#30 tag 24jam
Pertamina Grup Produksi Bahan Baku Plastik Ramah Lingkungan
Direktur Commercial & Support Polytama, Dwinanto Kurniawan mengatakan, disebut ramah lingkungan karena bahan baku plastik polipropelina mudah didaur ulang. [496] url asal
#pertamina #bnr #brandnewsroom #pertamina-group #keberlanjutan #plastik-daur-ulang #polipropilena
(CNN Indonesia - Ekonomi) 26/09/24 17:10
v/15593101/
PT Pertamina (Persero) terus menunjukkan komitmennya terhadap bisnis berkelanjutan. Salah satunya melalui pemanfaatan ekosistem hilir energi.
Langkah konkret yang diambil adalah melalui Anugerah Jurnalistik Pertamina (AJP) 2024, di mana Pertamina berkolaborasi dengan insan media untuk mengedukasi dan memperkenalkan inovasi ramah lingkungan.
Dalam rangkaian kegiatan Anugerah Jurnalistik Pertamina (AJP) 2024, khususnya wilayah Teritori Jawa Bagian Barat (JBB), Pertamina bersama insan media berkunjung ke PT Polytama Propindo (Polytama) afiliasi Pertamina.
Pada kunjungan tersebut, insan media diajak melihat secara langsung proses produksi produk petrokimia berupa plastik ramah lingkungan yang diproduksi Polytama. Adapun Polytama merupakan anak perusahaan PT Tuban Petrochemical Industries (TubanPetro).
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso mengatakan, melalui kegiatan media visit ke Polytama ini, diharapkan insan media dapat terinspirasi membuat karya jurnalistik mengenai ekosistem hilir energi yang menghasilkan produk petrokimia ramah lingkungan.
"Melalui peran media, masyarakat dapat mengetahui penggunaan plastik yang tepat dan ramah lingkungan di kehidupan sehari-hari," kata Fadjar dalam keterangannya dikutip Kamis (26/9).
Direktur Commercial & Support Polytama, Dwinanto Kurniawan mengatakan, disebut ramah lingkungan karena bahan baku plastik jenis polipropelina ini mudah di daur ulang "iam recyclable" dengan metode pirolisis tanpa menghasilkan zat kimia berbahaya.
Ekosistem hilir energi ini berbahan dasar propylene dalam fase gas, yang dihasilkan dari proses pengolahan (distilasi) Minyak Bumi sehingga menghasilkan produk petrokimia berupa bijih plastik sebagai bahan baku plastik yang ramah lingkungan.
Propylene dalam fase gas ini dihasilkan dari Kilang Balongan, Kilang Cilacap, Kilang Balikpapan yang merupakan unit operasi dikelola oleh PT Kilang Pertamina Internasional, Sub Holding Refining & Petrochemical Pertamina.
"Bahan baku plastik jenis polipropelina yang diproduksi Polytama dengan merk dagang Masplene memiliki dua bentuk yakni pellet maupun granule. Inovasi produk granule ini merupakan inovasi Polytama dan satu-satunya di Indonesia bahkan di Asia Tenggara," kata Dwinanto.
Beberapa sektor Industri secara nasional kemudian membuat produk olahan dari bijih plastik jenis polipropelina, masyarakat dapat membedakan plastik ramah lingkungan dengan mudah.
Caranya dengan tanda simbol segitiga dengan kode plastik 5, mulai dari kemasan makanan dan minuman, karung plastik, peralatan Rumah Tangga dari plastik, tas belanja spunbond, plastik film Laundry, karpet, masker, APD, hingga part otomotif dan elektronik.
Polytama menghasilkan bijih plastik jenis polipropelina sebanyak 300.000 ton Pertahun, 23.000-24.000 Metrik Ton (MT) perbulan atau 780-800 MT Per harinya.
Produk Polytama juga telah memperoleh kualifikasi tanda sah capaian Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dengan nilai 81,83%.
Menurut Dwinanto, untuk mendukung kemandirian sektor petrokimia, Polytama akan meningkatkan kapasitas perusahaan hingga dua kali lipat pada 2027 atau menjadi 600.000 ton per tahun dari yang sebelumnya 300.000 ton per tahun melalui proyek Polypropylene plant Balongan.
"Rencana Tahun 2027 akan menjadi 600.000 metrik ton. Itu artinya nanti 2027, Polytama akan menjadi produsen polipropilena terbesar di Indonesia," pungkas Dwinanto.
Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.
Honda Mendaur Ulang Plastik dari Mobil Bekas
Di Eropa setidaknya 25 persen plastik kendaraan baru harus berupa plastik daur ulang. [591] url asal
#honda-motor #plastik-daur-ulang #komisi-eropa #plastik-yang-didaur-ulang
(Republika - Ekonomi) 12/08/24 16:52
v/14312019/
REPUBLIKA.CO.ID,TOKYO -- Honda Motor dan Nissan Motor akan membangun rantai pasokan untuk plastik daur ulang. Menurut informasi yang diperoleh Nikkei, daur ulang plastik itu untuk membuat kendaraan mereka lebih ramah lingkungan dan mematuhi peraturan baru Eropa yang diharapkan.
