#30 tag 24jam
Kolaborasi Passion Jewelry dan Nyoman Nuarta Torehkan Sejarah Baru di Dunia Industri Kreatif
Passion Jewelry dan Nyoman Nuarta berkolaborasi mempersembahkan koleksi baru menakjubkan yang merayakan perpaduan antara seni rupa dan perhiasan kelas atas. Konsistensi... | Halaman Lengkap [759] url asal
#industri-kreatif #i-nyoman-nuarta #inspirasi-bisnis
(SINDOnews Ekbis - Serba Serbi Bisnis) 18/09/24 14:00
v/15251711/
JAKARTA - Konsistensi 19 tahun berkarya, sebuah bukti ketekunan dan kegigihan atas kerja keras Passion Jewelry Group di Indonesia. Alhasil tahun 2024, Passion Jewelry dan Nyoman Nuarta dengan bangga meluncurkan kolaborasi eksklusif mereka, mempersembahkan koleksi baru menakjubkan yang merayakan perpaduan antara seni rupa dan perhiasan kelas atas.Sosok Airyn Tanu adalah nama yang tidak asing lagi di jagat perhiasan. Dia mendirikan usaha produksi perhiasan dan berlian dengan bendera Passion Jewelry sejak tahun 2005. Bisnis ini dilakoni dengan fokus dan kerja jeras dari titik nol hingga kini 19 tahun lamanya, telah memiliki sekitar 12 toko terutama pulau jawa sumatera dan sulawesi Lokasinya tersebar di mal-mal papan atas di Jawa, Sumatra dan Sulawesi.
Setelah berhasil membesarkan Passion Jewelry, Airy mengepakkan sayap bisnisnya dengan membuat brand toko baru: Passion Prive. Apa bedanya Passion Jewelry dan Passion Prive? Menurut Airyn, Passion Jewelry identik dengan ritel perhiasan berlian dengan konsep middle to high.
Sementara Passion Prive dengan target segmen pasar level yang lebih high end. Dengan tagline Individually crafted for you, Passion Prive hadir untuk memenuhi keinginan dari konsumen membuat perhiasan sesuai dengan keinginan dan desain mereka sendiri.
Baik Passion Jewelry maupun Passion Prive, menurut Airy merupakan cr�me de la cr�me, paling terbaik dari yang terbaik dari PT Passion Abadi Corpora yang menaungi dibesarkan oleh Airyn bersama sang suami, Antonio Prawira.
Pada tahun 2024, Passion Jewelry membuat gebrakan dengan menggaet seniman Nyoman Nuarta meluncurkan koleksi baru yang merayakan perpaduan antara seni rupa dan perhiasan kelas atas yang menggambarkan keterpaduan kolaborasi apik antar pelaku bisnis dan seni kreatif.
Nyoman Nuarta adalah seorang pematung ternama dengan karya monumentalnya dan kontribusinya terhadap seni kontemporer di Indonesia. Karya ikoniknya adalah patung Garuda Wisnu Kencana di Bali dan Istana Garuda Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur.
?Kolaborasi Passion dan Nyoman Nuarta merupakan perpaduan antara tradisi dan inovasi yang mengangkat kekayaan warisan budaya Indonesia yang mentransformasikan karya seni Nyoman menjadi perhiasan berlian yang dibuat dengan sangat teliti untuk memastikan bahwa visi artistik dan karakter Nuarta tetap menjadi ciri khas dalam setiap detail perhiasannya,? jelas Airyn di Plasa Senayan, belum lama ini.
Sebuah upaya kolaborasi Passion Jewelry Group demi menghormati warisan Indonesia untuk masa depan. Kolaborasi ini terinspirasi dari filosofi hidup Tri Hita Karana yang artinya Harmoni dengan Tuhan, Harmoni dengan Manusia, dan Harmoni dengan Alam.
Sebuah upaya kolaborasi Passion Jewelry Group demi menghormati warisan Indonesia untuk masa depan. Kolaborasi ini terinspirasi dari filosofi hidup Tri Hita Karana yang artinya Harmoni dengan Tuhan, Harmoni dengan Manusia, dan Harmoni dengan Alam.
