#30 tag 24jam
10 Perusahaan Mobil Terbesar di Dunia 2024, Siapa Posisi Pertama?
Dari sekian banyak merek mobil, beberapa di antaranya berhasil meraih kesuksesan. Ini 10 perusahaan mobil terbesar di dunia. [1,056] url asal
#mobil #perusahaan-mobil #merek-mobil #produsen-mobil #nissan-serena #model-y #stellantis #jepang #jeep #pabrikan-mobil #italia #amg #honda-brio #pabrikan #groupe-psa #truk #f-150 #opel #bus #merek #suv #byd-seal #tiguan
(detikFinance) 10/10/24 07:36
v/16335525/
Seiring kemajuan teknologi, kini semakin banyak merek mobil yang berseliweran di jalanan. Jika dahulu didominasi merek asal Jepang, tapi kini mulai muncul berbagai merek yang berasal dari China, Korea, hingga Eropa.
Dari sekian banyak pabrikan mobil, beberapa di antaranya berhasil meraih kesuksesan. Bahkan, sejumlah merek berhasil masuk ke dalam daftar perusahaan mobil terbesar di dunia per 2024.
Merek ternama seperti Toyota, Honda, atau Mercedes-Benz sudah dipastikan masuk ke dalam daftar ini. Selain itu, beberapa pabrikan mobil seperti Tesla, Ford, hingga BYD berhasil meraih predikat tersebut.
Penasaran, apa saja perusahaan mobil terbesar di dunia per 2024? Simak selengkapnya dalam artikel ini.
Perusahaan Mobil Terbesar di Dunia per 2024
Mengutip laman Investopedia, tercatat ada 10 perusahaan mobil terbesar di dunia per 2024. Hal itu berdasarkan pendapatan (revenue) perusahaan selama 12 bulan yang dihitung sejak 21 Desember 2022.
Simak daftar lengkap perusahaan mobil terbesar di dunia berikut ini:
1. Volkswagen
Volkswagen menempati urutan pertama sebagai perusahaan mobil terbesar di dunia. Merek asal Jerman itu berhasil meraih pendapatan sebesar US$ 284,34 miliar.
Volkswagen memproduksi berbagai jenis kendaraan, mulai dari mobil, bus, hingga truk. Di Indonesia, mobil Volkswagen yang cukup terkenal ada Tiguan, Golf, hingga Beetle.
Volkswagen sendiri memiliki anak perusahaan, yakni Audi dan Porsche. Kedua merek tersebut fokus dalam mengembangkan dan memproduksi mobil kelas mewah dan mesin bertenaga kencang.
2. Toyota
Toyota berhasil meraih pendapatan senilai US$ 270,58 miliar, sehingga menjadikannya salah satu pabrikan mobil terbesar di dunia. Tak heran jika Toyota masuk ke daftar ini karena penjualannya begitu laris manis di banyak negara.
Toyota juga memiliki anak perusahaan, yakni Daihatsu dan Lexus. Khusus Lexus, mereka memproduksi kendaraan mewah dari berbagai tipe, mulai dari sedan, MPV, SUV, hingga kendaraan listrik.
3. Stellantis
Perusahaan yang satu ini mungkin jarang didengar oleh masyarakat Indonesia. Namun jika menyebut merek seperti Peugeot, Citroen, Opel, hingga Jeep, sebagian detikers mungkin sudah tahu.
Yap, keempat merek di atas merupakan anak perusahaan dari Stellantis. Selain itu, perusahaan itu juga memiliki anak perusahaan lainnya, mulai dari Dodge, Vauxhall, RAM, FIAT, Alfa Romeo, Lancia, Maserati, dan Chrysler.
Banyaknya anak perusahaan yang dimiliki Stellantis membuat revenue yang didapat sangatlah besar, yakni mencapai US$ 181,58 miliar. Sedikit informasi, Stellantis adalah perusahaan otomotif multinasional yang berdiri pada 2021 lewat kerja sama Groupe PSA (Prancis) dan Fiat Chrysler Automobiles (Italia-AS).
4. Mercedes-Benz
Di posisi keempat ada Mercedes-Benz. Pabrikan asal Jerman itu berhasil meraih pendapatan sebesar US$ 156,23 miliar.
