Honda baru saja meluncurkan motor retro baru berkapasitas mesin 149 cc dengan nama Honda CGX150. Motor ini dipasarkan di China dengan banderol mulai 10.080 yuan atau setara Rp 21,7 juta.
Segmen motor klasik sepertinya masih menarik bagi merek Honda. Buktinya, Honda merilis motor retro baru, CGX150. Motor ini diproduksi oleh anak perusahaan Honda di China, Wuyang Honda.
Honda CGX150 2024 Foto: Dok. Honda
Dari segi tampilan, Honda CGX150 ini memiliki tongkrongan ala motor scrambler. Ciri khasnya, lampu depan bulan dengan posisi setang tinggi dan jok yang datar. Selain itu, motor ini juga menggunakan velg jari-jari, sehingga kesan jadulnya lebih terasa lagi.
Wuyang Honda memasarkan CGX150 sekitar 10.080 yuan (Rp 21,7 juta) untuk versi standar. Kemudian ada model dengan jok tunggal yang dibanderol 10.580 yuan (Rp 22,8 juta), serta ada edisi khusus yang dipasarkan 11.580 yuan atau setara Rp 25 jutaan rupiah.
Buat edisi khusus ini, tampilannya sangat menarik perhatian. Soalnya konsepnya dibikin ala motor cafe racer dengan spion di ujung setang dan jok tunggal dengan konsep ala buntut tawon. Selain itu, pilihan warnanya juga menarik, mengombinasikan merah, putih, dan biru yang merupakan identitas Honda di kancah balap motor.
Honda CGX150 2024 Foto: Dok. Honda
Bicara performa, Honda CGX150 menggunakan mesin satu silinder berpendingin udara berkapasitas 149 cc. Mesin ini menghasilkan tenaga 12 dk pada 7.500 rpm dan torsi 12,5 Nm pada 5.500 rpm. Motor bisa melaju hingga kecepatan maksimum 98 km/jam.
Honda CGX150 hadir dengan tangki bahan bakar besar berkapasitas 10 liter. Motor memiliki tinggi jok 740 mm, sementara bobotnya diklaim 125 kg untuk versi standar. Cocok dijual di Indonesia nggak nih detikers?
Honda memperkenalkan motor sport retro berkapasitas 150 cc. Tampilannya seperti Honda CB350 namun pakai mesin yang lebih kecil, namanya CGX150.
Dari segi tampilan, motor ini mengusung nuansa yang sangat klasik. Ciri khas klasik ini tampak dari lampu depan bulat, jok model tandem, spatbor besi, dan sentuhan krom pada knalpot. Desain knalpot pun dibuat klasik dengan desain yang memanjang.
Namun dalam potret lain, Honda CGX150 mengadopsi desain cafe racer. Ciri khas dengan buritan belakang yang seperti bokong tawon.
Motor ini juga dibekali cover di samping tangki, behel yang terbuat dari pipa besi, sedang blok mesinnya berwarna hitam. Velg-nya menggunakan desain jari-jari, sehingga masih terlihat klasiknya. Tak lupa, ada mata kucing di dekat suspensi depan.
Honda CGX150 Foto: Wuyang Honda
Honda CGX 150 mendapat mesin satu silinder empat langkah berpendingin udara, meski berkapasitas 149 meter kubik. Performa puncak yang terdaftar secara resmi: 8,8 kW, hampir persis 12 hp.
Berkat konsep retro murni, tidak banyak tarik garis yang ada di dalamnya: rangka dan lengan ayun belakang terbuat dari baja tubular, 2 suspensi di belakang, dan garpu teleskopik pada area depan.
Honda CGX150 Foto: Wuyang Honda
Kemiripannya dengan CB350 cukup terlihat. Honda CGX 150 memiliki lampu depan berbentuk lingkaran, kaca spion berbentuk lingkaran, pelindung kaki garpu, tangki bahan bakar melengkung, dan panel bodi minimalis.
Varian cafe racer memiliki desain eksotis dengan kaca spion bar-end dual-tone, frame bernuansa merah, dan jok khusus dengan punuk di bagian belakang.
Dari sektor pengereman, ada rem cakram di setiap roda, bahkan dengan ABS di depan. Velg 17 inci merupakan yang dibalut dengan ukuran ban 90/90-17 di depan dan 110/80-17 di belakang.
Peluncuran New Honda CGX 150 rencananya akan dilakukan pada September 2024, sehingga peluncuran pasarnya diperkirakan paling lambat pada musim semi 2025.
Negara pertama mungkin di China, karena CGX 150 diproduksi di sana oleh Wuyang-Honda. Kolaborasi Wuyang-Honda di Tiongkok telah ada sejak tahun 1992, dan pada tahun 2024 total 20 juta kendaraan bermotor roda dua telah meluncur dari jalur perakitan di sana.
BOGOR, KOMPAS.com - Royal Enfield menjadi salah satu produsen motor paling tua yang masih produksi sampai sekarang. Modelnya beragam dengan berbagai pilihan mesin, dari 350cc, 411cc, 452cc, sampai 650cc.
Dulu saat awal masuk Indonesia, Royal Enfield juga menjual model dengan mesin 500cc dan 535cc. Cuma sekarang, pilihan mesinnya makin banyak.
Selain itu secara global, Royal Enfield pun sedang menyiapkan berbagai model baru. Misal ada Guerilla 450 yang pakai mesin Sherpa baru, lalu Classic 650, dan masih banyak lagi.
Autocar india Royal Enfield Shotgun 650
Cuma buat yang berharap Royal Enfield punya mesin di bawah 250cc atau di atas 750cc, sebaiknya tidak usah menunggu. Anindya Dwiasti, Head of Marketing Royal Enfield Indonesia mengatakan, Royal Enfield tetap ada di segmen medium.
"Jadi kalau ada yang tanya, kapan Royal Enfield punya mesin 1.000cc, jawabannya tidak akan ada," kata Anin di Bogor, Rabu (10/7/2024).
Secara global, Royal Enfield klaim jadi produsen motor dengan kapasitas mesin 250cc sampai 750cc nomor satu secara penjualan. Royal Enfield juga sudah tersebar di berbagai negara dan terkenal sebagai motor medium yang harganya cukup ekonomis.
Buat pasar Indonesia, sebentar lagi akan kedatangan dua model baru tahun ini. Pertama ada Himalayan generasi terbaru yang pakai model 452cc dan model kedua kemungkinan adalah Shotgun 650, motor cruiser dengan mesin 650cc dua silinder.