Terdapat 17 desain eksklusif dalam empat kategori yaitu Koleksi Passion x Nyoman Nuarta. Pertama, kategori Tri Hita Karana. Terinspirasi oleh filosofi Kehidupan. Makna hidup yang sebenarnya tercapai ketika ada hubungan yang seimbang dengan Tuhan, umat manusia, dan dunia di sekitar kita.
Filosofi Tri Hita Karana lebih dari sekedar seperangkat prinsip; itu adalah cara hidup yang membimbing individu menuju keberadaan yang seimbang dan harmonis. Sebagaimana koleksi perhiasan berlian Tri Hita Karana bercita-cita untuk menginspirasi mata yang melihatnya melalui keindahan yang tiada henti dalam kompleksitasnya.
Kedua, Harmoni dengan Tuhan. Mewujudkan formasi berlian yang elok, perpaduan sempurna dari batu permata fuchsia melambangkan keindahan, keanggunan, dan perlindungan. Perhiasan berlian ini bertujuan sebagai pengingat untuk menjaga hubungan harmonis dan cinta tanpa syarat dengan Tuhan.
Ketiga, harmoni dengan manusia. Keharmonisan sejati adalah menemukan keseimbangan dalam semua aspek kehidupan, di mana kebutuhan individu dan tujuan kolektif selaras untuk menciptakan cara hidup yang berkembang, mendukung, dan berkelanjutan.
Perhiasan berlian ini bertujuan untuk mendorong sesama manusia untuk terlibat dalam interaksi yang saling menghormati, menjunjung tinggi tanggung jawab sosial, dan hidup beriringan satu dengan yang lain.
Keempat, harmoni dengan alam. Memahami keterhubungan kita dengan alam, kita telah menciptakan keseimbangan yang menjamin kesejahteraan generasi yang akan datang.
Elemen berharga dari emerald dan fuchsia berubah menjadi relevansi dan kebijaksanaan. Perhiasan berlian ini bertujuan untuk menumbuhkan apresiasi yang mendalam terhadap alam dan selalu ingin membuat keputusan yang bijaksana untuk melindungi dan melestarikan keindahan Ibu Pertiwi.
?Kami senang bisa bekerja sama dengan Pak Nyoman Nuarta untuk mewujudkan visi melestarikan seni dan budaya ini,? kata Airyn.
Koleksi ini mewakili perpaduan harmonis antara seni dan kemewahan, menangkap esensi dari kedua disiplin ilmu dengan cara yang benar-benar unik.
Tasya Nuarta, seniman yang juga putri Nyoman Nuarta, mengatakan kemitraan dengan Passion Jewelry merupakan perjalanan menarik.
"Koleksi ini tidak hanya menampilkan keindahan berlian, tetapi juga memilki makna mendalam yaitu berlandaskan filosofi Pak Nyoman Nuarta dalam seni nya yaitu, Tri Hita Karana,? ujar Nur Asia Uno, selaku mitra Passion Jewelry, mengemukakan inovasi-inovasi baru seperti ini mengangkat dan melestarikan seni budaya Indonesi serta berani untuk menunjukan kualitas keahlian pelaku seni relevan dengan pesatnya kemajuan industri kreatif.
Ketua Umum AMI Apresiasi Desain Istana Garuda IKN
Istana Garuda Ibu Kota Nusantara (IKN) memiliki desain yang khas di mana terdapat rangka yang membentuk sebuah sayap yang lebar dan berlapis - Halaman all [600] url asal
#berita-terkini #berita-hari-ini #ketua-ami #putu-supadma-rudana #istana-garuda-ikn #i-nyoman-nuarta #berita-ekonomi-terkini
(InvestorID) 13/08/24 15:32
v/14364072/
JAKARTA, investor.id - Istana Garuda Ibu Kota Nusantara (IKN) memiliki desain yang khas di mana terdapat rangka yang membentuk sebuah sayap yang lebar dan berlapis. Kemudian pada tengahnya terdapat kepala Garuda yang merunduk sebagai penyempurna dari sayap-sayap tersebut.
