JAKARTA, investor.id – PT Pasti Food Indonesia membuka outlet Pisang Madu Pasti ke-40 di Green Terrace, TMII. Hal ini dilakukan karena pisang goreng madu yang menjadi menu andalan mereka telah semakin dikenal dan banyak digemari masyarakat. Hingga akhir tahun ditargetkan akan memiliki 50 outlet di Jabodetabek dan berencana bisa melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Founder Pasti Food Indonesia Rio Saputra mengatakan, Pisang Madu Pasti hadir sejak 2020 akhir yang berawal dari penjualan lewat gerobak dan kini telah mencapai 40 outlet di Jabodetabek dengan jumlah karyawan mencapai lebih dari 100 orang. Langkah ekspansi tersebut dilakukan guna memudahkan masyarakat untuk membeli Pisang Madu Pasti yang semakin digemari.
“Setidaknya rata-rata sebanyak 100 kg pisang jenis Raja habis digunakan setiap outletnya untuk membuat Pisang Madu Pasti. Dengan omzet setidaknya mencapai puluhan juta rupiah per bulannya setiap outlet,” ungkap Rio di Jakarta, Minggu (20/10/2024).
Rio mengaku, pihaknya akan terus melanjutkan ekspansi, terutama di Jabodetabek. Hal itu mengingat masih banyak titik yang dinilainya berpotensi. Terlebih Pisang Madu Pasti semakin banyak penggemarnya dan semakin disukai beragam kalangan dan usia, mulai dari anak kecil hingga orang dewasa. Hal itu mengingat bahan baku utama yang digunakan adalah pisang yang notabennya disukai dari berbagai usia.
Selain itu, salah satu kunci kesuksesan Pisang Madu Pasti makin berkembang seperti saat ini adalah komitmen untuk menjaga kualitas produk serta membangun tim yang solid dan profesional. Rio menekankan pentingnya pengendalian mutu dengan membentuk tim Quality Control yang berkeliling memastikan setiap outlet memenuhi standar yang telah ditetapkan, baik dari segi produk maupun pelayanan.
“Akhir tahun nanti, kami optimistis bisa membuka hingga 50 outlet yang seluruh outlet tersebut dikelola sendiri tanpa kemitraan. Dengan mengelola seluruh gerai secara langsung, perusahaan dapat memastikan standar mutu pisang, cara penyajian, dan pelayanan tetap konsisten di setiap gerai,” papar Rio.
Ekspansi Outlet
Menurut Rio, pihaknya akan kembali agresif dalam ekspansi outlet pada tahun depan. Setidaknya akan memiliki dua kali lipat outlet dari jumlah saat ini, atau sebanyak 100 outlet. Tidak hanya itu, lanjutnya, pihaknya juga tengah mempertimbangkan untuk membuka diluar Jabodetabek, terutama di Bandung.
“Kami optimistis Pisang Madu Pasti akan terus berkembang dan semakin diterima dengan baik di masyarakat. Kami pun membidik setidaknya memiliki 1.000 outlet pada 2030,” paparnya.
Rio memaparkan, ekspansi outlet tersebut juga akan semakin berkembang dari segi konsep dan ukurannya. Jika saat ini outlet hanya berkonsep grab and go dan ukuran yang kecil, nantinya akan ada outlet yang menyediakan tempat makan untuk pelanggan yang ingin langsung menyantap menu Pisang Madu Pasti. “Kami juga selalu melakukan inovasi menu setiap tiga bulan,” jelasnya.
Tidak hanya itu, Rio mengaku saat ini perusahaannya juga telah memiliki satu brand lagi yang masih menggunakan bahan dasar pisang, yaitu Sebesek Pisang Madu yang dijual di pasar-pasar modern. Saat ini, sudah ada di pasar modern Bintaro dan Bumi Serpong Damai (BSD). Brand ini juga tengah dikembangkan perusahaan dan menyasar berbagai pasar-pasar modern di Jabodetabek.
Untuk mendukung langkah tersebut, Rio mengaku perusahaannya berencana untuk mencari dana di pasar modal dengan melakukan penawaran perdana saham atau Initial Public Offering (IPO). “Rencananya, kami bisa melakukan IPO pada 2027-2028 untuk mendukung langkah ekspansi,” tutupnya.
Editor: Indah Handayani (handayani@b-universe.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News