MAKASSAR, investor.id – Wakil Menteri Tenaga Kerja (Wamenaker) Afriansyah Noor mengatakan, Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) tengah melakukan evaluasi dan melakukan pemetaan terkait angka pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia yang meningkat. Peningkatan PHK ini mendorong jumlah pengangguran semakin meninggi.
Afriansyah pun mengakui, angka PHK hingga pertengahan tahun 2024 mengalami kenaikan dibandingkan periode sama tahun lalu. Bidang padat karya menjadi penyumbang tertinggi angka PHK di Indonesia.
Berdasarkan data Kemenaker, jumlah pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja atau PHK pada periode Januari hingga Juni 2024 mencapai 32.064 orang. Angka tersebut naik 21,4 % dari periode yang sama tahun lalu sebanyak 26.400 orang.
"Kita sedang melakukan mapping juga, memang setelah kita evaluasi khususnya di bidang padat karya, dampak dari global," tuturnya usai membuka Pelatihan Kompetensi di Balai BPVP Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (7/8/2024),
Meski banyak perusahaan yang tutup namun menurutnya saat ini masuk beberapa investasi yang siap membangun pabrik padat karya di Indonesia. Dalam hal ini, dia akan mengutamakan sumber daya manusia atau SDM lokal di kawasan industri walau dari kemampuan masih terbatas.
"Perekonomian dunia memang mengalami pengurangan jumlah permintaan sehingga pabrik-pabrik yang tadinya menyiapkan untuk ekspor menurun nilainya," tandasnya.
Editor: Maswin (maswin.investorID@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News