Perancang Istana Garuda IKN, Nyoman Nuarta menjelaskan terdapat dua arti dari desain garuda tersebut. Salah satunya adalah Burung Garuda sebagai Lambang Negara yang melindungi bangsa Indonesia.
Menurut Ketua umum Asosiasi Museum Indonesia, Putu Supadma Rudana desain Istana Garuda IKN merupakan hasil kreasi orisinal anak bangsa yang perlu diapresiasi.
"Kita harus bangga, desain Istana Garuda IKN merupakan karya orisinalitas anak bangsa yang menunjukkan rasa bangga dan percaya diri bangsa Indonesia dalam bidang pembangunan infrastruktur. Desain istana tersebut melibatkan 44 orang ahli, mulai dari profesor, doktor, ahli tanah, dan berbagai spesialis lainnya yang berkontribusi untuk memastikan bahwa desain istana tidak hanya indah, tetapi juga aman dan fungsional demi menciptakan aspek ketahanan bangunan yang akan menjadi simbol nasional," Ujar Putu melalui keterangannya, Selasa (13/8/2024)
Menurut Putu, perancang Istana Garuda, I Nyoman Nuarta, merupakan seorang maestro kelas dunia. Menurutnya, ide desain Istana Garuda Nyoman Nuarta mempunyai arti penyatuan lebih dari 1.300 suku yang ada di Indonesia.
Filosofi itu diwujudkan melalui pilihan bentuk Garuda sebagai representasi bangunan, yang dianggap mampu merangkul keberagaman suku di Indonesia tanpa menimbulkan kecemburuan antardaerah.
"Desain ini menunjukan bahwa istana negara harus menggambarkan ciri sebuah bangsa yang berwibawa dan kuat. Di kerangka 'sayap' Istana Garuda bentuknya hendak memeluk, yang menurut saya mempunyai makna sebagai pelindung bangsa Indonesia yang mampu merangkul keberagaman suku di Indonesia tanpa menimbulkan kecemburuan satu sama lain," Ucapnya.
Putu juga menilai pembangunan Istana Garuda menggunakan produk lokal sesuai dengan peraturan tentang Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Baja yang digunakan dalam struktur dan badan 'garuda' dibeli dari Krakatau Steel, dan proses pembuatannya dilakukan di pabrik-pabrik baja besar di dalam negeri.
"Selain itu, proses pembangunan dan penyusunannya melibatkan teknologi canggih seperti las laser untuk memastikan bahwa logam yang digunakan tetap stabil, tahan cuaca dan tidak bergelombang yang bisa bertahan hingga ratusan tahun. Belum lagi penggunaan kaca antipeluru, beton dengan ketebalan tertentu yang membuat Garuda tampak gagah dengan kepala yang menengok ke depan," pungkasnya.
Sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan Nusantara tidak akan menjadi kota beton! Nusantara, disebut Jokowi, bakal menjadi kota yang penuh dengan penghijauan.
"Nusantara dibangun dengan konsep forest city, kota hutan yang dibangun penuh dengan penghijauan. Ini bukan kota beton, bukan juga kota kaca," tegas Jokowi saat memberikan sambutan pada Sidang Kabinet Perdana di IKN, Senin (12/8/2024).
Orang nomor satu di Indonesia itu juga menyatakan Nusantara juga akan menjadi kota pintar atau smart city. Artinya, ibu kota baru akan menjadi kota yang ditopang teknologi di setiap aktivitas kotanya
Sementara itu, Presiden Terpilih 2024-2029 sekaligus Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk melanjutkan proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur, usai dirinya resmi dilantik sebagai kepala negara berikutnya.
Prabowo meminta pemerintah menyiapkan teknologi untuk menanggulangi bencana. Penambahan personel dan peralatan pemadam kebakaran dinilai sangat diperlukan di IKN.