Mercedes-Benz dikenal sebagai produsen mobil mewah yang hadir untuk berbagai tipe, mulai dari sedan, SUV, hingga kendaraan listrik. Tak hanya itu, perusahaan ini juga memiliki divisi yang fokus di ajang balap mobil, yaitu AMG.
5. Ford Motor
Ford menempati urutan kelima sebagai pabrikan mobil terbesar di dunia. Total revenue yang didapat mencapai US$ 151,74 miliar.
Pabrikan asal Amerika Serikat ini memproduksi berbagai tipe kendaraan, mulai dari SUV, van, hingga truk. Beberapa mobil Ford yang populer ada Mustang dan F-150.
6. General Motors (GM)
General Motors merupakan produsen mobil multinasional yang berbasis di Detroit, Amerika Serikat. GM memiliki sejumlah anak perusahaan mulai dari Chevrolet, Cadillac, BUICK, dan GMC.
GM berhasil meraih pendapatan hingga mencapai US$ 147,21 miliar, sehingga menjadikannya salah satu pabrikan mobil asal AS yang sukses di dunia.
7. Honda
Di daftar selanjutnya ada Honda. Pabrikan asal Jepang ini berhasil meraih revenue sebesar US$ 126,17 miliar.
Honda fokus dalam menghadirkan berbagai tipe mobil, mulai dari sedan, SUV, hatchback, hingga MPV. Di Tanah Air, beberapa mobil Honda yang banyak berseliweran di jalanan di antaranya Honda Brio, CR-V, BR-V, HR-V, hingga Mobilio.
8. Tesla
Selain Ford dan GM, ada satu lagi pabrikan mobil asal AS yang masuk ke dalam daftar ini, yaitu Tesla. Perusahaan yang dipimpin oleh Elon Musk ini meraih pendapatan sebesar US$ 74,86 miliar.
Berbeda dengan pabrikan lainnya, Tesla fokus dalam mengembangkan kendaraan listrik. Beberapa model Tesla yang terkenal di antaranya ada Model Y, Model 3, dan Model S.
9. Nissan
Di tempat kesembilan ada Nissan yang berhasil meraih pendapatan senilai US$ 73,73 miliar. Nissan menjadi salah satu dari tiga pabrikan mobil asal Jepang yang masuk ke daftar ini, selain Toyota dan Honda.
Di Indonesia, beberapa mobil Nissan yang cukup populer ada Nissan Serena dan Nissan Livina. Lalu, Nissan juga memiliki divisi yang fokus dalam memproduksi mobil mewah, yakni Infiniti.
10. BYD
Di urutan terakhir ada BYD, menjadikannya salah satu merek otomotif asal China yang berhasil masuk ke dalam daftar ini. BYD berhasil meraih pendapatan sebesar US$ 51,37 miliar, padahal pabrikan ini baru dibentuk pada 2003 silam.
Saat ini, BYD tengah fokus dalam mengembangkan kendaraan listrik yang mumpuni dengan harga terjangkau. Beberapa tipe BYD yang populer di Indonesia yakni ada BYD Atto 3 dan BYD Seal.
Perusahaan yang berbasis di Shenzhen, China, itu juga memproduksi kendaraan listrik komersial seperti bus. Bahkan, bus listrik BYD telah digunakan oleh TransJakarta untuk mengangkut penumpang.
Itu dia 10 daftar perusahaan terbesar di dunia per 2024. Punya salah satu merek mobil di atas?
(ilf/fds)
Visi Pendiri Ottoman Wujudkan Nubuat Rasulullah tentang Konstantinopel
Osman Ghazi merupakan pendiri Dinasti Turki Utsmaniyah atau Ottoman. [457] url asal
#ottoman #sejarah-ottoman #sejarah-turki-utsmaniyah #penaklukan-konstantinopel #kota-konstantinopel
(Republika - Khazanah) 28/08/24 14:00
v/14802616/
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Osman Ghazi dikenal sebagai pendiri Kesultanan Turki Utsmaniyah (Ottoman). Dia memiliki dua orang istri, yakni Rabia Bala dan Malhunputri seorang tokoh Turk, Omer Abdulaziz. Dari pernikahannya, ia dikaruniai enam orang putra. Namun, hanya dua anak yang tumbuh hingga mendewasa, yaitu Alauddin Pasha dan Orhan.
