KOMPAS.com - Power bank yang menggembung adalah masalah yang sering dialami oleh banyak pengguna perangkat elektronik. Meski tampak sepele, kondisi ini sebenarnya bisa menandakan adanya masalah serius pada baterai power bank, yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna.
Penyebab power bank menggembung bisa beragam, mulai dari penggunaan yang tidak sesuai, overcharging, hingga kualitas baterai yang buruk. Mengabaikan tanda-tanda ini bisa berakibat fatal, karena baterai yang menggembung memiliki risiko meledak atau terbakar.
Lalu, apa saja penyebab power bank menggembung dan seberapa bahayanya kondisi ini bagi penggunanya? Selengkapnya KompasTekno menguraikannya.
Overcharging (pengisian berlebihan)
Mengisi daya secara terus-menerus meski kapasitas baterai sudah penuh dapat menyebabkan penumpukan panas yang berlebihan di dalam baterai. Panas ini memicu produksi gas yang akhirnya menyebabkan baterai menggembung.
Hal ini bisa terjadi ketika pengguna membiarkan power bank terhubung dengan sumber daya terlalu lama tanpa pengawasan, sehingga arus terus mengalir ke dalam baterai meskipun kapasitasnya sudah terisi penuh.
Suhu tinggi
Paparan pada suhu tinggi, seperti sinar matahari langsung atau lingkungan yang sangat panas, dapat mempercepat reaksi kimia di dalam baterai. Reaksi ini menghasilkan gas yang berlebihan, menyebabkan baterai menjadi menggembung.
Oleh karena itu, penting untuk menghindari penggunaan atau penyimpanan power bank di tempat yang bersuhu tinggi, terutama saat musim panas atau di dalam kendaraan yang diparkir di bawah terik matahari.
Kerusakan fisik
Kerusakan pada casing power bank, baik akibat benturan keras atau tekanan yang berlebihan, dapat merusak integritas baterai. Hal ini memungkinkan gas yang dihasilkan oleh reaksi kimia di dalam baterai keluar dan menyebabkan baterai menggembung.
Power bank yang pernah jatuh atau mengalami tekanan fisik besar harus diperiksa secara berkala untuk melihat apakah ada perubahan bentuk atau tanda-tanda kerusakan lainnya.
Cacat pabrik
Proses pembuatan power bank yang tidak sempurna juga bisa menjadi penyebab baterai menggembung. Kegagalan dalam penyegelan baterai atau ventilasi yang buruk selama proses manufaktur bisa menyebabkan pengaturan tekanan di dalam baterai tidak berjalan dengan baik, sehingga dalam jangka panjang memicu pembengkakan baterai.
Kualitas buruk
Power bank dengan kualitas rendah yang dibuat dari bahan-bahan murah dan tidak standar lebih rentan mengalami pembentukan gas yang berlebihan, yang kemudian menyebabkan pembengkakan.
Penggunaan komponen yang inferior memperbesar risiko terjadinya kerusakan internal dan mempercepat penurunan kualitas baterai. Oleh karena itu, penting untuk memilih power bank dari merek yang terpercaya dan memiliki sertifikasi keamanan.
Bahaya power bank yang menggembung
Potensi kebocoran gas beracun
Pembengkakan pada power bank dapat mengganggu integritas struktural casing baterai, yang berpotensi menyebabkan kebocoran gas korosif atau beracun. Gas-gas ini bisa berbahaya jika dilepaskan di ruangan tertutup atau dapat merusak material di sekitarnya.
Penting untuk segera menangani hal ini agar tidak menimbulkan risiko kesehatan atau kerusakan pada perangkat di sekitar.
Risiko pecah atau meledak
Pembengkakan parah dapat menyebabkan pecahnya atau bahkan meledaknya baterai, yang meningkatkan risiko kebakaran dan dapat menyebabkan cedera atau kerusakan properti.
Risiko ledakan meningkat secara signifikan saat menggunakan power bank yang bengkak, karena perangkat tersebut menjadi tidak stabil dan rentan terhadap pelepasan tekanan yang tiba-tiba.
Kehilangan fungsionalitas
Power bank yang bengkak biasanya kehilangan kemampuan untuk menyimpan daya dengan efektif, membuatnya tidak lagi bisa digunakan untuk mengisi daya perangkat. Oleh karena itu, penting untuk segera mengganti perangkat yang mengalami pembengkakan guna menghindari masalah keamanan lebih lanjut.
Dapatkan update berita teknologi dan gadget pilihan setiap hari. Mari bergabung di Kanal WhatsApp KompasTekno.