"Saya dididik untuk selalu menghadapi kemungkinan yang paling jelek karena kita inginnya forest city. Berarti masalah hutan itu sangat besar, berarti kita harus siap untuk bencana, bahaya kebakaran," ujar Prabowo saat sidang kabinet yang ditayangkan di YouTube Sekretariat Presiden, Senin (12/8/2024).
I Nyoman Nuarta adalah pematung Indonesia dan salah satu pelopor Gerakan Seni Rupa Baru. Dia paling dikenal lewat mahakaryanya seperti Patung Fatmawati Soekarno, Patung Garuda Wisnu Kencana Bali, Monumen Jalesveva Jayamahe Surabaya, serta Monumen Proklamasi Indonesia Jakarta.
Editor: Imam Suhartadi (imam_suhartadi@investor.co.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
I Nyoman Nuarta, Maestro Jebolan ITB di Balik Megahnya Istana Garuda IKN
Istana tempat presiden bekerja di IKN ini memiliki desain unik juga sarat makna. [788] url asal
#istana-garuda #ikn #ikn-nusantara #i-nyoman-nuarta #itb #maestro-patung #maestro #garuda #istana-negara
(MedCom) 02/08/24 13:28
v/13006292/
Jakarta: Istana Garuda menjadi salah satu bangunan megah yang menjadi sorotan di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Istana Garuda adalah gedung kantor presiden di IKN, di mana Presiden Joko Widodo sendiri yang memberikan nama pada Istana tersebut.Istana tempat presiden bekerja di IKN ini memiliki desain unik juga sarat makna. Sebab desain ini menggabungkan dua unsur sekaligus, yakni tradisional dan modern yang merepresentasikan identitas bangsa yang dinamis dan terus berkembang.
Bangunan ini tentu memunculkan pertanyaan tentang siapa di balik karya megah dan indah di Istana Garuda ini. Adalah I Nyoman Nuarta, seorang maestro seni patung lulusan dari Institut Teknologi Bandung (ITB) di balik Istana Garuda, yang berhasil mengintegrasikan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia ke dalam setiap detail desain istana tersebut.
Profil Nyoman Nuarta
I Nyoman Nuarta lahir pada 14 November 1951 di Tabanan, Bali. Ia adalah putra keenam dari Sembilan bersaudara dari pasangan Wirjamidjana dan Samudra. Jiwa seninya mulai tumbuh ketika dia diasuh oleh pamannya, Ketut Dharma Susila, yang merupakan guru seni rupa.Usai lulus SMA, Nyoman Nuarta menempuh Pendidikan di ITB tahun 1972. Pada awalnya ia memilih jurusan seni lukis, namun setelah menjalani satu tahun perkuliahan, Nuarta pindah ke jurusan seni patung.
Nuarta menganggap seni patung lebih unik, sebab dapat menghasilkan karya tiga dimensi serta proses pengerjaannya yang lebih menarik dan dinamis.
Deretan Mahakarya Nyoman Nuarta
Pada tahun 1979, Nuarta mulai memperlihatkan prestasinya saat memenangkan Lomba Patung Proklamator Republik Indonesia. Hingga kini, Nyoman Nuarta sudah menghasilkan lebih dari serratus karya seni patung. Hampir seluruh karyanya menggambarkan seni patung modern sampai gaya naturalistik.Sang maestro patung Indonesia ini telah menciptakan sejumlah karya monumental yang menjadi ikon bangsa. Salah satu karya awalnya adalah monumen Jalesveva Jayamahe di Surabaya. Monumen tersebut menggambarkan semangat juang TNI Angkatan Laut.
Lalu karyanya yang paling terkenal adalah patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Bali. Pengimplementasian konsep culturepreneur dan pendekatan dalam bahasa bentuk realis-figuratif pada pengembangan GWK, merupakan salah satu bukti kontribusi nyatanya pada bidang seni rupa.
Kini, ia pun kembali berkarya dan dipercaya untuk mendesain Istana Garuda di IKN.