Plastik merupakan material penting dalam produksi mobil, yang digunakan pada bemper, komponen interior, dan suku cadang lainnya. Berdasarkan proposal Komisi Eropa tahun 2023, setidaknya 25 persen plastik kendaraan baru harus berupa plastik daur ulang. Peraturan ini akan berlaku penuh paling cepat pada tahun 2031, meningkatkan kemungkinan kendaraan baru yang tidak patuh dilarang dijual di Uni Eropa.
Suku cadang mobil hanya mencakup sekitar 3 persen dari semua plastik yang didaur ulang menjadi produk plastik baru pada data tahun 2022 untuk Jepang dari Institut Pengelolaan Limbah Plastik yang berpusat di Tokyo. Produsen mobil di Jepang kesulitan mendaur ulang plastik, mengingat proses pemilahan potongan plastik setelah kendaraan dibuang membutuhkan waktu yang lama.
Honda bermaksud bermitra dengan produsen kimia dan perusahaan daur ulang untuk menciptakan rantai pasokan plastik daur ulang sekitar tahun 2040. Rencana tersebut menyerukan pengurangan jenis plastik yang digunakan pada mobil baru sekitar 60 persen menjadi enam atau tujuh, yang memudahkan proses pemilahan di stasiun daur ulang. Kendaraan listrik produksi massal pertama Honda, Honda e, menggunakan sekitar 25 jenis plastik.
Honda akan meminta bantuan Mitsubishi Chemical Group dan Toray Industries untuk mengubah plastik yang telah dikumpulkan menjadi bahan yang cocok untuk digunakan pada mobil, karena kotoran dapat memengaruhi kekuatannya. Para mitra berharap untuk mengembangkan dan mengomersialkan teknologi untuk meningkatkan kualitas plastik daur ulang ke tingkat yang setara dengan produk yang sudah ada.
Pihak lain di industri otomotif juga ingin menggunakan plastik daur ulang. Nissan dan mitra Renault akan meluncurkan inisiatif untuk mendaur ulang plastik dari kendaraan listrik bekas untuk digunakan pada mobil baru yang dirakit di Eropa. Nissan akan mempertimbangkan untuk berinvestasi di unit daur ulang Renault, dengan perincian seperti ukuran investasi yang akan ditentukan kemudian.
Toyota Motor telah menetapkan target agar plastik daur ulang mencapai 30 persen atau lebih dari plastik yang digunakan pada kendaraan baru yang dibuat di Jepang dan Eropa, berdasarkan beratnya, pada tahun 2030.
Kendaraan sport utility seri Land Cruiser 250 Toyota dilengkapi jok dengan kain yang terbuat dari botol plastik yang dikumpulkan sendiri oleh produsen mobil tersebut. Dan untuk SUV kecil C-HR yang dijual di Eropa, Toyota hampir menggandakan penggunaan plastik daur ulang dibandingkan dengan pendahulunya.
Subaru bertujuan agar bahan daur ulang mencapai setidaknya 25 persen dari plastik yang digunakan pada model baru yang dijual di seluruh dunia pada tahun 2030.
Biaya yang lebih tinggi menjadi kendala untuk adopsi suku cadang mobil plastik daur ulang secara luas. Secara umum, plastik daur ulang dikatakan harganya antara 50 persen lebih mahal hingga tiga kali lipat dari biaya plastik konvensional. Peningkatan tajam dalam penggunaan plastik daur ulang dapat menekan pendapatan produsen mobil.
Pemerintah Jepang akan mendukung upaya tersebut dengan meluncurkan badan usaha milik publik-swasta paling cepat pada bulan September. Dengan Kementerian Lingkungan Hidup bertindak sebagai koordinator, kelompok ini diharapkan terdiri dari sekitar 10 organisasi, termasuk Asosiasi Produsen Mobil Jepang -- yang beranggotakan Toyota dan Honda -- dan Institut Pengelolaan Sampah Plastik.
Anggota entitas baru ini akan bekerja sama dalam berbagai aspek seperti penyediaan plastik daur ulang. Kementerian akan mempertimbangkan untuk menyediakan investasi yang diperlukan.
Di tengah pengetatan regulasi di Eropa, merek mobil seperti Mercedes-Benz dan BMW juga mulai menggunakan lebih banyak plastik daur ulang. Pasar bahan daur ulang untuk mobil, termasuk plastik, akan tumbuh sekitar 60 persen dari level tahun 2022 menjadi 3,9 miliar dolar AS pada tahun 2027, menurut data dari perusahaan riset MarketsandMarkets yang berbasis di India.
