnya keakraban dengan klien atau pemberi kerja jangka panjang dapat berdampak negatif pada kesejahteraan pekerja.
Menurut sebuah studi dari Institut Kesehatan Nasional pada 2022, pekerja lepas melaporkan tingkat kepuasan hidup dan kesehatan mental yang lebih rendah dibandingkan mereka yang bekerja penuh waktu. Kesepian dan ketidakamanan finansial menjadi masalah utama yang dihadapi oleh pekerja lepas.
Berbeda dengan pekerja tetap yang menerima tunjangan dari perusahaan, pekerja gig harus menanggung biaya asuransi kesehatan dan tunjangan lain secara mandiri. Mereka pun bertanggung jawab untuk membayar pajak wirausaha dan biaya operasional bisnis mereka.
Jokowi: Hati-hati dengan Ekonomi Serabutan, Kesempatan Kerja Makin Kecil
Ia mengingatkan, Ekonomi serabutan (gig economy) akan ditandai dengan perusahaan-perusahaan yang lebih memilih freelancer daripada karyawan tetap. Halaman all [336] url asal
#freelancer #jokowi #gig-economy
(Kompas.com) 19/09/24 19:25
v/15244400/
JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo mewanti-wanti sejumlah tantangan terkait minimnya lapangan kerja beberapa tahun yang akan datang, seiring dengan melambatnya pertumbuhan ekonomi global dan berkembangnya teknologi yang dapat menggantikan manusia.
Jokowi khawatir, gig economy akan menjadi tren di masa depan. Gig economy merupakan sistem tenaga kerja bebas dengan perusahaan hanya mengontrak pekerja independen dalam jangka waktu pendek
"Hati-hati dengan ini, ekonomi serabutan, ekonomi paruh waktu," ujar Jokowi saat membuka Kongres Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) dan Seminar Nasional 2024 di Solo, Jawa Tengah, Kamis (19/9/2024).
"Kalau tidak dikelola dengan baik, ini akan menjadi tren," sebutnya.
Ia mengingatkan bahwa tren gig economy akan ditandai dengan perusahaan-perusahaan yang lebih memilih pekerja independen dan freelancer alih-alih mempekerjakan karyawan tetap.
Ada pula kemungkinan-kemungkinan perusahaan lebih memilih mengontrak pegawai untuk jangka pendek untuk mengurangi risiko ketidakpastian global yang sedang terjadi.
Langkanya kesempatan kerja yang berkelanjutan ini juga diperparah dengan akan makin banyaknya orang yang mencari kerja.
Perusahaan pun diprediksi akan membuka kesempatan kerja untuk pekerja freelance lintas wilayah, bahkan lintas negara.
"Yang bekerja itu bisa bekerja di sini, bisa bekerja di negara lain, sehingga sekali lagi kesempatan kerja semakin sempit dan semakin berkurang," tegas Jokowi.
Namun demikian, Kepala Negara tidak menjelaskan bagaimana seharusnya ancaman itu dikelola dengan baik.
"Ini trennya kita lihat menuju ke sana," kata eks Wali Kota Solo itu.
10 Cara Mendapatkan Uang Secara Online dengan Mudah
Beberapa pekerjaan ini dapat dilakukan untuk mendapatkan uang secara online. Mulai dari menjadi freelancer hingga bisnis dropship. [970] url asal
#uang #cara-mendapatkan-uang #cara-mendapatkan-uang-dari-internet-tanpa-modal #freelancer #dropshipper
(Bisnis Tempo) 30/07/24 19:51
v/12682689/
TEMPO.CO, Jakarta - Di era digital saat ini, peluang untuk menghasilkan uang secara online semakin beragam dan mudah diakses.
Banyak orang telah menemukan cara untuk menggantikan atau menambah penghasilan mereka dengan bekerja dari rumah. Dari pekerjaan lepas hingga bisnis e-commerce, ada banyak opsi yang dapat dipilih sesuai dengan keterampilan dan minat Anda.