Konsep “Archsculpt” pada Istana Garuda IKN
Di balik kemegahan Istana Garuda IKN, ia berhasil mengintegrasikan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia ke dalam setiap detail desain burung garuda sebagai lambang negara.Penggunaan simbol burung garuda dapat memberikan kesan ikonik dan menarik perhatian wisatawan. Menurut Nyoman Nuarta, hal ini sekaligus dapat mendorong pertumbuhan industri perhotelan, transportasi, biro perjalanan, kios souvenir dan industri kecil setempat.
"Untuk Istana Garuda, saya mengusulkan konsep archsculpt yang menggabungkan seni patung dengan arsitektur. Seperti yang dilakukan oleh seniman besar seperti Michelangelo, Leonardo da Vinci, dan I Gusti Nyoman Lempad pada bangunan seperti gereja dan pura, saya menciptakan Istana Garuda dengan dua fungsi," ujarnya dikutip dari buku Peringatan 101 Tahun Pendidikan Tinggi Teknik di Indonesia (PTTI).
Pertama, fungsi estetis. Seperti GWK, Istana Garuda akan menjadi karya seni monumental yang mewakili sosok burung Garuda. Sejak diperkenalkan oleh Presiden Soekarno pada 11 Februari 1950, Garuda Pancasila telah menjadi simbol negara Indonesia yang menyatukan bangsa yang beragam suku, agama, dan bahasa.
Kalimat "Bhinneka Tunggal Ika" di kaki Garuda, yang berarti "berbeda-beda tetapi tetap satu," memperkuat makna persatuan ini. Garuda Pancasila, meski awalnya bernuansa politis, juga terinspirasi dari kitab Sutasoma oleh Mpu Tantular di masa Majapahit.
Tak hanya itu, frasa "Bhinneka Tunggal Ika" menegaskan Indonesia sebagai kesatuan dari mozaik budaya yang menciptakan bangsa Indonesia. Kedua adalah fungsi pragmatis.
Di mana Istana Garuda akan menjadi tempat untuk Presiden mengelola pemerintahan sehari-hari. "Bangunan ini dirancang dengan konsep green design. Sosok Garuda akan dibentuk dari bilah tembaga vertikal yang juga berfungsi sebagai peneduh dari sinar matahari untuk menghindari efek rumah kaca. Dinding kaca dapat dibuka untuk sirkulasi udara, mengurangi penggunaan AC dan meningkatkan efisiensi energi," ucapnya dikutip dari laman ITB, Jumat, 2 Agustus 2024.
Tembaga dipilih sebagai bahan utama karena mempertimbangkan sifatnya yang lentur, tahan korosi dan mudah dibentuk. Selain itu tembaga pun tidak mudah ditumbuhi lumut atau jamur, sehingga meminimalkan perawatan yang dapat menganggu kegiatan kenegaraan.
Tembaga pun dapat berfungsi sebagai konduktor yang baik, membentuk Sangkar Faraday untuk menangkal listrik dan petir serta mencegah kebakaran akibat listrik statis. Model tersebut telah diterapkan pada bangunan GWK di Bali dan berfungsi dengan baik.
"Kedua fungsi ini, estetis dan pragmatis, merupakan pencapaian dari konsep archsculpt yang saya ajukan. Saya telah lama bereksperimen menggabungkan fungsi estetis seni dengan pragmatisme bangunan. Istana Garuda tidak hanya berfungsi sebagai gedung pemerintahan tetapi juga sebagai simbol persatuan dan keindahan yang menyejukkan rakyat," tuturnya.
Istana Garuda merupakan bukti nyata dari karya I Nyoman Nuarta dalam menghadirkan bangunan ikonik yang menggabungkan nilai-nilai tradisional dan modern. Dengan desain yang indah dan makna yang mendalam, Istana Garuda diharapkan dapat menjadi simbol kebangkitan bangsa Indonesia dan menjadi inspirasi bagi generasi mendatang.
| Baca juga: Cerita Zaky, Penerima Beasiswa KIP-K Lulus dengan IPK 3,99 dari Teknik Metalurgi ITB |
(CEU)