IDXChannel - PT Garuda Indonesia Tbk (GIIA) akan menerapkan biaya tambahan bagi penumpang yang memilih kursi saat pembelian tiket pesawat.
Kebijakan tersebut diterapkan hampir di seluruh rute penerbangan dan berlaku mulai 26 Oktober 2024
“Iya (ada biaya tambahan), mayoritas (rute penerbangan),” ujar Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra saat dikonfirmasi IDX Channel, Kamis (24/10/2024).
Kendati demikian, dia enggan merinci besaran tambahan biaya yang dikenakan lantaran disesuaiakan dengan rute penerbangan dan jenis kursi pesawat.
Kursi dengan Extra Legroom seperti seat row 21 dan emergency seats akan dikenakan biaya tambahan saat pemesanan tiket baik online maupun offline.
Regular seat akan dikenakan biaya tambahan saat pemesanan tiket baik online maupun offline. Penumpang dapat memilih kursi favorit baik kursi dengan Extra Legroom maupun Regular Seat sesuai preferensi dengan tambahan biaya yang tertera saat pembelian.
Khusus pembelian seat row 21 hanya berlaku untuk sisi kiri dan kanan pada pesawat dengan tipe B777 dan A330. Lalu, pembelian emergency seat hanya berlaku untuk sisi tengah pada pesawat dengan tipe B777 dan A330.
Perusahaan otobus (PO) Perintis merilis bus baru rakitan Karoseri Tentrem dengan balutan bodi Avante H8 dan menggunakan livery anyar Halaman all [338] url asal
JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan otobus (PO) Perintis merilis bus baru rakitan Karoseri Tentrem. Bus baru milik perusahaan bus asal Kalimantan Barat menggunakan balutan bodi Avante H8 guna menambah kekuatan layanan divisi bus AKAP.
Seperti biasanya, bus milik Perintis memang tidak punya warna baku, sehingga selalu hadir dengan kelir yang berbeda.
Kali ini tampil mencolok dengan kelir kuning dengan permainan livery garis putih, biru dan oranye. Meski begitu, corak livery tersebut masih sama seperti bus milik PO Perintis yang dikeluarkan oleh Karoseri Tentrem pada awal tahun ini.
Tidak ketinggalan pada bodi samping disematkan aksen selendang berwarna silver yang menambah nuasa futuristik.
Masih sama seperti sebelumnya, bus ini memang tidak hanya menonjolkan visual eksterior saja, interior bus juga dirancang sedimikian rupa agar tampil berkelas dan memberikan kenyamanan.
Misal, seperti kursi penumpang dengan konsep unik dengan triple leg rest. Kursi dengan fitur triple leg rest memang sudah jadi ciri khas setiap milik PO Perintis.
Adapun fitur triple leg rest membuat kursi jadi punya sandaran kaki lebih panjang karena terdiri dari satu leg rest dan dua foot rest.
Instagram @tentrembusofficial Bus baru PO Perintis
Pada saat leg rest dan foot rest dipasang bersamaan, penumpang bisa rebahan layaknya slepeer bus. Adapun kapasitas pada kabin bus ini terdiri atas 17 kursi penumpang dengan format 2-1. Kemudian, bus ini digendong oleh sasis Hino.
Kompas.com mendapat kesempatan mencoba BYD M6 dengan rute Jakarta-Bandung, sekaligus merasakan kenyamanan duduk di baris kedua dan ketiga. Halaman all [451] url asal
JAKARTA, KOMPAS.com - BYD M6 menjadi pilihan multi purpose vehicle (MPV) listrik keluarga yang diperkenalkan oleh BYD Motor Indonesia, tepatnya di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024.
Redaksi Kompas.com mendapat kesempatan mencoba BYD M6 tipe Superior Captain Seat dengan rute Jakarta-Bandung, dan menikmati sensasi MPV listrik pertama di Indonesia. Secara umum, mobil ini cukup mumpuni dibawa perjalanan jarak jauh dengan kondisi jalan yang beragam.
Salah satu yang menarik adalah saat Kompas.com duduk di bangku baris kedua. Perjalanan Jakarta-Bandung ditempuh dengan jarak 221 Km. Duduk di baris kedua membuat perjalanan jauh tidak terasa melelahkan.
Soal posisi duduk, redaksi Kompas.com yang punya tinggi 168 cm merasakan kenyamanan selama perjalanan jauh. Ruang kaki tampak masih ada sisa dua kepal, begitu pun pada head room yang relatif masih lega.
Kompas.com/Nanda Duduk di baris kedua BYD M6
Kenyamanan makin bertambah dengan adanya arm rest serta AC di baris kedua di mana pengaturan fan bisa diatur melalui konsol tengah.
Tempat penyimpanan di baris kedua juga cukup banyak, mulai dari kantung penyimpanan di belakang kursi pengemudi dan penumpang depan, door trim yang bisa untuk menyimpan ponsel serta card holder.
Bagi yang mau mengecas gawai juga tak perlu khawatir, karena sudah ada power outlet dengan tipe type C di bawah pengaturan AC konsol tengah.
Duduk di baris kedua juga sudah dilengkapi dengan sabuk pengamanan tiga titik, serta airbag yang mengurangi risiko cedera parah saat terjadi tabrak samping.
Kompas.com juga sempat mencoba duduk di baris ketiga BYD M6. Kesan awal memang terasa sempit, terutama untuk yang memiliki tinggi 170 cm. Redaksi yang menjajal di baris ketiga, baik leg room maupun head room hanya tersisa sedikit, tidak sampai satu kepal.
Kompas.com/Nanda Baris ketiga BYD M6
Sandaran kursi sudah diatur paling rebah, namun tetap memberikan sensasi duduk yang kurang nyaman. Terlebih ketika melewati speed bump atau jalan rusak, guncangan di baris ketiga begitu terasa.
Pada baris ketiga, terdapat kisi-kisi AC di bagian atap, ditambah dengan kompartemen tambahan berupa cup holder pada sisi kiri dan kanan.
Namun, rasanya untuk orang dewasa tidak akan nyaman duduk di baris ketiga, terutama untuk perjalanan jauh.