Honda akan Mendaur Ulang Plastik dari Mobil Bekas
Di Eropa setidaknya 25 persen plastik kendaraan baru harus berupa plastik daur ulang. [591] url asal
#honda-motor #plastik-daur-ulang #komisi-eropa #plastik-yang-didaur-ulang
(Republika - Ekonomi) 12/08/24 16:52
v/14309032/
REPUBLIKA.CO.ID,TOKYO -- Honda Motor dan Nissan Motor akan membangun rantai pasokan untuk plastik daur ulang. Menurut informasi yang diperoleh Nikkei, daur ulang plastik itu untuk membuat kendaraan mereka lebih ramah lingkungan dan mematuhi peraturan baru Eropa yang diharapkan.
Plastik merupakan material penting dalam produksi mobil, yang digunakan pada bemper, komponen interior, dan suku cadang lainnya. Berdasarkan proposal Komisi Eropa tahun 2023, setidaknya 25 persen plastik kendaraan baru harus berupa plastik daur ulang. Peraturan ini akan berlaku penuh paling cepat pada tahun 2031, meningkatkan kemungkinan kendaraan baru yang tidak patuh dilarang dijual di Uni Eropa.
Suku cadang mobil hanya mencakup sekitar 3 persen dari semua plastik yang didaur ulang menjadi produk plastik baru pada data tahun 2022 untuk Jepang dari Institut Pengelolaan Limbah Plastik yang berpusat di Tokyo. Produsen mobil di Jepang kesulitan mendaur ulang plastik, mengingat proses pemilahan potongan plastik setelah kendaraan dibuang membutuhkan waktu yang lama.
Honda bermaksud bermitra dengan produsen kimia dan perusahaan daur ulang untuk menciptakan rantai pasokan plastik daur ulang sekitar tahun 2040. Rencana tersebut menyerukan pengurangan jenis plastik yang digunakan pada mobil baru sekitar 60 persen menjadi enam atau tujuh, yang memudahkan proses pemilahan di stasiun daur ulang. Kendaraan listrik produksi massal pertama Honda, Honda e, menggunakan sekitar 25 jenis plastik.
Honda akan meminta bantuan Mitsubishi Chemical Group dan Toray Industries untuk mengubah plastik yang telah dikumpulkan menjadi bahan yang cocok untuk digunakan pada mobil, karena kotoran dapat memengaruhi kekuatannya. Para mitra berharap untuk mengembangkan dan mengomersialkan teknologi untuk meningkatkan kualitas plastik daur ulang ke tingkat yang setara dengan produk yang sudah ada.
Pihak lain di industri otomotif juga ingin menggunakan plastik daur ulang. Nissan dan mitra Renault akan meluncurkan inisiatif untuk mendaur ulang plastik dari kendaraan listrik bekas untuk digunakan pada mobil baru yang dirakit di Eropa. Nissan akan mempertimbangkan untuk berinvestasi di unit daur ulang Renault, dengan perincian seperti ukuran investasi yang akan ditentukan kemudian.
Toyota Motor telah menetapkan target agar plastik daur ulang mencapai 30 persen atau lebih dari plastik yang digunakan pada kendaraan baru yang dibuat di Jepang dan Eropa, berdasarkan beratnya, pada tahun 2030.
Kendaraan sport utility seri Land Cruiser 250 Toyota dilengkapi jok dengan kain yang terbuat dari botol plastik yang dikumpulkan sendiri oleh produsen mobil tersebut. Dan untuk SUV kecil C-HR yang dijual di Eropa, Toyota hampir menggandakan penggunaan plastik daur ulang dibandingkan dengan pendahulunya.
Subaru bertujuan agar bahan daur ulang mencapai setidaknya 25 persen dari plastik yang digunakan pada model baru yang dijual di seluruh dunia pada tahun 2030.
Biaya yang lebih tinggi menjadi kendala untuk adopsi suku cadang mobil plastik daur ulang secara luas. Secara umum, plastik daur ulang dikatakan harganya antara 50 persen lebih mahal hingga tiga kali lipat dari biaya plastik konvensional. Peningkatan tajam dalam penggunaan plastik daur ulang dapat menekan pendapatan produsen mobil.
Pemerintah Jepang akan mendukung upaya tersebut dengan meluncurkan badan usaha milik publik-swasta paling cepat pada bulan September. Dengan Kementerian Lingkungan Hidup bertindak sebagai koordinator, kelompok ini diharapkan terdiri dari sekitar 10 organisasi, termasuk Asosiasi Produsen Mobil Jepang -- yang beranggotakan Toyota dan Honda -- dan Institut Pengelolaan Sampah Plastik.
Anggota entitas baru ini akan bekerja sama dalam berbagai aspek seperti penyediaan plastik daur ulang. Kementerian akan mempertimbangkan untuk menyediakan investasi yang diperlukan.
Di tengah pengetatan regulasi di Eropa, merek mobil seperti Mercedes-Benz dan BMW juga mulai menggunakan lebih banyak plastik daur ulang. Pasar bahan daur ulang untuk mobil, termasuk plastik, akan tumbuh sekitar 60 persen dari level tahun 2022 menjadi 3,9 miliar dolar AS pada tahun 2027, menurut data dari perusahaan riset MarketsandMarkets yang berbasis di India.