Alauddin cenderung menyukai peran sebagai ahli ilmu. Anak yang lahir dari rahim Rabia Bala itu memiliki kepandaian dan kebijaksanaan layaknya seorang cendekiawan. Sifatnya cukup berbeda dengan sang saudara tiri.
Adapun Orhan mewarisi bakat militer ayahnya. Buah hati Malhun itu pun tampil sebagai perwira yang cakap dalam memimpin pasukan. Sesudah wafatnya Osman pada 1324, dialah yang kemudian diangkat menjadi penerus takhta. Sejak itu, namanya lebih dikenal sebagai Orhan Ghazi. Sementara, Alauddin menjadi wazir.
Ketika Osman meninggal, wilayah Utsmaniyah mencapai seluas 16 ribu km persegi di Anatolia Barat. Orhan meneruskan kebijakan ekspansif ayahnya. Berbagai ekspedisi penaklukan dilakukannya dengan sukses. Salah satu prestasi terbesarnya adalah menguasai Nikomedia pada 1327 M.
Prof Ali Muhammad ash-Shalabi dalam Bangkit dan Runtuhnya Khilafah Utsmaniyah mengatakan, Sultan Orhan sangat terobsesi oleh hadis Nabi Muhammad SAW mengenai takluknya Konstantinopel di bawah panji-panji Islam.
Dia pun berikhtiar untuk mewujudkan nubuat Rasulullah SAW itu. Pertama-tama, dirinya menyusun langkah-langkah strategis guna mengepung jantung Kekaisaran Bizantium tersebut. Putranya yang bernama Sulaiman kemudian ditugaskannya untuk memimpin pasukan.
Mereka melintasi Selat Dardanela dan berhasil merebut sejumlah kapal milik Bizantium. Dengan armada tersebut, balatentara Utsmaniyah ini menjalankan misi perebutan beberapa benteng Romawi di dekat Konstantinopel. Namun, penerus takhta Orhan Ghazi itu kemudian gugur dalam sebuah pertempuran.
Tidak hanya sibuk di dunia militer untuk menggempur Bizantium, Orhan juga melakukan langkah-langkah reformatif dan pembangunan.
Dia membangun banyak fasilitas publik, termasuk masjid-masjid, sekolah-sekolah, dan akademi-akademi ilmu pengetahuan. Untuk setiap desa terdapat madrasah. Pada setiap kota, dirinya mendirikan fakultas yang menjadi tempat pengajaran ilmu agama maupun umum.
Menurut ash-Shalabi, dalam setiap pembukaan wilayah baru Orhan selalu mewujudkan tatanan masyarakat madani. Mereka difasilitasi untuk menjadi warga setempat yang terdidik, militan, serta berbudaya. Hal itu pada akhirnya semakin meningkatkan wibawa Kesultanan Utsmaniyah di mata negeri-negeri jiran.
Duet Orhan-Alauddin membawa kemajuan bagi negeri Muslim tersebut. Pemerintahan mereka mengutamakan keadilan dan stabilitas dalam negeri. Selain Nikomedia, berbagai kota berhasil direbutnya dari tangan Bizantium. Wilayah kekuasaannya sampai pada Semenanjung Gallipoli, Balikesir, Bergama, Bolu, dan Ankara.
Antara tahun 1341 dan 1347, Bizantium dilanda perang saudara. John VI Kantakouzenos yang baru mengangkat dirinya sebagai kaisar baru ketakutan akan dikudeta. Mantan jenderal Romawi itu lalu bersekutu dengan Utsmaniyah. Hal itu dilakukan melalui pernikahan putrinya, Theodora, dengan Orhan Ghazi pada Januari 1346
Begitu memasuki usia sepuh, Orhan lebih suka menghabiskan waktu dengan beribadah di masjid negara. Setelah lebih dari 35 tahun berkuasa, ia wafat pada 21 Mei 1361. Anak keduanya, Murad, kemudian menjadi penerus kepemimpinan atas seluruh Utsmaniyah.
