Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat, penjualan mobil baru di Indonesia mengalami penurunan yang cukup signifikan.
Kondisi ini membuat beberapa pabrikan harus menyusun strategi untuk mendongkrak penjualannya. Selain itu, salah satu pabrikan asal Jepang, Subaru, juga punya analisa mengenai tren buruk penjualan ini.
Kepada detikcom, General Manager Sales and Marketing Subaru Corporation Japan, Hajime Sasaki mengatakan bahwa saat ini konsumen di Indonesia sedang bingung dengan banyaknya merek baru yang hadir.
(kiri ke kanan) Arie Christopher Chief Executive Officer (CEO) Subaru Indonesia dan Hajime Sasaki General Manager Sales and Marketing Subaru Corporation Japan meluncurkan Forester edisi khusus di GIIAS 2024 Foto: Ridwan Arifin/detikOto
"Pasar otomotif Indonesia sedang menurun di tahun ini dibandingkan tahun lalu. Menurut kami, pasar saat ini sedang bingung lantaran banyak sekali pendatang baru, salah satunya dari pabrikan asal China. Jadi ada kebingungan 'timing' di tahun ini," ujar Hajime beberapa waktu lalu.
Lantas strategi yang dimainkan Subaru untuk dapat mendongkrak penjualan mereka adalah dengan memberikan pemahaman kepada masyarakat akan keunggulannya.
"Bagaimanapun kami bangga dengan produk kami dan Subaru berbeda dari yang lain. Jadi Plaza Auto sedang mencoba memberikan pemahaman kepada konsumen bahwa Subaru berbeda dari yang lain. Sejak kami comeback ke Indonesia, mereka (Plaza Auto) terus mencoba memberi pemahaman kepada pasar akan apa yang berbeda," papar Hajime.
"Lantas dari aktivitas ini, saya yakin Subaru akan memberikan dampak terhadap situasi ini dan memberi lebih pemahaman kepada konsumen," tegasnya optimistis.
Perlu diketahui, penjualan mobil secara wholesales (distribusi dari pabrik ke dealer) sepanjang Januari sampai dengan Juni 2024 tercatat hanya sebanyak 408.012 unit.
Angka itu turun 19,4 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 506.427 unit. Penjualan secara retail juga turun.
Masih dalam data yang sama, retail sales mobil baru sepanjang semester pertama tahun 2024 hanya sebanyak 431.987 unit. Angka itu turun 14 persen dibanding Januari-Juni 2023 yang mencatatkan angka penjualan sebanyak 502.533 unit
Plaza Auto Mega (Subaru Indonesia) bersama Subaru Corporation kembali hadir di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024. - Halaman all [309] url asal
TANGERANG, investor.id - Plaza Auto Mega (Subaru Indonesia) bersama Subaru Corporation kembali hadir di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) membawa tema Happiness for all, dengan peluncuran lini SUV Subaru ADVENTURE Edition, Subaru BRZ dengan paket STI Performance Parts, Subaru WRX M/T dengan EyeSight terbaru.
Masih menggunakan konsep booth dengan corporate identity global The Earth Circulation, Subaru hadir di hall 5 GIIAS 2024 menempati lahan seluas 760m2. Booth Subaru diisi dengan 12 display kendaraan dengan 2 display khusus kolaborasi dengan Ziko Harnadi dan Julian Johan, dimana pengunjung dapat bertemu langsung dengan Zikoi dan Jejelogy pada 20 Juli 2024. Selain itu juga terdapat Subaru Lifestyle yang menjual merchandise dan aksesoris Subaru hasil kolaborasi bersama beberapa brand seperti RawType-Riot dan GarasiDrift.
Chief Executive Officer Subaru Indonesia Arie Christopher mengatakan, di GIIAS tahun ini, Subaru menampilkan 12 kendaraan dalam 11 hari penyelenggaraan pada 18-28 Juli 2024 dengan tema Kebahagiaan untuk semua. "Kami terinspirasi dari cerita banyaknya petualangan dan kebahagiaan yang produk kami telah berikan," kata dia.
Untuk itu, edisi khusus ADVENTURE untuk Subaru Crosstrek dan Subaru Forester hadir di GIIAS. Sedangkan bagi mereka yang menyukai DNA Motorsport Subaru, terdapat product update pada Subaru WRX M/T yang kini telah dilengkapi EyeSight dan Subaru BRZ yang khusus pada GIIAS 2024 hadir dengan STI Performance Parts.
GM Manager Overseas Sales & Marketing Subaru Corporation Japan Hajime Sasaki mengatakan dalam sambutannya, kolaborasi dengan Plaza Auto untuk membangun kembali Subaru di Indonesia telah memasuki tahun ketiga dan terus menguat. Dengan peningkatan pertumbuhan 15% year on year di tengah kondisi pasar otomotif Indonesia yang sedang mengalami stagnasi, pihaknya sangat bangga dengan pencapaian tersebut. Ke depannya, fokus Subaru terpusat pada pelayanan service excellence untuk meningkatkan kebahagiaan pelanggan dan tidak pada kendaraan elektrifikasi.
Editor: David Gita Roza (david_roza@investor.co.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id