Berikut cara-cara yang dapat dilakukan untuk mendapatkan uang secara online.
Cara Mendapatkan Uang Secara Online
1. Mengikuti Program Affiliate
Bisnis afiliasi kini sedang banyak dilakukan oleh banyak orang melaluisosial mediamereka. Bisnis atau program afiliasi adalah mempromosikan produk, layanan, atau bisnis di berbagai platform sosial media yang kemudian akan mendapatkan komisi dari konten yang sudah dibuat.
Saat audiens atau penonton di sosial media membuka tautan afiliasi dan membeli produk yang ditawarkan, maka orang tersebut akan mendapatkan keuntungan beberapa persen sesuai dengan kebijakan yang disetujui.
Beberapa aplikasi belanja yang menerapkan program afiliasi seperti Shopee, Blibli, Tokopedia, Lazada, dan TikTok.
2. Membuat Blog
Jika Anda memiliki kemampuan dan hobi untuk menulis konten, Anda bisa membuat sebuah blog dan mendaftarkan blog tersebut ke AdSense untuk mendapatkan keuntungan.
Blog tersebut dapat berisi tentang apapun seperti blog travelling, makanan, tips memasak, atau blog berisi ulasan akan sesuatu.
Selain AdSense, keuntungan juga bisa didapatkan melalui iklan yang dimuat dalam blog, afiliasi, sponsor, dan penjualan produk.
Penulisan yang menarik diperlukan agar dapat menarik audiens dan mulai menghasilkan uang melalui blog. Kemampuan untuk digital marketing hingga SEO juga dibutuhkan agar blog Anda bisa semakin ramai.
3. Jasa Penulisan Artikel
Cara mendapatkan uang secara online berikutnya adalah dengan menjadi seorang penulis artikel.
Anda harus memiliki kemampuan menulis yang baik dan kemampuan mencari informasi yang relevan di internet. Ini adalah salah satu metode terbaik untuk menghasilkan uang secara online tanpa biaya.
4. Membuka Toko Online
Toko online semakin digemari belakangan ini. Selain memiliki jangkauan yang lebih luas, biaya awal untuk memulai toko online juga lebih rendah, sehingga Anda bisa menghemat biaya operasional.
Apapun produk yang Anda jual, mendirikan toko online bisa menjadi cara yang cukup menguntungkan untuk menghasilkan uang secara online. Hal ini disebabkan oleh semakin banyaknya konsumen yang lebih memilih berbelanja secara online, meskipun produk yang mereka beli adalah produk fisik.
Empat platform untuk membangun toko online Anda seperti WooCommerce, Shopify, Prestashop, dan Hostinger Website Builder.
5. Content Creator
Profesicontent creatorsemakin populer dan banyak diminati di era digital saat ini, terutama di kalangan generasi muda.
Peluang ini bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan uang di internet. Anda dapat menjadi konten kreator di berbagai sosial media Anda seperti TikTok dan Instagram.
Walaupun sering disamakan dengan influencer, seorang content creator dapat membuat konten tentang berbagai topik, mulai dari hobi, gaya hidup, hingga isu sosial.
Tugas utama seorang content creator adalah membuat konten menarik dan informatif bagi audiensnya, seperti tutorial, vlog, ulasan, atau hiburan.
Anda bisa menemukan berbagai jenis konten, mulai dari edukasi, seni, tutorial, duet musik, hingga konten yang sekadar menghibur.
6. Menjual Foto dan Video Online
Jika Anda gemar memotret atau merekam video, cobalah menjual foto secara online untuk menghasilkan uang dari hobi Anda.
Anda bisa menjalankan hobi sekaligus mendapatkan penghasilan tambahan. Banyak perusahaan dan pemilik bisnis membutuhkan konten stok untuk kampanye pemasaran, iklan, dan situs web mereka.
Mereka selalu mencari konten dan perspektif yang segar dan unik untuk menarik lebih banyak pelanggan.
