JAKARTA, investor.id - Menteri Desa dan Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto meminta dana Corporate Social Responsibility (CSR) yang disalurkan berbagai perusahaan, dapat mendukung program makan bergizi gratis.
Permintaan ini disampaikan Yandri saat berbicara dalam forum "Expose Program untuk Model Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal" di Hotel Aston Priority Simatupang, Jakarta Selatan pada Senin (28/10/2024).
"Tadi saya minta kepada pihak perusahaan itu untuk mensinergikan desa yang akan dibangun melalui CSR atau uang dari perusahaan itu, yang sifatnya produktif. Produktif dalam artian bisa menangkap income di desa itu dengan contoh kita menyukseskan program makan siang bergizi gratis," tuturnya.
Menurut Yandri, fokus kementeriannya ke depan adalah meningkatkan perekonomian masyarakat pedesaan. Nantinya, berbagai sektor potensial yang ada di desa akan terus dikaji sehingga pemanfaatan sumber daya yang dimiliki akan jauh lebih maksimal.
"Kita berharap di desa-desa tertinggal itu akan tumbuh ekonomi dengan menggerakkan sektor pertanian, sektor perikanan atau sektor yang lain seperti kita mengadakan bahan baku di sana," ujarnya.
Selain itu, menurutnya langkah-langkah yang diambil tersebut akan memberi dampak bagi kualitas sumber daya manusia di desa. Terkhususnya, bagi generasi muda sehingga membuka peluang baru bagi mereka.
"Nah, dengan ada tumbuh kembangnya ekonomi di situ. Saya meyakini bahwa anak-anak yang di desa itu akan menjadi generasi emas bagi Indonesia. Akan punya kesempatan yang sama dengan daerah-daerah yang lain yang selama ini sudah lebih dulu menikmati kemerdekaan kita," tandasnya.
Editor: Maswin (maswin.investorID@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News