Untuk menjual foto, Anda bisa membuat situs web fotografi sendiri atau mendaftar di beberapa marketplace dan mengunggah konten digital di sana.
Ubah hobi atau bakat fotografi Anda menjadi penghasilan dengan menjual gambar di situs stok fotografi seperti Shutterstock, Adobe Stock, Getty Images, VideoHive, Dissolve, Upwork, dan Fiverr.
Jika Anda tidak memiliki akses ke kamera, pertimbangkan menggunakan ponsel dan berinvestasi dalam perangkat lunak pengeditan seperti Adobe Photoshop.
7. Asisten Virtual
Individu, kelompok, dan bisnis sering membutuhkan dukungan administratif. Asisten virtual membantu bisnis dengan tugas sehari-hari seperti pengelolaan email, pembukuan, dan media sosial dari lokasi yang jauh.
Jika Anda memiliki keterampilan dalam membuat dan mengelola rencana, Anda bisa menghasilkan uang secara online dengan menjadi asisten virtual.
Tugas Anda akan mencakup pekerjaan administratif seperti pembukuan, entri data, email, riset, dan banyak lagi.
Selain menjadi sumber penghasilan, menjadi asisten virtual juga membuka peluang untuk berkenalan dengan orang-orang penting, terutama karena jasa ini semakin banyak dibutuhkan.
8. Jasa Transkrip atau Jasa Koreksi
Jasa transkrip mengubah rekaman audio dan video menjadi dokumen tertulis. Biasanya, ada tes mengetik dan kecepatan mengetik yang harus dipenuhi, serta beberapa pelatihan mungkin diperlukan untuk tugas tertentu.
Anda juga bisa menawarkan jasa sebagai korektor atau proofreader. Tugas korektor adalah memeriksa kualitas teks, memastikan teks bebas dari kesalahan penulisan, tata bahasa, penggunaan tanda baca, spasi, dan format penulisan.
9. Freelancer
Untuk menghasilkan uang di internet, menjadi freelancer adalah pilihan yang bagus. Jika Anda suka menggunakan media sosial, daftarlah di situs web yang mengumpulkan portofolio freelancer. Freelancer bisa bekerja dari mana saja dengan smartphone atau laptop.
Banyak situs web freelance menawarkan lowongan kerja lepas, di mana klien memasang iklan atau mencari freelancer sesuai kriteria mereka.
Dengan meningkatnya permintaan untuk pekerja lepas, Anda bisa memanfaatkan peluang ini untuk menambah penghasilan tanpa modal. Kenali kemampuan Anda, pilih bidang yang ingin Anda fokuskan, dan tawarkan jasa Anda.
Tingkatkan keahlian Anda, hindari pekerjaan di luar bidang Anda, sempurnakan profil, buat contoh karya, dan bangun portofolio untuk memperluas jangkauan Anda.
10. Bisnis Dropshipping
Menjadi dropshipper adalah cara menghasilkan uang di internet tanpa modal. Anda hanya perlu menjual produk kepada pelanggan langsung dari supplier, tanpa harus menyetok barang di gudang.
Langkah-langkahnya sederhana. Pasang iklan, dan ketika pembeli bertransaksi melalui iklan Anda, hubungi supplier untuk memesan barang tersebut. Proses pengiriman akan ditangani oleh supplier.
Namun, ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan sebelum memulai bisnis dropship, seperti persaingan yang ketat dan supplier yang kurang terpercaya. Pastikan untuk melakukan riset dan survei terlebih dahulu.
Cara ini banyak diminati oleh pebisnis pemula karena tidak memerlukan modal. Ketika ada pembeli tertarik dengan barang yang Anda tawarkan, cukup hubungi penjual barang dan minta mereka mengirimkannya ke konsumen. Anda bisa menaikkan sedikit harga jual untuk mendapatkan keuntungan.
ANGGITA VIANDHINI NUGROHO PUTRI